Ust Bachtiar Nasir : Tanda-tanda Kekalahan Zionis Israel Sudah Dijelaskan Dalam Al Qur’an

Jakarta — 1miliarsantri.net : Pimpinan AQL Islamic Center, KH Bachtiar Nasir (UBN), menjelaskan, Allah SWT sudah mengabarkan tentang kekalahan tentara zionis Israel di dalam Al-Qur’an. Informasi tersebut bisa didapatkan dalam Al-Qur’an Surah Al-Isra ayat 5. فَاِذَا جَاۤءَ وَعْدُ اُوْلٰىهُمَا بَعَثْنَا عَلَيْكُمْ عِبَادًا لَّنَآ اُولِيْ بَأْسٍ شَدِيْدٍ فَجَاسُوْا خِلٰلَ الدِّيَارِۗ وَكَانَ وَعْدًا مَّفْعُوْلًا “Apabila datang saat (kerusakan) yang pertama dari keduanya, Kami datangkan kepadamu hamba-hamba Kami yang perkasa, lalu mereka merajalela di kampung-kampung. Itulah janji yang pasti terlaksana.” (QS Al-Isra: 5) Kehancuran Israel karena akibat perbuatan mereka sendiri. Seperti yang disaksikan saat ini, Israel membuat kerusakan di bumi dengan menyerang Gaza membabi buta. Anak-anak dan orang tua, rumah sakit-rumah sakit, dan pemukiman sipil semua diserang. “Banyak syuhada gugur tak terbilang jumlahnya. Bukan hanya ratusan tapi sudah puluhan ribu syuhada dan kebanyakan dari mereka adalah anak-anak” terang UBN dalam kajian di AQL Islamic Center, dikutip Minggu (19/11/2023). Israel membunuh anak-anak dan remaja karena takut jika mereka besar nanti akan melakukan perlawanan hebat. Bahkan, kata UBN, orang-orang Israel lebih kejam dari Fir’aun. Kalau Fir’aun membunuh sehari satu anak, Israel membunuh banyak anak dalam satu hari. “Israel pasti hancur. Kabar terakhir mengatakan sudah 160 tank milik Israel yang hancur di tangan tentara Hamas. Bahkan ketika Hamas siap untuk head to head, tentara Israel tidak berani langsung head to head. Mereka hanya berani di balik benteng dan melakukan serangan udara,” imbuh UBN. Dalam Surah Al-Isra ayat 5, ada empat informasi yang bisa didapatkan. Di antaranya: Pertama, Allah datangkan karakteristik kekalahan mereka, yang putus asa menghadapi pasukan Gaza. Lihat pasukan Gaza yang tidak gentar sama sekali menghadapi tentara Israel yang dikenal dengan perlengkapan perang yang sangat canggih. Kedua, bagaimana tentara Gaza? Allah yang akan urus hamba-hamba di bawah kendali-Nya, dan pasukan ini adalah hamba-hamba yang sepenuhnya di bawah kendali-Nya. Ketiga, kriteria pasukan Gaza yang dalam kendali Allah ini memiliki kekuatan yang sangat kuat. Pasukan ini sopan, memegang adab peperangan. Bahkan satu peluru yang dituju kepada satu nyawa diperhitungkan, semua berdasarkan peraturan etika perang. Mereka tidak takut meski satu orang harus melawan satu tank. “Keempat, kondisi sekarang Israel muram wajah ekonominya, muram wajah sosialnya akibat perang yang belum mereke hantikan. Boikot terhadap produk Israel sudah mendunia dan ini sangat berdampak pada kondisi ekonomi mereka,” pungkas UBN. (wink) Baca juga :

