RSIS A.Yani Surabaya Living Monument Sebagai Persembahan Memperingati Satu Abad NU

Surabaya — 1miliarsantri.net : Disela-sela menghadiri Puncak Peringatan Hari Santri Nasional 2023 di Tugu Pahlawan Surabaya, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) didampingi Rais ‘Aam PBNU KH Miftachul Akhyar dan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf meresmikan gedung baru Rumah Sakit Islam (RSI) Surabaya A Yani di Jalan Achmad Yani, Surabaya, Jawa Timur. Gedung tersebut merupakan living monument atau sebagai persembahan dalam rangka memperingati Satu Abad Nahdlatul Ulama. “Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada siang hari ini, saya resmikan tower Rumah Sakit Islam Surabaya Ahmad Yani di Kota Surabaya Provinsi Jawa Timur,” ungkap Presiden Jokowi dikutip Rabu (25/10/2023). Pada kesempatan itu hadir juga Ketua Yarsi Prof Mohammad NUh, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf, Wakil Sekretaris Jenderal PBNU H Amin Said Husni, dan Ketua Lembaga Kesehatan (LK) PBNU Zulfikar As’ad. Presiden Jokowi menekankan pentingnya layanan kesehatan yang berkualitas dan inklusif bagi seluruh rakyat Indonesia. Gedung baru yang diresmikan adalah sebuah tower modern berlantai 13. “Tower Rumah Sakit Islam Surabaya A Yani ini berlantai 13 akan meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan serta menjadi rumah sakit pendidikan bagi fakultas kedokteran Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) khususnya bagi mahasiswa kedokteran dan perawat,” terang Jokowi. Presiden menekankan, keberadaan tower dengan peralatan dan fasilitas modern juga sekaligus menandai transformasi RSIS A Yani menjadi rumah sakit modern dan terpercaya. “Tower bru tersebut merupakan wujud komitmen untuk terus meningkatkan akses dan kualitas layanan medis bagi masyarakat. Tadi saya melihat ruangan-ruangan yang ada dan peralatan yang ada betul-betul ini adalah rumah sakit yang sangat modern,” lanjut Jokowi. Presiden Jokowi berharap, penambahan fasilitas RSIS A Yani ini akan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat memudahkan akses masyarakat dari berbagai kalangan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang nyaman dan terjangkau. “Terakhir, saya ingin berpesan agar Rumah Sakit Islam A Yani ini dapat menjadi pusat pelatihan dan pengembangan kesehatan serta pendidikan di kalangan Nahdlatul Ulama dan mencetakan tenaga kesehatan yang unggul dan profesional,” pungkas Jokowi. (har) Baca juga :

Read More

Melihat Paradigma Nepotisme Dalam Pandangan Islam

Jakarta — 1miliarsantri.net : Bagaimana nepotisme dalam pandangan Islam? Lalu apakah kisah-kisah nabi yang mengangkat keluarganya dalam tampuk kepemimpinan dapat menjadi dalil bolehnya nepotisme? Nabi-nabi terdahulu mengangkat keluarganya untuk membantunya dalam memimpin umat. Misalnya saja Nabi Musa yang mengangkat Nabi Harun untuk membantunya dalam memimpin umat. Sebagaimana dalam surat Taha ayat 29-32: وَاجْعَلْ لِي وَزِيرًا مِنْ أَهْلِي . هَارُونَ أَخِي . اشْدُدْ بِهِ أَزْرِي . وَأَشْرِكْهُ فِي أَمْرِي . Artinya: “Dan jadikanlah untukku seorang pembantu dari keluargaku. (yaitu) Harun, saudaraku. teguhkanlah dengan dia kekuatanku. dan jadikankanlah dia sekutu dalam urusanku.” (QS Taha ayat 29-32). Pakar tafsir Alquran yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Pasca Tahfiz Bayt Alquran, KH Syahrullah Iskandar mengatakan bahwa yang disebut dengan nepotisme sejatinya adalah kesukaan dan kecenderungan yang berlebihan kepada orang dekat sehingga memprioritaskannya dalam menduduki sebuah jabatan. Menurutnya perilaku ini termasuk perilaku tercela dalam Islam karena mengabaikan prinsip keadilan. Sebab pertimbangan utamanya adalah hanya relasi kekeluargaan dan faktor kekerabatan tanpa memperhatikan kapabilitas, profesionalitas, dan sikap amanah. Kiai Syahrullah menjelaskan bahwa sebuah jabatan adalah amanah. Sehingga butuh kesiapan dan kemampuan bagi orang yang mengembannya. Kiai Syahrullah mengatakan bahwa sahabat Abu Dzar radiyallahu anhu pernah meminta kepada Rasulullah SAW agar dirinya dapat menduduki sebuah jabatan publik. Meski Abu Dzar dikenal sebagai sahabat yang saleh dan dekat dengan Rasulullah SAW, tapi Rasulullah menilai Abu Dzar belum pantas menduduki jabatan tersebut karena besarnya amanah yang akan ditanggungnya. “Meski faktor kedekatan dan kesalehan individu Abu Dzar tidak diragukan, tetapi menduduki sebuah jabatan publik mensyaratkan lebih dari itu. Sebuah jabatan di akhirat kelak berubah menjadi sebuah siksa dan penyesalan jika diabaikan,” terang Kiai Syahrullah kepada 1miliarsantri.net, Kamis (26/10/2023). Lebih lanjut Kiai Syahrullah mengatakan, Rasulullah SAW menekankan dua hal yang harus terpenuhi ketika menduduki sebuah jabatan, yaitu kepantasan dalam mengembannya dan memperolehnya dengan cara yang baik serta menunaikannya secara baik juga. “Ini bukan berarti kerabat atau orang dekat tidak boleh menduduki sebuah jabatan. Yang diperlukan adalah kapasitas individu, integritas, dan kemampuan mengemban amanah dengan baik yang lebih diprioritaskan menjadi dasar pertimbangannya, bukan faktor kekeluargaan atau kekerabatan,” lanjut Kiai Syahrullah. Sebagaimana kisah Nabi Musa yang mengangkat Nabi Harun untuk membantunya memimpin Bani Israil adalah karena Nabi Musa melihat kapasitas dan integritas Nabi Harun yang dianggap mampu membantunya. Begitupun kisah Nabi Yusuf pun mengandalkan kapasitas pribadinya ketika untuk menjabat sebagai bendahara di Kerajaan Mesir. “Nabi Yusuf ketika meminta untuk menduduki posisi bendahara di Kerajaan Mesir, yang dia andalkan adalah kapasitas pribadinya, yaitu hafizh dan amin. Kata hafizh yang berarti “pemelihara” didahulukan penyebutannya dari kata alim yang berarti “sangat mengetahui” sebagai tanda bahwa memelihara amanah jauh lebih diprioritaskan dari sekadar penguasaan ilmu. Keduanya menjadi prasyarat menduduki sebuah jabatan,” pungkas Kiai Syahrullah. (yan) Baca juga :

Read More

Istiqomah Adalah Bentuk Kecintaan Kita Kepada Allah

Surabaya — 1miliarsantri.net : Ketika kita merenungkan hadits mulia yang disampaikan oleh Rasulullah SAW : “Katakanlah ‘Aku beriman kepada Allah kemudian beristiqamahlah,” kita disajikan dengan inti dari identitas seorang Muslim yang sejati. Hadits ini mengajarkan bahwa istiqamah yang benar adalah kunci dalam Islam, dan hal ini mencakup tiga rukun yang esensial dalam kehidupan seorang Muslim. Pertama-tama, mari kita bahas istiqamah dengan lisan. Rasulullah SAW mengingatkan kita untuk mengucapkan, “Aku beriman kepada Allah.” Ini adalah permulaan yang sangat penting. Dengan lisan, kita mengakui keimanan kita kepada Allah, Sang Pencipta, dan Sang Pengatur segala yang ada di alam semesta ini. Ini adalah fondasi dari keyakinan kita sebagai seorang Muslim. Namun, kita harus menyadari bahwa pengakuan semata dengan lisan tidak cukup. Hanya dengan mengucapkan kata-kata ini tanpa tindakan nyata, keimanan kita tidak akan benar-benar bersinar. Inilah mengapa kita perlu beralih ke rukun yang kedua, yaitu istiqamah dengan hati dan anggota badan. Rasulullah mengingatkan kita untuk “beristiqamah.” Ini mengisyaratkan kepada kita bahwa iman yang sejati memerlukan kesinambungan dan konsistensi dalam tindakan kita sehari-hari. Kita harus hidup sesuai dengan nilai-nilai iman kita. Ini mencakup perilaku, etika, dan tindakan kita terhadap sesama manusia dan alam semesta. Istiqamah dengan hati dan anggota badan adalah pengamalan nyata dari iman kita, yang terpancar dalam tindakan nyata yang sesuai dengan prinsip-prinsip Islam. Namun, seperti yang diajarkan oleh Rasulullah, pengakuan dengan lisan dan amal perlu diikuti oleh yang ketiga, yaitu ketetapan dalam beriman kepada Allah. Ini adalah bentuk istiqamah yang paling agung. Ketika kita berbicara tentang beristiqamah di atas tauhid dalam mengenal Allah, ini berarti kita menjadikan Allah sebagai satu-satunya tujuan dalam hidup kita. Tauhid adalah inti dari ajaran Islam, yaitu keyakinan bahwa hanya Allah yang berhak disembah dan diharapkan. Oleh karena itu, istiqamah dalam tauhid adalah kunci untuk memahami dan menjalani agama Islam. Beribadah kepada Allah adalah manifestasi lain dari istiqamah ini. Kita harus menjalani ibadah kita dengan tekun, khusyuk, dan tulus kepada Allah semata. Ketika kita beribadah, kita harus menjadikan Allah sebagai fokus utama, tidak tergoyahkan oleh godaan atau gangguan dunia. Kita juga harus merasakan takut kepada Allah, sebuah bentuk hormat dan kesadaran akan kebesaran-Nya. Ini akan membimbing kita untuk menjauhi perbuatan dosa dan melaksanakan perintah-Nya dengan penuh ketakwaan. Mengagungkan Allah adalah wujud dari istiqamah dalam mengenal-Nya. Allah adalah Maha Suci dan Maha Agung, dan kita harus senantiasa merenungkan keagungan-Nya. Ini akan memperkuat rasa kagum dan penghormatan kita terhadap-Nya. Ketika kita mengagungkan Allah, kita akan merasa sangat bersyukur atas segala karunia yang diberikan-Nya kepada kita. Mengharapkan pahala-Nya adalah salah satu aspek lain dari istiqamah. Saat kita beriman dengan kuat kepada Allah dan beramal saleh, kita meyakini bahwa Allah akan memberikan pahala yang besar kepada kita di akhirat. Keyakinan ini adalah pendorong bagi kita untuk terus berbuat kebaikan dan menjauhi perbuatan buruk. Selain itu, berdoa kepada Allah adalah tindakan penting yang menunjukkan istiqamah kita dalam mengenal-Nya. Doa adalah sarana komunikasi langsung kita dengan Sang Pencipta. Kita harus senantiasa berdoa kepada Allah, memohon petunjuk, bimbingan, dan pertolongan-Nya dalam setiap langkah hidup kita. Bertawakal kepada Allah adalah bentuk kepercayaan yang dalam bahwa Allah adalah pelindung dan pemelihara sejati. Ketika kita bertawakal kepada-Nya, kita merelakan segala urusan kita kepada Allah dan meyakini bahwa Dia akan memberikan yang terbaik bagi kita. Ini juga merupakan ungkapan nyata dari istiqamah. Terakhir, tetapi sangat penting, adalah menjauhi perbuatan syirik atau berpaling kepada selain Allah. Istiqamah dalam tauhid juga mencakup keyakinan bahwa hanya Allah yang berhak disembah. Kita tidak boleh menyekutukan-Nya dengan yang lain atau menggantikan-Nya dengan sesuatu atau seseorang yang lain. Hal ini adalah prinsip mendasar dalam Islam. Dengan merenungkan tiga rukun istiqamah ini, kita dapat melihat betapa pentingnya untuk hidup sebagai seorang Muslim yang istiqamah. Ini adalah jalan menuju keselamatan dan keberkahan, serta cara kita dapat memenuhi tujuan hidup yang sejati, yaitu mendekatkan diri kepada Allah dan meraih ridha-Nya. Namun, kita juga perlu menyadari bahwa istiqamah bukanlah perkara yang mudah. Hidup dalam konsistensi dan kesetiaan terhadap nilai-nilai Islam adalah tantangan yang nyata. Dunia seringkali menawarkan godaan dan distraksi yang dapat membuat kita tersesat dari jalan yang benar. Oleh karena itu, kita perlu mengambil langkah-langkah konkret untuk memperkuat istiqamah kita. Pertama, kita perlu terus-menerus meningkatkan pemahaman kita tentang Islam. Semakin dalam kita memahami ajaran agama, semakin mudah bagi kita untuk menjalankannya dengan istiqamah. Kita dapat melakukan ini dengan membaca Al-Quran, mempelajari hadits, dan menghadiri ceramah agama. Kedua, kita harus menjaga hubungan yang kuat dengan komunitas Muslim. Teman-teman seiman dan masyarakat Muslim dapat memberikan dukungan, motivasi, dan bimbingan yang diperlukan untuk tetap istiqamah. Kita bisa bergabung dalam kelompok doa, menghadiri kajian agama, atau terlibat dalam kegiatan sosial yang positif. Ketiga, kita perlu merenungkan dan memperbaiki diri secara terus-menerus. Introspeksi diri adalah kunci untuk mengidentifikasi dan mengatasi kelemahan kita dalam menjalani istiqamah. Dengan kesadaran diri yang kuat, kita dapat menghindari godaan dan perbuatan dosa. Keempat, berdoa kepada Allah untuk menjaga dan memperkuat istiqamah kita. Allah adalah Dzat yang Maha Mendengar dan Maha Mengetahui. Dengan doa yang tulus, kita dapat memohon pertolongan-Nya dalam menjalani istiqamah. Doa adalah senjata yang ampuh dalam perjalanan menuju Allah. Terakhir, kita harus ingat bahwa istiqamah adalah proses yang berkelanjutan. Kita mungkin akan menghadapi rintangan dan kegagalan di sepanjang jalan. Namun, yang terpenting adalah kita tidak boleh menyerah. Kita harus terus berjuang, bangkit kembali setelah jatuh, dan berupaya menjadi lebih baik. Kesimpulannya, hadits mulia ini mengajarkan kita pentingnya istiqamah dalam Islam. Iman, lisan, tindakan, dan keyakinan yang teguh dalam tauhid adalah komponen-komponen utama dalam menjalani istiqamah. Hidup sebagai seorang Muslim yang istiqamah adalah tantangan, tetapi juga merupakan cara untuk mendekatkan diri kepada Allah dan meraih ridha-Nya. Dengan komitmen dan usaha yang sungguh-sungguh, kita dapat meraih istiqamah yang sejati dan mengalami keberkahan dalam kehidupan ini dan di akhirat kelak. Semoga Allah senantiasa memberikan petunjuk dan bimbingan-Nya kepada kita semua. (yat) Baca juga :

Read More

AS Kirim Bantuan Militer ke Israel Untuk Penyerangan Gaza

Washington — 1miliarsantri.net : Departemen Pertahanan AS, Pentagon, telah mengirim penasihat militer, termasuk seorang jenderal Korps Marinir yang ahli dalam peperangan perkotaan ke Israel. Mereka dikirim untuk membantu perencanaan perangnya dan mempercepat beberapa sistem pertahanan udara canggih ke Timur Tengah beberapa hari menjelang serangan darat yang diperkirakan akan terjadi di Gaza. Salah satu perwira yang memimpin bantuan tersebut adalah Letjen Korps Marinir James Glynn, yang sebelumnya membantu memimpin pasukan operasi khusus melawan ISIS dan bertugas di Fallujah, Irak, selama beberapa pertempuran perkotaan paling sengit di sana. Glynn juga akan memberi nasihat tentang cara mengurangi korban sipil dalam peperangan perkotaan. Israel sedang mempersiapkan operasi darat skala besar di lingkungan perkotaan padat di Gaza utara. “Glynn dan perwira militer lainnya yang menjadi penasihat Israel memiliki pengalaman yang sesuai dengan jenis operasi yang dilakukan Israel,” kata juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS, John Kirby pada Rabu (25/10/2023). Tim militer adalah salah satu dari banyak pihak yang bergerak cepat di Pentagon untuk mencoba mencegah perang Israel dan Hamas menjadi lebih luas. Mereka juga berupaya melindungi personel AS, yang dalam beberapa hari terakhir berulang kali mengalami serangan yang kemungkinan besar didukung oleh Iran. “Dalam beberapa kasus, Iran secara aktif memfasilitasi serangan-serangan ini dan mendorong pihak lain yang mungkin ingin mengeksploitasi konflik demi kebaikan mereka sendiri, atau demi kebaikan Iran. Kita tahu bahwa tujuan Iran adalah untuk mempertahankan tingkat penyangkalan. Kami tidak akan membiarkan mereka melakukan itu,” ujar Kirby. Pada Senin kemarin, garnisun militer AS di an-Tanf, Suriah, kembali diserang. Kali ini oleh dua drone. Drone tersebut ditembak jatuh dan tidak ada korban luka yang dilaporkan. Ini adalah serangan terbaru dari puluhan kali serangan dalam seminggu terakhir yang menyasar militer AS di Timur Tengah. Pangkalan militer AS menjadi sasaran serangan roket atau drone sejak ledakan mematikan di sebuah rumah sakit di Gaza. Pada Kamis (19/10/2023) lalu kapal perusak USS Carney menembak jatuh empat rudal jelajah serangan darat yang diluncurkan dari Yaman. Menurut Pentagon, rudal ini berpotensi mengarah ke Israel. Sebagai tanggapan, pada akhir pekan Pentagon mengirim beberapa batalyon sistem pertahanan rudal Patriot dan sistem Pertahanan Area Ketinggian Tinggi ke Timur Tengah. Pentagon juga memposisikan kembali kelompok penyerang Eisenhower ke wilayah tanggung jawab Komando Pusat AS. Kapal tersebut sebelumnya sedang dalam perjalanan menuju Mediterania Timur. Pergeseran ini berarti bahwa Angkatan Laut akan memiliki kelompok kapal induk di lepas pantai Israel, yaitu kelompok kapal induk Ford. Termasuk satu kapal lagi, Eisenhower, yang berpotensi bermanuver untuk membela pasukan AS dan Israel dari Laut Merah atau Teluk Oman. AS juga telah menyarankan para pejabat Israel untuk mempertimbangkan penundaan serangan darat. Hal itu akan memberikan lebih banyak waktu bagi AS untuk bekerja sama dengan mitra regionalnya dalam membebaskan lebih banyak sandera. Pejabat yang berbicara dengan syarat anonim mencatat, AS berhasil memenangkan pembebasan dua tawanan, Judith dan Natalie Raanan atas bantuan mediasi Qatar dengan Hamas. (lif/AP) Baca juga :

