Prasasti Kuno di temukan di Desa Keben Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan

Lamongan — 1miliarsantri.net : Sebuah prasasti kuno kembali ditemukan di Lamongan. Prasasti tersebut dinamakan Prasasti Keben karena ditemukan di kawasan Desa Keben, Kecamatan Turi, Lamongan tengah yang selama ini memang jarang ditemukan. Lokasi penemuan prasasti ini tidak jauh dari balai desa setempat, tepatnya di belakang balai desa dan berdekatan dengan lapangan desa. Hanya berjarak sekitar 50 meter dari belakang balai desa, kawasan dimana prasasti ini ditemukan dikenal dengan nama Telogo Watu (telaga batu). “Dulu kawasan ini dikenal warga sebagai telogo watu dan memang dikeramatkan oleh warga,” kata Kepala Desa Keben H Abdul Kholik kepada 1miliarsantri.net, Kamis (14/12/2023). Berada di sebuah tempat yang dikenal warga dengan sebutan telogo watu, prasasti Keben memang berada di sebuah telaga kecil di belakang balai desa dan dekat dengan lapangan desa. Sebelum terlihat penampakan batu prasasti, kata Kholik, batu prasasti tersebut hanya nampak bagian atasnya saja. “Kalau musim penghujan terendam air karena memang dikenal sejak dulu sebagai telogo watu,” ujarnya. Kondisinya yang tertimbun tanah dan kerap kebanjiran memang membuat prasasti ini aman tanpa ada gangguan. Apalagi, warga masyarakat sekitar mengkeramatkan lokasi di mana telogo watu tersebut berada meski bersebelahan dengan tambak. Kholik menyebut, ada beberapa kali penggalian yang dilakukan oleh warga namun karena banjir sehingga batu prasasti tersebut kembali tertimbun tanah. “Penggalian terakhir ya waktu mau sedekah bumi sekitar bulan Oktober kemarin hingga saat ini masih bisa terlihat,” jelasnya. Kekeramatan telogo watu ini memang diakui oleh Kholik. Ia menyebut, lokasi dimana prasasti Keben berada ini kerap menjadi lokasi shooting untuk acara TV lokal yang berbau mistis. Batu prasasti yang ditemukan di Desa Keben ini memang sudah tidak utuh dan pecah menjadi beberapa bagian. Bagian atasnya pun sudah hilang dan tidak berada di tempatnya. Banyak pula peneliti yang datang ke Prasasti Keben ini. “Kalau dulu kabar-kabarnya yang ada di sana itu adalah tumbal milik dari Syeh Subakir,” imbuhnya. Prasasti Keben saat ini yang baru digali sebagian itu memang menampakkan bentuk sebagai prasasti dengan guratan aksara yang sebagian masih terlihat dan terbaca. Penggalian yang dilakukan warga pada saat sedekah bumi pun, hanya menampakkan sebagian dan belum secara keseluruhan. Sebelum digali, aku Kholik, batu prasasti yang terpendam itu hanya terlihat sebagian saja, yaitu bagian atasnya saja. “Jadi waktu sedekah bumi itu, kita gali dan menampakkan lempengan batu tersebut. Penggalian itupun karena ada saran untuk merawat telogo watu ini,” lanjutnya. Pada saat penggalian yang dilakukan warga sebelum sedekah bumi, tutur Kholik, kondisi batu tersebut tidak terlihat apapun karena mungkin masih kotor. Namun, kini kondisi prasasti sudah bersih dan bisa terlihat aksara yang muncul dari prasasti tersebut. Kalau kondisi pecah, Kholik menyebut jika hal itu memang sudah lama terjadi dan ada yang bilang jika sebagian pecahan batu tersebut dibawa entah kemana. “Saya juga kaget kok ternyata sekarang kondisinya sudah bagus seperti itu, bisa terlihat aksaranya. Padahal dulu saat digali tidak terlihat apa-apa,” ucapnya. Kholik bersama warga desa lainnya berharap agar batu prasasti yang berada di areal persawahan itu bisa diteliti dan menjadi aset budaya yang bisa dilestarikan. Untuk itu, Kholik pun sudah berkomunikasi dengan dinas instansi terkait untuk kelanjutan terhadap batu prasasti yang saat ini masih diberi nama sesuai desanya tersebut. “Kami berharap agar prasasti Keben ini bisa diteruskan proses ekskavasinya oleh dinas dan instansi terkait,” pungkasnya. (nik) Baca juga :

Read More

Istighfar Selain Berfungsi Untuk Ketenangan Jiwa, juga Berfungsi Secara Medis

Surabaya — 1miliarsantri.net : Istighfar atau memohon ampunan kepada Allah merupakan sumber ketenangan jiwa. Tidak hanya memiliki dimensi spiritual, tetapi istighfar juga telah terbukti memiliki dampak positif secara medis pada kesehatan mental dan emosional. Dalam riwayat Abdullah bin Abbas RA, Nabi Muhammad SAW menyampaikan pesan cara mengatasi permasalahan yang sering dihadapi jiwa. Cara ini sebaiknya dilakukan oleh setiap muslim ketika sedang merasa gundah-gulana. Dari Abdullah bin Abbas RA, beliau meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang terbiasa memohon ampun, maka Allah akan memberinya jalan keluar dari kesusahannya dan terbebas dari kesedihannya, serta memberinya Rezeki dari arah yang dia inginkan. tidak menyangka.” (HR Ahmad dalam Musnadnya, ath-Tabrani dalam al-Mu’jam al-Awsath, Ibnu Majah, Abu Daud, dan al-Baihaqi dalam as-Sunan al-Kubra). Adapun dalam Al-Qur’an, Allah SWT berfirman: “Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menzalimi diri sendiri, (segera) mengingat Allah, lalu memohon ampunan atas dosa-dosanya, dan siapa (lagi) yang dapat mengampuni dosa-dosa selain Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan dosa itu, sedang mereka mengetahui.” (QS Ali-Imran: 135) Nadiah Thayyarah melalui “Ilmu dalam Al-Qur’an: Memahami Keajaiban Ilmiah Firman Allah”, menjelaskan, para psikolog telah menyampaikan orang yang menderita komplikasi kejiwaan biasanya disebabkan oleh tekanan batin sejak kecil atau akibat peristiwa traumatik yang mereka alami Ketika beranjak dewasa, perasaan depresi ini semakin meningkat hingga menimbulkan komplikasi kejiwaan. Bahkan dapat menimbulkan berbagai penyakit. Kemudian. “Para ilmuwan menyimpulkan bahwa tindakan mengakui kesalahan di depan orang lain biasanya dapat menyucikan jiwa dan menyembuhkan penyakit,” kata Nadiah. Pengobatan modern menyebut istilah ini psikoanalisis, yaitu pengakuan pasien tentang masalah kejiwaan yang dialaminya di hadapan psikiater atau psikiater. “Psikologi modern sangat sejalan dengan hadis Nabi yang berbicara tentang memaafkan dan manfaatnya dalam menghilangkan tekanan jiwa manusia. Ini merupakan mukjizat kenabian dalam bidang psikologi,” jelas Dr Nadiah. Maka itu, ketika seorang muslim mengakui kesalahan dan dosanya serta ikhlas memohon ampun kepada Allah dan mengucapkan istighfar, maka perbuatannya akan membawa kedamaian di hatinya. (yat) Baca juga :

Read More

Pemkot Depok Launching Buku Nikah Braile Untuk Penyandang Disabilitas

Depok — 1miliarsantri.net : Wali Kota Depok, Mohammad Idris telah menyerahkan sekaligus meluncurkan modul dengan huruf Braile yang dilaksanakan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Depok kepada peserta sekolah Pra Nikah pada Senin (11/12/2023) lalu. Upaya ini merupakan bentuk dari fasilitas Pemerintah Kota (Pemkot) Depok yang diberikan kepada para peserta SPN terutama bagi para peserta yang merupakan para penyandang disabilitas. Nessi Anisa Handari, selaku Kepala DP3AP2KB Kota Depok mengharapkan SPN dapat diakses oleh para generasi muda yang telah siap nikah termasuk bagi disabilitas. “Dengan launchingnya modul ini semoga dapat menjadi acuan dalam memberikan SPN, karena dalam merencanakan pernikahan harus adanya sebuah rencana dan harus dibekali dengan SPN,” tuturnya kepada 1miliarsantri.net, Kamis (14/12/2023). Di sebutnya juga, selain peserta tuna netra para peserta lainnya masih dapat mengikuti modul dengan huruf biasa, dan untuk 10 peserta disabilitas dengan tuna netra telah dibekali modul dengan huruf braile pada angkatan terakhir ini atau 40. Nessi juga berharap modul ini dapat membantu masyarakat yang memiliki kondisi apapun agar dapat ikut menyukseskan program SPN. Serta tidak adanya diskriminasi bagi mereka para penyandang disabilitas supaya program ini dapat dimanfaatkan seluruh kalangan dan semua golongan dapat ikut serta. Dan dengan adanya modul dengan huruf braile ini, DP3AP2KB Kota Depok yang bekerja sama dengan Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) juga bermaksud untuk melancarkan program pengembangan inovasi SPN. (div) Baca juga :

Read More

Aa Gym : Komika Penghina Rasulullah Hendaknya Bertaubat

Jakarta — 1miliarsantri.net : Belakangan viral seorang komika diduga menghina Nabi Muhammad SAW. Komika tersebut mengutip nama Nabi Muhammad SAW dalam bahan candaan yang banyak dikecam tokoh agama. Tak hanya itu, Aulia juga menyinggung banyak hal terkait agama Islam seperti masalah poligami. “Bilang aja loe pingin begituan dengan lima perempuan, pakai-pakai hadis Nabi,” kata Aulia menyinggung tentang hadis poligami dalam Islam disaat penyampaian stand up comedy nya beberapa waktu lalu. Pengasuh Pondok Pesantren Daarut Tauhiid Bandung, KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym), meminta kepada komika tersebut untuk segera bertaubat. “Taubat lah. Taubat. Bahagia itu tidak akan bisa datang dengan perbuatan buruk. Kita bicara yang baik-baik saja,” ujar Aa Gym saat ditemui 1miliarsantri di Jakarta Selatan, Kamis (14/12/2023). Aa Gym mengatakan, Indonesia sekarang ini lebih membutuhkan orang-orang yang mengajak kepada kebaikan. Maka itu, menurut dia, sudah seharusnya komika Indonesia juga berbicara dengan santun dan mengajak pada kebaikan. “Karena negeri ini lebih membutuhkan orang-orang yang mengajak kepada kebaikan, yang mempersatukan, yang membuat orang menjadi lebih produktif,” sambung Aa Gym. Dia juga berpesan kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya kepada para komika untuk tidak mencari penyakit dengan menghina junjungan umat Islam, Nabi Muhammad SAW. “Ya janganlah kita cari penyakit dengan menghina para nabi, menghina agama. Karena itu tidak jadi kebaikan sama sekali bagi siapapun,” tutup Aa Gym. (wink) Baca juga :

Read More

Pemerintah Kerajaan Saudi Melakukan Pemeliharaan Rutin Ka’bah Jelang Musim Haji 2024

Riyadh — 1miliarsantri.net : Pemerintah Kerajaan Arab Saudi tengah melakukan pemeliharaan rutin Kakbah. Pekerjaan mulai dilakukan sejak Sabtu (09/12/2023) di bawah pengawasan Departemen Manajemen Proyek Kementerian Keuangan Saudi dengan lembaga pemerintah lainnya. Pemeliharaan berkala tersebut merupakan upaya berkelanjutan dari komitmen Pemerintahan Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud dalam merawat dan memuliakan Kakbah, menjaga kesucian dan seluruh elemen agar tetap dalam kondisi optimal. Mengutip Saudi Press Agency, sejak berdiri pada 1438 H, Departemen Manajemen Proyek sudah aktif mengawasi proyek perluasan Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah atas pengarahan Raja Salman. Departemen Manajemen Proyek juga mengawasi pekerjaan renovasi berkala unsur-unsur Kakbah sebelumnya yang dilaksanakan pada bulan Syawal 1440 H dan Dzulhijjah 1442 H. Pekerjaan konstruksi yang tengah berlangsung di sekitar Kakbah tidak terlihat karena tertutup pagar tinggi. Selain itu, Hijr Ismail di sisi utara Ka’bah juga akan ditutupi. Akibat renovasi tersebut, sementara jamaah tidak dapat menyentuh Kakbah dan melihat Hajar As-Wad. Namun, jamaah masih dapat melakukan tawaf atau mengeliling Kakbah, serta ibadah lainnya tanpa hambatan apapun. Melihat akun X @HaramainInfo, disebutkan proses perawatan Kakbah akan memakan waktu kurang lebih selama 10 hari. “Pengerjaan ka’bah akan berlangsung selama kurang lebih 10 hari,” bunyi keterangan Info Haramain. Dalam renovasi tersebut, hanya pekerja yang diberi wewenang khusus yang dapat memasuki wilayah tersebut selama masa konstruksi. Pekerjaan renovasi ini merupakan upaya signifikan yang bertujuan untuk memastikan pelestarian dan pemeliharaan tempat bersejarah tersebut. (dul/SPA) Baca juga :

Read More

Berikut Serangkaian Acara Peringatan Haul Gus Dur ke 14

Jakarta — 1miliarsantri.net : Haul ke-14 KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur akan digelar Sabtu malam, 16 Desember 2023 di Jalan Warung Silah, Ciganjur, Jakarta Selatan. Haul kali ini mengangkat tema ‘Meneladani Budaya Etika Demokrasi Gus Dur’. Salah satu acaranya yaitu pembacaan “Amanat Ciganjur” untuk muwujudkan Pemilu Damai dan Berkualitas. Menurut ketua panitia, Inayah Wulandari Wahid, pemilihan tema haul tersebut dipilih pihak keluarga sebagai upaya untuk menghadirkan inspirasi dan keteladanan Gus Dur tentang demokrasi sebagaimana yang sudah diyakini, dijalankan dan diperjuangkan almarhum. “Banyak hal yang bisa dipelajari dan diperhatikan oleh penyelenggara, kontestan dan konstituen tentang bagaimana seharusnya demokrasi ditempatkan, diarahkan dan ditata orientasinya,” terang putri bungsu Gus Dur ini. Yang paling penting diteladani dari demokrasi ala Gus Dur adalah tentang budaya etika yang beliau pegang teguh, dijalankan dan diperjuangkan. Gus Dur, lanjut Inaya tidak menganggap demokrasi dan pemilu sebagai prosedur dan angka-angka elektoral, tetapi memiliki kandungan mandat nilai perjuangan harkat martabat manusia dan kesejahteraan. “Demokrasi di sisi Gus Dur, juga tak bisa dipisahkan dari budaya anti kekerasan dan ketaatan pada konstitusi,” tegasnya. Untuk itu, beberapa tokoh dan seniman diundang mengisi acara, di antaranya filsuf dan astronomer dari STF Driyakarya Karlina Supelli untuk memberi orasi tentang substansi dan arah demokrasi ideal, seusai teladan demokrasi Gus Dur. Inaya juga menyebut akan ada pembacaan ‘Amanat Ciganjur’ berisi pesan-pesan demokrasi, yang akan dibacakan oleh beberapa tokoh bangsa. Mereka adalah Ibu Shinta Nuriyah Wahid, Lukman Hakim Saifuddin, Romo Benny Susetyo dan Pdt Gomar Gultom. Sebagaimana umumnya, agenda utama Haul 14 Gus Dur adalah pembacaan Tahlil dan Doa oleh KH Husein Muhammad, ulama intelektual asal Cirebon. Di awal acara, akan dibuka dengan pembacaan shalawat dan mahallul qiyam oleh Group Shalawat Bil Musthofa, dari Pondok Krapyak, Yogyakarta. Sedangkan pembacaan ayat Suci Al Qur’an, akan dilantunkan Ustadz H. Rif’at Aby Syahid, dari PP Al Falah, Cicalengka Bandung. Sejumlah artis seniman turut meramaikan, di antaranya Band Lorjhu’ dari Madura, Ria Pasar Kemis, Yati Pesek yang akan didapuk standup comedy bersama trio komedian santri Abioso Group. “Sebuah kehormatan bagi kami, bila kita semua berkenan mendoakan dan mengenang Alm KH. Abdurrahman Wahid, baik hadir langsung di acara Haul atau mengikuti secara virtual melalui siaran media,” pungkasnya. (rid) Baca juga :

