LDKS MTs dan SMP Islam Al-Huda Rawasapi Diikuti 333 Siswa, Sukses Digelar di Bogor

Sebanyak 333 siswa MTs dan SMP Islam Al-Huda Rawasapi mengikuti kegiatan LDKS di Villa Ardilla Bogor pada 22-23 April 2026. Kegiatan berlangsung sukses dengan materi kepemimpinan, multimedia, keorganisasian, hingga outbound. Bogor – 1miliarsantri.net | MTs dan SMP Islam Al-Huda Rawasapi, Kabupaten Bekasi kembali menunjukkan komitmennya dalam membentuk karakter kepemimpinan siswa melalui kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) yang berlangsung sukses di Villa Ardilla, Bogor, Jawa Barat, pada Rabu-Kamis, 22–23 April 2026. Sebanyak 333 siswa-siswi dari kelas 7 dan 8 MTs dan SMP Islam Al-Huda Rawasapi mengikuti seluruh rangkaian kegiatan LDKS dengan penuh antusias. Kegiatan ini juga didampingi oleh 25 tenaga pendidik serta didukung penuh oleh Yayasan Al-Huda Rawasapi, dengan tema: Mengajarkan Siswa Untuk Bekerja Sama, Mengambil Keputusan Dengan Bijak, Dan Memimpin Dengan Penuh Rasa Hormat. Sebagai salah satu institusi pendidikan menengah pertama yang dikenal aktif dan konsisten mewarnai dunia pendidikan di Kabupaten Bekasi, MTs dan SMP Islam Al-Huda terus berupaya menghadirkan program pembinaan karakter yang tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga penguatan mental, spiritual, dan kepemimpinan siswa. Proses Keberangkatan dan Pembukaan LDKS Berlangsung Tertib Sebelum menuju lokasi kegiatan, seluruh peserta mengikuti proses pendataan, pembagian kursi bus, serta penentuan guru pendamping untuk masing-masing kendaraan. Seluruh siswa bersama guru pendamping mengenakan seragam Pramuka lengkap, menambah suasana disiplin dan semangat kebersamaan. Setibanya di Villa Ardilla Bogor, acara pembukaan LDKS dimulai dengan khidmat. Kegiatan dipandu oleh Abdullah Al Muttaqin sebagai moderator, diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an beserta sari tilawah oleh siswa dan siswi. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Kepala Sekolah, dilanjutkan oleh Ketua Yayasan Al-Huda Rawasapi, Ustadz Cecep Supriyadharma Syam, S.Pd.I, yang sekaligus secara resmi membuka kegiatan LDKS MTs dan SMP Islam Al-Huda Rawasapi Tahun 2026. Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan pelantikan Pengurus OSIS yang berlangsung khidmat dan disaksikan oleh seluruh peserta, tenaga pendidik, eksponen yayasan, tamu undangan, serta para pemateri. Materi Multimedia hingga Kepemimpinan Disambut Antusias Peserta Pada sesi materi pertama, peserta mendapatkan pembekalan tentang multimedia yang dimoderatori oleh Cesna Kaylatussyifa. Materi ini menghadirkan narasumber dari Tim Redaksi 1miliarsantri.net, yakni Thamrin Humris selaku Pemimpin Redaksi dan Fatahillah Solahuddin sebagai Manager IT dan Pengembangan. Materi ini memberikan wawasan baru kepada siswa mengenai pentingnya literasi digital, pemanfaatan media dan pemanfaatan AI dengan bijak, serta peran teknologi informasi dalam dunia pendidikan dan organisasi. Pemateri mengingatkan peserta LDKS dan pendamping untuk menggunakan Multimedia khususnya media sosial dan AI dengan bijak sebagai calon pemimpin masa depan harus ingat pada tema acara tersebut: Teaching Students To Work Together, Make Wise Decisions, And Lead With Respect. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan materi baris-berbaris sebagai bagian dari pembentukan kedisiplinan dan kekompakan peserta. Menjelang malam, seluruh peserta mempersiapkan diri untuk melaksanakan Sholat Magrib berjamaah yang dipimpin oleh Ustadz Abdul Haris, dilanjutkan dengan tadarus Al-Qur’an bersama yang dipimpin oleh Ustadz Andi Irmansyah.

Read More

Sholat Kafarat Adakah Dalilnya? Bagaimana Pandangan 4 Madzhab?, Ini Penjelasan Singkatnya

Bondowoso – 1miliarsantri.net: Setiap manusia pasti pernah berbuat khilaf, termasuk dalam hal meninggalkan ibadah wajib seperti sholat. Lalu muncul pertanyaan, adakah cara untuk menebus sholat yang pernah ditinggalkan? Salah satu amalan yang sering dibicarakan adalah tata cara sholat kafarat. Sholat ini diyakini sebagian kalangan sebagai ibadah penghapus dosa sholat fardhu yang tertinggal. Namun, benarkah hal itu dibenarkan dalam Islam? Dan bagaimana pandangan empat madzhab besar dalam fiqih terhadap praktek ini? Pada artikel ini, kami akan membahas secara menyeluruh tata cara sholat kafarat, lengkap dengan dalil, perbedaan pendapat ulama, hingga panduan pelaksanaannya menurut referensi klasik dan kontemporer. Jangan lewatkan uraian penting ini, karena bisa jadi Anda sedang berada di persimpangan antara amalan sunnah dan sesuatu yang justru terlarang. Apa Itu Sholat Kafarat? Sholat kafarat, juga dikenal sebagai sholat al-bara’ah, adalah bentuk ibadah tambahan yang diyakini sebagian kalangan sebagai sarana untuk menebus atau mengganti sholat wajib yang ditinggalkan. Nama “kafarat” berasal dari kata kufr yang berarti menutupi. Dalam konteks ini, maksudnya adalah menutupi kesalahan masa lalu dengan amal kebaikan. Beberapa kelompok melaksanakan sholat kafarat khususnya pada Jumat terakhir bulan Ramadhan. Mereka percaya bahwa sholat ini bisa menggantikan sholat-sholat fardhu yang luput dikerjakan atau dilakukan secara tidak sah. Namun, praktik ini mengundang perbedaan pendapat tajam di kalangan ulama. Tata Cara Sholat Kafarat dan Doanya Sebelum membahas pendapat ulama, penting untuk memahami tata cara sholat kafarat secara umum sebagaimana dipraktikkan sebagian masyarakat. Dan berikut adalah langkah-Langkah pelaksanaannya: Pandangan Ulama, Boleh atau Haram? Pembahasan mengenai tata cara sholat kafarat tidak lengkap tanpa mengetahui pendapat ulama mengenai keabsahannya. Berikut pandangan dari empat madzhab besar dalam Islam: 1. Madzhab Hanafi Ulama Hanafiyah pada umumnya tidak menyebutkan sholat kafarat secara eksplisit dalam kitab-kitab fiqih mereka. Namun, mereka mewajibkan qadha atas setiap sholat fardhu yang ditinggalkan, tanpa menyebut adanya ibadah khusus seperti sholat kafarat. 2. Madzhab Maliki Ulama Maliki juga tidak mengenal praktik sholat kafarat sebagai ibadah tersendiri. Mereka lebih menekankan kewajiban qadha sholat secara langsung dan segera setelah sadar atau mampu melaksanakannya. 3. Madzhab Syafi’i