Read More

Bolehkah Umroh Bersama Sang Pacar

Jakarta — 1miliarsantri.net : Belakangan ini di media sosial X (sebelumnya Twitter) beredar tangkapan layar (screenshot) Instagram Story seseorang yang tampaknya pergi ibadah umroh bersama pacarnya. Lalu ada yang bertanya bolehkah hal tersebut dilakukan? Seseorang ini menjawab “Udah nanya sama Ustad, Boleh kok yang penting niatnya ya ibadah. Aplg mumpung di tanah suci. Doa yang kenceng kalo jodoh dilancarin kalo ga ya nangis sih tp pasrah ikhlas. Aamiin,” tulisnya di Story. Pimpinan Ma’had Aly Zawiyah Jakarta, Ustadzah Badrah Uyuni mengatakan menegaskan beribadah ke Tanah Suci seharusnya dilakukan dengan mahram. “Tapi pertanyaannya kalau misalnya boleh enggak umroh sama pacar? Umroh itu harusnya berangkat sama mahram ya, bukan sama pacar,” terang Ustadzah Badrah kepada 1miliarsantri.net, Selasa (24/10/2023). Namun, Ustadzah Badrah melanjutkan, kemudian ada perdebatan ulama dalam hal itu khilafiyah tentang sebenarnya bersama siapa perempuan keluar. Ada pendapat, misalnya rombongan perempuan atau kita percayakan dengan ada ustaznya tetapi ada perempuan yang lainnya, maka itu diperbolehkan. Dia mengungkapkan suami-istri umrah dan umroh dengan orang tua adalah hal biasa. Namun, kalau umrah dengan pacar, dia mempertanyakan tujuan ibadah itu. “Suami istri umroh, biasa, dengan orang tua, biasa, tapi kalau dengan pacar dia niatnya ibadah atau mau apa? Gitu,” ungkapnya. Umroh bersama kawan-kawan kantor itu juga biasa, tetapi tujuannya untuk ibadah agar kita ada teman bersama. Menurut Ustadzah Badrah, dia juga mendengar kisah-kisah, seperti umroh bersama pacar, umroh bersama selingkuhan. Mereka berjanji bertemunya malah di tempat umroh. “Kalau misalnya kita lihat juga fenomena dan hadits-hadits Nabi bahwa di akhir zaman nantinya orang datang buat umroh itu bukan untuk ibadah, melainkan buat jalan-jalan saja, untuk ziarah biasa saja. Itu memang terjadi pada saat ini, karena mereka sibuk selfie, sibuk dengan bukan yang niatnya ibadah tapi jalan-jalan menghabiskan uang walaupun istilahnya lagi ngecharge,” lanjut Ustadzah Badrah. Ia melanjutkan, dari kesemuanta ternyata bahwa itu semuanya berlaku karena kondisi keimanan mereka sendiri-sendiri. Ada yang memang benar-benar pure ibadah, tapi sisanya gimana? “Karena kan hakikatnya ibadah umroh itu kan paling sejam, dua jam, tiga jam ya, dari ambil miqat, lalu dia tawaf, lalu dia sa’i, habis itu tahalul, itu kan enggak terlalu lama sebenarnya. Sisanya apa yang akan dia lakukan, sedangkan itu di Tanah Suci,” ujarnya. Maka secara hukum umroh bersama siapa pun harusnya boleh, Ustazah Badrah menuturkan, tapi kalau misalnya diisi dengan kemaksiatan itu menjadi haram. “Nah kalau misalnya sengaja dengan pacar gimana? Pacar belum tentu jadi lho, itu kadang-kadang kita tuh malah jagain jodoh orang, mau ngapain?” imbuhnya. Saat ditanya sebaiknya bersama siapa kita umroh, Ustazah Badrah menjawab bersama mahram. Yaitu, orang tua, suami bagi yang sudah bersuami, anak, dan keluarga. “Boleh dengan teman-teman, maksudnya untuk saling menasihati dalam kebaikan dan menyemangati dalam beribadah,” pungkasnya. (Iin) Baca juga :

Read More

Kelemahan Setan Dijelaskan dalam Al-Qur’an Yakni Kekuatan Ketakwaan

Surabaya — 1miliarsantri.net : Surat Al-Anfal Ayat 48 adalah salah satu ayat dalam Al-Qur’an yang menggambarkan kelemahan dan pengecutnya setan ketika ia berhadapan dengan kekuatan dan ketakutan kepada Allah. Ayat ini mengandung pelajaran penting tentang perlunya kita sebagai manusia untuk senantiasa berlindung dan berserah diri kepada Allah agar terhindar dari godaan setan. Pertama-tama, Surat Al-Anfal Ayat 48 menjelaskan tentang peristiwa pertempuran Badar, sebuah peristiwa yang sangat penting dalam sejarah Islam. Di sinilah setan mencoba untuk mempengaruhi kaum musyrikin dengan menyatakan bahwa mereka tidak akan terkalahkan dan bahwa dirinya adalah penolong mereka. Setan mencoba untuk memanfaatkan kelemahan manusia, yaitu keragu-raguan dan kekhawatiran dalam menghadapi pertempuran yang sulit. Namun, ketika pertempuran benar-benar dimulai, setan dengan cepat berpaling dan berlepas diri dari kaum musyrikin. Ini menunjukkan bahwa setan sebenarnya adalah makhluk yang lemah dan pengecut. Apa yang dapat kita pelajari dari ayat ini adalah bahwa setan hanya dapat mempengaruhi manusia selama manusia itu sendiri membiarkannya. Ketika seseorang memiliki ketakwaan kepada Allah dan keimanan yang kuat, setan tidak dapat berbuat apa-apa terhadapnya. Ini adalah pelajaran penting tentang kekuatan iman dan ketakwaan yang dapat memberikan perlindungan dari godaan setan. Untuk berlindung dari godaan setan, ada beberapa langkah yang dapat kita ambil: Dengan menjaga ingatan kepada Allah dan membaca Al-Qur’an secara teratur, kita memperkuat ikatan spiritual kita dengan-Nya. Ini membantu kita tetap fokus pada nilai-nilai yang benar dan menjauhkan diri dari godaan setan. Mengerti dan memperkuat iman kita adalah kunci untuk menghadapi godaan setan. Semakin kokoh keyakinan kita, semakin sulit bagi setan untuk mempengaruhi kita. Ibadah adalah cara untuk mendekatkan diri kepada Allah. Melaksanakan ibadah wajib seperti shalat dan puasa, serta melaksanakan ibadah sunnah, dapat membantu kita memperkuat hubungan spiritual kita dan menjauhkan diri dari godaan setan. Salah satu taktik setan adalah menggoda manusia untuk melakukan perbuatan dosa. Dengan menjauhi perbuatan dosa dan maksiat, kita melindungi diri kita dari godaan setan. Bergaul dengan orang-orang yang memiliki nilai-nilai yang baik dan saleh dapat memberikan dukungan moral dan spiritual. Mereka dapat membantu kita tetap teguh dalam iman dan menjauhkan diri dari godaan setan. Doa adalah alat yang kuat untuk meminta perlindungan dari Allah terhadap godaan setan. Ketika kita merasa tergoda atau terancam, kita harus selalu meminta perlindungan kepada-Nya. Penting untuk diingat bahwa setan adalah musuh manusia yang terus-menerus berusaha untuk menyesatkan dan menggoda. Oleh karena itu, kita harus selalu waspada dan berusaha keras untuk menjaga diri dari pengaruh buruknya. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas dan senantiasa berpegang pada nilai-nilai agama, kita dapat melindungi diri kita dari godaan setan. (yat) Baca juga :

