Republik Chechnya Siap Bangun Apartemen Untuk Warga Palestina

Chechnya — 1miliarsantri.net : Pemimpin Republik Chechnya, Ramzan Kaydrov mengatakan mulai membangun apartemen untuk warga Palestina yang mengungsi dari Gaza. Hal tersebut diungkap saat mengumumkan peresmian peletakan batu pertama di area pembangunan blok apartemen. Area tersebut akan dibangun lima blok apartemen yang masing-masing terdiri dari 35 apartemen. “Apartemen tersebut dibangun dekat dengan sekolah dan taman kanak-kanak. Dengan senang hati, saya mengucapkan selamat kepada para pemukim yang akan segera menerima rumah [baru],” tulis Kadyrov di Telegram, seperti dilansir dari RT, Jumat (19/1/2024). Dia menegaskan akan terus memberikan bantuan dan dukungan secara komprehensif pada warga Palestina, salah satu nya yakni proyek pembangunan apartemen yang didanai lewat badan amal regional. Setiap keluarga akan diberikan 100.000 rubel atau sekitar Rp17,6 juta. Pejabat Chechnya mengatakan, sekitar 130 juta rubel atau Rp22,9 miliar telah dialokasikan untuk bantuan kemanusiaan kepada warga dan pemukiman pengungsi Gaza. Sejauh ini, Chechnya telah menampung lebih dari 200 warga Palestina yang mengungsi imbas perang antara Hamas dan Israel. Sementara Rusia sudah menerima 1.158 pengungsi dari Gaza sejak konflik pecah pada 7 Oktober. (lik) Baca juga :

Read More

Cholil Nafis Jadi Saksi Panji Gumilang, Beberkan Temuan MUI

Indramayu — 1miliarsantri.net : Majelis Ulama Indonesia (MUI) diminta memberikan pandangan keahlian dalam sidang kasus penistaan agama dengan terdakwa Panji Gumilang di Pengadilan Negeri Indramayu, Rabu (17/1/2024). Hadir mewakili MUI adalah Ketua MUI Bidang Fatwa Prof KH Asrorun Ni’am Sholeh, Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah KH M Cholil Nafis, dan Wakil Ketua Komisi Fatwa Prof Amin Suma. Dalam kesaksiannya, Kiai Cholil Nafis membenarkan adanya unsur penodaan agama yang dilakukan pimpinan Ponpes Al Zaitun saat menyampaikan ceramahnya di dalam masjid beberapa waktu lalu. “Kita menyampaikan kepada hakim bahwa di dalamnya terdapat unsur ketidak sopanan, di dalam uraian soal umat islam di masjid,” terang Kiai Cholil. Tidak hanya itu, dalam ceramahnya, Panji Gumilang juga menyebut bahwa Allah SWT tidak mengerti bahasa Melayu. Kiai Cholil Nafis mengatakan bahwa hal tersebut juga merupakan salah satu kriteria unsur penodaan agama. “Ada unsur penodaan agama menurut kriteria MUI tentang kalamullah, dan tentang Allah SWT tidak mengerti bahasa melayu. Alhamdulillah kami sudah sampaikan sesuai fatwa Majelis Ulama Indonesia,” sambung Kiai Cholil. Menurut Kiai Cholil, hal tersebut secara terang-terangan menodai salah satu sifat yang dimiliki Allah SWT, yakni sifat Al-Alim, yang memiliki arti bahwa Allah SWT Mahamengerti segala sesuatu, baik yang terlihat maupun yang tersembunyi. “Berkenaan dengan bahwa Alquran itu deklarasi Nabi Muhammad SAW, dan mengatakan kalau itu (Alquran) kalamullah berarti Allah nanti tidak mengerti bahasa melayu. Nah, itu mengurangi sifat Allah al-‘Alim. Itulah delik menurut fatwa kriteria penodaan agama MUI termasuk penodaan agama kepada Allah SWT,” lanjutnya. Selain beberapa poin yang disebutkan diatas, dalam sidang tersebut Kiai Cholil juga menyampaikan tentang perkataan Panji Gumilang yang menyebutkan bahwa masjid hanya ada di Vatikan, dan masjid di Indonesia hanya untuk orang-orang yang berputus asa. Menurut Kiai Cholil, membanding-bandingkan tempat ibadah umat Islam merupakan tindakan yang tidak sepatutnya dilakukan oleh seorang pimpinan Pondok Pesantren. Hal ini tentu menambah deretan perkataan kontroversi Panji Gumilang. “Membandingkan masjid (di Indonesia) dibandingkan dengan vatikan, itu adalah ungkapan yang kurang sopan, menyinggung orang Islam pastinya¸” ungkapnya. Sebelumnya dalam sidang perdana terhadap pimpinan Al Zaytun itu, jaksa penuntut umum mengajukan dakwaan primer berkaitan dengan Pasal 14 ayat (1) Undang-undang (UU) RI Nomor 1 Tahun 1946, mengenai menyiarkan berita bohong hingga sengaja menerbitkan keonaran di tengah masyarakat. Untuk subsidernya berkaitan dengan Pasal 14 ayat (2) sama juga tentang berita bohong. Lebih subsider lagi Pasal 15 UU RI Nomor 1 Tahun 1946 tentang menyiarkan kabar yang tidak pasti atau kabar berlebihan dan tidak lengkap. Selain itu, Tim JPU juga mendakwa Panji Gumilang dengan UU ITE yakni Pasal 45A ayat (2) Jo Pasal 28 ayat (2) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE. “Di mana UU itu intinya adalah untuk menimbulkan rasa kebencian, permusuhan, individu atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan suku, agama ras antargolongan atau SARA. Untuk dakwaan lainnya, yakni Pasal 156 Huruf (a) KUHP mengenai kesengajaan di muka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan yang pada pokoknya bersifat permusuhan, penyalahgunaan, penodaan terhadap suatu agama yang dianut di Indonesia. (den) Baca juga :

Read More

Harlah Muslimat NU Dihadiri 150 Ribu Jamaah

Jakarta — 1miliarsantri.net : Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) bakal mengadakan peringatan hari lahir (harlah) ke-78 di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, Sabtu (20/1/2024). Kegiatan yang berisi doa bersama ini rencananya akan dimulai pukul 00.00 dan dihadiri oleh 150 ribu Muslimat NU dari dalam dan luar negeri serta warga NU, ANSOR, Fatayat NU, PERGUNU, dan elemen Banom, lajnah dan lembaga NU lainnya. Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa mengajak para kader Muslimat NU di seluruh daerah untuk sama-sama menyukseskan agenda tersebut. “Ini agenda kita bersama. Mari, kita bersama sama menyukseskan dengan hadir dan kita niatkan doa bersama untuk kemaslahatan bangsa dan negara yang kita cintai ini,” terang Khofifah kepada 1miliarsantri.net, Kamis (18/1/2024). Khofifah mengungkapkan, 150 ribu warga dengan 2995 armada bus itu hanya anggota Muslimat NU, belum jajaran NU dan Banom lainnya yang hadir dari berbagai provinsi di Indonesia. Sebanyak 34 Pengurus Wilayah (PW) dan 534 Pengurus Cabang (PC) Muslimat NU siap menghijaukan Stadion GBK. Selain itu, perhelatan ini juga akan dihadiri PCI Muslimat NU yang mengkonfirmasi hadir dari 11 negara, antara lain, Malaysia, Hong Kong, Taiwan, Tiongkok, Jerman, Inggris, Jepang, dan wilayah lainnya. Dengan total ratusan ribu jamaah tersebut, acara ini diharapkan menjadi momentum besar yang melibatkan seluruh jajaran Muslimat NU serta elemen NU dan Banom, lembaga dan perangkat lainnya. “150 ribu itu dari jamaah Muslimat NU saja yang berasal dari seluruh Indonesia ditambah dari Muslimat NU Cabang Istimewa di luar negeri seperti Malaysia, Hongkong, Taiwan, Tiongkok, Jerman, Saudi Arabia, Mesir, Inggris,” papar dia. Harlah ke-78 Muslimat NU ini mengangkat tema “Membangun Ketahanan Keluarga Untuk Menguatkan Ketahanan Nasional”. Karenanya, Khofifah menegaskan bahwa kegiatan utama dalam acara tersebut meliputi dzikir, doa, dan shalawat, serta tadarus Al-Qur’an dengan target khataman sebanyak 2024 kali. Jumlah tersebut mengacu pada tahun terkini, yakni 2024. Kegiatan ini bakal dihadiri Presiden Joko Widodo, para ulama, tokoh-tokoh NU meliputi pimpinan syuriyah dan tanfidziyah PBNU, dan pimpinan Muslimat NU beserta pengurusnya akan hadir. Ia menambahkan, peringatan Harlah ke-78 ini diharapkan dapat menjadi momentum doa bersama untuk kemaslahatan Indonesia dan menunjukkan kesatuan Muslimat NU dalam mendukung nilai-nilai keagamaan dan kemanusiaan. “Kita berdoa untuk keselamatan bangsa Indonesia. Mudah-mudahan dengan itu, Allah memberikan rahmat dan karunia menjadi bangsa dan negara yang Baldatun thayyibatun wa rabbun ghafûr,” pungkasnya. (Iin) Baca juga :

Read More

Penyebar Agama Islam di Afrika Didominasi Orang-orang Indonesia

Cape Town — 1miliarsantri.net : Di ujung benua Afrika, tepatnya di selatan negara Afrika Selatan, terletak pesisir Cape Town. Wilayahnya yang beragam terbentang pada gabungan gugusan pegunungan tinggi yang mengelilingi kota dan dua lautan luas yang melindunginya dari beberapa sisi. Di sana terdapat makam umat Islam pertama yang datang ke Cape Town. Kota ini menjadi saksi kedatangan pertama mereka yang tercatat dalam sejarah negara tersebut. Ini terjadi setelah Belanda menetap di wilayah tersebut pada abad ke-17. Kedatangan kaum Muslimin ini ada di bawah pengawasan dan pimpinan Perusahaan Hindia Timur Belanda. Hal itulah yang menjadikan Cape Town sebagai tempat peristirahatan dan transit bagi kapal-kapal yang melakukan perdagangan antara Belanda dan Indonesia. Belanda, karena perdagangan tersebut, membutuhkan tenaga kerja dan budak untuk mendukung ekspansinya. Penjajahan Belanda di Indonesia telah membantu kelompok dagang saat itu dalam memperoleh para tahanan politik, pejuang perlawanan, dan budak yang dipenjarakan atas tuduhan menghasut kerusuhan terhadap pemerintah Belanda. Ini didorong putusan Mahkamah Agung di Batavia (kini Jakarta) yang menjatuhkan hukuman pengasingan dan deportasi kepada mereka. Karena itu, pada abad ke-18, ada sebuah lingkungan di kaki Table Mountain atau Gunung Meja di Afrika Selatan, yang ditinggali untuk pertama kalinya oleh orang-orang asal Indonesia, Malaysia, dan orang Asia lainnya yang pernah menjadi budak Belanda. Lingkungan tersebut kini terkenal dengan nama Bo-Kaap, sebuah daerah pemukiman yang memiliki pesona warna-warna cerah pada rumah-rumah di sana. Di antara mereka yang datang ke kawasan itu adalah para politikus di pengasingan dan mereka yang dihukum karena kejahatan, serta pengrajin terampil, pemimpin agama, dan cendekiawan yang mewariskan pengetahuan mereka kepada generasi baru di Afrika Selatan. Sejarawan Afrika Selatan, Shafiq Morten mengatakan Muslim pertama yang tercatat dalam sejarah Afrika Selatan adalah Ibrahim Batavia yang datang sebagai tawanan dan tahanan politik. Kemudian, umat Islam terus masuk, dan kebanyakan dari mereka adalah tahanan politik yang dilarang menampakkan agamanya atau mengajak orang lain kepadanya. Dia melanjutkan umat Islam yang datang ke Afrika Selatan sebagai budak tidak hanya datang dari Indonesia, tetapi dari Afrika Utara bagian barat, Madagaskar, dan Sri Lanka. Bahkan pada akhir periode pendudukan Inggris, lebih dari 50 persen populasi Muslim adalah orang Afrika. Morton mengatakan maraknya shalawat di kota Cape Town menjadi bukti kehadiran ulama dan dampak positifnya terhadap masyarakat Muslim dan non-Muslim. Makam mereka masih ada dan dirawat sebagai pengingat terhadap sejarah dan tonggak hidup mereka. Mantan wali kota Cape Town dan mantan duta besar Afrika Selatan untuk Amerika Serikat Ibrahim Rasool mengatakan kelompok Muslim yang dideportasi dari Indonesia ke Cape Town kemudian mendatangi Syekh Sayed Mahmud, beserta anggota keluarga dan teman-temannya. Mahmud, pendiri tarekat sufi, berasal dari keluarga terpandang di Indonesia sehingga tidak dipenjara, tetapi diasingkan jauh dari kota. Di mata Belanda, cukuplah mengasingkan Sayed Mahmud dari kampung halamannya agar tidak mengancam pemerintahan mereka di Indonesia. Namun, Belanda tetap mengawasi Sayed Mahmoud. Dari sinilah bermula pertama kali munculnya komunitas Islam di Afrika Selatan. Rasool juga mengatakan tokoh Muslim lainnya di Afrika Selatan adalah Imam Abdullah bin Qadir bin Abdul Salam Al-Sufi. Ia memiliki kontribusi terhadap perjuangan melawan pendudukan Inggris. Kemudian, dia dipenjarakan di Pulau Robben yang sama di mana mendiang Presiden Nelson Mandela diasingkan. Imam Al Sufi itu menulis Alquran dengan tulisan tangannya sendiri di sana. Komunitas Muslim di Afrika Selatan juga mendapatkan dampak yang positif setelah Pemilu pertama yang benar-benar demokratis di Afrika Selatan dimenangkan Nelson Mandela. Umat Muslim di sana memperoleh hak-hak politik dan sosial mereka. Pengaruh mereka meluas lebih jauh ke dalam tatanan masyarakat, sebagai penghargaan atas partisipasi dan pengorbanan mereka dalam perjuangan melawan pendudukan pada tahun 1960-an, 1970-an hingga 1980-an. Hal ini tercermin dari bobot relatif komponen Islam dalam pembentukan pemerintahan pertama setelah transisi demokrasi di Afrika Selatan pada tahun 1994. Saat itu, ada lebih dari empat menteri Muslim dan 10 duta besar Muslim yang mewakili Afrika Selatan di luar negeri. Beberapa undang-undang status khusus bagi umat Islam, yang berasal dari hukum Islam, juga telah disetujui. Umat Islam di Afrika Selatan telah memberikan kontribusi yang signifikan dalam membentuk tatanan masyarakat Muslim dan non-Muslim sejak awal masuknya Islam dan penyebarannya. Bahkan hingga tahap pemberantasan rezim pendudukan dan apartheid di Afrika Selatan. Direktur Yayasan Imam Harun, Qasim Khan, menyampaikan, salah satu simbol masa perjuangan yang paling menonjol bersama dengan masyarakat lainnya adalah Imam Abdullah Harun. Ia lahir pada tahun 1924 di lingkungan selatan Cape Town. Imam Harun melakukan perjalanan ke Makkah untuk menerima ilmu-ilmu Islam. Ia dianggap sebagai salah satu simbol perjuangan Islam melawan rezim apartheid. Partisipasi umat Islam di Afrika Selatan, dalam perjuangan melawan apartheid, telah melampaui skalanya. Sebab, meski minoritas di Afrika Selatan, umat Muslim memberikan dampak yang begitu besar. Sehingga sampai saat ini tidak ditemukan tindakan diskriminasi maupun kekerasan terhadap umat Islam di Afrika Selatan. Ini karena rasa hormat dan penghargaan atas jasa besar mereka, dan juga karena keluhuran akhlak yang mereka tampilkan. (yan) Baca juga :

