Kisah Umar bin Khattab Ketika Memimpin di Yerusalem

Jakarta — 1miliarsantri.net : Rasulillah shalallahu alaihi wasallam mengajarkan sikap toleransi kepada sesama dengan penuh kelembutan. Sikap toleransi yang ditunjukkan Rasulullah ialah memaafkan, bahkan mendoakan kaum yang berbuat jahat pada saat beliau berdakwah. Ajaran Nabi SAW ini pun tak pernah ditinggalkan oleh para sahabatnya, termasuk Umar bin Khattab. Budayawan muslim Salim A. Fillah mengungkapkan sikap toleransi Sayidina Umar saat dipercaya memegang kunci kota Yerusalem. Di bawah kepemimpinannya, penduduk kota Yerusalem hidup berdampingan dan penuh kedamaian. “Contoh paling utama ketika Umar bin Khattab diundang oleh Patriarkh Sophronius di Yerusalem untuk menerima kunci kota,” kata Salim A Fillah pada dr Richard Lee lewat unggahan video di media sosialnya, dikutip Sabtu (25/11/2023). Kala itu Khalifah Umar bersama asistennya, Aslam, menuju Yerusalem membawa seekor unta. Sepanjang perjalanan, Umar dan Aslam bergantian menaiki unta. Memasuki kota suci tersebut, giliran Umar yang menuntun Unta. Aslam pun sempat meminta bergantian, agar Umar naik di atas Unta. Permintaan tersebut ditepis Umar lantaran memang saat itu gilirannya untuk menuntun. Penduduk Yerusalem pun mengelu-elukan kedatangan Umar dan menyangka Umar yang berada di atas unta. Namun, Patriarkh Sophronius mengenali Umar sesungguhnya adalah yang menuntun unta. Keyakinannya tersebut berdasarkan penjelasan dalam kitab suci. Umar bin Khattab kemudian diajak Patriarkh Sophronius ke The Hollies Volker, gereja makam kudus yang ada di Yerusalem. Saat itu Patriarkh Sophronius bertanya pada Khalifah Umar tentang kebijakan yang dijalankan bagi penganut Kristen di kota tersebut. “Apa kebijakan Anda terhadap kami orang-orang Kristen yang ada di sini?” tanya Patriarkh Sophronius pada Umar bin Khattab. “Semua harus berjalan. Dan saya Umar memberikan jaminan keamanan bagi penduduk Elia, mereka terlindung gereja-gerejanya, semua hak milik mereka, rumah-rumahnya, tempat-tempat ibadahnya dan tempat sucinya harus dijaga oleh umat Islam,” jawab Sayidina Umar. Umar bin Khattab kemudian menjelaskan bahwa hal itu adalah amanah Nabi Muhammad SAW. “Nabi kami mengatakan siapa yang menyakiti Ahlul Dzimmah (ahli kitab yang berada dalam perlindungan umat Islam), maka dia akan menjadi lawanku di pengadilan di hadapan Allah SWT” lanjut Umar kala itu. Umar bin Khattab pun memproklamirkan perlindungan bagi seluruh penduduk Kristen, Yahudi, Ortodoks di wilayah Palestina saat itu. Perjanjian yang dikenal dengan sebutan Umariyya Covenant itu kemudian ditandatangani dan distempel oleh Umar bin Khattab. Usai kesepakatan, Umar pun berniat mendirikan salat karena sudah masuk waktunya. Spontan Sophronius menawarkan Umar untuk salat di dalam gereja tersebut. Namun tawaran tersebut ditolak Umar. “Seandainya saya salat di gereja ini, maka generasi yang datang akan membangun masjid di sini dan gereja Anda akan dihancurkan. Tidak. Saya akan salat di luar” jelas Umar akan penolakannya. Umar pun kemudian pergi ke luar gereja dan mencari tempat untuk salat. Hingga akhirnya Umar bin Khattab mendirikan salat di bawah naungan pohon. Tempat Umar salat itu pun kemudian dibangun masjid Umar, tepat di halamannya gereja. Di masa ini Khalifah Umar bin Khattab menunjukkan makna toleransi dan kemenangan yang sebenarnya. Kebesaran Islam menerangi jiwa kepemimpinan Umar hingga direfleksikan dari caranya memperlakukan wilayah jajahan. (yan) Baca juga :

Read More

Gubernur Jatim Berangkatkan 81 Truk Berisi Bantuan Kemanusiaan Palestina

Surabaya — 1miliarsantri.net : Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa didampingi Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya selaki pelaksana Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memberangkatkan 81 truk berisi bantuan kemanusiaan untuk Palestina, Senin (27/11/2023) “Nantinya bantuan kemanusiaan dari Jawa Timur ini akan diberangkatkan menggunakan Kapal KRI dr Radjiman Wedyodiningrat-992 dari Dermaga Komando Armada II Surabaya,” terang Gubernur Khofifah di Makodam V Brawijaya. Bantuan sembako dan obat-obatan tersebut diberangkatkan dari Dermaga Komando Armada II menggunakan KRI Radjiman Wedyodiningrat menuju Jakarta, sebelum kemudian berangkat ke Palestina. Bantuan yang diberangkatkan berupa makanan dan minuman, peralatan mandi, pakaian, kebutuhan bayi, obat-obatan, perlengkapan tidur dan kebutuhan lainnya. Khofifah mengatakan, bantuan kemanusiaan ini merupakan bentuk solidaritas bersama melalui kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk dari dunia usaha, lembaga kemanusiaan, organisasi relawan dan masyarakat sipil. “Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam upaya penggalangan bantuan. Terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat Jawa Timur yang sudah memberikan komitmen dan solidaritas kemanusiaan,” sambungnya.. Gubernur menandaskan bantuan yang dikirimkan tidak hanya berupa materi tetapi juga doa dan harapan agar saudara-saudara di Palestina dapat segera merasakan keadilan, kedamaian, keamanan dan kesejahteraan. “Alhamdulillah atas syukur nikmat Allah SWT hari ini mempertemukan kita dalam kebersamaan sehingga seluruh energi positif dan kolaborasi yang kuat kita bisa memberangkatkan bantuan kemanusiaan untuk warga Palestina,” lanjutnya. Menurutnya, ada kebutuhan mendesak yang dibutuhkan oleh saudara-saudara yang menjadi korban konflik di Palestina, terutama bagi masyarakat yang sedang mengungsi. Untuk itu diharapkan bantuan ini bisa segera sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. “Mudah mudahan kapal yang mengangkut bantuan dari masyarakat dan seluruh elemen di Jawa Timur akan diberikan kemudahan, kelancaran serta keselamatan karena menuju ke tempat tujuan tidaklah mudah,” imbuhnya. Sebelum memberangkatkan, Khofifah berkesempatan mengecek dan memastikan bantuan sudah dikemas secara baik. Secara rinci bantuan yang dikirim di antaranya adalah 923 karton sarden kaleng, 53 karton mie instan, 31 sak beras, 17 galon dan 228 karton air mineral, makanan ringan, minuman instan, bubur instan dan pakaian. Selain itu keperluan bayi berupa 296 dot bayi, 95 kaos kaki, 198.035 popok, 201 dus susu, 1.145 dus susu anak dan 960 underpad. Turut dikirimkan pula 530 pak dan 4.702 lembar pembalut wanita, 167 dus obat-obatan, 1.849 lembat pakaian dewasa, 2.673 pakaian anak-anak, 19.819 selimut, 487 jilbab, 86 mukena, 601 mantel serta keperluan logistik lainnya. (har) Baca juga :

Read More

Syair Julid Hassan bin Tsabit Dapat Menyerang Balik Hinaan Musuh Rasulullah SAW

Jakarta — 1miliarsantri.net : Warganet Indonesia menggulirkan gerakan Julid FiSabilillah dengan menyerang akun media sosial seperti Instagram milik tentara-tentara Israel. Tujuan dari aksi ini untuk melemahkan propaganda Zionis dan memperkuat narasi pro Palestina. Akibatnya tak sedikit tentara Israel yang kemudian menggembok akun media sosialnya usai dibanjiri hujatan dari pengguna Instagram di Indonesia. Aksi Jihad FiSabilillah mengingatkan pada penyair kesayangan Rasulullah, Hassan bin Tsabit. Bila para sahabat lain membela Nabi SAW di medan perang, berbeda dengan Hassan bin Tsabit yang membela lewat syair-syairnya. Buku “Kisah Keteladanan dan Hikmah Terbaik Para Sahabat” menjelaskan, Hassan memeluk Islam di usia yang tak lagi muda. Ia pun membela agama Islam melalui syair-syairnya yang menghujam. Hal ini disebabkan, orang-orang yang tak ingin masuk Islam kerap melontarkan celaan kepada Rasulullah. Karena membela dengan keahliannya sebagai penyair, Hassan pun dijuluki sebagai ‘Syairun Nabi’. Meski dikenal sebagai penyair kawakan namun sejak masuk Islam, syair-syair Hassan bin Tsabit semakin berkualitas dan bermakna. Ini dikarenakan Hassan mempelajari keindahan bahasa yang digunakan lewat Al-Qur’an. Pada mulanya Hassan ragu untuk melanjutkan menulis syair. Ia mengira, setelah Allah SWT menurunkan Al-Qur’an kaum muslimin dilarang bersyair. Hingga akhirnya Hassan memberanikan diri bertanya pada Rasulullah. Ternyata Nabi SAW justu bersabda, “Balaslah mereka (orang-orang yang menjelek-jelekan Rasulullah) dengan syair. Semoga Jibril senantiasa bersamamu”. Hassan kemudian meminta izin pada Rasulullah untuk mengkritik Abu Sufyan, salah satu tokoh pencela Nabi. Semula Rasulullah agak segan dengan permintaan Hassan tersebut lantaran Abu Sufyan masih memiliki hubungan kekerabatan. Namun Hassan bin Tsabit berjanji dan berkata, “Demi Allah yang telah memuliakanmu, aku tidak akan menyindirnya dengan menggunakan nasab (garis keturunan)”. Syair yang dibuat Hassan bin Tsabit semata-mata sebagai balasan terhadap musuh Islam yang mengejek Rasulullah. Di antara sebaik syair yang terkenal berbunyi sebagai berikut: Engkau (Abu Sufyan) menghina Muhammad dan aku membantah semua celaanmu.Aku tidak diam karena aku mengharap pahala dari Allah.Mengapa kamu menghina? Padahal kamu tak sebanding dengan beliau.Kamu hanyalah simbol keburukan sedangkan Nabi adalah lambang kebaikan.Kamu menghina orang penuh berkah dan kebaikan, pewaris keyakinan yang lurus.Orang itu adalah pemegang amanah Allah, yang penyayang dan ikhlas. (Iin) Baca juga :

