Ole Romeny: Striker Timnas Indonesia yang Sepak Bola Bukan Sekadar Pilihan, Tapi Pulang ke Asal

Perjalanan karier Ole Romeny dari naturalisasi, perjuangan cedera, dan bagaimana membela Timnas Indonesia adalah lebih dari pilihan profesional — ini adalah soal kembali ke asal dan kebanggaan tanah air. Jakarta – 1miliarsantri.net: Ole Romeny, striker berdarah Medan yang kini menjadi sorotan di Timnas Indonesia, bukan sekadar pemain naturalisasi biasa. Baginya, sepak bola adalah cerita tentang pilihan hidup, perjuangan, dan kembali ke akar keluarga yang membentuk identitasnya. Pemain kelahiran Belanda ini memilih membela Timnas Indonesia setelah resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada Februari 2025, mengucapkan sumpah di London sebelum debut internasionalnya di babak kualifikasi Piala Dunia 2026. Meski besar di Eropa, Romeny merasa terhubung dengan tanah air neneknya dari Medan — sebuah alasan kuat yang membuatnya mantap mengenakan seragam Garuda. “Ini bukan hanya tentang pilihan. Ini tentang pulang ke asal dan membanggakan orang-orang yang percaya pada saya, termasuk keluarga saya di Indonesia,” tulis salah satu postingan di akun Facebook yang viral di kalangan suporter. (Sumber: Facebook/Share Post) Debut Internasional — Momen Tak Terlupakan Debut Romeny bersama Timnas Indonesia terjadi pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia melawan Australia, di mana ia mencetak gol meski tim kalah. Ia kemudian kembali jadi pahlawan saat Indonesia menang 1-0 atas Bahrain dan mencatatkan satu lagi gol penting melawan China. Keduanya menjadi momen penting yang menunjukkan bahwa keputusannya membela Indonesia bukan sekadar simbol, tetapi kontribusi nyata di level internasional. “Rasanya luar biasa bisa mencetak gol di jersey merah putih. Ini lebih dari sekadar angka di statistik — ini tentang mimpi yang jadi kenyataan,” ujar Ole dalam sebuah wawancara yang dibagikan lewat platform media sosialnya. (Sumber: Facebook/Share Post) Perjuangan di Luar Lapangan: Cedera & Dedikasi Tanpa Kompromi Romeny sempat mengalami cedera parah saat tur pra-musim di Indonesia, akibat tekel keras di sebuah laga Piala Presiden 2025. Cedera ini membuatnya menjalani operasi dan proses rehabilitasi panjang yang membuatnya absen di beberapa pertandingan penting Timnas. “Saya fokus penuh pada pemulihan. Ini bukan hanya tentang kembali ke lapangan, tapi tentang berada dalam kondisi terbaik untuk Indonesia, bukan sekadar klub.” Pelatih Timnas, saat itu Patrick Kluivert, bahkan memuji etos latihnya yang tinggi: “Dia berlatih sangat keras untuk bisa berada di titik ini,” katanya menjelang laga kualifikasi melawan Arab Saudi, memperlihatkan kembali bahwa Romeny adalah pilar penting di lini serang Garuda meski sempat absen panjang. Lebih dari Sekadar Sepak Bola: Identitas & Kebanggaan Nasional Kisah Ole Romeny bukan hanya soal statistik pertandingan atau jumlah gol yang dicetak. Ini adalah kisah tentang identitas, pilihan hidup, dan ikatan emosional antara seorang atlet dengan tanah airnya, meskipun ia dilahirkan dan besar di Eropa. Bagi jutaan suporter Indonesia, Romeny adalah simbol harapan — bukan sekadar pemain naturalisasi, tetapi bukti bahwa sepak bola bisa menjadi jalan untuk menyatukan budaya, ingatan keluarga, dan kebanggaan nasional. Sumber: Facebook, Wikipedia dan sumber lainnya Catatan : Tulisan ini merupakan opini redaksi 1miliarsantri.net dari berbagi sumber. Foto istimewa Penulis : Thamrin Humris Editor : Toto Budiman

Read More

Ole Romeny Bawa Oxford United Menang Lawan LOA di Piala Presiden

Jakarta – 1miliarsantri.net: Tim kasta kedua Liga Inggris, Oxford United membuka Piala Presiden 2025 dengan kemenangan gemilang atas Liga Indonesia All Star (LOA), Minggu (6/7/2025) malam, di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Dalam pertandingan pembuka grup A, Meski Ole Romeny tak mencetak gol, kontribusinya tetap krusial dalam kemenangan 6-3 yang diraih tim asal Inggris tersebut. Highlights Pertandingan Babak Pertama Oxford United unggul cepat diawal babak pertama lewat Mark Harris (4′), memanfaatkan umpan silang dari Matt Phillips. Tidak mau kehilangan muka di hadapan suporternya LOA menyamakan kedudukan melalui Riko Simanjuntak (14′), setelah blunder lini belakang Oxford. Baca juga: Piala Presiden: Persib Tumbang Di Kandang, Port FC Curi Tiga Angka Namun lagi-lagi Harris tampil brilian, dia kembali mencetak gol di menit ke-30, diikuti oleh sundulan Michal Helik (45′). Skor 3-1 menutup babak pertama. Highlights Babak Kedua, Lima Gol Tercipta Mengawali babak kedua, Oxford menambah rentetan gol lewat Tom Bradshaw (52′), Przemysław Płacheta (56′), dan Brian De Keersmaecker (68′). Tim asuhan Coach Rahmat Darmawan (RD), LOA memperkecil ketertinggalan lewat Rizky Dwi (76′) dan Eksel Runtukahu (80′). Skor akhir Oxford United 6-3 Liga Indonesia All Star. Baca juga: Info Sepak Bola: Piala Presiden 2025 Ajang Bergengsi Pramusim, 6 Tim Siap Berlaga, Ini Jadwal Lengkapnya Ole Romeny Tampil Apik Meski Tak Ada Gol Ole yang turun sebagai starter Oxford United yang dipimpin pelatih Gary Rowett, memang tidak berhasil menciptakan gol, namun aktif dalam membangun serangan. Romeny sempat menciptakan peluang emas yang digagalkan oleh kiper Reza Arya sebelum digantikan oleh Gatlin O’Donkor di menit ke-57. Klasemen Grup A Dengan kemenangan perdana ini, Oxford United bertengger di puncak klasemen Grup A dengan tiga poin. Sementara itu, LOA berada di dasar grup tanpa poin, sementara Arema FC dan Bhayangkara FC belum bertanding.*** Editor : Thamrin Humris Foto istimewa tangkapan layar yotube | Berbagai Sumber

Read More