Hadits Singgasana Iblis di Lautan dan Mitos Nyi Roro Kidul
Di sisi lain, Nyi Roro Kidul adalah legenda yang sangat populer pada masyarakat di Pulau Jawa. Sebagian masyarakat hingga saat ini masih percaya terhadap wilayah kekuasaan Nyi Roro Kidul di sepanjang laut selatan Pulau Jawa berikut kekuatan gaib yang dapat memberikan ketentraman ataupun sebaliknya pada masyarakat.
Masih ada warga yang melakukan pelaksanaan upacara penghormatan dan tidak melanggar pantangan saat berada di pantai selatan. Irvan Setiawan dalam artikelnya berjudul Mitos Nyi Roro Kidul dalam Kehidupan Masyarakat Cianjur Selatan yang dipublikasikan di Jurnal Penelitian Sejarah dan Budaya menjelaskan, banyak cerita dan legenda bahwa Nyi Roro Kidul sebagai sosok gaib penguasa laut selatan pulau Jawa.
Penampakan dalam bentuk kejadian ataupun lewat mimpi tentang Nyi Roro Kidul yang ditindaklanjuti dalam bentuk kebiasaan melakukan upacara sebagian besar terkonsentrasi pada lokasi-lokasi tertentu, seperti di Pantai Parangtritis Yogyakarta, Pantai Pangandaran Ciamis, Jawa Barat, hingga Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat.
Menurut Irvan, kisah Nyi Roro Kidul punya kesamaan dengan kisah Batara Baruna dalam dunia pewayangan dan kisah Poseidon dalam mitologi Yunani Kuno. Ketiga kisah tersebut mengkultuskan satu sosok sebagai penguasa lautan. Ketiganya memiliki kewenangan untuk menjadikan lautan tenang, berombak, bahkan tsunami.
Masyarakat jawa bahkan melakukan sedekah laut atau larung sesaji yang tidak jarang diniatkan untuk meminta perlindungan Nyi Roro Kidul.
Pakar syariah Prof Amin Suma menjelaskan masalah itu, khususnya dari aspek kemurnian bertauhid kepada Allah (tauhidullah, pemahaesaan Allah), di samping dari aspek fikih (hukum Islam). Terutama, terhubung dengan sajian yang berasal-usul dari hewan sembelihan (dalam hal ini pelarungan kepala kerbau atau kepala kambing); dan dari sudut pandang akhlak atau etika ekonomi, khususnya etika konsumsi (al-asyribah).
Dari sudut pandang tauhidullah, langsung maupun tidak langsung, sedikit atau besar, disengaja atau tidak disengaja, samar-samar atau terang-terangan, dia menegaskan, sedekah laut sulit dinyatakan terbebas, apalagi bersih dari unsur syirik/kemusyrikan (penyekutuan Tuhan).
Lebih-lebih, ketika sedekah laut itu dipersepsikan dengan iktikad atau sekurang-kurangnya diposisikan sebagai suguhan/sesajen dalam arti sesembahan/penghambaan kepada arwah-arwah yang diyakini oleh masyarakat tertentu yang sesungguhnya tidak dikenal dalam syariat Islam.
Dari sudut pandang sembelihan, Alquran melarang atau tepatnya mengharamkan sembelihan yang penyembelihannya tidak menyebut nama Allah (bacaan bismillahi Allaahu akbar), atau menyebutkan nama Allah sewaktu menyembelihnya tetapi tujuan penyembelihannya dibelokkan untuk kepada selain Allah, misalnya untuk sesajen bagi arwah-arwah atau apa pun sebutannya.
“Katakanlah, ‘Sesungguhnya shalatku, sembelihanku (kurbanku), hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah, Rabb semesta alam, tiada sekutu baginya; dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah)’.” (QS. al-An’aam: 162-163).
Dalam menjelaskan, tentang ayat itu Imam Ibnu Katsir mengungkapkan, Allah memerintahkan Nabi SAW agar memberi tahu kepada orang-orang musyrik yang menyembah kepada selain Allah dan menyembelih dengan tidak menyebut nama Allah. Menurut Ibnu Katsir, Nabi SAW menyelisihi mereka (tidak sesuai dengan ajaran Islam).
Prof Amin Suma menjelaskan, meski yang menyembelih hewannya itu jelas-jelas beragama Islam dan saat menyembelih menyebut nama Allah, hal tersebut tetaplah haram. Sebab, adanya tujuan terselubung dari penyembelihan hewan itu memang diperuntukkan bagi acara dan upacara sedekah laut. (jeha)
Baca juga :
- Hari Anak Nasional 2026: Rumah Tahfidz Opung dan Yayasan Asa Bestari Mulia Rabbani Berkomitmen Membangun Generasi Qurani
- Selamat Hari Anak Nasional 2026
- Selamat Hari Bhayangkara: 80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat
- Breaking News: Argentina Tutup Fase Grup Piala Dunia FIFA 2026 dengan Kemenangan 3-1 atas Yordania di AT&T Stadium
- Piala Dunia FIFA 2026: Afrika Selatan Lolos Dampingi Meksiko Menuju Fase Gugur
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