Read More

Beberapa Rumah Sakit yang Menjadi Sasaran Target Zionis Israel

Gaza — 1miliarsantri.net : Serangan militer Israel di Gaza, Palestina menargetkan fasilitas umum, tak terkecuali rumah sakit. Sejumlah rumah sakit di Gaza dilaporkan kolaps akibat serangan zionis Israel dan menyebabkan pasokan bahan bakar yang menipis. Salah satu nya adalah Rumah Sakit Al-Shifa, pusat medis terbesar di Gaza ini pun tak luput dari serangan zionis Israel. Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan bahwa buldoser dan tank Israel telah menyerbu kompleks medis tersebut dari pintu barat. Sementara itu, Direktur Jenderal Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan, serangan militer Israel ke RS Al-Shifa sama sekali tidak dibenarkan. Ia menegaskan, rumah sakit bukanlah medan pertempuran. “Rumah sakit bukanlah medan pertempuran. Kami sangat khawatir dengan keselamatan staf dan pasien. Melindungi mereka adalah hal yang terpenting,” ungkap Tedro pada konferensi pers di Jenewa. Dia menyatakan, WHO telah kehilangan kontak dengan petugas kesehatan di RS Al-Shifa. Baginya, fasilitas kesehatan, petugas kesehatan, ambulans dan pasien harus dijaga dan dilindungi tidak hanya dari segala tindakan perang, tetapi juga selama perencanaan militer. Berikut beberapa kondisi RS di Gaza yang kolaps imbas dari serangan Israel sejak 7 Oktober 2023 RS Al-ShifaSerangan udara dan kurangnya pasokan medis, makanan, air bersih, dan bahan bakar telah mengganggu sistem kesehatan di Gaza. Rumah sakit telah beroperasi jauh melebihi kapasitasnya, lantaran melonjaknya jumlah pasien serta pengungsi warga sipil yang mencari perlindungan. Al-Shifa, rumah sakit dengan kapasitas 700 tempat tidur itu telah berada di bawah kepungan Israel selama sepekan terakhir, sejak Kamis (9/11/2023). Dilansir WAFA, Kementerian Kesehatan Palestina menyatakan bahwa buldoser dan tank Israel telah menyerbu kompleks medis tersebut dari pintu barat. WHO bahkan mengatakan, pihaknya telah kehilangan kontak dengan petugas di RS Al-Shifa selama tiga hari terakhir. WHO belum menerima informasi terkini mengenai jumlah kematian atau cedera di Gaza sehingga mempersulit mereka untuk mengevaluasi fungsi sistem kesehatan. Setidaknya terdapat 2.300 orang yang masih berada di dalam rumah sakit, sekitar 650 pasien, 200-500 staf dan sekitar 1.500 orang yang berlindung. RS Indonesia RS Indonesia yang terletak di Beit Lahiya, Gaza Utara lumpuh setelah pasokan bahan bakar dan persediaan obat-obatan habis. Direktur RS Indonesia Atef al-Kahlot mengatakan, rumah sakit dengan 110 tempat tidur itu hanya beroperasi pada 30-40 persen dari kapasitasnya. Ia kemudian meminta bantuan komunitas internasional. “Kami menyerukan kepada orang-orang terhormat di dunia, jika ada di antara mereka yang masih tersisa, untuk memberikan tekanan pada pasukan pendudukan untuk memasok Rumah Sakit Indonesia dan rumah sakit lainnya di Jalur Gaza,” katanya. Sementara itu, dalam laporan MER-C, Israel kembali membombardir area sekitar RS Indonesia, pada Selasa (14/11/2023) malam, waktu setempat. Lebih dari 3.000 warga Palestina mengungsi ke rumah sakit tersebut. RS Al-QudsRS Al-Quds juga terkena imbas dari perang Israel di Gaza. Menurut Organisasi Bulan Sabit Merah Palestina (PRCS), pertempuran berlangsung di dekat RS Al-Quds ketika sedang dilakukan upaya untuk mengevakuasi pasien dari rumah sakit terbesar kedua di wilayah itu. RS Al-Quds telah berjuang untuk merawat pasien, dengan akses terhadap obat-obatan, makanan dan air yang terbatas. Mereka menutup pintunya untuk pasien baru pada Ahad (12/11/2023). “Rumah sakit dibiarkan mengurus dirinya sendiri di bawah pemboman Israel yang terus-menerus, sehingga menimbulkan risiko besar bagi staf medis, pasien, dan warga sipil yang kehilangan tempat tinggal,” kata PRCS dalam sebuah pernyataan, dikutip Al Jazeera. PRCS, yang mengelola RS Al-Quds sejak 2001, meminta pertanggungjawaban komunitas internasional dan penandatangan Konvensi Jenewa Keempat atas kehancuran total sistem pelayanan kesehatan di Gaza dan krisis kemanusiaan yang mengerikan yang diakibatkannya. Rumah sakit lainnya di Gaza Utara Beberapa rumah sakit di wilayah Gaza Utara seperti RS Anak Al-Nasr dan RS Khusus Anak Al-Rantisi tidak dapat lagi berfungsi tanpa akses terhadap bantuan medis. Mereka juga berada di bawah serangan Israel. Pada Jumat (10/11/2023), puluhan pasien anak dan orang tua dievakuasi dari RS Al-Rantisi ke rumah sakit di negara tetangga, Mesir dan Yordania. Menurut PBB, masih belum jelas apa yang terjadi pada 30 anak yang masih dirawat di RS Al-Nasr. Rumah sakit anak-anak lainnya, RS Kamal Adwan di Gaza Utara juga menghentikan operasinya setelah generator utamanya kehabisan bahan bakar,” terang Direktur Rumah Sakit Ahmed al-Kahlout. Sementara itu, RS Al-Awda telah kehabisan bahan bakar. RS Persahabatan Turki-Palestina, yang dikelola oleh Universitas Islam Gaza berhenti beroperasi pada Senin (30/10/2023) setelah serangan udara, lalu kehabisan bahan bakar dan obat-obatan. (zul/AZ) Baca juga :