Read More

Rasulullah SAW Selalu Membaca Tiga Doa ini Dalam Sholat

Surabaya — 1miliarsantri.net : Rasulullah SAW kerap membaca sejumlah doa jika berada dalam gerakan-gerakan tertentu sholat. Setidaknya terdapat tiga doa yang kerap beliau baca. Ibnu Qayyim Al-Jauzi dalam kitab Fikih Shalat merangkum doa-doa Rasulullah SAW dalam sholat sebagai berikut: Pertama, doa selamat dari adzab kubur. Nabi berdoa, “Allahumma inniy audzubika min adzabil-qabri wa audzu bika min fitnatil-masih ad-dajaali wa audzubika min fitnati al-mahya wa fitnatil-mamaati. Allahumma inniy audzubika minal-ma’tsami wal-maghrami.” Yang artinya, “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari adzab kubur dan aku berlindung kepada-Mu dari fitnah Al-Masih Dajal, dan aku berlindung kepada-Mu dari fitnah hidup dan mati, dan aku berlindung kepada-Mu dari dosa dan utang.” Kedua, doa memohon ampunan. Nabi berdoa, “Allahummaghfirliy dzanbiy wa wasi’liy fii daari wa baarikliy fima razaqtaniy.” Yang artinya, “Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku, luaskanlah tempat tinggal (persinggahanku) dan berkahilah rizki yang Engkau berikan kepadaku.” Ketiga, Rasulullah SAW juga membaca doa dalam sujudnya. Nabi berdoa, “Rabbi a’thi nafsiy taqwaaha wa zakkiha anta khairu man zakkaha anta waliyyuha wa maulaha.” Yang artinya, “Ya Tuhanku, berikan kepadaku jiwaku sifat takwanya, dan bersihkanlah ia. Engkau sebaik-baik Dzat yang membersihkannya. Engkau wali sekaligus tuan baginya.” Doa-doa yang Rasulullah SAW ucapkan dalam shalatnya selalu diucapkan dengan lafadz mufrad (tunggal). Seperti di dalam doa, “Rabbighfirliy warhamni wahdiniy.” Yang artinya, “Ya Tuhanku, ampunilah aku, dan berilah aku petunjuk.” (yat) Baca juga :

Read More

Desain Batik Jamaah Haji Indonesia Memilih Motif Sekar Arum Sari Menjadi Juara

Jakarta — 1miliarsantri.net : Ditjen Penyelenggaran Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama telah menetapkan pemenang sayembara desain batik jemaah haji Indonesia. Batik Motif Sekar Arum Sari ditetapkan sebagai pemenang. Ketetapan ini tertuang dalam Keputusan Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji Dan Umrah Nomor 370 Tahun 2023 Tentang Penetapan Pemenang Dan Finalis Sayembara Desain Batik Jemaah Haji Indonesia. “Setelah melalui serangkaian proses penilaian, Dewan Juri menetapkan Batik Motif Sekar Arum Sari karya Sony Adi Nugroho sebagai pemenangnya. Penetapan dewan juri ini kemudian dituangkan dalam bentuk Keputusan Dirjen PHU,” terang Direktur Layanan Haji Dalam Negeri Ditjen PHU Saiful Mujab, di Jakarta, Senin (11/12/2023). Motif Sekar Arum Sari terinspirasi dari melati putih, motif kawung, motif truntum, motif songket dan tenun, serta burung garuda. Filosofi dari motif ini adalah puspa nasional Indonesia digambarkan dengan bunga melati putih yang melambangkan simbol kesucian, keagungan, kesederhanaan, ketulusan, keindahan, dan rendah hati. Selain pemenang, dewan juri juga telah menetapkan sembilan finalis, yaitu: 1) Ahmat Filasuf (Motif Ksatria Bhakti Imani), 2) Bagio Wijaya (Motif Sketsa Bunga, Gunung Wayang dan Burung Garuda), 3) Bayu Aria Widhi Kristanto (Motif Sayap Kebangsaan), 4) Deki Sandi Herdianto (Motif Attara Jagat Marjan), 5) Ernas Juliasta (Motif Batik Puspa Bangsa Puspa Pesona), 6) Saftiyaningsih Ken Atik (Motif MAHAJ), 7) Satya Wiragraha (Motif Indonesia Berkah), 8) Sania Sari (Motif Harmoni Semesta), dan 9) Tri Asayani (Motif Khidmat Nusantara). Pemenang dan para finalis ini merupakan hasil penetapan dewan juri sayembara desain batik Jemaah Haji Indonesia. Mereka wajib menyerahkan hasil karya sayembara desain batik jemaah haji Indonesia dalam bentuk busana, dilengkapi dengan mood board, story telling dan gambar fashion, kepada Kementerian Agama Republik Indonesia cq. Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah. “Pemenang wajib memberikan seluruh hak cipta karya desain seragam batik Jemaah Haji Indonesia kepada Kementerian Agama Republik Indonesia cq. Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah,” jelas Saiful Mujab Mujab menambahkan, pemenang mendapatkan sertifikat dan uang hadiah sebesar Rp78.000.000, sementara sembilan finalis masing-masing mendapatkan sertifikat dan uang sebagai pengganti karya sayembara sebesar Rp5.000.000. Pajak ditanggung oleh penyelenggara. Sayembara Desain Batik Jemaah Haji Indonesia berlangsung sejak 25 Agutus 2023. Panitia melibatkan lima dewan juri yang diketuai oleh Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Eny Retno Purwaningtyas. Empat dewan juri lainnya adalah Komaruddin Kudiya (Ketua Asosiasi Perajin dan Pengusaha Batik Indonesia atau APPBI), Irna Mutiara (Desainer atau Perancang Busana), Monika Jufry (Desainer atau Perancang Busana), dan Yufie Safitri Sobari (Desainer atau Perancang Busana dan Akademisi). (wink) Baca juga :

Read More

Karomah Sultan Agung Bisa Sholat di Mekah Dengan Hanya Melompat

Yogyakarta — 1miliarsantri.net : Sultan Agung merupakan raja Mataram pertama yang mengirim pasukan ke Batavia untuk menyerbu Kompeni. Ia mendapat julukan Nata Binathara ing Tanah Jawa, Raja Agung di Tanah Jawa, yang dikisahkan bisa shalat Jumat di Makkah meski berangkat dari Mataram pukul 11.00. Nama kecilnya Raden Mas Jatmiko dan ketika dewasa bernama Pangeran Rangsang. Naik tahta pada 1613, sebagai Sultan Agung Prabu Anyokrokusumo Senopati ing Ngalogo Ngabdurahman Sayidin Panata Dinan Nata Binathara ing Tanah Jawi. Ia merupakan anak pertama dari Adi Prabu Anyakrawati Senopati ing Ngalogo Mataram, raja kedua Mataram. Anyakrawati memiliki nama kecil Raden Mas Jolang, anak dari Panembahan Senopati, pendiri Kerajaan Mataram. Sultan Agung dikishkan sering bepergian sendirian, bahkan sampai ke Aceh, Makassar, Siam, Ternate, dan Turki. Ia juga sering bertapa di gunung-gunung. Cerita babad menyebut, ia berpindah dari gunung yang satu ke gunung lainnya dengan cara melompat. Yaitu, dari Gunung Lawu melompat ke Gunung Merapi, melompat lagi ke Lawu lalu melompat ke Gunung Semeru. Dari Semeru melompat ke Gunung Merbabu, lalu pulang ke keraton. Suatu ketika, dalam aktivitas bertapa dari gunung ke gunung di hari Jumat, Sultan Agung bertemu dengan sosok Sunan Kalijaga. Sunan Kalijaga pun menanyakan aktivitas Sultan Agung berkali-kali melompati dari gunung ke gunung. “Tidak untuk maksud apa-apa. Daripada berdiam diri, sehabis sembahyang Subuh saya mencoba meniru kebiasaan Raden Arjuno. Ketika Raden Arjuno mencari kesenangan, selalu melompat dari gunung ke gunung,” jawab Sultan Agung. Sunan Kalijaga menyatakan, zaman sudah berubah, agama di Jawa sudah berganti. Lalu ia menyarankan kepada Sultan Agung, daripada melompat dari gunung ke gunung, lebih baik melompat ke Makkah untuk shalat Jumat. “Siapa tahu mendapat kemuliaan,” kata Sunan Kalijaga. Sultan Agung pun menerima saran Sunan Kalijaga itu. Ketika Sunan Kalijaga sudah menghilang dari tempat duduknya, hari itu sudah pukul 11.00. Bergegaslah Sultan Agung melompat ke Makkah. Ketika Sultan Agung masih di atas Panarukan, sebelum melompat ke Makkah, Sultan Agung mendengar suara teriakan dari bawah yang meminta untuk berhenti sejenak. Suara itu berpesan kepada Sultan Agung agar sesampainya di Makkah menemui Imam Syafii. “Mintakan izin bahwa saya hari ini tidak shalat Jumat di Makkah, karena belum selesai menyiangi rumput di kebun. Rumputnya sudah lebat,” kata suara dari bawah itu. Sultan Agung pun menanyakan nama orang itu. Tiba di Masjidil Haram, jamaah sudah penuh. Sultan Agung mencari sosok Imam Syafii. Ia pun menyampaikan pesan dari penduduk Kramatwatu yang menitip pesan kepadanya. Sultan Agung berpikir, padahal orang yang menitip pesan itu bisa meninggalkan pekerjaannya untuk berangkat ke Makkah. “Duh Nak Sultan, jangan sedih. Kanjeng Sultan ke sini hanya di hari Jumat, sementara orang Kramatwatu itu sehari lima kali sembayang di sini,” ujar Imam Syafii. Syafii menyebut, penduduk Kramatwatu itu selalu shalat Subuh, Dhuhur, Ashar, Maghrib, dan Isya, di Masjidil Haram. “Karena dia memang sudah khatam dan fasih tentang agama, maka pantas jika dia menjadi penghulu agung di Kerajaan, sehingga bisa menambah kemuliaan Kerajaan,” jawab Imam Syafii. Sultan Agung masygul, apa mungkin orang yang tadi menitip pesan bersedia diajak ke Keraton? Imam Syafii meyakinkan Sultan Agung bahwa orang di Kramatwatu itu akan mematuhi keinginan Sultan Agung. (mif) Baca juga :

Read More

Resolusi PBB Mengenai Gencatan Senjata Israel Hamas Diharapkan Bisa Disetujui

New York — 1miliarsantri.net : Palestina berharap pemungutan suara yang dilaksanakan Majelis Umum PBB mengenai resolusi yang menuntut gencatan senjata kemanusiaan di Gaza menjadi bentuk dukungan global yang luas untuk mengakhiri perang Israel-Hamas, yang kini memasuki bulan ketiga. Sebelumnya pada Jumat (8/12/2023), Amerika Serikat (AS) memveto resolusi Dewan Keamanan PBB yang menuntut gencatan senjata kemanusiaan. Negara-negara Arab dan Islam kemudian menyerukan sidang darurat Majelis Umum PBB yang beranggotakan 193 negara pada Selasa (12/12/2023) sore untuk melakukan pemungutan suara mengenai resolusi yang menuntut gencata senjata di Gaza. Berbeda dengan resolusi Dewan Keamanan, resolusi Majelis Umum tidak mengikat secara hukum. Namun, juru bicara PBB Stephane Dujarric mengatakan, pesan-pesan yang disampaikan dalam majelis tersebut sangat penting dan mencerminkan opini dunia. Duta Besar Palestina untuk PBB, Riyad Mansour, pada Ahad (10/12/2023) mengatakan kepada Associated Press, resolusi yang gagal di Dewan Keamanan disponsori oleh 103 negara. Dia berharap akan ada lebih banyak sponsor dan suara yang tinggi untuk resolusi Majelis Umum pada Selasa. Pada 27 Oktober, Majelis Umum PBB menyerukan gencatan senjata kemanusiaan di Gaza yang mengarah pada penghentian permusuhan. Ketika itu, hasil pemungutan suara 120-14 dengan 45 abstain. Ini adalah tanggapan pertama PBB terhadap perang Gaza. Setelah empat kali gagal, Dewan Keamanan PBB pada 15 November mengadopsi resolusi pertama setelah pecahnya perang Israel-Hamas. Dewan Keamanan menyerukan jeda kemanusiaan yang mendesak dan jangka panjang di Gaza untuk mengatasi meningkatnya krisis bagi warga sipil Palestina selama serangan udara dan darat Israel. Pemungutan suara di dewan yang beranggotakan 15 orang itu menghasilkan skor 12-0 dan Amerika Serikat, Inggris, dan Rusia abstain. Amerika Serikat dan Inggris mengatakan mereka abstain karena resolusi tersebut tidak mengutuk serangan mengejutkan Hamas pada 7 Oktober terhadap Israel. Sementara Rusia karena kegagalan Dewan Keamanan menuntut gencatan senjata kemanusiaan di Gaza. Seruan gencatan senjata semakin meningkat seiring dengan meningkatnya korban gugur di tengah serangan Israel untuk melenyapkan Hamas di Gaza. Pada Jumat, AS memveto resolusi Dewan Kemananan PBB untuk gencatan senjata di Gaza, dengan hasil pemungutan suara adalah 13-1, sementara Inggris abstain. Pertemuan dan pemungutan suara Dewan Keamanan pada Jumat lalu merupakan tanggapan terhadap surat Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, yang menggunakan Pasal 99 Piagam PBB. Hal ini memungkinkan seorang sekjen PBB untuk menyampaikan ancaman yang ia lihat terhadap perdamaian dan keamanan internasional. Gutteres memperingatkan adanya bencana kemanusiaan di Gaza dan mendesak dewan tersebut untuk menuntut gencatan senjata kemanusiaan. Guterres mengatakan, dia mengangkat Pasal 99 karena ada risiko tinggi terjadinya keruntuhan total sistem dukungan kemanusiaan di Gaza. Pasal ini belum pernah digunakan di PBB sejak 1971. PBB memperkirakan krisis kemanusiaan di Gaza akan mengakibatkan gangguan total ketertiban umum dan meningkatnya tekanan untuk melakukan pengungsian massal ke Mesir. “Gaza berada pada titik puncaknya dan orang-orang yang putus asa berada dalam risiko kelaparan yang serius,” kata Guterres. Guterres menekankan, serangan lintas batas Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober tidak akan pernah dijadikan pembenaran atas hukuman kolektif terhadap rakyat Palestina. Serupa dengan resolusi Dewan Keamanan, rancangan resolusi Majelis Umum tidak menyebutkan Hamas atau serangan 7 Oktober terhadap Israel. Resolusi mengungkapkan keprihatinan besar atas situasi kemanusiaan yang sangat buruk di Jalur Gaza dan penderitaan penduduk sipil Palestina. Resolusi iu mengatakan bahwa rakyat Palestina dan Israel harus dilindungi sesuai dengan hukum kemanusiaan internasional. Selain gencatan senjata kemanusiaan, resolusi tersebut menuntut agar semua pihak mematuhi hukum kemanusiaan internasional. Terutama yang berkaitan dengan perlindungan warga sipil, pembebasan semua sandera segera dan tanpa syarat, serta memastikan akses kemanusiaan di Gaza. (sam/AP) Baca juga :

Read More