LMI Serahkan Bantuan ke Warga Palestina di Wilayah Gaza

Jakarta — 1miliarsantri.net : Penjajahan sistematis zionis terhadap Palestina yang sejak lama telah dilakukan kini semakin brutal usai zionis disebut memasuki “babak baru” dengan meluncurkan pengeboman secara intensif ke wilayah Gaza. Jumlah korban terbunuh akibat kekerasan zionis kini mencapai angka sekitar 8.000 jiwa. Menurut laporan Kementerian Kesehatan di Gaza, sebagian besar ribuan korban terbunuh adalah perempuan dan anak- anak. Saat ini kondisi Palestina semakin memprihatinkan dengan rusaknya bangunan menjadi reruntuhan dan krisis kemanusiaan semakin parah. Kebutuhan logistik semakin terdesak di tengah serangan zions yang semakin meningkat. Berbagai negara di dunia sejak pekan lalu mengirimkan bantuan ke Palestina usai jalur penyeberangan Rafah di perbatasan Mesir- Gaza resmi dibuka, satu- satunya jalur distribusi untuk masuk ke jalur Gaza. Setelah akhirnya dibuka, Alhamdulillah LMI berhasil menyalurkan bantuan logistik berupa alas tidur dan hygiene kit berupa sabun mandi, tisu basah, popok bayi, pembalut wnaita, sabun cuci baju, pasta gigi, pewangi pakaian, dan pembersih alat makan. Menurut Agung Wicaksono selaku Direktur Utama LMI, menyampaikan bantuan logistik untuk Palestina telah sampai ke tangan mereka yang membutuhkan. “Hingga hari ini, alhamdulillah telah tersalurkan dukungan titipan para donatur dan sobat zakat untuk saudara kita di Palestina. Sebanyak 100 KK adalah penerima manfaat yang merupakan masyarakat Jalur Gaza yang menjadi pengungsi dan korban serangan zionis,” ungkap Agung Wicaksono kepada 1miliarsantri.net, Rabu (01/11/2023). Bantuan logistik tersebut berhasil disalurkan ke kamp pengungsiaan Rafah di Gaza Selatan, pada 26 Oktober 2023. Pembatasan pengiriman pasokan bantuan, pemadaman listrik, dan akses internet yang terbatas menyebabkan terhambatnya penyaluran bantuan ke Palestina ini. Awie, sapaan akrabnya, menjelaskan bantuan logistik tersebut merupakan penyaluran bantuan tahap pertama oleh LMI untuk membantu korban penjajahan zionis. “Meskipun masih adanya pembatasan pengiriman bantuan ke Palestina, LMI terus berkomitmen dan berusaha untuk menyalurkan amanah dari masyarakat Indonesia. Kedepannya kami masih akan terus menyalurkan bantuan kepada saudara- saudara kita di Palestina,” tutup Awie. (wink) Baca juga :

Read More

Toleransi di Indonesia Menjadi Perhatian Dunia

Jambi — 1miliarsantri.net : Wakil Presiden Republik Indonesia Prof KH Ma’ruf Amin mengatakan saat ini banyak ulama dunia yang mengakui dan mengapresiasi kerukunan umat beragama di Indonesia. Meskipun begitu, Pemerintah Indonesia bersama Kementerian Agama RI hingga saat ini masih terus melakukan sosialisasi modernisasi beragama ke masyarakat. “Kita sangat serius memperkuat moderasi beragama sebagai pondasi kerukunan dan harmoni dan sudah diakui negara lain,” jelasnya saat pembukaan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Musabaqoh Hadits di Arena Utama H Abdurrahman Sayoeti, Kota Jambi, Provinsi Jambi, Senin (30/10/2023). Pengakuan tokoh agama internasional tersebut disampaikan langsung kepadanya. Bahkan kehidupan beragama di Indonesia jadi percontohan bagi banyak negara. Tak jarang perwakilan dari berbagai negara datang untuk belajar mengelola kerukunan umat beragama di Indonesia. “Banyak ulama dunia mengakui bahwa datang ke Indonesia bukan untuk mengajarkan toleransi, tapi belajar ke Indonesia bab toleransi,” imbuhnya. Kiai Ma’ruf menambahkan, beberapa ulama di Timur Tengah bahkan meminta tulisan tentang kerukunan umat beragama di Indonesia diterjemahkan kedalam bahasa Arab dan Inggris. “Kata mereka juga, tidak saatnya lagi bahasa Arab diterjemahkan ke bahasa Indonesia. Justru bahasa Indonesia diterjemahkan ke Arab. Sehingga orang Arab tahu tentang Indonesia membangun kehidupan toleransi,” terangnya. Kerukunan umat beragama di Indonesia juga tidak lepas dari tingginya literasi Al-Qur’an di nusantara. Hasil survei indeks literasi Al-Qur’an Indonesia tahun 2023 yang diselenggarakan Kementerian Agama tahun 2023 mencapai angka 66 atau kategori tinggi. “Saya minta literasi Al-Qur’an Indonesia terus ditingkatkan di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi digital. Saya meyakini tantangan yang berat saat ini justru menurut generasi Qurani yang semakin kuat,” pintanya. Dikatakannya, ketika umat Islam bisa menjaga kerukunan dalam kehidupan sosial maka akan banyak hal yang bisa sumbang kan untuk Indonesia dan dunia. Sejak awal kemajuannya, umat Islam telah menyumbang banyak penemuan untuk kemajuan dunia hingga era modern. Baik di bidang kedokteran, pendidikan, seni, dan budaya, musik, teknik, bahkan seduhan kopi dilakukan tokoh Muslim di abad 14. “Sebagai negara Muslim terbesar di dunia, Indonesia juga mengharapkan bidang ekonomi. Targetnya jadi pusat ekonomi halal tahun 2024,” pungkasnya. (mik) Baca juga :

Read More

Kemenpora dan PCNU Sengkawang Gelar Pelatihan Wirausaha

Singkawang — 1miliarsantri.net : Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bersama Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Singkawang dan Yayasan Pondok Pesantren Miftahul Ulum Al-Hady Singkawang menggelar pelatihan wirausaha. Kegiatan ini diikuti 50 santri dab digelar di Gedung PCNU Kota Singkawang, Jalan BLK/Rantau Jaya, Singkawang, Kalimantan Barat, Sabtu-Ahad (29-30/10/2023). Keterampilan kewirausahaan dan spirit Entrepereneurship bagi para santri dan pemuda merupakan hal penting dalam menghadapi tantangan ekonomi modern. Pelatihan ini memberikan bekal pengetahuan dan jaringan kerja, keterampilan pemasaran digital, dengan memanfaatkan teknologi. “Ini bisa dijadikan sebagai batu loncatan untuk memulai usaha dalam memasuki kehidupan sosial ketika mereka nantinya terjun ke masyarakat dan membina keluarga,” terang Ketua PCNU Kota Singkawang H Edy Purwanto Achmad. Ia mengapresiasi inisiasi Yayasan Pondok Pesantren Miftahul Ulum Al-Hady Singkawang dalam mendukung pengembangan kewirausahaan santri. Pelatihan ini merupakan upaya menciptakan santri untuk memiliki keterampilan (life skill), dan menjadi santripreneur yang dikelola oleh pesantrenpreneur. “Sehingga santri ketika keluar pondok nanti memiliki keterampilan khusus salah satunya yaitu pengelolaan, proses pembuatan pengemasan dan pemasaran keripik keladi,” ujarnya. Pimpinan Yayasan Pondok Pesantren Miftahul Ulum Al-Hady Ustadz Suhadi menyampaikan kegiatan ini menyosialisasikan kewirausahaan di kalangan yayasan pesantren. Ini juga untuk mengembangkan kegiatan kewirausahaan di kalangan yayasan atau pesantren untuk meningkatkan kemandirian para santri. “Menyebarkan semangat kewirausahaan di lingkungan pesantren dan sekitarnya. Menumbuhkan minat kewirausahaan para santri di bidang tertentu, dan mengoptimalkan peran santri dalam kehidupan masyarakat yang siap bersaing dengan dunia global,” pungkasnya. (wik) Baca juga :

Read More

Menara Syahbandar Sleko, Bukti Kejayaan Kota Semarang

Semarang — 1miliarsantri.net : Pemerintah Kota Semarang, Jawa Tengah selesai merevitalisasi Menara Syahbandar Sleko di Kawasan Kota Lama Semarang, Jawa Tengah. Bangunan cagar budaya besejarah yang dibangun pemerintah kolonial Hindia Belanda pada 1825 tersebut direvitalisasi PT Pertamina Gas Negara Tbk (PGN). Tujuan revitalisasi sebagai upaya menghidupkan pelestarian cagar budaya dan meningkatkan kunjungan wisatawan di Kota Semarang. Menara Syahbandar Sleko diharapkan mampu menjadi ikon baru dan daya tarik wisata Kota Semarang. Sebelum direvitalisasi, kondisi bangunan Menara Syahbandar Sleko mengenaskan. Seluruh atap menara, jendela, dan pintu telah hilang dan hanya tersisa bangunan batu bata rapuh. Dari arah Kali Semarang, terlihat lahan bangunan Menara Sleko semakin menyempit. Alasannya karena munculnya bangunan-bangunan baru yang berdiri di pinggir kali. Dalam peresmian revitalisasi, Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu datang bersama Direktur Utama PT Pertamina Gas Negara (PGN) Arief Setiawan Handoko. Mereka datang untuk meninjau ruangan bangunan cagar budaya Menara Syahbandar Sleko yang menjadi saksi kejayaan jalur perdagangan di Kota Semarang. Menara Syahbandar Sleko merupakan salah satu bangunan di Kota Lama Semarang yang berdiri pada 1825. Bangunan saksi sejarah pada masa kolonial Belanda ini terletak di Jalan Sleko tepat di tepi Kali Semarang dan dijadikan titik 0 kilometer. Disitat dari situs resmi Kemendikbud, keberadaan Menara Syahbandar Sleko di Semarang menjadi sebuah bukti bahwa dahulu Kota Semarang adalah kota niaga yang ramai. Kota pesisir di Indonesia merupakan bagian dari sebuah jalur gerbang alami untuk perdagangan antarpulau (Asnan, 2011). Semarang sebagai kota pesisir utara Jawa juga dijadikan pelabuhan terkenal pada masa kolonial. Sungai dijadikan jalur transportasi yang dilengkapi dengan kanal-kanal. Pelabuhan Semarang bermuara di Laut Jawa dan terbentuk dari Kali Semarang yang membelah Kota Semarang. Peranan Kali Semarang sebagai jalur perdagangan sudah ramai sejak masa kekuasaan Kerajaan Demak. Di pelabuhan yang terletak di tepi Kali Semarang inilah terjadi aktivitas perdagangan dengan banyak pedagang lokal dan bangsa luar, seperti Cina, Arab, India, dan Portugis. Karena ramainya perdagangan di Semarang, dibangunlah sarana dan prasarana yang mendukung kegiatan perdagangan, salah satunya Menara Syahbandar Sleko. Kota Semarang juga dahulu menjadi pusat perdagangan dan perindustrian dengan pelabuhan terbesar di Jawa. Semarang berperan sebagai tempat penyuplai kebutuhan pokok untuk perbekalan kapal-kapal, seperti beras, hasil bumi, rempah-rempah, berbagai jenis kain, dan kerajinan. Berdasarkan catatan sejarah, pelabuhan laut Semarang mulai berfungsi pada 2 Mei 1547. Waktu itu bersamaan dengan penobatan Bupati Semarang pertama, yaitu Pandan Arang II. Pada 1677, wilayah pantai utara dan wilayah pedalaman Mataram diserahkan kepada VOC sebagai balas jasa atas pemadaman pemberontakan Trunojoyo. Jalur perdagangan di Kota Semarang beralih di bawah kekuasaan VOC. Menara Sleko dulu disebut Kleine Boom en Uitkijk. Menara Sleko berfungsi sebagai pelabuhan kecil untuk mengatur bongkar muat pedagang kecil dan penghubung pelayaran atau pelabuhan ke luar Semarang. Dinukil dari Jurnal Pengembangan Kota, Konservasi Menara Sleko Menuju Lansekap Kawasan Kota Kuno Semarang, karya Rukayah, R. S., Abdullah, M., & Etenia, A. (2021), nama “Sleko” berasal dari bahasa Belanda dengan arti ‘gerbang kota’. Menara Sleko Semarang dilengkapi dengan gardu pandang serta memiliki halaman untuk istirahat para pedagang. Para pedagang yang memasuki Semarang saat melewati Menara Sleko perlu membayar retribusi (Rukayah et al., 2021). Pada masa kejayaan Belanda, Menara Sleko Semarang memiliki peran penting dalam perniagaan antarpulau dan negara lain. Menara Sleko menghubungkan jalur laut untuk saling berhubungan dengan antarkapal dan pedagang di jalur darat. Seluruh kapal yang berlabuh atau transit di Kota Semarang wajib melapor ke Menara Sleko. Menara Syahbandar Sleko dapat dikatakan sebagai menara pengawas serta dijadikan juga sebagai kantor kongsi niaga Belanda. (hud) Baca juga :

Read More

Cina Telah Hapus Israel Dari Peta Baidu dan Alibaba

Beijing — 1miliarsantri.net : Pemerintah Cina telah menghapus Israel dari peta. Hal itu disampaikan Media Wall Street Journal (WSJ) pada Senin (30/10/2023) dengan memberitakan “Israel Goes Unnamed on China Online Maps”. Pengguna internet di Cina menyadari bahwa peta digital buatan Cina seperti Baidu dan Alibaba tidak menampilkan negara Israel. Baidu adalah Google-nya Cina. Baidu merupakan search engine asal Cina yang paling banyak digunakan di negara tersebut. Di peta online Baidu, hanya terlihat garis-garis perbatasan dan kota-kota utama yang diakui secara internasional. Meski begitu, tidak ada identitas jelas yang dicantumkan. Tak ada pula nama “Israel” dalam peta. Hal serupa juga terjadi di peta online milik Alibaba, Amap. Dalam aplikasi tersebut tidak ada pencantuman nama negara Israel. Sebelumnya, Menteri Luar Negeri (Menlu) Cina Wang Yi mengatakan, serangan Israel ke Jalur Gaza sudah melampaui tindakan membela diri. Dia menyerukan Tel Aviv menghentikan hukuman kolektif terhadap masyarakat di Gaza. Pernyataan Wang itu disampaikan kepada Menlu Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan saat keduanya melakukan percakapan via telepon pada Sabtu (14/10/2023) lalu. “Tindakan Israel telah melampaui ruang lingkup pembelaan diri. Mereka harus mendengarkan dengan sungguh-sungguh seruan masyarakat internasional dan Sekretaris Jenderal PBB, dan menghentikan hukuman kolektif terhadap rakyat Gaza,” ujar Wang. (zunk/AP) Baca juga :

Read More

Wanita Hamil di Luar Nikah Lebih Mudah Melahirkan

Semarang — 1miliarsantri.net : Seorang selebgram asal Semarang Zhafira Devi Liestiatmaja (ZDL) membuat heboh publik karena tega membunuh dan membuang bayinya di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali. Kini, perempuan berusia 28 tahun itu ditangkap polisi. Bayi yang dilahirkannya itu merupakan hasil dari perbuatan zina. ZDL bahkan mengaku tidak tahu siapa ayah dari bayi yang baru dilahirkannya tersebut. Namun, terlepas dari kasus tersebut, mengapa orang yang hamil di luar nikah bisa lebih mudah melahirkan? Dalam beberapa kasus bahkan mereka tidak merasa sakit saat melahirkan dan bisa melahirkan tanpa bantuan orang lain. Merespons pertanyaan tersebut, Sekretaris Lembaga Bahtsul Masail (LBM) PBNU Nyai Ala’i Najib mengatakan hamil di luar nikah dilarang keras di dalam mazhab apapun di dalam agama Islam. Namun, dalam beberapa kasus orang yang hamil di luar nikah memang lebih mudah melahirkan. Menurut dia, wanita yang hamil di luar nikah lebih mudah melahirkan karena masalah biologis reproduksi dan masalah psikologis. “Itu persoalan biologis repreduksi, tapi ada juga faktor psikologisnya,” ujar Nyai Ala’i kepada 1miliarsantri.net, Selasa (01/11/2023). Dia menuturkan, hamil duluan itu merupakan aib bagi wanita maupun prianya. Karena itu, psikologi wanita yang hamil di luar nikah menjadi terpengaruh. “Karena itu adalah aib, itu mungkin tidak dirasa, sudah delapan, sembilan bulan dan tiba-tiba melahirkan. Ada saya dulu melihat kasus di kota lain seperti itu, tiba-tiba di sekolah misalnya, dia melahirkan. Jadi, perasaan bersalahnya, perasaan malunya, itu lebih besar sehingga mengalahkan rasa sakitnya,” terang Nyai Ala’i. Dalam kasus dulu itu, menurut dia, wanita yang hamil di luar nikah hanya merasakan mulas. Setelah ke kamar mandi tiba-tiba melahirkan. “Nah, perasaan saya sebagai perempuan, memang jalan menuju kelahiran itu kan buang pipis terus, gitu-gitu, dan mungkin dia belum tahu ya kalau itu pertama kali bahwa itu tanda-tanda melahirkan,” imbuh Nyai Ala’i. Dalam kasus lain, menurut dia, bahkan wanita yang hamil di luar nikah kadang tidak mengetahui dia sedang mengandung. Bisa jadi, menurut dia, hal itu juga dipengaruhi oleh faktor biologis. “Jadi mungkin perasaan-perasaan psikologis itu yang mengalahkan dia untuk memerangi rasa sakitnya. Karena dua orang itu mungkin malu karena melanggar agama sehingga tidak menghiraukan rasa-rasa seperti orang normal, rasa sakit, dan proses-proses mau lahir,” kata Dosen Fakultas Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini. Saat ditanya apakah wanita yang hamil di luar nikah itu telah dicabut nikmat kewanitaannya oleh Allah SWT, Nyai Ala’i tidak dapat memastikannya. “Ya gak lah, saya belum tahu kalau soal itu, tapi itu tadi, itu persoalan biologis reproduksi,” pungkas Nyai Ala’i. (hud) Baca juga :

Read More

Tunggu Kiamat Jika Urusan Diserahkan Bukan ke Ahlinya

Surabaya — 1miliarsantri.net : Ada banyak hadits tentang tanda-tanda semakin dekatnya hari kiamat. Hal yang umum diketahui tentang tanda kiamat ialah terjadinya huru-hara di akhir zaman dan pecahnya perang besar serta kemenangan umat Islam. Namun ada hal lain yang sebetulnya juga termasuk tanda kian dekatnya kiamat. Dasarnya ialah hadits riwayat Abu Hurairah RA yang tercantum dalam Shahih Bukhari. Berikut ini bunyi hadits lengkapnya: عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ بَيْنَمَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي مَجْلِسٍ يُحَدِّثُ الْقَوْمَ جَاءَهُ أَعْرَابِيٌّ فَقَالَ مَتَى السَّاعَةُ فَمَضَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُحَدِّثُ فَقَالَ بَعْضُ الْقَوْمِ سَمِعَ مَا قَالَ فَكَرِهَ مَا قَالَ وَقَالَ بَعْضُهُمْ بَلْ لَمْ يَسْمَعْ حَتَّى إِذَا قَضَى حَدِيثَهُ قَالَ أَيْنَ أُرَاهُ السَّائِلُ عَنْ السَّاعَةِ قَالَ هَا أَنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ فَإِذَا ضُيِّعَتْ الْأَمَانَةُ فَانْتَظِرْ السَّاعَةَ قَالَ كَيْفَ إِضَاعَتُهَا قَالَ إِذَا وُسِّدَ الْأَمْرُ إِلَى غَيْرِ أَهْلِهِ فَانْتَظِرْ السَّاعَةَ Terjemahan:Diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, dia berkata bahwa ketika Nabi Muhammad SAW berada dalam suatu majelis membicarakan suatu kaum, tiba-tiba datanglah seorang Arab Badui lalu bertanya, “Kapan datangnya hari kiamat?” Namun, Nabi SAW tetap melanjutkan pembicaraan beliau. Sebagian orang berkata, “Beliau mendengar perkataannya, akan tetapi beliau tidak menyukai apa yang dikatakannya itu.” Dan ada pula sebagian yang berkata, “Beliau tidak mendengar perkataannya.” Hingga akhirnya Nabi SAW menyelesaikan pembicaraannya, seraya berkata, “Mana orang yang bertanya tentang hari kiamat tadi?” Orang (yang bertanya) itu berkata, “Saya, wahai Rasulullah!” Maka Nabi SAW bersabda, “Bila sudah hilang amanah, maka tunggulah terjadinya kiamat”. Orang itu bertanya, “Bagaimana hilangnya amanah itu?” Nabi SAW bersabda, “Jika urusan diserahkan bukan kepada ahlinya, maka tunggulah terjadinya kiamat.” (HR. Bukhari) Dikutip dari Dorar, dalam hadits tersebut, Nabi Muhammad SAW sedang mengajarkan orang-orang ihwal perkara agama dan menjawab pertanyaan-pertanyaan mereka. Nabi SAW menjelaskan kepada mereka tentang kebenaran dan memperjelas sesuatu yang bermanfaat bagi mereka dalam urusan dunia dan akhirat. Dari hadits itu juga, Abu Hurairah RA meriwayatkan Nabi Muhammad SAW sedang berbicara kepada para sahabat dan mengajari mereka. Lalu, datanglah seorang lelaki Badui yang tinggal di padang pasir, dan bertanya tentang kapan hari kiamat. Namun, Nabi SAW tidak langsung menjawabnya. Ini mengajarkan kepada setiap Muslim untuk tidak menghentikan apa yang sedang dibicarakannya kepada para pendengar atau orang-orang yang sedang menyimak bicaranya. Tujuannya agar orang-orang yang menyimak itu memahami apa yang disampaikan, yang dalam hal ini adalah para sahabat dalam memahami apa yang disampaikan oleh Nabi SAW. Setelah majelis itu selesai, barulah Nabi SAW menjelaskan kepada lelaki Badui itu tentang kapan kiamat. Nabi SAW menjawab, “Jika urusan diserahkan bukan kepada ahlinya, maka tunggulah terjadinya kiamat.” Maksud dari ‘Jika urusan diserahkan bukan kepada ahlinya’, yaitu ketika suatu urusan ditangani oleh orang-orang yang tidak ahli agama, tidak jujur, tidak amanah, dan orang-orang yang membantu mereka dalam kezaliman dan maksiat. Ini mengacu pada para pemimpin yang mengabaikan amanah yang telah Allah berikan kepada mereka, sehingga pelanggar amanah atau pengkhianat ini pun mendapat kepercayaan dari rakyatnya. Kala itu, orang-orang yang amanah justru dikhianati. Ini terjadi hanya ketika kebodohan merajalela. Adapun orang-orang yang memegang pada kebenaran itu lemah dalam berbuat. (yat) Baca juga :

Read More

Bareskrim Polri Serahkan Panji Gumilang kepada Kejaksaan

Indramayu — 1miliarssntri.net : Penyidik Bareskrim Polri menyerahkan tersangka kasus penistaan agama Panji Gumilang kepada tim penuntut Kejaksaan Negeri (Kejari) Indramayu, Jawa Barat (Jabar), Senin (30/10/2023). Penyerahan tersangka dan barang bukti tersebut dilakukan untuk segera mengajukan pemimpin pondok pesantren (Ponpes) al-Zaytun tersebut ke persidangan terkait kasus penistaan agama. “Kejaksaan Negeri Indramayu telah menerima penyerahan tersangka dan barang bukti (tahap dua) dari penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri atas nama tersangka ARPG (Abdussalam Rasyidi Panji Gumilang,” terang Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejakgung) Ketut Sumedana kepada media di Jakarta, Senin (30/10/2023). Selanjutnya kata Ketut, tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) akan segera menyusuan dakwaan untuk kelengkapan berkas ke persidangan. Ketut menambahkan, dalam rencana dakwaan, jaksa penuntut tetap akan mengacu penerapan sangkaan terhadap Panji Gumilang dengan Pasal 14 ayat (1) dan Pasal 14 ayat (2) dan pasal 15 UU 1/1946 tentang Peraturan Hukum Pidana. Dan atau Pasal 156 a KUH Pidana dan Pasal 45 a ayat (2) juncto Pasal 28 ayat (2) UU 19/2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Sangkaan tersebut, menyangkut soal tindak pidana ujaran kebencian, atau melakukan perbuatan yang bersifat memusuhi, atau penodaan terhadap agama yang dianut di Indonesia. Sangkaan tersebut, juga terkait dengan perbuatan penyebaran kebohongan, dan penyampaian kabar bohong yang berdampak pada munculnya keonaran, dan menyulut kebencian, serta permusuhan terhadap individu, kelompok, masyarakat tertentu berdasarkan suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA). Kata Ketut melanjutkan, dengan penyerahan tersangka dan barang bukti tersebut, saat ini tanggung jawab penahanan terhadap Panji Gumilang berada di bawah kewenangan kejaksaan. Panji Gumilang tetap berada dalam penahanan yang saat ini dititipkan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B di Indramayu. “Adapun barang bukti perkara yang sudah dinyatakan lengkap oleh jaksa penuntut umum juga telah dititipkan pada Kejaksaan Negeri Indramayu,” lanjut Ketut. Kasus penistaan agama yang menyeret Panji Gumilang sebagai tersangka ini terbilang lama dalam proses pengajuan ke persidangan. Kasus penistaan agama yang dilakukan Panji Gumilang ini, sudah menjadi perhatian publik sejak Mei-Juni 2023 lalu. Dan pelaporan terhadapnya baru terjadi sekitar Juli 2023, dan meningkat ke penyidikan pada akhir bulan itu juga. Pada Agustus 2023 Direktorat Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri meningkatkan pelaporan menjadi penyidikan, dan memeriksa, sampai menetapkan Panji Gumilang sebagai tersangka. Panji Gumilang, pun sejak Agustus 2023 sudah dalam penahanan di Bareskrim Polri. Kasus penistaan agama yang dilakukan Panji Gumilang ini, terkait dengan aktivitas peribadatan, dan penyampaian tentang Islam yang dinilai masyarakat sebagai penodaan, penistaan, dan penyimpangan terhadap ajaran agama Islam. Beberapa penyampaian, yang dinilai masyarakat menista agama Islam seperti kebolehan perempuan menjadi imam, dan khatib shalat Jumat di masjid. Panji Gumilang, bahkan dalam peribadatan shalat mengajarkan para santrinya di Ponpes al-Zaytun dengan mencampur saf perempuan, dan laki-laki. Dalam hal lainnya, Panji Gumilang juga mengatakan dosa perzinahan yang bisa ditebus dengan cara membayar denda. Pada kesempatan lain, Panji Gumilang juga menyampaikan Kitab Suci al-Quran bukanlah perkataan Allah SWT. Melainkan menurut dia hanya perkataan Nabi Muhammad SAW berdasarkan pewahyuan. Selain kasus penistaan agama, sebetulya Panji Gumilang juga terseret dua kasus lainnya, yang penanganan hukumnya juga dilakukan di Bareskrim Polri. Yaitu kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) terkait pengelolaan dana bantuan operasional sekolah (BOS). Serta terkait kasus dugaan penipuan dan penggelapan dalam pengutipan, dan pengelolaan dana zakat, infaq, dan sedekah. Namun dua kasus pidana khusus tersebut sampai saat ini tak ada kejelasan proses tindak lanjutnya. (wink) Baca juga :

Read More

Doa Para Malaikat Penyangga Arsy, Khusus Untuk Mereka Yang Beriman

Surabaya — 1miliarsantri.net : Wajib hukumnya bagi setiap Muslim untuk memercayai adanya Arsy. Dalam Alquran, ada 21 kali penyebutan Arsy yang disandarkan kepada Allah SWT. Dalam Alquran surat Al Mu’min (Al Ghaafir) ayat 7 dijelaskan bahwa ada para malaikat yang bertugas menyangga Arsy. الَّذِينَ يَحْمِلُونَ الْعَرْشَ وَمَنْ حَوْلَهُ يُسَبِّحُونَ بِحَمْدِ رَبِّهِمْ وَيُؤْمِنُونَ بِهِ وَيَسْتَغْفِرُونَ لِلَّذِينَ آمَنُوا… Artinya: “(Malaikat-malaikat) yang memikul ‘Arsy dan malaikat yang berada di sekelilingnya bertasbih memuji Tuhannya dan mereka beriman kepada-Nya serta memintakan ampun bagi orang-orang yang beriman (seraya mengucapkan) ….”” Dalam kitab Min Wahyi al-Quran karya Syekh Yasin Muhammad Yahya dijelaskan bahwa ada malaikat hamalatul Arsy (penyangga Arsy) dan ada malaikat yang berada di sekitar Arsy. Para malaikat itu selalu bertasbih mensucikan Allah SWT dan memohon ampunan untuk orang beriman. Malaikat ini memohon ampunan untuk orang yang beriman yang bertobat. Bila kaum beriman dimohonkan ampunan oleh malaikat hamalatul Arsy berarti derajat orang yang didoakan malaikat itu di atas rata-rata, jadi ketika orang tersebut betul-betul mendekatkan diri kepada Allah SWT, malaikatlah yang mendoakannya. Para malaikat juga memohon agar kaum beriman dijauhkan dari siksa neraka. Malaikat hamalatul Arsy dan yang berada di sekeliling Arsy juga memohon agar orang beriman dimasukan ke surga. Selain itu para malaikat juga memohon agar orang tua, istri, dan keturunan orang yang beriman mendapatkan kebaikan di akhirat. Para malaikat juga mendoakan kaum beriman agar terjaga dari keburukan yaitu dari akidah yang rusak dan dari perbuatan buruk. Para malaikat penyangga Arsy adalah para malaikat yang memiliki keutamaan dibanding malaikat lainnya. Bahkan dalam tafsir ar-Razi dijelaskan bahwa malaikat penyangga Arsy adalah malaikat yang paling utama. Sebab itu Allah SWT memerintahkan para malaikat menyampaikan salam sebagai penghormatan kepada malaikat hamalatul Arsy. Jumlah malaikat penyangga Arsy sebanyak 8 malaikat. Ada keterangan yang menyebutkan bahwa Allah SWT menciptakan Arsy dari permata hijau. Arsy memiliki tiang penyangga yang jaraknya ibarat burung yang sangat cepat perlu 80 ribu tahun untuk menempuhnya. Namun demikian keterangan tersebut sebatas simbolik untuk menggambarkan betapa luasnya Arsy dan Mahaagungnya kekuasaan Allah SWT. Selain para malaikat penyangga Arsy ada juga malaikat yang mengitari Arsy. Terdapat keterangan yang menyebutkan bahwa ada sebanyak 70 ribu baris malaikat bertawaf mengelilingi Arsy dan bertahlil serta bertakbir. Di belakangnya terdapat lagi 70 ribu baris malaikat dan di belakangnya terdapat lagi 100 ribu baris malaikat yang bertasbih, tahlil, dan takbir. Mereka memohon ampun untuk orang yang beriman dengan doa sebagai berikut: رَبَّنَا وَسِعْتَ كُلَّ شَيْءٍ رَحْمَةً وَعِلْمًا فَاغْفِرْ لِلَّذِينَ تَابُوا وَاتَّبَعُوا سَبِيلَكَ وَقِهِمْ عَذَابَ الْجَحِيمِ “Ya Tuhan kami, rahmat dan ilmu Engkau meliputi segala sesuatu, maka berilah ampunan kepada orang-orang yang bertaubat dan mengikuti jalan Engkau dan peliharalah mereka dari siksaan neraka yang menyala-nyala.” (QS Al Mu’min/ Ghaafir ayat 7) رَبَّنَا وَأَدْخِلْهُمْ جَنَّاتِ عَدْنٍ الَّتِي وَعَدْتَهُمْ وَمَنْ صَلَحَ مِنْ آبَائِهِمْ وَأَزْوَاجِهِمْ وَذُرِّيَّاتِهِمْ ۚ إِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ Ya Tuhan kami, dan masukkanlah mereka ke dalam surga ‘Adn yang telah Engkau janjikan kepada mereka dan orang-orang yang saleh di antara bapak-bapak mereka, dan isteri-isteri mereka, dan keturunan mereka semua. Sesungguhnya Engkaulah Yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.” (QS Al Mu’min/ Ghaafir ayat 8) وَقِهِمُ السَّيِّئَاتِ ۚ وَمَنْ تَقِ السَّيِّئَاتِ يَوْمَئِذٍ فَقَدْ رَحِمْتَهُ ۚ وَذَٰلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ “Dan peliharalah mereka dari (balasan) kejahatan. Dan orang-orang yang Engkau pelihara dari (pembalasan) kejahatan pada hari itu maka sesungguhnya telah Engkau anugerahkan rahmat kepadanya dan itulah kemenangan yang besar.” (QS Al Mu’min / Ghafir ayat 9). (yat) Baca juga :

Read More

Sejarah Partai Syarikat Islam, Sebelum Terlahirnya Boedi Oetomo dan Sumpah Pemuda

