Kisah Kurban Pertama di Dunia
Sehari kemudian, Habil yang biasa beternak domba, membawa piaraan terbaiknya, domba yang gemuk. Sedangkan Qabil yang bertani, membawa hasil taninya yang masih hijau dan belum siap dipanen. Dikurbankanlah apa yang sudah mereka bawa.
Tanda kurban yang diterima adalah terbakar. Allah memilih kurban Habil. Maka Habil menjadi pelaku kurban pertama yang diterima Allah.
Meski keputusan itu tidak diterima Qabil. Dia marah lagi penuh hasad sehingga mengancam akan membunuh Habil. Keinginan buruk itu pun terjadi. Dengan potongan tulang yang dia dapati di sekitarnya, Qabil menghabisi nyawa Habil si pelaku kurban. Lelaki berakhlak mulia itu pun wafat.
Nabi Adam dan Hawa sangat menyesali kepergian Habil hingga membuat dirinya berdoa,
رَبَّنَا ظَلَمْنَآ اَنْفُسَنَا وَاِنْ لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ الْخٰسِرِيْنَ
Rabbanaa zalamnaa anfusanaa wa illam tagfir lanaa wa tarhamnaa lanakuunanna minal-khaasiriin
Ya Tuhan kami, kami telah menzalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni kami dan tidak merahmati kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang rugi. (yan)
Baca juga :
- Ukhuwah Goals: Wujud Cinta yang Menghidupkan Hati Melalui Do’a
- Boikot FIFA Mengguncang Dunia! Spanyol dan Portugal Ancam Tinggalkan Gianni Infantino, Krisis Terbesar Jelang Piala Dunia?
- Peringatan Hari Anak Nasional 2026: Kolaborasi Yaskat dan Direktorat Rehabilitasi Sosial Anak Kemensos RI di Bantargebang
- Hari Anak Nasional 2026: Rumah Tahfidz Opung dan Yayasan Asa Bestari Mulia Rabbani Berkomitmen Membangun Generasi Qurani
- Selamat Hari Anak Nasional 2026
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


