Kisah Ibnul Mubarak yang Berguru Pada 4.000 Ulama

Dengarkan Artikel Ini

Kemudian Ibnul Mubarak juga pernah berguru pada Abdullah bin Aun, Musa bin Uqbah, Ajlajah al-Kindi, Husain al-Mu’allim, Hanzhalah as-Sadusi, Huyawah bin Syarih al-Misri, Kahmas, al-Auza’i, Abu Hanifah, Ibnu Juraij, Ma’mar, at-Tsauri, Syu’bah, Ibnu Abi Dzi’b, Yunus al-Ili, al-Hammadan, Malik, al-Laits, Ibnu Lahi’ah, Hisyam, Ismail bin ‘Iyasy, Ibnu ‘Uyainah, dan Baqi’ bin al-Walid.

Semasa hidupnya, Ibnul Mubarak banyak melakukan perjalanan dan mengembara hingga ia meninggal dunia dalam pencarian ilmu. Ia pernah mengunjungi berbagai kota di Irak, Suriah, Hijaz, dan Yaman.

Saat mengunjungi Irak, ia berguru kepada para ulama besar seperti Sufyan ats-Tsauri, Malik bin Anas, dan Abu Hanifah. Di Suriah, ia berguru kepada para ulama besar seperti Yahya bin Sa’id al-Ansari, Abu Hazim al-A’raj, dan Malik bin Dinar. Di Hijaz, ia berguru kepada para ulama besar seperti Urwah bin Zubair.

Di Yaman, ia berguru kepada para ulama besar seperti Syu’bah bin al-Hajjaj dan Hammad bin Zaid. ad Kesaksian Tabi’in tentang Abdullah Ibnu Mubarak Berdasarkan penuturan para ulama semasanya, sosok Ibnul Mubarak digambarkan sebagai ulama dan ahli hadits yang sangat mulia akhlaknya. (yat)

Baca juga :


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca