10 Muharram Pertama dan Kematian Husain di Karbala

Dengarkan Artikel Ini

Disunnahkan pula untuk menambah puasa Asyura dengan puasa pada hari sebelumnya, yaitu tanggal 9 Muharam yang dikenal dengan hari Tasu’a. Ini dianjurkan untuk membedakan kebiasaan puasanya Yahudi. Tahun ini, puasa Tasu’a jatuh pada 15 Juli 2024 mendatang.

عن عَبْدِ اللَّهِ بْنَ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا يَقُولُا حِينَ صَامَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ عَاشُورَاءَ وَأَمَرَ بِصِيَامِهِ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّهُ يَوْمٌ تُعَظِّمُهُ الْيَهُودُ وَالنَّصَارَى فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَإِذَا كَانَ الْعَامُ الْمُقْبِلُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ صُمْنَا الْيَوْمَ التَّاسِعَ قَالَ فَلَمْ يَأْتِ الْعَامُ الْمُقْبِلُ

Diriwayatkan dari Ibnu Abbas RA, beliau berkata, “Ketika Rasulullah SAW berpuasa pada hari Asyura dan memerintahkan para sahabat untuk berpuasa padanya, mereka menyampaikan, Wahai Rasulullah, sesungguhnya hari itu adalah hari yang diagungkan oleh orang Yahudi! Lalu Beliau SAW bersabda, ‘Kalau begitu, pada tahun depan insyaAllah kita berpuasa pada hari kesembilan’. Dan belum tiba tahun yang akan datang, Nabi SAW sudah wafat.” (HR Muslim no 1.916).

Sementara itu, Muharram dalam tradisi Syiah, adalah bulan mengenang tragedi. Keterangan tentang tradisi Syiah pada Muharram, terungkap Limadza Yahya as-Syiah Dzikra Asyura Mustafa Kadzhim dan Adat wa Taqalid as-Syiah fi Asyura karya Fifiyan Aqiqi.

Dalam kedua artikel itu dijelaskan secara singkat di kalangan Syiah, 10 Muharram pertama dikenal dengan bulan kesedihan dan takziah kematian Imam Husain. Di hari-hari ini, Syiah secara umum, tidak hanya Itsna Aysariyah, memperingati peringatkan Perang Karbala.

Sejak awal kalender Muharram, mereka menggunakan baju hitam, melakukan jejak ritual keagamaan Husain, majelis-Majelis takziah mengingat Husain banyak digelar di rumah, sepanjang jalan, untuk mengingat Tragedi Karbala, puncaknya pada 10 Muharram.

Mengutip Al-Majelis Al-Asyuraiyyah fi al-Ma’tam Al-Husain dan Majma’ Mashaib Ahl al-Bait, 10 hari pertama digelar majelis-majelis takziyah mengenang kematian Husain dan para syuhada dalam insiden ath-Thaf. Secara berurutan, berikut ini tradisi Syiah mengenang Husain pada 10 Hari Pertama:

  1. Hari pertama atau malamnya, anjuran menangis atas musibah yang menimpa Husain.
  2. Hari kedua atau malamnya membaca Sirah Husain, mengingat peristiwa dan sebab keluarnya dari Madinah
  3. Hari ketiga atau malamnya mengenang Sirah Husain, mengenang peristiwa dan sebab keluarnya dari Makkah menuju Kufah
  4. Hari keempat atau malamnya, undangan penduduk Kufah dan surat mereka, mengenang peristiwa perjalanan menuju Kufah
  5. Hari kelima atau malamnya, Muslim bin Aqil
  6. Hari keenam atau malamnya, para loyalis Husain
  7. Hari ketujuh atau malamnya, al-Abbas bin Ali
  8. Hari kedepalan atau malamnya, Al-Qasim bin al-Husain
  9. Hari kesembilan atau malamnya, Ali al-Akbar
  10. Hari kesepuluh atau malamnya, bayi yang menyusui
  11. Hari kesebelas atau malamnya membaca orang yang terbunuh. (jeha)

Baca juga :


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca