Hadits Singgasana Iblis di Lautan dan Mitos Nyi Roro Kidul

Dengarkan Artikel Ini

Qāla innaka minal-munẓarīn

  1. (Allah) berfirman, “Benar, kamu termasuk yang diberi penangguhan waktu.” قَالَ فَبِمَآ اَغْوَيْتَنِيْ لَاَقْعُدَنَّ لَهُمْ صِرَاطَكَ الْمُسْتَقِيْمَۙ

Qāla fa bimā agwaitanī la`aq’udanna lahum ṣirāṭakal-mustaqīm

  1. (Iblis) menjawab, “Karena Engkau telah menyesatkan aku, pasti aku akan selalu menghalangi mereka dari jalan-Mu yang lurus.” ثُمَّ لَاٰتِيَنَّهُمْ مِّنْۢ بَيْنِ اَيْدِيْهِمْ وَمِنْ خَلْفِهِمْ وَعَنْ اَيْمَانِهِمْ وَعَنْ شَمَاۤىِٕلِهِمْۗ وَلَا تَجِدُ اَكْثَرَهُمْ شٰكِرِيْنَ

Tsumma laātiyannahum mim baini aidīhim wa min khalfihim wa 'an aimānihim wa 'an syamāilihim, wa lā tajidu akṡarahum syākirīn

  1. Kemudian pasti aku akan mendatangi mereka dari depan, dari belakang, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur.

Ibnu Katsir mengatakan, hingga hari ini, Iblis merupakan makhluk yang diberi penangguhan oleh Allah SWT. Mereka tidak menerima azab sekarang dan tidak akan pernah mati sebelum Kiamat tiba. Setelah tinggal di bumi, Iblis membangun singgasana di tengah laut. Dia duduk di atas singgasana itu, sambil senantiasa mengirimkan pasukan yang bertugas untuk mengembuskan berbagai kejahatan dan fitnah di tengah manusia.


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca