Melihat Sisi Dekat Sejarah Masyarakat di Pulau Bawean
Mereka sering merantau ke berbagai daerah dan bahkan ke negara lain seperti Singapura dan Malaysia.
Kebiasaan merantau dari suku ini telah menjadi bagian dari budaya sehari-hari mereka, yang telah diajarkan sejak masa kanak-kanak. Budaya merantau telah menjadi tradisi kaum pria suku Bawean sejak abad ke-19.
Selain itu, suku ini memiliki rumah adat unik yang disebut rumah Dhurung. Dhurung adalah bangunan tambahan yang digunakan untuk menyambut tamu. Luas Dhurung sekitar 2×3 meter.
Pada masa lampau, bagian atas bangunan ini biasanya digunakan sebagai tempat penyimpanan hasil pertanian dan barang-barang lainnya.
Pulau Bawean terkenal dengan keindahan alamnya, termasuk keberadaan rusa liar dan wisata kampung bahari.
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


