Shabana Mahmood, Wanita Muslim Pertama di Pengadilan Kerajaan Inggris
Ia juga mengatakan bahwa peradilan harus membuat keputusan “tanpa tekanan politik dan pengaruh yang tidak semestinya”, dan berjanji untuk menjadi “juara supremasi hukum” selama acara di Royal Courts of Justice.
Shabana Mahmood menjadi anggota parlemen untuk Birmingham Ladywood sejak 2010. Kemudian pada pemilu 2024, Mahmood kembali terpilih usah mengalahkan kandidat pro-Palestina dan independen Akhmed Yakoob dengan selisih kurang dari 3.500.
Ia juga menjadi menteri sekaligus anggota parlemen perempuan Muslim pertama di Inggris, bersama Rushanara Ali dan Yasmin Qureshi.
Sebelum itu, Mahmood pernah menjabat sebagai Menteri Bayangan untuk Penjara, Menteri Bayangan untuk Pendidikan Tinggi, serta Sekretaris Keuangan Bayangan untuk Departemen Keuangan.
Selain dikenal sebagai ahli etika profesional, publik mengenal Mahmood sebagai pengacara yang selalu mendukung hak-hak Palestina. Sejak 2010, Mahmood aktif menyerukan pengakuan atas negara Palestina. Ia merupakan anggota dari Labor Friends of Palestine and the Middle East. (jeha)
Baca juga :
- Hari Anak Nasional 2026: Rumah Tahfidz Opung dan Yayasan Asa Bestari Mulia Rabbani Berkomitmen Membangun Generasi Qurani
- Selamat Hari Anak Nasional 2026
- Selamat Hari Bhayangkara: 80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat
- Breaking News: Argentina Tutup Fase Grup Piala Dunia FIFA 2026 dengan Kemenangan 3-1 atas Yordania di AT&T Stadium
- Piala Dunia FIFA 2026: Afrika Selatan Lolos Dampingi Meksiko Menuju Fase Gugur
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