Read More

Israel Siap Kerahkan Semua Kemampuan Militer nya Untuk Menyerang Hamas

Kepala Staf Israel Herzi Halevi, Sabtu (21/10/2023) lalu dalam pernyataan militer mengatakan bahwa pasukannya akan memasuki Gaza untuk melaksanakan “misi operasional dengan tujuan melenyapkan anggota Hamas”. Halevi menyatakan hal itu saat berpidato di depan para pemimpin Brigade Golan, salah satu pasukan elite Israel. “Kita akan memasuki Jalur Gaza. Kita akan terlibat dalam misi operasional untuk melenyapkan orang-orang yang berafiliasi dengan Hamas. Kita juga akan mengingat gambar dan kejadian saat orang-orang kehilangan nyawa mereka pada Sabtu dua pekan lalu,” tegas Halevi. Halevi mengungkapkan, Gaza adalah wilayah yang kompleks dan padat penduduknya, dan musuh (Hamas) sedang mempersiapkan banyak hal di dalamnya. “Meski begitu, kita juga sedang melakukan persiapan. Selama manuver darat, semua kemampuan militer Israel akan dikerahkan,” pungkasnya. (zul/AP) Baca juga :

Read More

Jakarta Muslim Fashion Week 2023 Bukti Pendidikan Vokasi Mampu Bersaing Dengan Desainer Papan Atas

Jakarta — 1miliarsantri.net : Sebanyak 72 koleksi busana karya talenta-talenta mode dari satuan pendidikan vokasi tampil di ajang Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2024. Karya fashion dari satuan pendidikan vokasi itu disebut mampu bersaing dengan desainer papan atas Indonesia dan siap merambah pasar global. “Kita semua melihat karya-karya fashion dari satuan pendidikan vokasi mampu bersaing dengan desainer papan atas Indonesia dan siap merambah pasar global,” terang Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim dalam siaran pers, Selasa (24/10/2023). Karya-karya tersebut diperlihatkan di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD Tangerang, Banten, Sabtu (21/10/2023) lalu. Menurut Nadiem, Penampilan itu membuktikan pendidikan vokasi menyimpan potensi besar untuk berkiprah dan memajukan industri fashion melalui kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Pada perhelatan tahun kedua ini, panggung JMFW menjadi pembuktian bagi insan vokasi dalam menunjukkan kiprahnya sebagai bagian dari perjalanan industri busana Muslim. Hal ini juga yang makin mengukuhkan posisi Indonesia sebagai pusat busana Muslim dunia. Nadiem menyatakan, kehadiran JMFW secara berkelanjutan menjadi ujung tombak untuk mencapai misi Indonesia menjadi pusat busana Muslim dunia. “Saya yakin upaya ini akan segera terwujud dan akan memberikan dampak yang besar bagi kemajuan industri fashion tanah air,” ujar Nadiem. Pada kesempatan itu, Nadiem juga mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Perdagangan yang telah memberikan panggung kepada satuan pendidikan vokasi untuk belajar berkarya dan berani tampil di depan khalayak luas. Nadiem pun berharap dari panggung JMFW akan semakin banyak industri yang mendukung SMK dengan menjadi mitra. Sekitar satu jam, karya busana rancangan para siswa dan mahasiswa dari 12 satuan pendidikan vokasi ditampilkan di hadapan publik oleh para model di runway JMFW 2024. Busana-busana tersebut didesain dan dibuat oleh mahasiswa dari lima perguruan tinggi vokasi (PTV) dan tujuh sekolah menengah kejuruan (SMK) Bidang Tata Busana. Kelima PTV yang tampil, yakni ISI Yogyakarta, ISBI Bandung, AKS Ibu Kartini Semarang, Universitas Kristen Maranatha, dan ISWI Fashion Academy. Sementara itu, ketujuh SMK yang terlibat adalah SMK NU Banat Kudus, SMK Syubbanul Wathon, SMKN 1 Batu, SMK Cendika Bangsa Kepanjen, SMKN 1 Kasreman, SMK NU 2 Kedungpring, dan SMKN 3 Magelang. Setiap satuan pendidikan vokasi menampilkan enam rancangan busana dengan tema yang beragam. Seperti contohnya adalah koleksi d’JeLiPat dari SMKN 3 Magelang yang menampilkan enam tampilan busana bertema ‘Getuk’ yang terinspirasi dari getuk tiga warga yang tak lain merupakan makanan khas dari Magelang, Jawa Tengah. Sebagai penutup pagelaran, Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Vokasi, Kiki Yuliati, dan Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Suharti, turut tampil di atas catwalk. Keduanya tampil segar mengenakan busana rancangan siswa SMK NU Banat Kudus dan SMK Syubbanul Wathon. Usai parade, Kiki mengaku bangga dengan hasil karya para siswa dan mahasiswa vokasi. Menurut Kiki, panggung JMFW 2024 menunjukan pendidikan vokasi menyimpan potensi besar dalam mendorong kemajuan industri fashion melalui kolaborasi dengan dunia usaha dan industri. “Tujuan kita adalah memberikan pengalaman berharga kepada para siswa sekaligus memperkenalkan kepada masyarakat bahwa anak-anak SMK, anak-anak vokasi itu bisa menghasilkan karya-karya yang diakui industri, dunia fesyen,” kata Kiki. Lebih lanjut, dia mengatakan, pihaknya terus meningkatkan relevansi pendidikan vokasi dengan dunia industri, termasuk industri busana muslim yang sedang berkembang di Indonesia. Menurut Kiki, dari keikutsertaan satuan pendidikan vokasi tahun lalu, beberapa produk busana SMK sudah masuk ke katalog komersial dan mendapatkan buyer. “Tidak hanya buyer, tapi beberapa desainer terkemuka juga memberikan kesempatan magang atau bahkan bekerja di tempat mereka dan itu jalan yang sangat kita harapkan, ketika industri, dunia kerja bermitra dengan sekolah-sekolah kami,” lanjut Kiki. Kiki menambahkan, produk-produk yang ditampilkan para siswa dan mahasiswa vokasi setara dengan kualitas global. Menurut dia, apa yang dipamerkan itu bukan sekadar produk, melainkan bentuk nyata implementasi Merdeka Belajar. “Produk-produk kelas dunia itu menunjukkan bagaimana siswa dan mahasiswa vokasi telah merasakan betul kemerdekaan dalam pembelajaran. Mereka bisa mengeksplorasi bakat dan mewujudkan imajinasi mereka melalui karya nyata,” imbuhnya. Sementara itu, usai tampil dan menerima karangan bunga beserta ucapan selamat, Noor Afiana Ratnaningtias, siswa SMK Syubbanul Wathon, Magelang mengaku sangat lega bisa menampilkan karya busananya di panggung JMFW 2024. Siswa kelas 12 Jurusan Tata Busana tersebut mengaku sangat bangga, terlebih salah satu baju rancangan Noor dikenakan oleh Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek. “Saya merancangnya sekitar dua bulan dan harus kejar-kejaran dengan waktu karena sempat ada beberapa revisi yang harus dilakukan,” kata Noor Afiana. Bagi SMK Syubbanul Wathon, penampilan di JMFW 2024 merupakan kali kedua. Meskipun demikian, Noor Afiana mengaku tidak menduga apresiasi para pengunjung begitu besar. “Sebagai sekolah yang ada di daerah, ini adalah pengalaman belajar yang sangat luar biasa. Apalagi banyak desainer-desainer terkenal yang ikut di ajang ini,” ungkapnya. JMFW 2024 merupakan pagelaran busana yang digelar bersamaan dengan perhelatan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-38. Di TEI 2023 pendidikan vokasi menampilkan inovasi teknologi dari Politeknik Negeri Jakarta, Politeknik Negeri Media Kreatif, Politeknik Negeri Batam, Politeknik Astra, SMK RUS Kudus, dan SMKN 5 Malang. (Iin) Baca juga :

Read More

Benarkah Lahirnya Ratu Adil Berasal dari Solo

Yogyakarta — 1miliarsantri.net : Setelah HOS Tjokroaminoto masuk dalam jajaran pimpinan Syarikat Islam (SI), kemajuan SI makin hebat dengan semangat berkobar-kobar sehingga SI dipandang sebagai ‘Ratu Adil’. Kemajuan Syarikat Islam yang pesat saat itu membuat penasehat pemerintah kolonial, Snouck Hurgronye, menulis dalam majalah Indologen Blad, meminta pemerintah mewaspadai kebangkitan gerakan Islam ini dan jangan sampai lengah. Belanda awalnya menolak kehadiran SI. Namun mereka kemudian mengakui Syarikat Islam sebagai badan hukum pada 10 September 1912. Anggota Syarikat Islam sendiri memandang tanggal 16 Oktober 1905 sebagai kelahiran SI yang sejati. Tanggal inilah yang diperingati kaum SI setiap tahun. Setelah menjadi badan hukum, SI bertambah maju, melompat-lompat ke depan menuntut kemerdekaan Indonesia di bawah pimpinan Tjokroaminoto yang bergelar ‘raja tanpa mahkota’. Kaum reaksioner Belanda menjadi saling menyalahkan satu sama lain. Mereka menyalahkan Gubernur Jenderal Indenburg yang mengakui Syarikat Islam secara resmi dalam politik. Mereka bahkan memelesetkan SI sebagai Salahnya Indenburg. Berbeda dengan Syarikat Islam yang sejak 1912 telah menuntut kemerdekaan Indonesia, Budi Utomo (BU), menurut mantan tokoh Masyumi 1950-an, KH Firdaus AN dalam buku Dosa-dosa Politik Orla dan Orba, merupakan perkumpulan kaum ambtenaar, yaitu para pegawai negeri yang setia kepada pemerintah kolonial Belanda. Pertama kali Budi Utomo diketuai Raden T Tirtokusumo, Bupati Karanganyar, yang dipercaya Belanda. Ia memimpin Budi Utomo sejak 1908 sampai 1911. Kemudian dia digantikan oleh Pangeran Arjo Noto Dirojo dari Istana Paku Alam, Yogyakarta. Dengan dipimpin oleh kaum bangsawan yang inggih selalu, tidak mungkin BU akan dapat melangkah maju untuk mengadakan aksi massa. Sulit rasanya BU berjuang guna mengubah nasib mereka yang menderita di bawah telapak kaki penjajah Belanda. Dengan sifat kebangsawanan yang pasif dan setia kepada Belanda itu, juga membuat BU terjauh dari rakyat. Menurut Firdaus AN, BU bukan bersifat kebangsaan yang umum bagi seluruh Indonesia, tetapi bersifat regional, kedaerahan dan kesukuan yang sempit. Keanggotaan Budi Utomo selalu terbatas bagi kaum ningrat aristokrat. Anggota mereka hanya terbatas bagi suku Jawa dan Madura. SI yang dilahirkan di Solo tahun 1905 dengan sifat nasional dan dasar Islam yang tangguh, merupakan organisasi Islam terpanjang dan tertua umurnya dari semua organisasi massa di tanah air. Dengan sifat nasionalnya SI meliputi seluruh bangsa Indonesia yang beragama Islam yang tersebar di seluruh kepulauan Indonesia. Ini tercermin pada wajah para tokoh pemimpin SI dari berbagai kepulauan di Indonesia. Di bawah pimpinan trio politikus yang terkenal — Tjokroaminoto, Agus Salim dan Abdul Muis — SI menjadi organisasi massa pertama yang bukan hanya menuntut tapi memperjuangkan kemerdekaan RI. Kemudian menyusul berdirinya Muhammadiyah pada 1912 yang diketuai oleh KH Ahmad Dahlan yang berjuang di lapangan sosial dan pendidikan demi kecerdasan umat. Muncul pula Persatuan Islam (Persis) pada tahun 1923 di bawah pimpinan KH Zamzam dan kemudian diperkuat oleh A Hassan. Persis bergerak dalam pelurusan akidah. Lahir pula NU pada tahun 1926 yang dimotori oleh para ulama di bawah pimpinan KH Hasyim Ashari. Muncul pula PERTI di Bukittinggi pada 20 Mei 1930 yang juga dipelopori oleh para ulama bermazhab Syafi’i. Bangkit pula Persatuan Muslimin Indonesia (PERMI) yang bergerak di bidang politik pada 1930 yang bersikap non-kooperator dengan Belanda. Setelah lahir berbagai organiasi Islam lainnya yang terus melakukan perlawanan terhadap penjajah. Pada 1937 lahirlah MIAI (Majelis Islam A’la Indonesia) yang kemudian menjadi Masyumi. Begitu besar jasa SI dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Tetapi, menurut KH Firdaus AN, sungguh aneh dan ajaib, bukan SI yang menjadi patokan hari Kebangkitan Nasional, tetapi Budi Utomo yang sama sekali tidak memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, pengurusnya tidak pernah masuk penjara dan tidak dibuang ke Digul. ”Apakah ini bukan manipulasi sejarah,” tulis KH Firdaus AN. (mif) Baca juga :

Read More

Berikut Nasihat Habib Umar Agar Terhindar Dari Kemaksiatan

Yogyakarta — 1miliarsantri.net : Ada sejumlah nasihat yang disampaikan oleh Habib Umar bin Hafidz agar seorang Muslim terlindungi dari segala bentuk maksiat. Juga supaya jiwa dan hati kita bersih, dan istiqomah di jalan ketaatan kepada Allah SWT. Disiarkan dalam tayangan di kanal Youtube Nabawi TV, Habib Umar bin Hafidz menyampaikan nasihat tersebut melalui penerjemahan bahasa yang dilakukan oleh Habib Jindan yang berada di sebelah Habib Umar bin Hafidz. Berikut ini nasihat Habib Umar bin Hafidz: Misi setan yang merupakan musuh Allah adalah menjebloskan seorang Muslim ke dalam kemaksiatan. Tapi ingatlah, karena setan musuh Allah, maka Allah membukakan pintu taubat seluas-luasnya untuk menggagalkan misi setan itu. Karena itu, ketika seseorang berkali-kali berbuat dosa, lalu bertaubat, kemudian berbuat dosa lagi, maka bertaubatlah berulang kali kepada Allah. “Sebanyak apapun kita terpuruk dalam kemaksiatan, maka perbanyak selalu taubat kita kepada Allah, sebagaimana musuh kita setan yang ingin menghinakan kita dengan maksiat kepada Allah, maka hinakan dan kecewakan setan dengan bertaubat lagi kepada Allah,” kata Habib Umar bin Hafidz. Jika ada orang yang memaki, maka yang dicaci itu cukup berkata kepada pencacinya, “Sungguh saya akan membuat kesal dalang yang memprovokasi engkau untuk mencaci saya.” Dalang yang dimaksud adalah setan. Cara membuat setan kesal dan kecewa yaitu dengan memaafkan orang yang mencaci tersebut, membersihkan hati kita, dan tetap menyayangi orang yang mencaci. Dengan cara ini, setan kecewa dan usahanya gagal. Habib Umar bin Hafidz menyampaikan hal berikut: “Sungguh di antara hal yang membantu kita istiqamah, dan membersihkan hati kita dari keinginan kepada selain Allah dan kecenderungan untuk menyimpang dari jalan Allah ta’ala, dengan kita banyak berdzikir, ‘Allah, Allah, Allah’. Ini yang mengikis kepada selain Allah dari hati kita. Kalau perlu, kita ulang sebanyak 66 kali,” kata Habib Umar melalui penerjemahan Habib Jindan. Amalan-amalan yang disampaikan oleh Habib Umar bin Hafidz tersebut, akan membantu seorang Muslim untuk istiqomah di jalan Allah dan juga akan membuat hati dan jiwa menjadi bersih. (yus) Baca juga :

Read More