Read More

Mahasiswa Didorong Untuk Menjadi Duta Gerakan Sadar Zakat

Jakarta — 1miliarsantri.net : Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementrian Agama Republik Indonesia, H. Waryono, mendorong mahasiswa untuk menjadi duta gerakan sadar zakat, baik dalam lingkup keluarga, lingkungan serta kampus. “Salah satu stakeholder gerakan zakat yang penting adalah mahasiswa. Diharapkan memberikan dampak yang positif, dapat memberikan sinergi yang baik dari sisi akademik dan literasi,” ungkapnya saat memberikan sambutan pada acara Zakat goes to Campus di Universitas Indonesia. Senada, Ketua Umum Forum Zakat Bambang Suherman mengatakan mahasiswa dianjurkan untuk mempelajari Zakat dan mengikuti perkembangan zakat dengan cara berkontribusi dalam pengelolaan Zakat. “Zakat itu memiliki banyak hal yang menarik karena bicara mengenai zakat itu yakni spirit berbagi dan literasi,” katanya, melalui keterangan pers kepada media, Minggu (19/11/2023). Agenda ini turut dihadiri oleh Fauzi Indrianto – Bendahara Umum Forum Zakat Wilayah DKI Jakarta, Lisa Listiana, S.E., M.A.k., Ph.D. – Founder of WaCIDS (Waqf Center for Indonesian Development Studies) and FEB UI Lecturer, Muhammad Hasbi Zaenal, Ph.D. – Direktur Penelitian dan Pengembangan BAZNAS RI. Zakat goes to Campus berlangsung selama dua hari, 15-16 November di Selasar FEB Universitas Indonesia diwarnai dengan Showcase Expo, Games, Berbagi Sarapan Gratis, dan berbagai lomba. Bambang menjelaskan, seseorang yang mendistribusikan zakat yaitu amil merupakan sebuah profesi yang menghasilkan profit dari Zakat. Benefit yang didapatkan jika mendapatkan profit dari Zakat adalah sebagai pekerja mendapatkan penghasilan yang suci diantara segala penghasilan yang ada di dunia dan tertulis di Al-Qur’an. “Maka dari itu profesi amil adalah profesi menarik yang menciptakan ketenangan dalam kehidupan dengan menghasilkan penghasilan yang halal jika dilakukan dengan cara yang benar dan sesuai dengan prinsip zakat yang baik,” jelasnya. Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Jendral Iluni UI, H. Ahmad Fitrianto, ST, M.Si. juga menyebut kesusksesan zakat akan tercipta ketika semua orang di negeri ini terpanggil untuk menjadi bagian zakat nasional. “Nah, mahasiswa juga harus memiliki keinginan dan rasa penasaran mengenai zakat, serta tidak lupa mengeluarkan zakat dari penghasilan yang didapatkan saat usia produktif,” pungkasnya. (Iin) Baca juga :

Read More

KH Anwar Iskandar Resmi Menjadi Ketua Umum MUI Pasca Rapat Paripurna

Jakarta — 1miliarsantri.net : Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah selesai menggelar Rapat Paripurna dan sekaligus mengesahkan KH Anwar Iskandar sebagai Ketua Umum MUI menggantikan KH Miftachul Akhyar di Hotel Aryaduta, Jakarta, pada Jumat (17/11/2023) Pengesahan ini adalah kelanjutan dari penetapan Rapat Pleno Dewan Pimpinan 15 Agustus 2023. Rapat Paripurna tersebut dipimpin oleh Ketua Dewan Pertimbangan MUI KH Ma’ruf Amin. Dalam sambutan perdana sebagai Ketua Umum MUI, Kiai Anwar Iskandar mengajak semua komponen baik di dalam MUI maupun ormas-ormas Islam di Indonesia untuk saling menyatu dan menguatkan. Itu untuk menjaga rumah besar bernama Indonesia. “Di masa mendatang, akan banyak hal-hal penting yang perlu dilaksanakan sebagai tanggung jawab MUI kepada negara, agama, dan umat. Maka diperlukan bentuk kerjasama. Kerjasama ini amat penting agar kita bisa menjadi kekuatan, betapapun besarnya kita dari sisi kuantitas, jika tidak bisa menguatkan dan menyatu, maka tidak akan jadi kekuatan,” tegasnya. Kiai Anwar menambahkan, kekuatan itu akan menjadikan MUI tempat utama untuk memikirkan dan melaksanakan tanggung jawab tersebut. Sebagai mayoritas di Indonesia, maka tugas besar akan berada di tangan umat Islam. “Bagaimana kondisi rumah besar Indonesia ini juga ditentukan oleh MUI maupun ormas-ormas Islam lain di Indonesia. Karena itu, persatuan ini menjadi modal utama untuk maju,” sambungnya. Kiai Anwar menuturkan, salah satu hal yang harus menjadi perhatian adalah bagaimana memberikan pengayoman, bimbingan, dan edukasi kepada umat agar bisa lebih sejahtera. “Baik ilmunya, ekonominya, kesehatannya, persatuannya dan lain-lain, pasti berat menyangga agama dan negara ini, bukan sesuatu yang mudah, tapi itu harus kita ambil sebagai tanggung jawab bersama,” pungkasnya. (rid) Baca juga :

Read More

Iran Tegaskan Tidak Mau Ikut Terlibat Perang Gaza

Teheran — 1miliarsantri.net : Pemerintah Iran menegaskan bahwa eskalasi regional bukanlah prioritasnya. Karenanya mereka tidak akan ikut berperang di Gaza. Iran telah mengatakan kepada Amerika Serikat (AS) bahwa mereka tidak ingin konflik antara Israel dan Hamas menyebar. Tetapi serangan Israel lebih lanjut di Gaza dapat memicu konflik regional. “Selama 40 hari terakhir, pesan-pesan telah dipertukarkan antara Iran dan AS, melalui kedutaan besar Swiss di Teheran,” terang Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amirabdollahian dalam sebuah wawancara dengan Financial Times, Jumat (17/11/2023). Menurutnya, kejahatan terhadap rakyat Gaza dan Tepi Barat jika tidak dihentikan, segala kemungkinan dapat dipertimbangkan, dan konflik yang lebih luas dapat menjadi tidak terelakkan. Iran selalu mengatakan bahwa mereka tidak diberitahu tentang serangan 7 Oktober terhadap Israel, sesuatu yang juga disetujui oleh Washington. Amirabdollahian juga menolak gagasan bahwa Iran mengendalikan kelompok-kelompok regional seperti Hamas, Hizbullah di Lebanon, atau Houthi di Yaman. Masing-masing kelompok ini memiliki identitas politiknya sendiri yang berakar di negaranya, tetapi ia memperingatkan bahwa Iran “tidak acuh terhadap pembunuhan terhadap rekan-rekan Muslim dan Arab mereka di Palestina”. Amirabdollahian menepis bahwa AS telah mengancam Iran dengan serangan jika Hizbullah melancarkan serangan terhadap Israel. Sebaliknya, ia memperingatkan bahwa Washington menambah bahan bakar ke dalam api regional sambil meminta Iran “untuk menahan diri”. Amirabdollahian menambahkan bahwa ancaman Amerika terhadap Hizbullah tidak akan berhasil dan kelompok Lebanon itu akan membuat keputusan sendiri. “Para pejabat militer kami berpendapat bahwa pengerahan kapal induk AS di dekat wilayah kami, yang membuat mereka dapat diakses, bukanlah sebuah keuntungan bagi AS. Sebaliknya, hal itu membuat mereka lebih rentan terhadap kemungkinan serangan. Fakta bahwa tentara Houthi Yaman menyerang wilayah Palestina yang diduduki Israel dengan rudal dan pesawat tak berawak berarti perang telah mulai meluas. Fakta bahwa Hizbullah bertempur dengan sepertiga tentara Israel menunjukkan bahwa perang telah meluas,” ungkapnya. Menurut sebuah laporan dari Reuters minggu ini, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengatakan kepada pemimpin Hamas Ismail Haniyeh pada awal bulan ini bahwa Teheran tidak akan ikut berperang melawan Israel. Mengutip “tiga pejabat senior,” Reuters melaporkan bahwa Iran hanya akan memberikan dukungan politik dan bukannya “melakukan intervensi secara langsung”. Reuters menambahkan bahwa Khamenei mengatakan kepada Haniyeh bahwa ia harus “membungkam suara-suara” di dalam kelompok yang ingin membawa Iran dan Hizbullah ke dalam pertempuran di Gaza dengan kekuatan penuh. Sejauh ini, Iran dan sekutunya di Irak, Suriah, Lebanon, dan Yaman telah memberikan dukungan yang tidak terlalu besar, tanpa sepenuhnya terlibat dalam perang. (yon/REU) Baca juga :

