Banjir Genangi Sejumlah Ruas Jalan di Jakarta

Banjir akibat hujan deras kembali menggenangi sejumlah ruas jalan di Jakarta pada Senin (12/1/2026). BPBD DKI Jakarta mencatat puluhan ruas jalan dan wilayah RT terendam, berdampak pada arus lalu lintas dan aktivitas warga. Simak update terkini kondisi banjir dan respons instansi terkait. Jakarta — 1miliarsantri.net: Hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah DKI Jakarta sejak pagi hari pada Senin (12 Januari 2026), menyebabkan genangan air di banyak ruas jalan dan area pemukiman. Curah hujan yang turun sejak dini hari menyebabkan sistem drainase tidak mampu menampung volume air yang besar, sehingga permukaan jalan terlihat terendam di sejumlah titik ibu kota. Menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta, hingga siang hari Senin tercatat 32 ruas jalan di Jakarta Utara masih terendam air akibat hujan deras sejak pagi. Selain itu, terdapat juga genangan air di wilayah rukun tetangga (RT) yang tersebar. Beberapa ruas jalan yang terdampak banjir meliputi: Jalan Taman Stasiun (Tanjung Priok) Jalan Sunter Indah Raya, Jalan Swasembada Raya RW 14, Jalan Kebon Bawang VI, Jalan Yos Sudarso depan Altira, Jalan RE Martadinata depan Stasiun Ancol dan beberapa jalan lainnya di wilayah Penjaringan serta Pademangan. Dampak Flooding terhadap Aktivitas Pemerintah dan Lalu Lintas

Read More

Musim Dingin di Palestina: Satu Keluarga Bertahan Hidup di Atas Banjir & Reruntuhan Khan Younis

Satu keluarga berjuang bertahan hidup di atas banjir dan reruntuhan Khan Younis di tengah badai musim dingin, banjir parah, dan krisis kemanusiaan yang memburuk di Gaza. Khan Younis, Palestina – 1miliarsantri.net: Musim dingin di Jalur Gaza tahun ini memperburuk penderitaan warga Palestina yang sudah puluhan bulan hidup dalam perang, pengungsian, dan kehancuran infrastruktur. Di Khan Younis, sebuah keluarga berjuang mempertahankan hidup di atas banjir dan reruntuhan rumah mereka, tempat perlindungan terakhir di tengah kondisi cuaca ekstrem dan keterbatasan bantuan. Cuaca Ekstrem dan Banjir Musim Dingin di Gaza Musim dingin membawa hujan deras dan angin kencang ke wilayah yang telah hancur akibat perang. Badai musim dingin yang baru-baru ini melanda membawa curah hujan tinggi, mengubah kamp-kamp pengungsian menjadi kolam lumpur dan banjir, serta memaksa keluarga yang sudah rentan berjuang untuk bertahan di tengah air yang terus meningkat. Keluarga tersebut terpaksa bertahan hidup di atas banjir, menggunakan reruntuhan bangunan sebagai alas yang sedikit lebih tinggi, karena tenda tipis yang mereka miliki tidak lagi mampu melindungi dari air dan angin musim dingin. Dalam beberapa kasus, hujan telah merobek atau meruntuhkan struktur tenda, meninggalkan banyak orang tanpa tempat berlindung yang layak sama sekali.

Read More

Tenda Jadi Satu-Satunya Perlindungan Warga Gaza: 1,5 Juta Pengungsi Bertahan di Tengah Ancaman Banjir dan Blokade

Lebih dari 1,5 juta warga Palestina di Gaza terpaksa bertahan hidup di tenda darurat. Sekitar 900 ribu pengungsi menghadapi risiko banjir, sementara 300 ribu tenda dan tempat berlindung dilarang masuk. Simak laporan lengkapnya. Gaza, Palestina – 1miliarsantri.net: Gaza kembali menghadapi krisis kemanusiaan yang semakin kompleks. Tenda kini menjadi satu-satunya tempat berlindung bagi warga Palestina di Jalur Gaza, setelah rumah, sekolah, dan fasilitas umum hancur akibat konflik berkepanjangan. Data terbaru menunjukkan sekitar 1,5 juta pengungsi hidup dalam kondisi yang sangat buruk, tanpa perlindungan memadai dari cuaca ekstrem, penyakit, dan ancaman keselamatan lainnya. Situasi semakin memburuk ketika musim hujan datang. Sekitar 900 ribu pengungsi berada dalam risiko tinggi banjir, karena tenda-tenda darurat yang mereka tempati berdiri di atas tanah berlumpur dan wilayah rendah yang rawan genangan.

Read More