Kisah Pak Harto Bangun 999 Masjid di Indonesia
Bentuk ini mengandung makna filosofis yang menggambarkan perjalanan manusia menuju Allah SWT. Tiga cungkup menggambarkan alam kehidupan manusia yang terdiri atas: Alam Purwa, Alam Madyo, dan Alam Wusono.
Prof Ahmad Syafi’i Maarif, seorang tokoh Muhammadiyah, pernah terlibat dalam pembangunan masjid di Yogyakarta, Bojonegoro, dan di kampungnya sendiri, yakni Sumpurkudus, Sumatra Barat. Pembangunan masjid itu dengan biaya dari YAMP.
Dalam hal ini, Syafi’i Maarif pernah mengusulkan agar bentuk bangunan masjid disesuaikan dengan pola budaya setempat. Usulan tersebut dilandasi atas semboyan “Bhinneka Tunggal Ika” agar bentuk-bentuk masjid yang dibangun YAMP benar-benar mewakili keragaman budaya bangsa.
YAMP juga memberikan sumbangan pada tahun 1995 untuk menyelesaikan pembangunan Masjid al-Hikmah di New York, Amerika Serikat (AS), sebesar 150 ribu dolar AS. Setahun kemudian, dana sebesar 150 ribu dolar AS untuk pembangunan masjid di Papua Nugini.
Selain itu, YAMP juga menyalurkan bantuan untuk rumah sakit embarkasi haji di Medan, Jakarta, Surabaya, dan Makassar. Pada 1998, presiden ketiga RI BJ Habibie, yang menggantikan Pak Harto, menghentikan potongan-potongan gaji para PNS (Korpri) serta anggota TNI/Polri tersebut. (jeha)
Baca juga :
- Hari Anak Nasional 2026: Rumah Tahfidz Opung dan Yayasan Asa Bestari Mulia Rabbani Berkomitmen Membangun Generasi Qurani
- Selamat Hari Anak Nasional 2026
- Selamat Hari Bhayangkara: 80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat
- Breaking News: Argentina Tutup Fase Grup Piala Dunia FIFA 2026 dengan Kemenangan 3-1 atas Yordania di AT&T Stadium
- Piala Dunia FIFA 2026: Afrika Selatan Lolos Dampingi Meksiko Menuju Fase Gugur
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