Read More

Tercatat Mukjizat Rasulullah Mencapai Ribuan Macam

Surabaya — 1miliarsantri.net : Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam (SAW) adalah hamba, kekasih, dan rasul utama Allah Subhanahu Wa Ta’ala (SWT). Kedudukan beliau begini tinggi, sampai-sampai berulang kali nama atau identitas beliau disebut dalam Al-Quran dengan keluhuran budi pekerti akhlak yang mulia. Misalnya seperti termaktub dalam Al-Quran Surah Al-Qolam [68]: 4: وَإِنَّكَ لَعَلَىٰ خُلُقٍ عَظِيمٍۢ“Dan sesungguhnya engkau (Muhammad) benar-benar memiliki budi pekerti yang agung.” (QS. Al-Qolam [68]: 4). Ayat ini menegaskan bahwa akhlak Rasulullah SAW begitu mulia. Bahkan, saking mulia dan terpujinya akhlak beliau, kawan maupun lawan (musuh)-nya acapkali memujinya. Hal ini menunjukkan bahwa beliau adalah teladan yang baik, panutan yang utama. Namun demikian, banyak manusia yang meragukan akhlaknya, meragukan identitasnya, dan tak percaya akan beliau yang diutus oleh Allah SWT sebagai Rasul-Nya. Karena itu pula, Allah SWT memberikan berbagai mukjizat kepada para Nabi dan Rasul-Rasul Allah, termasuk Nabi Muhammad SAW. Dalam berbagai riwayat dikatakan ada ribuan mukjizat yang dimiliki Rasulullah SAW. Dan mukjizat yang paling utama itu adalah Al-Quran Al-Karim. Sebagian ulama berpendapat bahwa mukjizat Rasulullah mencapai 3000 macam. Angka tersebut belum termasuk mukjizat Al-Quran yang—menurut sebagian riwayat—di dalamnya terdapat sekitar 60-70 ribu mukjizat. Mukjizat tersebut juga belum termasuk setiap perilaku, ucapan, dan tindakan Rasulullah SAW dalam menyebarkan dakwah Islam ke seluruh penjuru dunia. Menurut Syaikhul Islam, Ibnu Taimiyah, ada banyak mukjizat Rasulullah SAW. “Ayat-ayat dan petunjuk yang menunjukkan kenabian Nabi Muhammad SAW sangat banyak dan beragam jumlahnya. Bisa dikatakan, jumlahnya lebih banyak dan lebih agung daripada ayat-ayat nabi sebelum beliau,” ungkapnya. Ibnu Taimiyah menambahkan, perjalanan hidup Rasulullah (Sirah Nabawiyah) juga termasuk tanda kenabian. “Demikian pula akhlak, sabda, perbuatan, syariat, umatnya, dan karamah-karamah orang-orang saleh dari umat beliau, semua itu termasuk ayat (tanda kenabian) beliau Shallallahu ‘alaihi wasallam (SAW).” Sementara itu, Al Qadhi Iyadh menuturkan bahwa Nabi Muhammad merupakan nabi yang paling banyak mukjizatnya. Karena jumlahnya yang sangat banyak itu, sampai-sampai tak ada yang mampu menghitungnya. Al Qadhi berkata, “Beliau adalah rasul yang paling banyak membawa mukjizat, paling menakjubkan tanda (kerasulannya), dan paling tampak bukti (kerasulannya)… Tidak ada tulisan atau karya yang mampu mengumpulkan semua mukjizat beliau yang banyak itu. Bahkan, satu saja dari mukjizat beliau, yaitu Al Qur’an, tidak ada yang bisa menyebutkan jumlah mukjizat yang terkandung (di dalamnya) dengan angka seribu, dua ribu, atau lebih.” Hal ini menunjukkan bahwa, diutusnya Rasulullah SAW menjadi nabi dan rasul Allah sudah menampakkan tanda-tanda istimewa. Maka sangat disayangkan mereka yang enggan dan tidak mau beriman kepada Rasulullah SAW, mengingat telah jelas dan tampak pada diri beliau sederat mukjizat yang tak terhitung banyaknya. Bahkan, sebatang pohon pun menyatakan diri beriman kepada Rasulullah SAW. Jika pohon yang tak dianugerahi akal saja bisa memahami dan meyakini kerasulan Muhammad, bagaimana mungkin manusia yang berakal tidak mau mengimaninya? (yat) Baca juga :