Solo — 1miliarsantri.net : Pada 118 tahun lalu, dentuman meriam Jepang yang bertalu-talu dalam pertempuran dengan Angkatan Laut Rusia di Selat Thusima yang menyebabkan AL Rusia bertekuk lutut kepada Jepang di Port Arthur pada 1905. Kemenangan Jepang atas Rusia itu telah membangkitkan semangat dan harga diri bangsa-bangsa Timur bahwa mereka juga mampu melawan penjajahan (Barat) dan mengusir mereka dari bumi Timur. Peristiwa itu dijadikan momentum oleh seorang pemuda Lawean, Solo, asal Klaten, untuk mencetuskan ide yang selama ini tersimpan dalam jiwanya: menyusun kekuatan guna mengusir penjajah Belanda dari bumi Indonesia. Pemuda itu kemudian dikenal sebagai tokoh Perintis Kemerdekaan: Kiai Haji Samanhudi. “Dialah hero yang sebenarnya bagi pergerakan Indonesia,” tulis mantan tokoh Masyumi 1950-an, KH Firdaus AN dalam buku Dosa-dosa Politik Orla dan Orba. Samanhudi atau sering disebut Kiai Haji Samanhudi lahir di Laweyan, Surakarta, Jawa Tengah, 1868. Beliau adalah pendiri Sarekat Dagang Islam, sebuah organisasi massa di Indonesia yang awalnya merupakan wadah bagi para pengusaha batik di Surakarta. Nama kecilnya ialah Sudarno Nadi. Semasa hidupnya, Samanhudi menimba ilmu di sejumlah pesantren. Seperti Pontren KM Sayuthy (Ciawigebang), Pontren KH Abdur Rozak (Cipancur), Pontren Sarajaya (Kab Cirebon), Pontren (di Kab Tegal, Jateng), Pontren Ciwaringin (Kab. Cirebon) dan Pontren KH Zaenal Musthofa (Tasikmalaya). Samanhudi dikenal sebagai santri yang sangat tadzim terhadap guru-gurunya, terlebih terhadap Asysyahid KH Zainal Mushtofa (Pahlawan Nasional). Ia banyak bercerita tentang heroisme perjuangan gurunya yang satu ini ketika berjuang melawan penjajah Jepang, hingga beliau gugur sebagai pahlawan kusuma bangsa di depan regu tembak serdadu Jepang. Makbaroh gurunya ini telah dipindahkan ke Taman Pahlawan Sukamanah, Tasikmalaya. Dalam dunia perdagangan, Samanhudi merasakan perbedaan perlakuan oleh penguasa Hindia Belanda antara pedagang pribumi yang mayoritas beragama Islam dengan pedagang Tionghoa pada 1905. Karena itu Samanhudi merasa pedagang pribumi harus mempunyai organisasi sendiri untuk membela kepentingan mereka. Pada 1905, ia mendirikan Sarekat Dagang Islam untuk mewujudkan cita-citanya. KH Samanhudi meninggal di Klaten, Jawa Tengah, 28 Desember 1956 dan dimakamkan di Banaran, Grogol, Sukoharjo. Sejarah Indonesia merayakan Hari Kebangkitan Nasional yang ditandai dengan kelahiran Budi Utomo, 20 Mei 1908, telah diperingati secara meriah. Padahal sebenarnya tiga tahun sebelum lahirnya Budi Utomo telah berdiri Syarikat Dagang Islam pada 16 Oktober 1905 di kota Solo. Beberapa tahun kemudian untuk menonjolkan Islam, kata ‘dagang’ dihilangkan. Setelah HOS Tjokroaminoto masuk dalam jajaran pimpinan Syarikat Islam (SI), kemajuan SI makin hebat dengan semangat berkobar-kobar sehingga SI dipandang sebagai ‘Ratu Adil’. Kemajuan Syarikat Islam yang pesat saat itu membuat penasehat pemerintah kolonial, Snouck Hurgronye, menulis dalam majalah Indologen Blad, meminta pemerintah mewaspadai kebangkitan gerakan Islam ini dan jangan sampai lengah. Belanda awalnya menolak kehadiran SI. Namun mereka kemudian mengakui Syarikat Islam sebagai badan hukum pada 10 September 1912. Anggota Syarikat Islam sendiri memandang tanggal 16 Oktober 1905 sebagai kelahiran SI yang sejati. Tanggal inilah yang diperingati kaum SI setiap tahun. Setelah menjadi badan hukum, SI bertambah maju, melompat-lompat ke depan menuntut kemerdekaan Indonesia di bawah pimpinan Tjokroaminoto yang bergelar ‘raja tanpa mahkota’. Kaum reaksioner Belanda menjadi saling menyalahkan satu sama lain. SI yang dilahirkan di Solo tahun 1905 dengan sifat nasional dan dasar Islam yang tangguh, merupakan organisasi Islam terpanjang dan tertua umurnya dari semua organisasi massa di tanah air. Dengan sifat nasionalnya SI meliputi seluruh bangsa Indonesia yang beragama Islam yang tersebar di seluruh kepulauan Indonesia. Ini tercermin pada wajah para tokoh pemimpin SI dari berbagai kepulauan di Indonesia. Di bawah pimpinan trio politikus yang terkenal — Tjokroaminoto, Agus Salim dan Abdul Muis — SI menjadi organisasi massa pertama yang bukan hanya menuntut tapi memperjuangkan kemerdekaan RI. Kemudian menyusul berdirinya Muhammadiyah pada 1912 yang diketuai oleh KH Ahmad Dahlan yang berjuang di lapangan sosial dan pendidikan demi kecerdasan umat. Muncul pula Persatuan Islam (Persis) pada tahun 1923 di bawah pimpinan KH Zamzam dan kemudian diperkuat oleh A Hassan. Persis bergerak dalam pelurusan akidah. Lahir pula NU pada tahun 1926 yang dimotori oleh para ulama di bawah pimpinan KH Hasyim Ashari. Muncul pula PERTI di Bukittinggi pada 20 Mei 1930 yang juga dipelopori oleh para ulama bermazhab Syafi’i. Bangkit pula Persatuan Muslimin Indonesia (PERMI) yang bergerak di bidang politik pada 1930 yang bersikap non-kooperator dengan Belanda. Setelah lahir berbagai organiasi Islam lainnya yang terus melakukan perlawanan terhadap penjajah. Pada 1937 lahirlah MIAI (Majelis Islam A’la Indonesia) yang kemudian menjadi Masyumi. (ruk) Baca juga :

Read More