Presiden Prabowo Subianto Tegaskan Tidak Ada Komitmen Sumbang 1M USD untuk BOP

Presiden Prabowo Subianto menegaskan tidak ada komitmen sumbang 1M USD untuk BOP. Indonesia hanya siap berkontribusi melalui pasukan perdamaian, bukan bantuan dana, dalam inisiatif Board of Peace. Jakarta — 1miliarsantri.net: Presiden Prabowo Subianto menegaskan tidak ada komitmen sumbang 1M USD untuk BOP (Board of Peace) yang diinisiasi Amerika Serikat. Pernyataan tersebut disampaikan untuk meluruskan informasi yang beredar mengenai kontribusi Indonesia terhadap organisasi Dewan Perdamaian tersebut. Presiden menekankan bahwa sejak awal pemerintah Indonesia tidak pernah menjanjikan bantuan dana dalam jumlah besar tersebut. Menurut Presiden RI, Prabowo Subianto, tidak ada komitmen sumbang 1M USD untuk BOP karena Indonesia tidak termasuk dalam pertemuan negara “founding donors” yang digelar di Washington. Ia menjelaskan bahwa dalam forum tersebut beberapa negara memang memberikan kontribusi dana, namun Indonesia tidak berada dalam kelompok tersebut dan tidak menyatakan komitmen finansial apa pun. Presiden juga kembali menegaskan tidak ada komitmen sumbang 1M USD untuk BOP karena Indonesia memilih bentuk kontribusi lain yang dinilai lebih relevan. Pemerintah menyatakan kesiapan untuk berpartisipasi melalui pengiriman pasukan penjaga perdamaian guna membantu stabilitas kawasan konflik, bukan melalui bantuan dana langsung. Indonesia Pilih Kontribusi Pasukan Perdamaian Presiden Prabowo menjelaskan bahwa Indonesia tetap mendukung upaya perdamaian internasional, termasuk dalam rencana stabilisasi kawasan Gaza. Namun dukungan tersebut difokuskan pada pengiriman pasukan perdamaian sesuai kebutuhan di lapangan. Pendekatan ini dianggap lebih sesuai dengan tradisi diplomasi Indonesia yang aktif dalam misi perdamaian dunia. Selain itu, pemerintah membuka kemungkinan kontribusi lain di masa depan apabila situasi telah stabil dan proses rekonstruksi dimulai. Bantuan kemanusiaan maupun pembangunan dapat dipertimbangkan, tetapi Presiden menekankan kembali bahwa hingga saat ini tidak ada komitmen finansial sebesar 1 miliar dolar AS.

Read More

Presiden Prabowo Bertemu Presiden Emirat Arab Bahas Dinamika Global dan Hubungan Bilateral

Pertemuan Presiden RI dengan Presiden Emirat Arab MBZ Membahas Isu-Isu Terkini Eskalasi Geopolitik Timur-Tengah Abu Dhabi – 1miliarsantri.net: Bertempat di Presidential Flight, Abu Dhabi, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto disambut oleh Presiden Persatuan Emirat Arab (PEA), Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ) dalam pertemuan mempererat jalinan kerja sama Indonesia dan PEA. Presiden Prabowo dan Presiden MBZ dalam pertemuan tersebut selain membicarakan hubungan bilateral kedua negara, mereka juga membahas su-isu terkini, termasuk eskalasi geopolitik di kawasan Timur Tengah. Dalam pertemuan penuh rasa persaudaraan tersebut, kedua pemimpin negara saling menyampaikan apresiasi atas hubungan erat yang telah terjalin antara Indonesia dan PEA, dan juga berdiskusi dan saling bertukar pandangan terhadap dinamika yang terjadi. Kerja Sama Indonesia dan PEA Menghadapi Tantangan Global Mengutip PRESIDENRI.GO.ID Pembahasan kedua pemimpin tersebut juga mebahas upaya yang dapat dilakukan dalam menghadapi tantangan global yang terjadi. Kedua pemimpin menekankan pentingnya kerja sama antarnegara, khususnya di kawasan Timur Tengah dalam memperkuat kolaborasi internasional demi menjaga stabilitas dan perdamaian dunia.

Read More

Sekjen ASEAN Siap Menyambut Kedatangan Presiden Republik Peru di Sekretariat ASEAN

Jakarta – 1miliarsantri.net: Markas Besar ASEAN di Jakarta mengumumkan secara resmi melalui portal asean.org, Sekjen ASEAN siap menyambut kedatangan dan kunjungan resmi Presiden Republik Peru di Markas Besar ASEAN/Sekretariat ASEAN di Jakarta. Sekretaris Jenderal ASEAN, Dr. Kao Kim Hourn, akan menyambut YM Dina Boluarte, Presiden Republik Peru, pada kesempatan kunjungannya ke Markas Besar ASEAN/Sekretariat ASEAN, pada tanggal 11 Agustus 2025. Kunjungan Bersejarah Menandai Kemitraan ASEAN dan Peru Kunjungan bersejarah ini menandai semakin eratnya kemitraan antara ASEAN dan Peru, yang dibangun di atas fondasi yang telah diletakkan pada tahun 2024 ketika Peru dianugerahi status Mitra Pembangunan ASEAN. Mengutip laman resmi ASEAN (asean.org) pada Sabtu (9/8/2025), diberitakan Yang Mulia Dina Boluarte akan mengadakan Pertemuan Bersama dengan Sekretaris Jenderal ASEAN, Dr. Kao Kim Hourn, dan Komite Perwakilan Tetap untuk ASEAN (CPR). Kunjungan Kenegaraan Presiden Peru ke Jepang dan Indonesia Seperti diketahui, sebelumnya dalam kunjungan kenegaraan dan pertemuan bilateral Indonesia dan Peru pada 14 November 2024, di Istana Pemerintahan Peru, Lima, Presiden RI Prabowo Subianto mengundang secara resmi Yang Mulia Presiden Republik Peru Dina Boluarte untuk melakukan kunjungan resmi ke Indonesia tahun depan (2025) dalam rangka memperingati 50 tahun hubungan diplomatik kedua negara. Sebelum menuju Indonesia, terlebih dahulu Dina Boluarte akan mengunjungi Jepang, Boluarte akan mengikuti Hari Peru di Expo 2025 Osaka. Dia juga akan menemui Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba di Tokyo. Dilansir dari Andina pada Senin (4/8/2025), rencana kunjungan kenegaraan ke Jepang dan Indonesia pada 5-12 Agustus 2025 tersebut disetujui Parlemen Peru dalam sidang yang diselenggarakan pekan lalu.

Read More