Read More

Dzikir Yang Sering Terlupakan dan Ditinggalkan

Surabaya — 1miliarsantri.net : Sebaik-baik dzikir yang seharusnya dipraktikkan seorang hamba adalah membaca Alquran. Sebab Alquran adalah perkataan Allah SWT, perkataan yang paling baik, indah, istimewa, bermanfaat dan paling jujur. Pengasuh pesantren Tunas Ilmu Purbalingga sekaligus dosen Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyyah Imam Syafi’i Jember, Ustadz Abdullah Zaen Lc MA, mengatakan Alquran merupakan wahyu dari Allah SWT, sebuah kitab yang paling utama yang diturunkan kepada nabi yang paling mulia, Muhammad shallallahu’alaihiwasallam. Allah Ta’ala berfirman: “إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَ” “Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Dzikir (Alquran), dan pasti Kami (pula) yang menjaganya.” (QS Al-Hijr ayat 9). “Alquran tidak akan pernah membosankan walaupun dia dibaca berulang-ulang, keajaiban kandungannya tidak ada habisnya dan barang siapa membacanya dia akan meraih limpahan pahala. Siapapun yang mengamalkan isinya dan mengajak orang lain kepadanya ia akan terhantarkan kepada jalan yang lurus,” terang Ustadz Abdullah. Abu Abdirrahman as-Sulamy menjelaskan, “Keutamaan Alquran dibanding perkataan lainnya seperti keutamaan Allah dibanding para makhluk-Nya. Sebab Alquran adalah bagian dari-Nya.” Keharuman seseorang tergantung apakah dia membaca Alquran atau tidak. Rasulullah shallallahu’alaihiwasallam bersabda: “الْمُؤْمِنُ الَّذِي يَقْرَأُ الْقُرْآنَ وَيَعْمَلُ بِهِ كَالْأُتْرُجَّةِ؛ طَعْمُهَا طَيِّبٌ وَرِيحُهَا طَيِّبٌبٌ. وَالْمُؤْمِنُ الَّذِي لَا يَقْرَأُ الْقُرْآنَ وَيَعْمَلُ بِهِ كَالتَّمْمْرَةِ؛ طَعْمُهَا طَيِّبٌ وَلَا رِيحَ لَهَا. وَمَثَلُ الْمُنَافِقِ الَّذِي يَقْرَأُ الْقُرْآنَ كَالرَّيْحَانَةِ؛ رِيحُهَا طَيِّبٌ وَطَعْمُهَا مُرٌّ. وَمَثَلُ الْمُنَافِقِ الَّذِي لَا يَقْرَأُ الْقُرْآنَ كَالْحَنْظَلَةِةِ؛ طَعْمُهَا مُرٌّ أَوْ خَبِيثٌ وَرِيحُهَا مُرٌّ” “Mukmin yang membaca Alquran dan mengamalkannya seperti buah Utrujjah (semacam jeruk); rasanya enak dan baunya harum. Mukmin yang tidak membaca Alquran namun mengamalkannya seperti buah kurma, rasanya enak namun tidak ada baunya. Perumpamaan munafik yang membaca Alquran seperti Raihanah (sejenis Kemangi), baunya harum tapi rasanya pahit. Dan perumpamaan munafik yang tidak membaca Alquran seperti Hanzhalah; rasanya pahit dan baunya tidak sedap.” (HR Bukhari dari Abu Musa al-Asy’ary radhiyallahu’anhu). “Perbanyaklah membaca Alquran, sebab itulah ukuran kadar kecintaan kita kepada Allah ta’ala,” kata Ustadz Abdullah. Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu’anhu menerangkan, “Barang siapa ingin mengetahui apakah dirinya mencintai Allah atau tidak, lihatlah bagaimana sikap dirinya terhadap Alquran. Jika ia mencintai Alquran, sesungguhnya ia mencintai Allah. Sebab Alquran adalah perkataan Allah SWT.” Dzikir sangat penting dalam kehidupan ini. Dengan berdzikir, manusia akan selalu merasa diawasi dalam gerak langkahnya, selalu diingatkan bahwa Allah SWT adalah Sang Pengatur dan Pemilik segalanya, dan dari-Nya segala hasil dari aktivitas manusia akan diperolehnya. Ustadz Zezen Jaenal Alim melalui bukunya, “Fadhilatul Amal Doa Pembuka Rezeki, Sukses Usaha dan Karir” mengatakan, dzikir memiliki beberapa keutamaan dan fadhilah, sebagaimana disebutkan di dalam Alquran dan hadits, di antaranya sebagai berikut. Manusia selalu menginginkan ketenangan dan kebahagian dalam hidupnya, tidak mengharapkan segala masalah yang akan mendatangkan kecemasan dan kegelisahan. Untuk itu, dzikir dapat berguna untuk menentramkan hati. Allah SWT berfirman: الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ ۗ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ “Orang-orang yang beriman, hati mereka tenang dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (QS ar-Ra’d ayat 28) Allah berfirman di dalam Alquran bahwa orang yang selalu mengingat Allah akan mendapatkan maghfirah (ampunan) dan pahala yang besar. … وَالذَّاكِرِينَ اللَّهَ كَثِيرًا وَالذَّاكِرَاتِ أَعَدَّ اللَّهُ لَهُمْ مَغْفِرَةً وَأَجْرًا عَظِيمًا “Laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.” (QS al-Ahzab ayat 35) Setiap pekerjaan yang baik pasti mulia, namun lebih mulia lagi jika pekerjaan yang baik itu selalu diiringi dengan keikhlasan dan hanya untuk menggapai mardhatillah. وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ ۗ وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ “Dan sesungguhnya mengingat Allah adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadah-ibadah yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS al-Ankabut ayat 45) Manusia diperintahkan berdzikir kepada Allah bukan berarti Allah sangat membutuh makhluk-Nya untuk mengingat-Nya. Berzikir atau tidak, tidak akan mengurangi keagungan Allah SWT. Namun, di dalam berzikir ada hubungan timbal-balik antara makhluk dengan Sang Pencipta. Allah SWT menyebutkannya di dalam Alqur’an bahwa Allah akan selalu mengingat hamba-Nya jika seorang hamba itu mengingat-Nya. فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوا لِي وَلَا تَكْفُرُونِ “Ingatlah Aku, niscaya Aku akan ingat (pula) kepadamu, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku.” (Q5 al-Baqarah ayat 152). (yat) Baca juga :

Read More

Ini yang Dilakukan Warga Gaza Ketika Gencatan Senjata

Gaza — 1miliarsantri.net : Gencatan senjata dan jeda kemanusiaan telah memberi kesempatan bagi warga kota Gaza untuk merasakan kenikmatan sementara tidur, makan dan pemulihan diri dari cidera fisik dan mental selama perang berlangsung. Warga Gaza mengatakan mereka berharap dapat kembali berjalan di jalanan, sementara yang lain akan mencari jasad orang-orang terkasih di bawah reruntuhan. Selama tujuh pekan, Hussam Saleem hidup di bawah suara bom yang terus berdentum di sekitar rumahnya di Kota Gaza. Ketika gencatan senjata sementara yang disepakati antara Israel dan Hamas dimulai pada hari Jumat (24/11/2023), salah satu prioritas pertama pria berusia 60 tahun ini adalah tidur. “Kami sangat membutuhkan istirahat ini. Kami ingin tidur, pergi ke pasar, mencari kebutuhan dasar yang tidak dapat kami berikan kepada anak-anak kami selama beberapa pekan terakhir,” kata Saleem kepada Middle East Eye, Sabtu (25/11/2023). Akhirnya, Saleem dan 2,3 juta warga Palestina lainnya di Jalur Gaza akan mendapatkan jeda beberapa hari. Dengan jeda pertempuran selama empat hari tersebut, memungkinkan pertukaran 50 tawanan Israel dan 150 tawanan Palestina. Atau begitulah harapan mereka. Gencatan senjata seharusnya dimulai pada Kamis, (23/11/2023), tetapi telah ditunda karena masalah “logistik” karena negosiasi yang penuh dengan penuh ketegangan akan terus berlanjut. Israel telah melancarkan kampanye pengeboman tanpa henti di Jalur Gaza sejak serangan yang dipimpin Hamas terhadap komunitas Israel pada tanggal 7 Oktober yang menewaskan lebih dari 1.200 orang. Pengeboman tersebut, dibalas Israel dengan blokade dan serangan darat, telah merenggut nyawa lebih dari 14 ribu warga Palestina, termasuk lebih dari 5.000 anak-anak. Setelah empat hari berakhir, gencatan senjata dapat diperpanjang satu hari untuk setiap 10 tawanan yang dibebaskan, dengan batas waktu 10 hari. Sekitar 240 orang yang diculik oleh pejuang Palestina pada tanggal 7 Oktober diyakini masih berada di Gaza. Saleem percaya bahwa jeda waktu tersebut terlalu singkat. Dia mengatakan bahwa ia dan keluarganya berharap Israel dan Hamas menggunakan waktu ini untuk merundingkan gencatan senjata yang lebih lama untuk mengakhiri perang ini. “Kami tidak ingin jeda saja, kami ingin perang ini berakhir apapun yang terjadi. Kami sudah lelah, Jalur Gaza sudah hancur, kami tidak bisa menerima lebih banyak pembunuhan dan kehancuran,” ungkapnya. Israel telah memutus sama sekali akses masuknya makanan, bahan bakar dan air ke daerah kantong pesisir tersebut, dan memaksa ratusan ribu warga Palestina di Gaza utara, termasuk Kota Gaza, untuk mengungsi ke daerah selatan. Perjanjian gencatan senjata akan memungkinkan masuknya bantuan kemanusiaan, serta kesempatan bagi warga Palestina untuk bergerak bebas lagi. Meskipun warga Gaza tidak dianjurkan kembali ke sektor utara yang diminta Israel untuk mengungsi. Rimas Muhammad adalah seorang gadis berusia 13 tahun yang tetap tinggal di Kota Gaza bersama keluarganya meskipun ada ancaman dari tentara Israel, yang kini menduduki sebagian besar wilayah kota tersebut. Dia mengatakan kepada MEE bahwa jeda waktu akan memberinya kesempatan untuk mengunjungi teman-teman dan kerabatnya yang masih tersisa di sana. “Saya akan berjalan di jalan-jalan Gaza karena saya rindu berjalan-jalan tanpa rasa takut. Saya akan pergi ke toko-toko jika mereka buka,” katanya. Meskipun jeda dari perang disambut baik, beberapa orang di Gaza merasa terganggu dengan persyaratan perjanjian tersebut. Seorang warga Gaza, yang tidak ingin disebutkan namanya karena alasan keamanan, mengatakan bahwa kesepakatan gencatan senjata itu mengejutkan, karena tampaknya jelas-jelas lebih menghargai nyawa warga Israel daripada warga Palestina. “Empat hari gencatan senjata ini tidak sebanding dengan banyaknya orang yang terbunuh dan terluka, rumah-rumah yang hancur, dan banyaknya orang yang mengungsi atau kehilangan tempat tinggal,” ulasnya. Hamas mengatakan, mereka mencapai kesepakatan tersebut karena “tanggung jawab” mereka terhadap rakyat Palestina, yang bertujuan untuk “meringankan penderitaan mereka, menyembuhkan luka-luka mereka” dan memperkuat tekad mereka untuk melawan Israel. Namun, warga Gaza itu mengatakan bahwa “sangat memalukan” mengetahui bahwa dia tidak dapat kembali ke rumahnya di utara sementara para pemimpin Hamas di luar daerah kantong dapat melakukan perjalanan dengan bebas antara Beirut dan Qatar “Gencatan senjata ini hanyalah sebuah kebohongan besar. Ini akan memberi Israel lebih banyak waktu untuk mempersiapkan diri menghadapi putaran kekerasan berikutnya, yang akan memakan lebih banyak korban,” tambahnya. Jumlah korban tewas di Gaza diperkirakan akan meningkat tajam selama gencatan senjata, seiring dengan ditemukannya ribuan warga Palestina yang terkubur di bawah reruntuhan bangunan yang dibom. Otoritas kesehatan di Gaza mengatakan pada Selasa, mereka menghadapi tantangan dalam mendokumentasikan jumlah korban gugur secara akurat. Hingga Rabu malam, jumlah korban gugur yang dilaporkan oleh kantor media pemerintah di Gaza mencapai 14.532 orang, termasuk hampir 6.000 anak-anak. Tujuh ribu warga Palestina dilaporkan hilang di Jalur Gaza, termasuk lebih dari 4.700 perempuan dan anak-anak. Runtuhnya sistem kesehatan di sebagian besar daerah kantong dan kerumitan dalam mengambil jenazah dari daerah-daerah di bawah kendali Israel juga menghambat kemampuan mereka untuk menghitung jumlah korban. Warga Kota Gaza, Khalaf Sobhi, menunggu gencatan senjata agar dia dapat memeriksa rumah kakeknya, yang baru-baru ini dibom. Tak seorang pun dapat mengakses jenazah kerabatnya sejak rumah itu dibom. “Kami tidak akan pergi ke selatan meskipun diizinkan, karena kami pikir selatan akan menjadi target invasi darat Israel berikutnya,” kata Khalaf. Hamas mengatakan bahwa 40 persen dari warga Palestina yang terbunuh selama tujuh minggu terakhir berada di wilayah selatan dan tengah yang diperintahkan oleh Israel untuk dipindahkan demi keamanan. Beberapa orang juga dilaporkan ditangkap dan dibunuh oleh pasukan Israel ketika mereka melewati “koridor aman” yang ditentukan oleh Israel. Meskipun pertempuran belum berhenti, badan PBB untuk pengungsi Palestina, Unrwa, pada hari Rabu mulai mendistribusikan tepung di Gaza selatan untuk pertama kalinya sejak perang dimulai. Unrwa mengatakan 1,7 juta warga Palestina telah mengungsi di Gaza. Salah satu dari mereka, Nour Ahmed, mengungsi ke selatan, dan mengatakan kepada MEE bahwa ia berharap jeda ini akan memberinya kesempatan untuk mencari informasi tentang orangtuanya, yang masih berada di Kota Gaza. Meskipun Israel tidak mengizinkannya kembali ke kota, teman-temannya telah berjanji kepadanya bahwa mereka akan mampir ke rumah orangtuanya untuk melihat apakah mereka masih hidup. Sementara itu, dia akan menggunakan waktu jeda untuk membeli tepung untuk anak-anaknya, yang sudah berpekan-pekan tidak diberi makan. “Satu kantong tepung sekarang harganya lebih dari 200 shekel (53 dolar AS), sementara kami biasa membelinya dengan harga kurang dari 40 shekel sebelum perang. Saya berharap lebih banyak bantuan kemanusiaan akan membantu memberikan makanan yang dibutuhkan anak-anak saya,” pungkasnya. (zul/AZ) Baca juga…

Read More

Ajian Lembu Sekilan Turunan Dari Para Wali Hingga ke Presiden Soekarno

Yogyakarta — 1miliarsantri.net : Gajah Mada dikenal sebagai patih yang perkasa. Tidak hanya secara fisik, Mahapatih Majapahit ini juga memiliki ilmu kanurangan yang unggul karena memilik ajian Lembu Sekilan. Ilmu sakti itu rupanya menurun hingga Sunan Kalijaga dan Presiden Soekarno. Presiden pertama Indonesia itu memiliki ajian tersebut sehingga dia bisa lolos dari ancaman pembunuhan lebih dari tujuh kali dan tidak ada yang berhasil. Setidaknya, hal itulah yang diungkapkanSoekarno dalam pidato pelengkap Nawaksara. Lolosnya Soekarno dalam upaya pembunuhan-pembunuhan ini dinilai sebagian orang, karena kesaktian yang dimilikinya. Soekarno dianggap memiliki banyak ajimat dan benda pusaka yang melindunginya. Namun, hal itu sering kali dibantahnya. Bahkan, dalam pidato pelengkap Nawaksara, Soekarno kembali menegaskan, bahwa lolosnya dia dari upaya pembunuhan itu hanya karena perlindungan Allah SWT semata. ”Syukur alhamdullilah, saya dalam semua peristiwa itu dilindungi oleh Tuhan. Kalau tidak, tentu saya sudah mati terbunuh. Dan mungkin, akan saudara namakan Tragedi Nasional,” kata Soekarno dalam pidatonya. Kendati keterangan itu sudah sering diungkapkan Soekarno, masyarakat tetap saja menganggapnya sebagai orang sakti. Apalagi, sudah bukan rahasia umum jika Soekarno dikenal sebagai pecinta benda pusaka. Beberapa ajimat yang diyakini sebagian orang dimiliki Soekarno adalah Aji Lembu Sekilan. Ajimat ini konon dimiliki Patih Gajah Mada. Kehebatan ajimat ini sanggup melindungi pemegangnya dari bahaya. Ajimat dan benda pusaka lain yang diyakini dimiliki Soekarno adalah Wesi Kuning. Beberapa orang dekat Soekarno meyakini, ke manapun dia pergi selalu mengantongi benda pusaka sebesar lidi ini di bajunya. Khasiat benda ini sama dengan Aji Lembu Sekilan. Ajimat ini konon pernah dimiliki oleh Adipati Menakjinggo yang melakukan perlawanan terhadap Majapahit untuk mengawini Ratu Majapahit Dewi Suhito. Pemegang benda pusaka ini, diyakini akan terlindung dari berbagai mara bahaya dan kejahatan musuh. Konon kabarnya, pusaka ini sudah dimusnahkan dan serpihan kecilnya saja yang dipegang Soekarno. Lolosnya Soekarno dalam berbagai upaya pembunuhan, mulai dari pelemparam granat di Cikini, serangan bom hingga penembakan saat salat Idul Adha, semakin menguatkan wacana ajimat dan pusaka itu. Benda keramat lain yang dimiliki Soekarno adalah tongkat komando yang selalu dibawa ke manapun dia pergi. Tongkat itu diyakini memiliki kekuatan gaib, karena berisi keris pusaka yang sangat sakti. Tongkat komando Soekarno dibuat dari Kayu Pucang Kalak. Kayu jenis ini dianggap memiliki khasiat kanuragan. Bila ditaruh di atas air, maka bayangan kayu ini akan menyerupai ular yang sedang berenang. Kelebihan keris pusaka ini sanggup melindungi pemegangnya dari bahaya yang mengancam. Keris ini juga sanggup meluluhkan hati para lawannya, menimbulkan rasa iba, dan bisa menambah kewibawaan. Benda pusaka lain yang diyakini dimiliki Soekarno adalah keris pusaka peninggalan Perang Puputan, Bali. Keris ini pernah digunakan Raja Singasara untuk berperang dan telah menelan banyak korban jiwa. Keris ini merupakan warisan dari Ibunda Soekarno, Idayu Nyoman Rai yang masih keturunan Raja Singasara. Ujung keris ini telah berkarat, karena terkena darah orang-orang Belanda yang tewas terbunuh. Suatu ketika, Soekarno pernah mengatakan dirinya selalu membawa keris itu ke manapun dia pergi agar selalu teringat dengan semangat Perang Puputan yang sangat melegenda dan antikolonialisme itu. Sebagai keturunan Raja Singasara dan Nyai Ageng Serang, Soekarno diyakini mewarisi keberanian dan kesaktian kedua pejuang itu. Sebagian orang Bali bahkan menganggapnya sebagai penjelmaan dewa. Setiap kali Soekarno mendatangi Bali, wilayah itu kerap dituruni hujan. Hal ini sangat disyukuri masyarakat Bali yang wilayahnya kerap dilanda kekeringan. Kebetulan ini dianggap sebagai kesaktian Soekarno. Hal itu kadang dihubung-hubungkan dengan kesaktian yang dimiliki para leluhur Soekarno dari Raja Singasara dan Nyai Ageng Serang yang telah terkenal sejak jaman kerajaan yang melawan Belanda. Saat Soekarno kecil, konon dia sudah bisa melihat hal-hal gaib. Bahkan, diceritakan para orangtua di Trenggalek, Soekarno bisa menyembuhkan orang sakit. Kesaktian Soekarno kecil ini telah menjadi legenda. Dalam buku otobiografinya Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat karangan Candy Adams, dirinya pernah menyinggung soal ini. Pernah ada seorang yang anaknya sakit minta disembuhkan oleh Soekarno. Dia menceritakan, ada seorang petani kelapa yang anaknya sakit keras bermimpi, hanya air pemberian Soekarno yang bisa menyembuhkan penyakit anaknya. Petani itu lalu menemui Soekarno dan meminta air. “Aku tidak bisa berdebat dengan dia, karena orang Jawa percaya kepada mistik, dan dia yakin bahwa anaknya akan meninggal kalau tidak memperoleh obat dariku,” sambung Soekarno. Saat itu, Soekarno yakin bahwa semua air mengandung zat-zat yang dapat menyembuhkan. Maka, diambillah air ledeng dari dalam dapur dan diberikannya kepada petani kelapa itu untuk dibawa pulang. Seminggu kemudian, petani itu kembali dan melaporkan bahwa anaknya yang sakit keras telah sembuh. Cerita ini lalu tersebar dari mulut ke mulut hingga makin banyak yang percaya Soekarno memiliki kesaktian. Pada lain kesempatan, saat Soekarno mengunjungi sebuah desa kecil di Jawa Tengah, ada seorang ibu yang mendekati ajudan Soekarno dan meminta sisa makanan dari piring yang digunakan dirinya. Ibu itu berkata bahwa dirinya sedang hamil, dan dia ingin anak laki-laki yang berada di dalam kandungannya mirip dengan Soekarno. Caranya adalah dengan memakan sisa makanan yang dimakan Soekarno. Mendapati dirinya diperlakukan seperti itu oleh sebagian masyarakat Indonesia, Soekarno mengaku sangat senang. Karena dengan begitu, dia merasakan wibawanya sebagai pemimpin semakin kuat. Hal itu dengan tegas dia ungkapkan saat dirinya dianggap penjelmaan Dewa Wisnu oleh orang Bali. Menurut Soekarno, pemujaan yang begitu besar terhadap dirinya membuktikan bahwa rakyat mencintainya. Kecintaan rakyat Indonesia terhadap Soekarno tampak sangat nyata ketika Proklamator Indonesia itu meninggal dunia. Awan hitam tampak menyelimuti langit Indonesia, kesedihan rakyat sangat terasa. Masyarakat Indonesia percaya, hingga kini sosok Soekarno masih hidup dan berada di tengah-tengah mereka. Penjelmaan sosok Soekarno itu berada dalam setiap ajaran-ajarannya yang terus digali hingga kini. (mif)

Read More

Jihad Narasi Netizen Indonesia yang Bikin Israel Langsung Kena Mental

Jakarta — 1miliarsantri.net : Tagar Julid FiSabilillah dalam beberapa hari terakhir kerap berseliweran di jagad media sosial. Bahkan istilah ini sempat menjadi trending di platform X, sebelumnya dikenal Twitter. “Operasi Jihad fi Sabilillah ditujukan untuk melemahkan moril Israel, melemahkan propaganda Zionis, dan memperkuat narasi pro-Palestina di jagat maya (Twitter, Instagram, TikTok, FB, dan kanal maya lainnya),” bunyi penjelasan teknis operasi Julid FiSabilillah yang diunggah akun @greschinov milik Erlangga Greschinov. Erlangga Grechinov mengawali aksi ini dengan membagikan 50 akun Instagram tentara IDF. Pancingan ini pun berbuah ‘silaturahmi’ warganet Tanah Air ke akun Instagram para tentara Israel. “Target utama kita adalah para tentara dan aparat kepolisian Israel, warga atau badan yang membuat narasi anti-Palestina,” terangnya. Netizen Indonesia yang dikenal julid pun melayangkan komentar-komentar pedas dengan target mental para tentara Israel. “Tindakan yang dilakukan yaitu memberikan counter-narratives dengan 2 cara persuasif (komentar pro Palestina dan informasi fakta tentang Palestina) dan juga secara trolling (perisakan, hujatan, retasan, report massal pada akun-akun Zionis).” lanjut Erlangga. Tak perlu waktu lama, sejumlah akun milik tentara Israel pun kewalahan dengan aksi Julid FiSabilillah ini. Bahkan tak sedikit yang mengunci akunnya. Aturan main Julid FiSabilillah pun membatasi warganet untuk tidak membawa narasi antisemit dalam perjuangan tersebut. “Tidak membawa narasi antisemit (Holocaust, NAZI, Hitler, dan semacamnya dalam perjuangan ini. Sebab yang kita lakukan adalah melawan Zionisme dan kekejaman Israel, bukan bangsa atau ras Yahudi,” tambahnya. Selain mengumbar akun media sosial tentara Israel, Erlangga juga membagikan waktu tepat untuk mengirim komentar julid. “Sejauh ini nampaknya ada 2 waktu terbaik buat ngerujak (sesuai zona waktu Israel). Pas mereka jam makan malam. (Jam 21.00-00.00 Indo). Pagi hari di saat mereka baru bangun tidur. (Jam 09.00-12.00 Indo). Jakarta-Tel Aviv beda 5 jam btw,” cuit Erlangga melalui akun X terekspos Jumat (24/11/2023). Sejauh ini, Erlangga selalu mengunggah akun-akun tentara Israel yang terpaksa mengunci media sosialnya. Seperti akun Instagram tentara IDF @orine_julie, yang menggembok Instagramnya setelah diserang hujatan warganet Indonesia. “Setiap tentara Israel yang kedapatan pamer di medsos dalam perang ini, kalian cuma dihadapkan pada 4 opsi: tutup komentar, private account, akun hilang, atau akun dihack. Kebusukan kalian tidak layak dipertontonkan di media sosial dan wajib ditumbangkan. ??” cuit Erlangga. Gerakan Julid FiSabilillah ini mendapat respons dari sejumlah figur publik Tanah Air. Seperti Arie K Untung yang menyarankan untuk memperluas gerakan hingga ke media-media barat. “Kalau mau impactnya lebih keren yang kita serang sekalian aja media media barat yang suka nyiarin propaganda memihak ke isriwil. Kan followersnya gemuk2 tuh kalo akunnya di take down dilibas netizen indonesia, ketutup propaganda islmophobia hoax satu persatu bro” ungkap Arie Untung menanggapi cuitan Erlangga. Pendakwah Felix Siauw pun ikut merespons aksi Julid FiSabilillah ini. Melalui unggahan video di Instagram, Felix Siauw meminta netizen Indonesia untuk terus menyalurkan kejulidannya ke tentara-tentara Israel. “Jangan kasih kendor, kapan lagi trolling dan comment war menjadi pahala. Maka netizen Indonesia yang selama ini merajai kasarnya komen sedunia, kini diuji dan mendapatkan tantangan baru. Perjuangan bukam hanya di lapangan, sebab Israel justru sangat takut dengan opini publik. Panggilan buat semua netizen julid, anda semua perlu melakukan apa yang anda lakukan selama ini, membuat orang merasa hidupnya tak berharga dengan exposing kebohongan Israel,” tandas Felix Siauw. (Iin) Baca juga :

Read More

Proses Ziarah ke Makam Rasulullah Lebih Tertata Dengan Rapi dan Tidak Berjubel

Madinah — 1miliarsantri.net : Saat ini para jamaah haji maupun umrah akan merasakan perbedaan proses ziarah ke makam Rasulullah SAW ketika berada di Madinah Almunawaroh. Dulu, biasanya saling berebut, siapa duluan, kuat kuatan, yang duluan dan kuat dapat. Bisa dikata semua serba rebutan untuk bisa masuk ke raudhoh yang menjadi tempat makam Rasulullah SAW. Saking berebutnya, saking banyaknya manusia yang bertumpuk di pusaran sekitar raudhoh, menyebabkan sholat pun kesulitan. Jika bisa sholat di sekitar raudhoh, berdiri tidak kokoh karena tubuh kita akan tersenggol dengan jamaah yang terus berlalu lalang mencari tempat terdekat raudhoh untuk bisa sholat dan berdoa. Meskipun masih tetap sholat dengan berdiri yang tidak kokoh tersebut, saat mau rukuk pun bisa nubruk punggung atau pun tubuh jamaah lainnya karena terlalu dempet dempetan saat sholat. Bukan rukuk saja yang menjadi problem, saat mau sujud pun kepala akan mencari posisi untuk benar-benar bisa sujud. Karena jarak untuk sujud super sempit akibat jumlah umat Islam yang berebut agar bisa sholat di raudhoh terlalu besar jumlahnya. Maka sangatlah wajar.ketika di raudhoh, banyak pasukan keamanan atau yang biasa disebut askar, berteriak-teriak mengamankan jamaah, dan tidak segan segan mengusir yang sholatnya lama atau berdoanya lama. Bagi jamaah yang, tetap bandel berdiri di tempat sholat, jangan heran karena bisa diangkat askar untuk didorong keluar area dan terkena pentungan askar. Namun kondisi seperti itu sudah mulai berubah sedikit mulai sekitar 2016, dimana pola masuk ke area raudhoh dibuat dengan batasan garis. Para askar membatasi dengan memegang tali dari ujung ke ujung yang dibuat perkelompok mulai 1,2,3,4 dan 5. Ketika tali 1 di dekat raudhoh dibuka, jamaah yang berada di arena tali 1 diijinkan masuk ke area raudhoh untuk sholat maupun berdoa. Sementara kelompok lain yang sudah menunggu di garis kotak 2,3,4 dan 5 tetap menunggu giliran berikutnya. Namun, pola ini tidak bertahan lama karena masih berkesan tak beraturan. Mulai 2021 setelah covid, model ziarah ke makam Rasulullah berubah lagi. Sistem ziarah dibuat dengan pola mendaftar ke tim ziarah. Pengelola ziarah hanya menerima pendaftaran perkelompok yg dibawa biro umroh/haji. Sistem per biro ini menjadi lebih baik karena jadwal waktu ziarah lebih pasti dan dijamin tidak rumit. Karena jamaah yang ingin ziarah sudah ditentukan waktunya sesuai waktu pendaftaran. Para calon peziarah ini, sesuai jadwal diminta antre dan baris secara rapi di dekat pintu raudhoh. Hasilnya lumayan baik dan banyak jamaah puas, karena dengan sistem ini, setiap rombongan jamaah dapat giliran 3-5 menit untuk berada di area raudhoh. Lumayan, sholat dan berdoa menjadi lebih khusuk. Namun pola yang sudah baik ini, mulai dimodifikasi lagi di tahun 2023, dimana untuk ziarah tahapannya bertambah. Yang semula, diawali pendaftaran oleh pempinpin rombongan umroh haji, kemudian sesuai jadwal jamaah baris antre di tempat yang sudah ditentukan lalu menunggu giliran masuk raudhoh. Tetapi sekarang ada perubahan lagi: mendaftar, mengantre, transit di tempat lain lagi yang waktu menunggunya cukup lama 40 menit, baru menunggu giliran ziarah. Perubahan ini membuat proses menuju ziarah menjadi lebih lama, namun hasilnya lumayan dan menjadi lebih baik: jamaah tetap bisa khusuk sholat dan berdoa di raudhoh. Namun waktu ziarah tetap terbatas karena jumlah jamaah umroh saat pasca covid menjadi meningkat pesat dan meningkat. (dul) Baca juga :

Read More

Syawanah Wanita Ahli Maksiat, Langsung Taubat Ketika Mendengar Ayat-ayat Allah

Jakarta — 1miliarsantri.net : Fadhul Naragi dalam kitab Mi’raj al-Sa’adah menukil sebuah kisah bahwa di kota Basrah (Irak) pernah hidup seorang wanita yang bernama Syawanah. Wanita itu selalu hadir dalam pesta-pesta yang bernuansa maksiat di kota Basrah. Suatu hari, Syawanah bersama para pembantunya sedang melewati lorong-lorong kota Basrah. Ketika melalui sebuah rumah, mereka mendengar suara raungan dan teriakan dari dalamnya. Syawanah berkata, “Subhanallah, aneh sekali suara raungan dan teriakan dari rumah itu.” Kemudian, Syawanah menyuruh salah seorang pembantunya untuk masuk ke rumah itu guna mencari tahu tentang apa yang sedang terjadi di dalamnya. Sang pembantu masuk, akan tetapi dia tidak kembali. Syawanah pun menyuruh pembantunya yang lain agar masuk mengecek ke dalam rumah tersebut tempat suara orang-orang meraung dan menangis. Setelah masuk, pembantu kedua ini juga tidak kembali ke luar. Didorong rasa penasarannya, Syawanah kembali memerintahkan pembantunya yang lain untuk masuk ke dalam, dengan pesan, agar cepat kembali. Setelah pembantu ketiga ini masuk, sebagaimana pesan majikannya, dia kembali. Kemudian, pembantu tersebut menjelaskan apa-apa yang telah terjadi di dalam rumah itu. Pembantu itu berkata, “Wahai nyonya (Syawanah), teriakan histeris dan raungan itu bukanlah karena ada orang yang meninggal dunia, tetapi mereka sedang meratapi diri mereka sendiri. Di dalam rumah ada majelis tangisan orang-orang yang suka bermaksiat.” Setelah mendengar semua keterangan itu, Syawanah masuk ke dalam rumah itu. Di dalam, dia menyaksikan seorang pembimbing rohani sedang dikelilingi sejumlah orang. Pembimbing ruhani itu sedang memberikan nasihat dan peringatan dengan azab Tuhan kepada orang-orang yang ada di sekelilingnya. Orang-orang itu tidak henti-hentinya menangis. Syawanah memperhatikan ucapan-ucapan pembimbing rouhani itu, tepat ketika dia sedang menjelaskan ayat suci Alquran ini. إِذَا رَأَتْهُم مِّن مَّكَانٍۭ بَعِيدٍ سَمِعُوا۟ لَهَا تَغَيُّظًا وَزَفِيرًا Apabila ia (neraka) melihat mereka dari tempat yang jauh, mereka mendengar suaranya yang gemuruh karena marahnya. (QS Al-Furqan Ayat 12) وَإِذَآ أُلْقُوا۟ مِنْهَا مَكَانًا ضَيِّقًا مُّقَرَّنِينَ دَعَوْا۟ هُنَالِكَ ثُبُورًا Dan apabila mereka dilemparkan ke tempat yang sempit di neraka dengan dibelenggu, mereka di sana berteriak mengharapkan kebinasaan. (QS Al-Furqan Ayat 13) لَّا تَدْعُوا۟ ٱلْيَوْمَ ثُبُورًا وَٰحِدًا وَٱدْعُوا۟ ثُبُورًا كَثِيرًا (Akan dikatakan kepada mereka), “Janganlah kamu mengharapkan pada hari ini satu kebinasaan, melainkan harapkanlah kebinasaan yang berulang-ulang.” (QS Al-Furqan Ayat 14) Usai mendengar ayat-ayat suci itu, jiwa Syawanah berguncang, lalu berkata, “Wahai Syaikh (pembimbing rohani), saya termasuk orang yang suka bermaksiat. Apabila saya bertaubat, apakah Allah SWT akan mengampuni saya?” Syaikh itu menjawab, “Tentu saja, jika kamu benar-benar bertaubat, walau perbuatan maksiatmu itu sama dengan perbuatan maksiat Syawanah.” Syawanah berkata, “Syawanah itu aku sendiri. Setelah ini, aku tak akan bermaksiat lagi.” Pembimbing rohani itu berkata, “Allah adalah sebaik-baik pemberi ampun. Apabila bertaubat, kamu akan diampuni.” Syawanah terus menangis. Lalu, dia membebaskan semua budak dan pembantunya, kemudian hanya sibuk dengan ibadahnya untuk menghapus kesalahan-kesalahannya di masa lalu. Akibatnya, berat badannya merosot dan menjadi sangat lemah. Suatu hari, Syawanah memperhatikan kondisi badannya itu. Dia menyadari dirinya telah menjadi sangat lemah. Dia merintih, “Oh di dunia ini saja aku sudah seperti ini, lantas bagaimana dengan keadaanku di akhirat kelak?” Saat itu, tiba-tiba Syawanah mendengar panggilan secara ghaib, “Wahai pemilik hati yang baik, bergabunglah bersama kami. Hingga, kamu dapat melihat ganjaran kami di hari kiamat kelak.” (yan) Baca juga :

Read More

Pasukan Zionis Israel Tembaki Warga Gaza yang Pulang ke Utara

Gaza — 1miliarsantri.net : Terdapat ribuan penduduk Palestina di Jalur Gaza yang sebelumnya mengungsi ke wilayah selatan, memutuskan pulang ke rumah mereka di wilayah utara saat diumumkan nya gencatan senjata antara Hamas dan Israel dimulai pada Jumat (24/11/2023). Daerah utara merupakan medan pertempuran utama Israel dengan Hamas. Namun pasukan zionis Israel telah mengancam bahkan menyerang seluruh warga Gaza yang coba kembali ke kampung halaman nya ke utara selama gencatan senjata berlangsung. Dalam sebuah video Aljazirah, tampak ribuan warga Gaza berlarian menghindari tembakan peringatan yang dilakukan oleh tentara Israel. Tentara Israel menembak untuk memblokir warga yang mengungsi dari selatan kembali ke rumahnya di utara Gaza. Sedikitnya tujuh orang terluka akibat tembakan tersebut. Menurut PBB, sekitar 1,7 juta dari 2,4 juta penduduk Gaza telah mengungsi selama hampir 50 hari agresi Israel ke wilayah tersebut. Israel telah menyatakan bahwa gencatan senjata selama empat hari dengan Hamas hanya bersifat sementara. Hal itu mengisyaratkan bahwa Israel akan melanjutkan perangnya di Gaza. Selama masa gencatan senjata, Hamas akan membebaskan 50 warga Israel yang mereka sandera sejak 7 Oktober 2023. Sebagai balasannya, Israel juga akan membebaskan 39 warga Palestina yang mendekam di penjara-penjara Israel. Sejak melancarkan agresinya pada 7 Oktober 2023, serangan Israel telah membunuh lebih dari 14.500 warga Gaza. Mereka termasuk 6.000 anak-anak dan 4.000 perempuan. Sementara korban luka telah melampaui 39 ribu orang.(zul/AZ) Baca juga :

Read More