Kisah Seseorang Sedekah Sembunyi-Sembunyi Namun tidak Tepat Sasaran
Juga bisa jadi si wanita pelacur menahan diri dari perbuatan zina lantaran sedekah yang ia terima. Bisa jadi sedekah tersebut mendorong si orang kaya berinfak karena meneladani orang yang bersedekah secara sembunyi-sembunyi dan demi mengharapkan pahala dari Rabb seluruh manusia.
Disebutkan dalam sejumlah hadits bahwa sedekah itu diterima meski jatuh di tangan orang yang bukan dimaksudkan oleh si pemberi sedekah. Muslim meriwayatkan dalam kitab Shahih-nya bahwa Yazid bin Akhnas menyerahkan uang beberapa dinar kepada seseorang di masjid dan memintanya membagikan uang tersebut kepada yang berhak.
Akhirnya anak Yazid: Ma’an datang lalu menerima uang tersebut. Ia tidak tahu uang tersebut berasal dari ayahnya. Akhirnya ia datang menemui ayahnya dan si ayah menolak uang tersebut diambil anaknya, Ma’an.
Ayahnya berkata, “Bukan kamu yang aku maksudkan (untuk aku beri sedekah).” Akhirnya si anak memperkarakan ayahnya di hadapan Rasulullah lalu beliau bersabda sebagai seorang mufti dan hakim, “Engkau mendapatkan apa yang telah engkau niatkan, wahai Yazid! Dan engkau mendapatkan apa yang engkau terima, wahai Ma’an”
- Adanya orang-orang saleh di kalangan umat-umat sebelum kita yang gemar berbuat baik, gemar bersedekah, dan berjalan di tengah kegelapan malam mencari orang-orang fakir, miskin, dan mereka yang memerlukan uluran tangan.
- Luasnya rahmat Allah dalam menerima sedekah, meski diberikan tidak pada tempatnya.
- Tindakan yang dilakukan seseorang kadang menimbulkan dampak baik yang tidak ia maksudkan, namun Allah memberinya pahala karena perbuatan baik tersebut.
Orang dalam kisah ini mungkin saja mendapatkan manfaat dari sedekah yang ia berikan kepada seorang pencuri, wanita pelacur, dan orang kaya seperti yang disebutkan dalam hadits.
- Keutamaan berserah diri pada qadha dan qadar Allah. Orang dalam kisah ini ketika Allah menakdirkan sedekahnya tidak sampai ke tangan orang yang berhak menerimanya dari kalangan orang-orang fakir dan miskin, ia berserah diri pada keputusan Allah dan menerimanya dengan rela hati, sehingga Allah memunculkan kebaikan di baliknya.
- Mimpi yang benar termasuk salah satu berita gembira. Ia termasuk satu dari 46 bagian nubuwah. Termasuk di antaranya mimpi orang yang bersedekah dalam kisah ini.
Ia diberi kabar gembira oleh Rabbnya melalui mimpi bahwa sedekahnya diterima. Ia juga mendapat penjelasan terkait alasan yang tidak ia ketahui di balik sedekahnya yang salah sasaran. (jeha)
Baca juga :
- Piala Dunia FIFA 2026: Korea Selatan Imbangi Meksiko 0-0 Babak Pertama
- Thomas Tuchel: Pemain Timnas Inggris Perlihatkan Karakter Tim Sebenarnya di Babak Kedua, Inggris 4-2 Kroasia
- Tasmi Al-Qur’an Rumah Tahfidz Al-Qur’an Opung (RTO), Dalam Munaqosyah Semester Santriwan dan Santriwati
- INFO LOKER DKI Jakarta 2026: Program Padat Karya dengan Gaji Setara UMP Rp5,7 Juta per Bulan
- MTs dan SMP Islam Al Huda Rawasapi: Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


