Benarkah Indonesia tidak Dijajah Belanda 350 Tahun

Dengarkan Artikel Ini

Pemerintahan militer inilah yang juga menjalankan perdagangan di Indonesia pada masa itu. Kompeni menunjuk perwiranya menjadi gubernur jenderal di Indonesia.

Tentu saja Indonesia yang diproklamasikan Bung Karno pada 1945 saat itu belum ada. Kompeni menyebutnya Hindia Timur. Dengan adanya pemerintahan Kompeni di Hindia Timur ini, maka Hindia Timur menjadi bagian dari Kerajaan Belanda.

Ketika Kompeni bangkrut pada 1799, memang ada banyak wilayah kerajaan yang tidak tunduk pada pemerintahan Kompeni. Kerajaan Belanda kemudian mengambil alih langsung pemerintahan di Hindia Belanda setelah Kompeni bangkrut.

Maka, Hindia Timur diubah penyebutannya menjadi Hindia Belanda. HW Daendels menjadi gubernur jenderal pertama yang tidak ditunjuk oleh Kerajaan Belanda.

Maka, ada yang menyebut mulai periode ini beberapa wilayah di Indonesia dijajah Belanda, karena sebelumnya yang ada adalah Kompeni. Maka, klaim dijajah 350 tahun dianggap batal.

Pada tahun 1921, Bung Karno menikahi Utari, anakTjokroaminoto. Sebagai menantu, ia sering diajak Tokroaminoto sebagai pendamping ketika Tjokroaminoto mendapat undangan untuk berbicara.

Suatu hari, Tjokromanoto yang memimpjn Sarekat islam itu tidak bisa memenuhi undangan. Maka, dikirimkan Bung Karno untuk menggantikannya. Pada kesempatan inilah Bung Karno menyebut Indonesia telah dijajah selama 350 tahun oleh Belanda. (jeha)

Baca juga :


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca