Relawan Kemanusiaan Gempa Flores-NTT ‘Ahmad Zaki Ali’ Wafat Saat Salurkan Bantuan
Innalillahi Wainnā Ilaihi Rāji‘ūn — Selamat Jalan Pejuang Kemanusiaan “Ahmad Zaki Ali” Founder Yayasan Gerak Bareng FLORES, NTT— 1miliarsantri.net | Gempa Bumi Flores-NTT kembali menghadirkan duka cita. Sosok relawan kemanusiaan dan Founder Yayasan Gerak Bareng yang sedang menjalankan kerja-kerja kemanusiaan, menghembuskan nafas terakhir di lokasi bencana, Jum’at, 21 Agustus 2026. Innalillahi Wainnā Ilaihi Rāji‘ūn — Selamat Jalan Pejuang Kemanusiaan Ahmad Zaki Ali إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ Innalillahi wa innā ilaihi rāji‘ūn. Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Relawan Kemanusiaan, Ahmad Zaki Ali. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah dan pengabdian almarhum, mengampuni segala dosa serta khilafnya, melapangkan dan menerangi alam kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi Allah SWT. Ahmad Zaki Ali dikenal sebagai pendiri Yayasan Gerak Bareng, sosok relawan, guru, ustaz, dan sahabat yang mendedikasikan hidupnya untuk kerja-kerja sosial dan kemanusiaan. Gerak Bareng sendiri dikenal sebagai wadah kerelawanan yang bergerak dalam bidang sosial kemanusiaan dan dakwah serta terbuka bagi siapa saja yang ingin terlibat dalam aksi kebaikan. Di penghujung pengabdiannya, Ahmad Zaki Ali berada di Nusa Tenggara Timur untuk membantu masyarakat yang terdampak gempa bumi di wilayah Manggarai Timur. Beliau wafat pada Jumat, 21 Agustus 2026, setelah menjalankan misi menyalurkan bantuan kepada para penyintas gempa di wilayah Satar Padut/Dampek. Kepergiannya terjadi ketika ia masih berada dalam perjalanan menjalankan tugas kemanusiaan bersama tim relawan. Jejak pengabdian almarhum tidak hanya terhenti di NTT. Ahmad Zaki Ali telah terlibat dalam berbagai kerja kemanusiaan di sejumlah wilayah Indonesia. Ia dikenal aktif dalam penyaluran zakat dan infak hingga Agats, Kabupaten Asmat, Papua Selatan, serta berbagai aksi tanggap bencana. Di luar negeri, pada 2025, ia turut terlibat dalam penyaluran bantuan bagi pengungsi Gaza di Yordania, berupa makanan siap santap, selimut, pakaian hangat, dan layanan air bersih.


