Napak Tilas Masjid Jami’ Ba’alawi Jambi
Berdasarkan penuturan H Mustofa, salah satu pengurus masjid Jami’ Ba’alawi, mulanya masjid tersebut berupa langgar yang berukuran tak begitu besar, dan hampir berbentuk segitiga yang berada tepat di pinggi jalan.
Di era Gubernur Jambi Drs H Abdurahman Sayoti (1989-1999) langgar tersebut kemudian di renovasi pada tahun 1990 dan diresmikan jadi Masjid pada 17 Maret 1995.
Tanda tangan peresmian masjid tersebut kini masih terpasang secara jelas di depan masjid dibalik tugu nama masjid.
Awalnya sebelum di renovasi kata H Mustofa Langgar ini seperti tidak terawat lagi, sudah banyak yang mengalami kerusakan.
H Mustofa juga mengaku ikut mengerjakan renovasi masjid tersebut yang uangnya berasal dari sumbangan masyarakat di sekitar masjid.
Namun yang memberi sumbangan terbesar adalah Gubernur Jambi periode 1989-1999 Abdurrahman Sayoeti menggunakan dana pribadinya.
“Tapi masjid ini yang paling kuat sepengetahuan saya dananya Abdurrahman Sayoeti, itu tidak boleh di catat sama dia, karena bukan duit proyek, tapi duit pribadi” ujarnya.
Usai di renovasi, Gubernur Abdurrahman Sayoeti rutin melakukan ibadah sholat subuh di masjid Jami’ Ba’alawi, menyebrang dari rumah dinasnya di Tanggo Rajo.
Desain Masjid Merujuk Masjid Demak
Penuturan H Mustofa bahwa desain Masjid yang diresmikan 1995 ini jauh berbeda dengan desain masjid sebelum di renovasi.
Sejak sudah berdiri masjid ini jauh beda dari yang dulu, masjid (langgar) dulu kecil orangnya sedikit kalau sekarang bisa menampung lebih banyak,” ucapnya.
Desain masjid yang ada saat ini mencontoh masjid Demak dengan tetap mempertahankan material-material kayu dan papan dan ukiran ukiran khas Masjid Demak.
Gubenur Jambi Al Haris pernah menyampaikan bahwa masjid Jami’ Ba’alawi merupakan satu-satunya masjid di Jambi yang masih mempertahankan material kayu dan papan.
Peringatan Haul Habib Husein bin Ahmad Baraqbah
Setiap tahun di Masjid Jami’ Ba’alawi diperingati Haul Al-Habib Husein bin Ahmad Baraqbah, terakhir dilaksanakan pada Desember 2022 lalu yakni Haul ke-270.
Haul ini merupakan kegiatan ritual yang juga berupa wisata religi itu sudah menjadi agenda tahunan Pemerintah Kota Jambi pada kegiatan pengembangan Jambi Kota Seberang sebagai pusat wisata religi.
Ribuan jamaah datang baik dari dalam maupun luar Provinsi Jambi. Bahkan ada peziarah yang berasal dari luar negeri seperti Malaysia, Singapura dan Brunei Darussalam.
Pencerahan yang dihadirkan juga merupakan penceramah nasional, salah satu yang pernah mengisi ceramah dalam Haul Habib Husein bin Ahmad Baraqbah ini adalah Habib Rizziq.
Karena selalu membludaknya peziarah yang datang dalam perayaan Haul setiap tahun, Masjid Jami’ Ba’alawi tak mampung menampung ribuah jamaah yang hadir.
Atas hal tersebut Walikota Jambi Syarif Fasha beberapa waktu lalu memberikan bantuan dengan menambah ukuran masjid tersebut menjadi lebih besar, sehingga bisa menampung jamaah yang mengikuti haul di Masjid Jami’ Ba’alawi. (mik)
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


