Kampung Gelgel, Kampung Tertua Islam di Bali
Klungkung – 1miliarsantri.net : Jika anda berwisata ke Pulau Bali, jangan lewatkan untuk singgah ke Kampung Gelgel, Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung, Bali. Adalah salah satu pemukiman Islam tertua di wilayah Bali. Kawasan tersebut juga dikenal sebagai salah satu objek wisata religius.
Desa Gelgel juga dikenal memiliki toleransi antarumat beragama yang kuat sehingga banyak dikunjungi oleh wisatawan asing ataupun domestik. Salah satunya bentuk toleransi yang masih dirawat hingga hari ini adalah aktivitas makan bersama yang dikenal dengan megibung.
Tradisi megibung berasal dari kata gibung yang berarti kegiatan duduk dan makan bersama dalam satu wadah yang disebuh sagi. Sagi adalah nampan berbentuk lingkaran berbahan enamel.
Sagi yang berisi makanan akan ditata rapi di atas deretan lantai ubin putih di teras depan Masjid Nurul Huda di Desa Gelgel. Megibung juga dikenal dengan nama ngaminang yakni setiap orang hanya boleh makan apa yang tersaji di depannya dan tidak boleh mengambil makanan milik teman sebelahnya.
Jika sudah kenyang dan makan pun selesai, kita tak boleh beranjak dari sagi. Kegiatan tersebut bertujuan untuk duduk bersama dan saling berdiskusi serta berbagi pendapat tanpa tersekat oleh berbagai perbedaan status sosial dan kasta.
Acara megibung dilakukan saat buka puasa bersama pada 10 hari kedua Ramadhan di masjid desa. Sigi akan diisi nasi beserta lauknya seperti ikan, ayam goreng, sate lilit berbahan daging ayam, sayur dan sambal matah juga kerupuk dan beberapa botol air mineral.
Tak ketinggalan buah-buahan seperti beberapa sisir pisang ambon, jeruk, dan salak ikut disajikan di dalam sagi, kemudian ditutup dengan tudung atau saap warna merah yang di atasnya diletakkan sekotak kurma.
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


