Abdullah bin Salam Pendeta Yahudi Yang Akhirnya Masuk Islam

Dengarkan Artikel Ini

Yahudi adalah umat yang paling mengetahui tentang ciri-ciri Nabi Muhammad, laiknya seorang ibu yang langsung mengenali anaknya. Sebagaimana Allah sebutkan dalam surat Al Baqarah ayat 146 “allazina aatainahumul-kitaaba ya’rifuunahuu kamaa ya’rifuuna abnaa ahum.”

“Orang-orang yang telah Kami anugerahi Kitab (taurat dan injil) mengenalnya (Muhammad) seperti mereka mengenal anak-anak mereka sendiri.”

Yahudi mengetahui betul bahwa Muhammad adalah seorang Nabi, dan bahwa apa yang dibawa Nabi Muhammad itu benar karena mereka telah mengenal Nabi Muhammad dari Taurat. Bahkan tiga suku ini, Qainuqa, Nadhir, dan Quroidzoh hijrah ke Madinah karena tahu Madinah adalah tempatnya hijrah Nabi terakhir (Muhammad SAW).

“Mereka tahu betul bahwa ini Nabi muhammad, saking dirincikan betul dalam Taurat, kata Nabi SAW, ‘kalian orang yang paling mengenalku, kalian tahu saya utusan Allah, berimanlah,’ tetapi secara serentak mereka mengatakan tidak mau beriman,” ujar Abdullah bin Salam waktu itu.

Lalu Nabi SAW bertanya, “bagaimana pendapat kalian tentang Abdullah bin Salam?” Mereka mengatakan, ‘Oh dia ulama kami, dia orang paling saleh di antara kami, dia pemimpin kami, dia tuan kami dan anak tuan kami, maksudnya dia dan ayahnya, dua-duanya terhormat di sisi kami.’


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca