Mengembalikan Semangat UUD 1945 Melalui Piagam Jakarta

Surabaya – 1miliarsantri.net: M. Isa Ansori, sosok Kolumnis dan Akademisi, saat ini menjabat selaku Dewan Pakar LHKP PD Muhammadiyah Surabaya, dan Wakil Ketua ICMI Jatim, menghadirkan sebuah review atau catatan sejarah yang patut dijadikan sebagai literasi untuk memahami sejarah konstitusi bangsa Indonesia. Tanggal 22 Juni 1945 adalah titik penting dalam sejarah konstitusi bangsa Indonesia. Pada hari itulah, sembilan tokoh bangsa yang tergabung dalam Panitia Sembilan berhasil merumuskan dokumen bersejarah bernama Piagam Jakarta. Naskah ini merupakan hasil kompromi mulia antara golongan nasionalis dan agamis, yang kemudian menjadi dasar awal bagi Pembukaan UUD 1945. Lima sila yang dirumuskan, berikut adalah 5 sila yang dirumuskan pada 22 Juni 1945: Dalam sila pertama itulah tercantum tujuh kata yang kelak memicu perdebatan dan pergolakan. Pada 18 Agustus 1945, sehari setelah proklamasi, kalimat tersebut dihapus oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) demi menjaga persatuan, khususnya untuk meredakan keberatan dari wakil-wakil Indonesia bagian timur. Namun sejarah seringkali dibaca secara sepotong. Sehingga semangat moral didalam tujuh kata Piagam Jakarta dalam Pancasila dihapus karena dianggap sebagai eksklusivitas Para perwakilan Islam dalam BPUPKI mengambil sikap negarawan dan menganggap penghapusan tujuh kata itu bukanlah pengingkaran terhadap Islam atau agama lain, melainkan langkah arif para pendiri bangsa untuk menghindari disintegrasi. Bahkan Mohammad Hatta menyatakan, keputusan itu diambil demi mempertahankan keutuhan negara yang baru lahir. Meskipun kata-katanya dihapus, semangat Piagam Jakarta tetap hidup. Presiden Soekarno, dalam Dekrit 5 Juli 1959, menegaskan bahwa Piagam Jakarta “menjiwai” dan merupakan bagian tak terpisahkan dari Pembukaan UUD 1945. Artinya, semangat ketuhanan yang adil dan beradab, serta keadilan sosial yang berlandaskan nilai-nilai agama, tetap menjadi fondasi konstitusi kita. Makna Tujuh Kata Sayangnya, dalam narasi publik, tujuh kata dalam Piagam Jakarta sering kali dipersepsikan sebagai bentuk eksklusivisme Islam. Padahal, jika dilihat dengan kaca mata kebangsaan dan moralitas universal, kalimat “dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya” mengandung semangat bahwa setiap agama memiliki konsekuensi moral dan tanggung jawab etik bagi pemeluknya. Kalimat tersebut tidak bicara soal dominasi, tetapi tentang komitmen spiritual yang mendasari keadaban publik. Maka, semangat itu justru inklusif—bukan eksklusif. Ia mengajak kita untuk menempatkan agama sebagai sumber nilai dalam membangun keadilan, kejujuran, dan keberpihakan terhadap yang lemah. Relevansi Hari Ini Dalam situasi kontemporer, di mana moralitas publik sering kali tergerus oleh pragmatisme politik dan ekonomi, semangat Piagam Jakarta perlu dihidupkan kembali. Bukan dalam bentuk legal-formal, tetapi dalam praksis kehidupan berbangsa dan bernegara. Kita memerlukan fondasi etika publik yang kuat, dan agama—apa pun itu—harus hadir untuk menuntun arah bangsa. Menarik bahwa saat ini banyak diskusi tentang perlunya pendidikan karakter, revolusi mental, dan integritas pejabat publik. Semua itu sejatinya telah dirumuskan dalam semangat Piagam Jakarta. Bahwa kehidupan bernegara mesti dilandasi oleh tanggung jawab spiritual yang menjiwai keputusan politik, ekonomi, dan hukum. Menautkan Sejarah, Menjemput Masa Depan

Read More

Tantangan Dan Solusi Transformasi Digital Sekolah

Surabaya – 1miliarsantri.net: Transformasi digital bukan lagi sekadar wacana. Ia sudah menjadi kebutuhan. Apalagi dalam dunia pendidikan, di mana teknologi sudah mulai masuk ke dalam setiap proses belajar mengajar. Tapi, seperti perubahan besar lainnya, proses ini tak lepas dari berbagai tantangan dan solusi yang menyertainya. Banyak sekolah di Indonesia kini tengah berada di persimpangan antara sistem tradisional dan dunia digital yang serba cepat. Maka dari itu, mari kita bahas bersama tantangan dan solusi dalam proses transformasi digital sekolah yang kini sedang hangat diperbincangkan. Apa Saja Tantangan yang Muncul? Saat berbicara tentang transformasi digital sekolah, ada satu hal yang pasti: tidak semua sekolah memiliki kesiapan yang sama. Tantangan dan solusi pun muncul sebagai dua sisi mata uang yang tak terpisahkan. Pertama, tantangan terbesar sering kali datang dari infrastruktur yang belum memadai. Di banyak daerah, akses internet masih terbatas atau bahkan belum tersedia. Dan perangkat digital seperti laptop, tablet, hingga proyektor pintar juga belum merata. Hal ini membuat proses digitalisasi menjadi lambat dan tersendat. Kedua, ada juga tantangan dalam hal sumber daya manusia. Banyak guru yang belum terbiasa menggunakan teknologi dalam proses pembelajaran. Bukan karena tidak mau, tetapi karena belum terbiasa atau tidak mendapatkan pelatihan yang cukup. Maka, penting sekali mencari solusi agar guru bisa merasa nyaman dan percaya diri dalam memanfaatkan teknologi. Ketiga, tantangan lainnya muncul dari sisi budaya sekolah. Beberapa pihak mungkin merasa bahwa metode pembelajaran konvensional sudah cukup. Padahal di era sekarang, siswa perlu dibekali kemampuan digital sejak dini. Maka perlu untuk diciptakan budaya sekolah yang terbuka terhadap perubahan. Solusi Nyata untuk Sekolah yang Siap Digital Sekarang mari kita bicara tentang solusinya. Karena setiap tantangan pasti bisa diatasi jika kita mau bergerak bersama. Disinilah pentingnya kolaborasi antara sekolah, pemerintah, dan masyarakat. 1. Investasi Teknologi yang Terencana Transformasi digital tidak harus langsung besar-besaran. Sekolah bisa mulai dari hal kecil seperti menyediakan koneksi internet stabil dan beberapa perangkat untuk digunakan bergiliran. Dengan perencanaan yang matang dan bertahap, investasi ini tidak akan terasa berat. 2. Pelatihan dan Pendampingan untuk Guru Solusi lainnya adalah dengan memberikan pelatihan rutin bagi guru. Namun, jangan hanya sebatas seminar. Sediakan pendampingan yang berkelanjutan. Seorang guru tidak hanya butuh tahu cara memakai aplikasi, tetapi juga bagaimana mengintegrasikan teknologi ke dalam metode mengajar yang menyenangkan. 3. Bangun Budaya Digital di Sekolah

Read More

Bagaimana Gen Z Mengonsumsi Fashion, Gaya Hidup atau Gaya Pikir?

Gresik – 1miliarsantri.net: Fashion sudah bukan sekadar soal baju atau celana saja. Bagi Generasi Z atau yang biasa disebut sebagai Gen Z, saat ini fashion sudah menjadi sebuah identitas, ekspresi diri, bahkan alat komunikasi yang tidak perlu disampaikan dengan kata-kata. Kalian mungkin salah satu dari mereka yang memilih outfit dengan teliti karena tahu apa yang dipakai bisa mencerminkan siapa dirimu. Berbicara tentang fashion, kali ini kita akan membahas bagaimana Gen Z mengonsumsi fashion, sebagai alat untuk gaya hidup ataukah sebagai gaya pikir? Untuk menjawab pertanyaan itu simak artikel ini sampai selesai. Pembahasan ini akan dikembangkan berdasarkan hasil survei UMN Consulting. Hasil survei ini memberikan gambaran soal bagaimana Gen Z di Indonesia mengonsumsi fashion. Yuk, kita ulik lebih dalam! Gen Z Lebih Suka Beli Sedikit Tapi Tepat Jika kalian berpikir bahwa anak muda zaman sekarang doyan belanja pakaian terus-terusan, maka perlu kalian ketahui jika pernyataan itu tidak selalu benar. Dari data yang dikumpulkan UMN Consulting terhadap 1.047 responden, mayoritas Gen Z (62,37%) hanya membeli 1–5 pakaian dalam setahun. Hal ini menunjukkan bahwa Gen Z makin selektif dalam memilih fashion. Nggak asal beli, tapi lebih mikirin kualitas dan kebutuhan. Ada juga 26,46% yang membeli 6–10 pakaian, dan cuma 11,17% yang belanja lebih dari 10 pakaian per tahunnya. Hal ini, bisa jadi karena mereka mulai sadar akan pentingnya konsumsi berkelanjutan atau mungkin juga karena pengaruh tren mix and match yang membuat satu item bisa dipakai berkali-kali dengan gaya berbeda. Ini bukti nyata bahwa fashion tidak selalu tentang kuantitas, tapi lebih ke arah strategi dan kecerdasan dalam memilih. Apa Yang Jadi Pertimbangan Gen Z Saat Belanja Fashion? Sebelum kita masuk toko atau buka e-commerce buat belanja baju, pasti ada banyak hal yang kita pertimbangkan. Nah, hasil survei ini juga memberikan pertimbangan utama Gen Z sebelum memutuskan untuk membeli fashion item tertentu. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, aplikasi LiLi Style telah hadir dan telah menempati peringkat 10 teratas aplikasi e-commerce di playstore Indonesia. Bersamaan dengan itu, aplikasi ini telah mengumumkan misinya sebagai platform dengan jutaan pengguna, untuk mendukung dan meningkatkan penjualan para pelaku bisnis fashion lokal di Indonesia. LiLi Style merupakan platform aplikasi fashion wanita yang mengandalkan teknologi AI (artificial intelligene) tercanggih, dalam proses kurasi item lebih dari 1.000 toko lokal yang telah disesuaikan dengan preferensi setiap pengguna. Alih-alih menawarkan brand-brand besar yang telah didistribusikan secara luas, aplikasi fashion ini memanfaatkan teknologi AI untuk mempromosikan produk-produk toko fashion lokal yang unik dengan panduan segmentasi dan personalisasi style pengguna. 

Read More

Nota Diplomatik Dubes Arab Saudi, Dinamika Penyelenggaraan Haji, Ini Penjelasan Kementerian Agama

Madinah – 1miliarsantri.net: Sempat beredar luas “Nota Diplomatik Duta Besar Arab Saudi” terkait dinamika penyelenggaraan Haji 1446H/2025M, ada 5 point yang langsung direspon oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Melalui Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama, Nota Diplomatik tertanggal 16 Juni 2025, tentang catatan penyelenggaraan haji 1446H/2025M seharusnya merupakan catatan tertutup. Catatan tersebut yang hanya ditujukan pada tiga pihak, yaitu: Menteri Agama dan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, serta Direktur Timur Tengah pada Kementerian Luar Negeri, sebagaimana dikutip dari kemenag.go.id. 5 Catatan Penyelenggaraan Haji 1446H/2025M Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Hilman Latief mengatakan bahwa nota diplomatik itu terkait dinamika penyelenggaraan ibadah haji yang sudah terselesaikan dan disampaikan penjelasannya kepada Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi. “Ada beberapa isu yang menjadi catatan dan tantangan saat masa operasional. Alhamdulillah sebagian besar sudah bisa kita atasi di lapangan dan kita sampaikan penjelasannya kepada otoritas setempat”, jelas Hilman.

Read More

Arab Saudi Tumbang Di Kandang Amerika Serikat 0-1, Bukti Timnas Indonesia Lebih Baik…?

Austin, Amerika Serikat – 1miliarsantri.net: Arab Saudi lagi-lagi harus menelan kekalahan, kali ini negara teluk itu tumbang di kandang Amerika Serikat dalam perhelatan Gold Cup 2025. Hasil minor ini membuat kekuatan sepak bola Asia kembali menjadi sorotan. Kekalahan Arab Saudi dari pasukan Paman Sam dengan skor tipis 0-1 dalam laga Gold Cup 2025 yang digelar di Austin, membuat luka baru setelah Arab Saudi tumbang di Jakarta. Hasil minor yang diderita Arab Saudi tentu saja mengejutkan banyak pihak, mengingat as-Suqūr al-Khoḍur, “Elang Hijau” merupakan salah satu tim kuat di kawasan Asia, yang menjadi langganan Piala Dunia. Superioritas Timnas Indonesia Hasil minor yang dialami The Green Falcons ini justru semakin mengukuhkan superioritas Tim Nasional Indonesia. Bagaimana tidak? Skuad Garuda baru saja mencatatkan kemenangan gemilang 2-0 atas Arab Saudi dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada November 2024 lalu di Jakarta. Jalannya pertandingan antara Indonesia melawan Arab Saudi di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta sangat menarik, permainan terbuka selama 2×45 menit, seakan menyaksikan tim-tim besar dunia bertanding. Kemenangan Indonesia atas Arab Saudi tersebut bukan hanya sekadar keberuntungan semata. Timnas Indonesia tampil solid dan mampu mendikte permainan. Bahkan berhasil membobol gawang lawan dua kali tanpa balas. Performa gemilang Marselino Ferdinan dan kolega kala itu menunjukkan level permainan Indonesia yang terus meningkat pesat. Amerika Serikat Hanya Menang 1-0

Read More

Gen Z Taat: Anti Skip Sholat Saat Nongkrong

Surabaya – 1miliarsantri.net: Di tengah gaya hidup Gen Z yang lekat dengan nongkrong, ngopi, dan hangout bareng teman, tetap ada sosok-sosok keren yang nggak pernah lupa kewajiban utama: sholat. Mereka membuktikan bahwa asyik nongkrong nggak harus bikin lalai ibadah. Justru, di balik gaya kasual dan celoteh santai, ada komitmen kuat untuk tetap taat. Inilah cerita tentang Gen Z Taat — generasi yang memilih anti skip sholat, bahkan saat lagi seru-serunya kumpul bareng. Seseorang yang lahir antara tahun 1997-2013 tergabung dalam kelompok generasi Z atau istilah kerennya yaitu Gen Z. Gen Z seringkali dikenal dengan generasi yang sangat aktif, ekspresif, dan memiliki gaya hidup dinamis. Mereka sangat familiar dengan kemajuan teknologi, dan suka sekali untuk melakukan eksplorasi ke tempat-tempat baru, dan tentunya hobi banget yang namanya nongkrong. Akan tetapi, di tengah-tengah mereka sibuk nongkrong di cafe, mall, atau tempat-tempat nongkrong lain, muncul satu pertanyaan penting: “Mereka masih menjaga sholatnya ga sih?”, atau “Mereka gimana ya menjalankan kewajiban ibadah sholatnya?” Dan jawabannya: “ya bisa banget dong!” Saat ini makin banyak Gen z yang sadar bahwa keren itu bukan cuma dari outfit, akan tetapi juga soal ketaatan. Ketaatan kepada Sang Pencipta yaitu Allah SWT. Sholat tetap yang utama, meskipun lagi di luar rumah atau nongkrong pun tetap harus dan wajib hukumnya untuk menjaga sholat. Adapun dalil tentang perintah Sholat dalam Al-Quran Surat An Nisa Ayat 103: اِنَّ الصَّلٰوةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِيْنَ كِتٰبًا مَّوْقُوْتًا Artinya: “Sungguh, sholat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman” (Q.S. An Nisa: 103). Pada ayat tersebut menjelaskan tentang pentingnya mengingat Allah SWT di manapun dan kapan pun serta melaksanakan kewajiban ibadah sholat dengan sempurna atas waktu yang telah ditentukan sebagai orang-orang yang beriman. Nah, biar tetap istiqomah, yuk simak tips simple tapi powerfull untuk tetap jaga sholatmu! 1. Cari Tempat yang Menyediakan Musholla. Sebelum berangkat nongkrong atau hangout, pastikan dulu tempat yang dituju menyediakaan fasilitas ibadah seperti musholla atau lokasinya yang berdekatan dengan masjid. Lantas, bagaimana cara kita tahu tempatnya ada mushollanya atau tidak? Teknologi sudah canggih, manfaatin sosial mediamu buat cari tau di cafe itu ada mushollanya atau tidak? Tidak ada salahnya juga untuk tanya melalui DM (Direct Message) ke adminnya “Kak, di situ ada mushollanya ga ya?” Untuk cara lain yaitu cek di google maps, tempatnya kira kira dekat dengan masjid apa ya. 2. Atur Waktu Keberangkatan. Supaya tidak mengganggu waktu sholat, kalau bisa berangkat setelah menjalankan ibadah sholat.

Read More

Amirul Hajj Kembali Ke Tanah Air, Kemenhub Pastikan Penerbangan Haji Aman Dari Ancaman Bom

Jakarta – 1miliarsantri.net: Dari Jeddah dilaporkan, Amirul Hajj Indonesia, Menteri Agama Nasaruddin Umar beserta rombongan bertolak kembali ke tanah air, setelah memastikan penyelenggaraan Ibadah Haji 1446H/2025M berjalan dengan lancar dan stabil. Dari Bandara King Abdul Aziz Jeddah, Amirul Hajj Indonesia mengatakan, “Kami tidak akan meninggalkan jamaah jika masih ada potensi masalah. Tapi setelah melihat kondisi di lapangan, alhamdulillah, sistem layanan sudah berjalan baik dan tidak ada persoalan yang bersifat prinsipil.” Nasaruddin Umar juga menyampaikan sejumlah pesan penting kepada jamaah, terutama terkait stamina, keselamatan, dan spiritualitas menjelang kepulangan ke daerahnya masing-masing. Himbauan Nasaruddin dikhususkan bagi para jamaah yang tergabung dalam gelombang kedua dan akan bergerak menuju Madinah, agar tidak memaksakan diri melakukan umrah sunnah secara berlebihan. Diapun mengingatkan, suhu ekstrem mencapai 52 derajat celcius, tentu akan berdampak serius terhadap kesehatan jamaah, khususnya mereka yang telah berusia lanjut. Mengutip kemenag.go.id, Menteri Agama mengajak jamaah haji untuk menjadikan pengalaman ibadah haji sebagai titik balik kehidupan dan merawat kemabruran haji melalui perubahan perilaku yang lebih baik setelah kembali ke Tanah Air. Kemenhub Pastikan Penerbangan Haji Aman Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) Kementerian Perhubungan memastikan keselamatan dan keamanan 442 penumpang jemaah haji Kelompok Terbang (kloter) 12 Debarkasi Jakarta – Bekasi dari ancaman bom. Sebelumnya Pesawat Saudia Airlines SV 5276 rute Jeddah – Jakarta, memutuskan mengalihkan rute penerbangan (divert) ke Bandar Udara Kualanamu di Medan akibat ancaman bom melalui e-mail. Setelah Pesawat Saudia Airlines SV 5276 rute Jeddah – Jakarta mendarat di Bandar Udara Kualanamu, langsung dilaksanakan penanganan emergency treatment, ungkap Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah II-Medan, Asri Santosa. Mengutip Siaran Pers Kementerian Perhubungan, Selasa (17/6/2025), Asri menegaskan, “Setelah pesawat mendarat di Bandar Udara Kualanamu, maka dilakukan emergency treatment berupa pemeriksaan terhadap seluruh penumpang dan kru pesawat, kemudian dilanjutkan dengan melakukan pemeriksaan kabin pesawat dan cargo compartement (barang penumpang di bagasi).”

Read More

Tren Fashion Muslimah Terbaru: Tampil Modis Tanpa Melanggar Syariat

Situbondo – 1miliarsantri.net: Di tengah dinamika dunia yang terus berkembang, tren fashion muslimah terbaru menjadi topik menarik untuk dibahas. Saat ini untuk tampil stylish dan tetap menjaga nilai syar’i bukanlah hal yang sulit. Justru, kini kita bisa menemukan berbagai inspirasi gaya yang modis, anggun, dan tetap sesuai dengan ajaran Islam. Dari segi desain, bahan, hingga warna, semuanya bisa disesuaikan dengan kepribadian kita sebagai muslimah. Artikel ini akan membahas lebih dalam tentang tren terkini yang bisa menjadi referensi untuk tampil modis tapi tetap menutup aurat dengan sempurna. Tampilan Minimalis Yang Tetap Elegan Gaya minimalis sedang banyak digemari oleh para muslimah karena kesannya yang simpel tapi tetap elegan. Dalam tren fashion muslimah terbaru, gaya ini makin naik daun karena memberi kesan bersih, rapi, dan tidak berlebihan. Pas banget buat kamu yang ingin tampil stylish tanpa terlihat terlalu mencolok. Biasanya, gaya ini berpadu pada warna-warna netral seperti putih, beige, abu-abu, atau coksu. Potongan busananya cenderung lurus dan longgar, seperti tunik polos, gamis dengan aksen kerah klasik, atau celana kulot bahan yang jatuh. Tanpa banyak ornamen atau bordir, gaya ini menonjolkan sisi anggun dari kesederhanaan. Warna-Warna Earth Tone Dan Pastel Yang Menenangkan Dalam tren fashion muslimah terbaru warna sangat berpengaruh. Beberapa tahun terakhir, warna-warna cerah seperti mustard, hijau olive, dusty pink, hingga sky blue menjadi favorit. Tapi kini, warna kalem seperti earth tone dan pastel mulai mendominasi koleksi fashion muslimah. Warna ini tidak hanya terlihat lembut di mata, tapi juga memberi kesan tenang dan anggun. Warna pastel seperti lilac, baby blue, soft mint, atau peach sangat cocok digunakan dalam berbagai kesempatan, mulai dari acara formal hingga santai. Sementara itu, earth tone seperti terracotta, coklat tua, atau hijau sage cocok untuk kamu yang ingin tampil lebih mature dan berkelas. Bahan Flowy Yang Nyaman Dan Anggun Satu hal yang nggak kalah penting dalam memilih outfit muslimah adalah bahan. Tren fashion muslimah terbaru banyak dikuasai oleh bahan flowy seperti katun voile, chiffon, crepe, atau satin silk. Bahan-bahan ini memberi kesan anggun karena jatuh dengan lembut dan tidak membentuk lekuk tubuh secara berlebihan. Selain tampilan yang bagus, bahan flowy memberikan kenyamanan ekstra karena ringan dan tidak gerah. Sangat cocok digunakan sepanjang hari. Bahan seperti ini juga cocok dipadukan dengan aksen lipit atau layer yang menambah kesan elegan tanpa terlihat berlebihan.

Read More

Ikatan Keluarga Minangkabau ‘IKM’ Ende Buka Taman Pendidikan Al-Qur’an ‘Al Istiqomah’

Ende – 1miliarsantri.net: Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM) Kabupaten Ende, kembali membuat terobosan penting dalam dunia pendidikan, khususnya pendidikan berbasis Al-Qur’an, dengan mendirikan dan meresmikan “Taman Pendidikan Al Qur’an (TPA) Al Istiqomah.” TPA Al Istiqomah yang didirikan oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IKM Kabupaten Ende, dibuka secara resmi pada Kamis 19 Juni 2025 berlokasi di Jalan Hatta, Kelurahan Kota Raja, Kecamatan Ende Utara, Kabupaten Ende. Taman Pendidikan Al Qur’an (TPA) Al Istiqomah “GRATIS” Ketua DPD IKM Kabupaten Ende, Haji Djamal Humris kepada redaksi 1miliarsantri.net, mengatakan “TPA Al Istiqomah memiliki 2 (dua) keistimewaan”,

Read More

Manajemen Waktu Ala Muslim: Menyeimbangkan Dunia dan Akhirat

Situbondo – 1miliarsantri.net: Manajemen waktu adalah keterampilan penting yang perlu dikuasai setiap Muslim untuk memaksimalkan potensi diri dalam berbagai aspek kehidupan, baik dalam belajar maupun bisnis. Dalam panduan ini, kita akan melihat bagaimana contoh Rasulullah SAW dapat diterapkan sebagai inspirasi dalam kehidupan sehari-hari. Kadang 24 jam dalam sehari itu terasa tidaklah cukup. Rasanya baru saja memulai aktivitas, tahu-tahu matahari sudah tenggelam. Padahal to-do list masih panjang, waktu ibadah belum maksimal, dan waktu untuk diri sendiri pun sering terlewat. Di sinilah pentingnya managemen waktu ala muslim, tentang cara kita mengatur waktu bukan hanya untuk produktivitas dunia, tapi juga untuk mendekatkan diri kepada Allah. Karena hakikatnya waktu itu adalah amanah, dan setiap detiknya akan kita pertanggungjawabkan. Rasulullah Salallahu Alaihi Wasallaam “Teladan Terbaik” Rasulullah SAW adalah teladan terbaik dalam mengatur waktu. Beliau membagi harinya menjadi beberapa segmen untuk menjalankan ibadah, berinteraksi dengan keluarganya, melakukan pekerjaan sosial, dan berdakwah. Dari contoh kehidupan beliau, kita bisa belajar untuk menentukan prioritas yang jelas dan memastikan setiap aktivitas dilakukan dengan seimbang antara dunia dan akhirat. Bagi umat Islam, waktu bukan sekadar hitungan jam. Waktu punya nilai spiritual yang tinggi. Berikut beberapa ayat Al-Qur’an yang menunjukkan pentingnya manajemen waktu dalam kehidupan seorang Muslim: 1. Surat Al-‘Ashr (103:1-3) وَالْعَصْرِ ۝ إِنَّ الْإِنسَانَ لَفِي خُسْرٍ ۝ إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ Artinya:“Demi waktu. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran.” (QS. Al-‘Ashr: 1–3). Makna: Ayat ini menjadi penegasan bahwa waktu adalah sesuatu yang sangat berharga. Jika tidak dimanfaatkan dengan iman, amal saleh, dan perbuatan yang bernilai, maka manusia akan merugi. 2. Surat Al-Mu’minun (23:1-3) قَدْ أَفْلَحَ الْمُؤْمِنُونَ ۝ الَّذِينَ هُمْ فِي صَلَاتِهِمْ خَاشِعُونَ ۝ وَالَّذِينَ هُمْ عَنِ اللَّغْوِ مُعْرِضُونَ Artinya:“Sungguh beruntung orang-orang yang beriman, (yaitu) orang-orang yang khusyuk dalam salatnya, dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tidak berguna.”(QS. Al-Mu’minun: 1–3). Makna: Manajemen waktu dalam Islam juga berarti menjauhi hal sia-sia dan menggunakan waktu untuk hal yang bermanfaat seperti ibadah dan kebaikan sosial. Yuk, kita bahas bagaimana manajemen waktu ala muslim bisa jadi kunci menyeimbangkan dunia dan akhirat dalam keseharian kita. Membagi Waktu dengan Niat dan Prioritas Seringkali, kita terlalu sibuk mengejar dunia, sampai lupa bahwa hidup ini bukan hanya tentang kerja, target, dan hasil. Islam mengajarkan kita untuk niatkan segala sesuatu karena Allah. Inilah pondasi awal managemen waktu ala muslim. Ketika niat kita sudah lurus, maka aktivitas apapun itu seperti bekerja, belajar, bahkan istirahat sudah bernilai ibadah.

Read More