Read More

Gen Z Taat: Anti Skip Sholat Saat Nongkrong

Surabaya – 1miliarsantri.net: Di tengah gaya hidup Gen Z yang lekat dengan nongkrong, ngopi, dan hangout bareng teman, tetap ada sosok-sosok keren yang nggak pernah lupa kewajiban utama: sholat. Mereka membuktikan bahwa asyik nongkrong nggak harus bikin lalai ibadah. Justru, di balik gaya kasual dan celoteh santai, ada komitmen kuat untuk tetap taat. Inilah cerita tentang Gen Z Taat — generasi yang memilih anti skip sholat, bahkan saat lagi seru-serunya kumpul bareng. Seseorang yang lahir antara tahun 1997-2013 tergabung dalam kelompok generasi Z atau istilah kerennya yaitu Gen Z. Gen Z seringkali dikenal dengan generasi yang sangat aktif, ekspresif, dan memiliki gaya hidup dinamis. Mereka sangat familiar dengan kemajuan teknologi, dan suka sekali untuk melakukan eksplorasi ke tempat-tempat baru, dan tentunya hobi banget yang namanya nongkrong. Akan tetapi, di tengah-tengah mereka sibuk nongkrong di cafe, mall, atau tempat-tempat nongkrong lain, muncul satu pertanyaan penting: “Mereka masih menjaga sholatnya ga sih?”, atau “Mereka gimana ya menjalankan kewajiban ibadah sholatnya?” Dan jawabannya: “ya bisa banget dong!” Saat ini makin banyak Gen z yang sadar bahwa keren itu bukan cuma dari outfit, akan tetapi juga soal ketaatan. Ketaatan kepada Sang Pencipta yaitu Allah SWT. Sholat tetap yang utama, meskipun lagi di luar rumah atau nongkrong pun tetap harus dan wajib hukumnya untuk menjaga sholat. Adapun dalil tentang perintah Sholat dalam Al-Quran Surat An Nisa Ayat 103: اِنَّ الصَّلٰوةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِيْنَ كِتٰبًا مَّوْقُوْتًا Artinya: “Sungguh, sholat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman” (Q.S. An Nisa: 103). Pada ayat tersebut menjelaskan tentang pentingnya mengingat Allah SWT di manapun dan kapan pun serta melaksanakan kewajiban ibadah sholat dengan sempurna atas waktu yang telah ditentukan sebagai orang-orang yang beriman. Nah, biar tetap istiqomah, yuk simak tips simple tapi powerfull untuk tetap jaga sholatmu! 1. Cari Tempat yang Menyediakan Musholla. Sebelum berangkat nongkrong atau hangout, pastikan dulu tempat yang dituju menyediakaan fasilitas ibadah seperti musholla atau lokasinya yang berdekatan dengan masjid. Lantas, bagaimana cara kita tahu tempatnya ada mushollanya atau tidak? Teknologi sudah canggih, manfaatin sosial mediamu buat cari tau di cafe itu ada mushollanya atau tidak? Tidak ada salahnya juga untuk tanya melalui DM (Direct Message) ke adminnya “Kak, di situ ada mushollanya ga ya?” Untuk cara lain yaitu cek di google maps, tempatnya kira kira dekat dengan masjid apa ya. 2. Atur Waktu Keberangkatan. Supaya tidak mengganggu waktu sholat, kalau bisa berangkat setelah menjalankan ibadah sholat.

Read More

Asrama Bukan Hanya Tempat Tidur: Membangun Lingkungan yang Membentuk Karakter

Surabaya – 1miliarsantri.net: Jika Anda pernah tinggal di asrama, Anda pasti tahu, asrama bukan sekadar tempat tidur dan mandi. Ia adalah tempat hidup. Tempat bertumbuh. Di dalamnya, anak-anak belajar hidup bersama, belajar tanggung jawab, disiplin, hingga empati. Karena itu, manajemen asrama tidak boleh dianggap enteng. Ia bukan pelengkap sekolah, tapi jantung pendidikan karakter. Fungsi Asrama dalam Pendidikan Asrama memiliki peran strategis dalam membentuk siswa secara utuh, bukan hanya akademik: Unsur Penting dalam Manajemen Asrama Agar asrama berfungsi maksimal, pengelolaan harus menyentuh aspek-aspek berikut: Tantangan Pengelolaan AsramaMengelola asrama bukan tanpa tantangan: • Perbedaan latar belakang siswa. • Konflik antar kamar atau kelompok. • Kedisiplinan yang naik turun. • Keterbatasan SDM dan fasilitas. Namun dengan pendekatan yang tepat dan komunikasi yang terbuka, tantangan ini bisa menjadi peluang pembelajaran. Kisah Nyata: Ketika Asrama Menjadi Rumah Kedua

Read More