Read More

Al Ula, Area yang Dihindari Rasululullah Kini Jadi Tempat Wisata

Riyadh — 1miliarsantri.net : Pemerintah Arab Saudi sedang membangun sejumlah kota untuk menarik wisatawan mancanegara. Hal ini dilakukan dalam upaya mengurangi ketergantungan negara pada sektor minyak bumi atau dikenal Visi Saudi 2030. Di antara kawasan yang masuk dalam mega proyek kota bersejarah adalah Al Ula. Al Ula juga dikenal sebagai Madain Saleh (Rumah Tsamud). Dalam Islam, tempat ini adalah rumah bagi bangsa Tsamud, yaitu kaum Nabi Saleh (AS) yang terkenal dengan kekuatan dan keterampilannya yang ajaib dalam membuat ukiran gunung dan konstruksi. Dilansir Islamic Information, Sabtu (18/11/2023), konon daerah ini dulunya sangat subur dan hijau. Namun, kekayaan alam yang berlimpah ini membuat orang-orang kaya di kalangan kaum Tsamud menjadi sombong. Mereka menjadi kejam dengan menyiksa dan membunuh orang-orang miskin. Ketika Nabi Muhammad SAW melewati tempat ini saat hendak berperang Tabuk, beliau secara khusus menunjukkannya kepada para sahabat. Beliau memerintahkan mereka untuk minum air hanya dari satu sumur yang digunakan oleh unta Hazrat Saleh AS dan melarang mereka makan serta minum apa pun dari area tersebut dan melewatinya dengan cepat. Bagi Muslim, sebenarnya bolehkah mengunjungi tempat ini? Sheikh Assim atau Assim bin Luqman Al Hakeem membahas masalah tersebut. Dia mengatakan, sebelum mengetahui hukumnya, sebaiknya perlu mengetahui batas dari area Madain Saleh. Sebab, jika dilihat dari hadits, Rasulullah SAW melarang untuk memasukinya. “Rasulullah bersabda kalau harus ke sana dan tidak ada cara lain untuk melanjutkan perjalanan kecuali melewatinya, maka kamu harus melakukannya secepat mungkin,” terang Sheikh Assim dalam akun YouTube-nya @assimalhakeem. Meski begitu, area ini harus didefinisikan karena Madain Saleh adalah nama yang diberikan untuk seluruh wilayah. “Namun, area yang ditimpa azab dan siksaan Allah adalah area yang terbatas sehingga Anda harus menemui pakar dan bertanya batasan-batasannya. Intinya, area tidak boleh dimasuki dan didekati,” tutupnya. (dul) Baca juga :

Read More

KH Marsudi Syuhud Berbagi Tips Menjadi Muslim yang Unggul, Mandiri dan Berdaya Saing

Jakarta — 1miliarsantri.net : Wakil Ketua Umum MUI Pusat, KH Marsudi Syuhud, mengatakan, untuk bisa menjadi seorang muslim atau organisasi yang unggul, mandiri dan berdaya saing harus memiliki semangat perubahan. Perubahan dari baik menjadi luar biasa, atau dari baik menjadi hebat. Perubahan tersebut bukan sekadar perubahan, melainkan perubahan yang mempunyai arah, tujuan dan sasaran. Perubahan secara individu maupun organisasi dari baik menjadi hebat akan mempengaruhi seseorang sebagai organisasi keluarga, masyarakat atau organisasi bisnis. “Untuk perubahannya bisa dimulai dari individu masing-masing, orangnya dulu, bukan fasilitasnya dulu. Pilih dulu orang yang tepat sebelum mengerjakan tugas yang diberikan,” kata Marsudi kepada 1miliarsantri.net, Sabtu (18/11/2023). Transformasi tersebut dapat melalui tiga tahapan, antara lain sebagai berikut: “Sesungguhnya Aku (Allah) sesuai dengan prasangka hamba-Ku. (Hadits qudsi diriwayatkan Imam Bukhari dan Imam Muslim) Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an Surat Al-Insyira ayat 7 yang artinya sebagai berikut. “Maka ketika kamu sudah selesai (dari suatu bisnis), teruslah bekerja keras (untuk bisnis yang lain).” (QS. Al-Insyrah: 7). “Jika kita mempunyai orang yang bisa berkomitmen pada tiga hal di atas maka itulah orang yang tepat. Orang yang tepat adalah aset terpenting Anda. Karena orang itulah yang mampu membawa perubahan dari baik menjadi hebat. Katakan pada orang yang tepat lalu ‘apa’.” Ujar Marsudi. Untuk mendapatkan orang yang tepat, maka lakukan tiga hal berikut: “Ketika kita sudah menjadi orang yang tepat dan mempunyai orang yang tepat untuk jabatan tersebut, maka untuk menjadi pribadi yang unggul, mandiri, dan berdaya saing kita harus mempunyai kompas dalam menjalankan kehidupan,” kata Marsudi. Menurut dia, untuk berjalan menuju titik kesuksesan, kemandirian, dan keunggulan, ada tiga persimpangan jalan yang harus kita waspadai, di antaranya sebagai berikut: Pertama, hal yang membuat Anda lebih baik daripada organisasi atau orang lain mana pun, temukan itu lalu jalankan dan laksanakan apa yang terbaik menurut Anda. Kedua, menyadari motif mendalam yang menggerakkanmu, dan membangun sistem berdasarkan motif ini. Istiqomah dalam sebuah tujuan itu adalah modalnya, jangan berubah terus. Ketiga, gairah. Gairah merupakan komponen internal yang tidak perlu dirangsang lagi. Gairah harus sudah otomatis kalau kita sudah menentukan tujuan yang tepat, sehingga ketika kita melaksanakan, kita dapat melaluinya dengan senang hati. “Dari sini insyaallah kita dapat menjadi orang ataupun organisasi yang kuat, unggul, mandiri, dan berdaya saing, serta menjadi hamba-Nya yang diharap-harapkan dan dicintai Allah SWT,” pungkas Marsudi. (rid) Baca juga :

Read More

MUI Pertegas Tak Pernah Rilis Daftar Produk Pro Israel Yang Harus Diboikot

Jakarta — 1miliarsantri.net : Majelis Ulama Indonesia (MUI) menegaskan tidak pernah merilis daftar produk Israel dan afiliasinya yang harus diboikot. Pernyataan ini menyusul informasi di internet yang menyebutkan produk-produk Israel dan afiliasinya yang jadi target boikot atas saran MUI. “Sehubungan dengan banyaknya berseliweran nama-nama produk pro Israel atau merek yang terafiliasi dengan negara tersebut, maka MUI perlu menjelaskan bahwa MUI tidak pernah mengeluarkan daftar produk dari perusahaan-perusahaan yang mendukung dan atau terafiliasi mendukung israel,” terang Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas dalam keterangannya kepada media, Jumatv(17/11/2023). Buya Anwar meluruskan bahwa MUI tidak mengeluarkan Fatwa haram untuk produk yang terafiliasi dengan Israel. Namun fatwa tersebut mengharamkan tindakan mendukung Israel ke rakyat Palestina. Hal senada disampaikan Sekretaris Komisi Fatwa MUI Miftahul Huda. Ia mengatakan tidak pernah merilis daftar produk Israel dan afiliasinya yang harus diboikot seperti yang beredar di internet. Di samping itu, lanjut Miftahul, MUI juga tidak pernah mengharamkan produk-produk Israel dan afiliasinya seperti yang beredar di media sosial baru-baru ini. “MUI tidak berkompeten untuk merilis produk Israel atau yang terafiliasi ke Israel. Dan yang kita haramkan bukan produknya, tapi aktivitas dukungannya,” ungkapnya. Miftahul menekankan bahwa MUI juga tidak berhak untuk mencabut produk-produk yang sudah bersertifikasi halal. “Misalnya produk itu sudah bersertifikat halal, maka kita tidak berhak untuk mencabutnya. Karena sistem sertifikasi halal itu sudah melibatkan banyak pihak. Jadi, kita tidak pernah merilis daftar produk itu,” lanjut Miftahul Huda. Seperti diketahui, belakangan muncul di media sosial daftar produk-produk pro Israel. Masifnya informasi tersebut membuat masyarakat menyimpulkan produk-produk tersebut harus diboikot. Beberapa produk yang gencar diberitakan mendukung agresi Israel di antaranya makanan cepat saji, produk kecantikan dan kebutuhan rumah tangga, hingga makanan serta minuman. Sebelumnya, Direktur Eksekutif Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) Muti Arintawati menegaskan, produk-produk makanan dan minuman yang sudah bersertifikat halal tetap halal dan tidak haram untuk dikonsumsi. Muti menjelaskan, bila ditinjau secara zat atau produknya, perubahan halal menjadi haram terjadi jika ada penggunaan bahan haram atau terkontaminasi dari fasilitas atau lingkungan yang menyebabkan masuknya bahan haram ke produknya. “Sepemahaman saya, fatwa MUI tidak mengharamkan produknya tapi mengharamkan perbuatan yang mendukung Israel,” pungkasnya. (wink) Baca juga :

Read More

Abdul Mu’ti: Jangan Hilangkan Nilai Utamanya Beribadah Dengan Memanfaatkan Teknologi

Jakarta — 1miliarsantri.net : Pesatnya kemajuan teknologi menuntut manusia untuk mengikuti perubahan itu. Tak hanya urusan pekerjaan saja, bahkan dalam urusan ibadah juga tidak lepas dari intervensi teknologi. Kreasi dilakukan oleh umat beragama, cara umat beragama menjalankan perintah Tuhan mengalami perubahan, dengan nilai-nilai dasar yang tetap sama. Seperti jamaah haji atau umroh yang memanfaatkan travelator untuk melakukan tawaf. Menurut Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Abdul Mu’ti, penggunaan travelator bagi jemaah haji untuk tawaf adalah sebuah hal yang dibolehkan. Yang tidak boleh menurutnya adalah nilai utamanya, yaitu jumlah putaran tawaf berjumlah tujuh kali itu. “Tetapi kalau enggak kuat jalan kaki kemudian juga memang secara fisik sangat lemah, ternyata kan boleh dengan duduk manis begitu, kemudian mengelilingi Ka’bah tujuh kali,” ungkap Mu’ti. Bahkan, karena memanfaatkan teknologi ada ulama yang mewacanakan ibadah haji dengan metaverse. Akan tetapi wacana itu tidak sesuai dengan ayat perintah berhaji, dan Abdul Mu’ti juga tidak setuju dengan wacana itu. Di sisi lain, penguasaan teknologi ini menurutnya juga diperlukan untuk merawat lembaga Amal Usaha Muhammadiyah (AUM). Sebab, AUM tidak boleh hanya sekadar bertahan, melainkan mengikuti segala dinamika dengan capaian yang diinginkan. “Kita tidak boleh sekadar bertahan, tetapi juga mungkin bertengger. Kalau bertahan kan sekadara bertahan saja, kalau bertengger itu mesti di atas,….. Karena itu kuncinya agar kita ini bisa bertengger tidak sekadar bertahan maka memang harus ada inovasi, kreasi,” ungkapnya. Kebaruan menurut Mu’ti, tidak harus sama sekali baru dan belum ada di tempat lain. Tetapi kebaruan tersebut menjadi baru karena dia unik, sehingga keunikan tersebut menjadi menonjol dan pembeda dengan yang lain. (Iin)

Read More