Read More

Beberapa Doa Yang Dibaca Para Nabi Ketika Menghadapi Kesulitan

Surabaya — 1miliarsantri.net : Berdoa merupakan cara seorang hamba memohon pertolongan kepada Allah. Berdoa juga merupakan cara kita untuk selalu dekat dengan Allah dan mencegah dari sifat sombong. Karena dengan berdoa, kita mengakui bahwa manusia sejatinya hanyalah makhluk yang sering kali lalai dan minim rasa syukur. Karenanya, berdoa merupakan media untuk berkomunikasi dengan Allah, menceritakan kesulitan hidup yang dialami, dan memohon bantuan-Nya untuk mengangkat kesusahan itu. Bahkan para Nabi Allah pun menjadikan doa sebagai senjata mereka untuk menyelamatkan mereka dan melawan orang-orang kafir. Dikutip dari buku “Perbaiki Dirimu, Mengucurlah Rezekimu” Abdul Qosim menyebutkan, bahwa doa bukanlah rentetan kalimat permohonan verbal semata, melainkan menyatunya hati, pikiran, ucapan, dan tindakan. Yahya bin Muadz ra berkata, “siapa yang berdoa kepada Allah dengan penuh konsentrasi, maka Dia tidak menolaknya.” Ibnu al-Qayyim juga berkata, “Jika hati seseorang berkonsentrasi saat berdoa, betul-betul merasa butuh dan harapannya kuat, maka doanya dikabulkan.” Maka, sebaik-baiknya doa adalah yang diajarkan Allah dan Rasul-Nya, baik yang terdapat di dalam Alqur’an maupun hadits. Berikut ini doa-doa para Nabi terdahulu: Dengan berdoa, Allah menyelamatkan Nabi Nuh as فَدَعَا رَبَّهٗٓ اَنِّيْ مَغْلُوْبٌ فَانْتَصِرْفَفَتَحْنَآ اَبْوَابَ السَّمَاۤءِ بِمَاۤءٍ مُّنْهَمِرٍۖوَّفَجَّرْنَا الْاَرْضَ عُيُوْنًا فَالْتَقَى الْمَاۤءُ عَلٰٓى اَمْرٍ قَدْ قُدِرَ ۚوَحَمَلْنٰهُ عَلٰى ذَاتِ اَلْوَاحٍ وَّدُسُرٍۙتَجْرِيْ بِاَعْيُنِنَاۚ جَزَاۤءً لِّمَنْ كَانَ كُفِرَ Artinya, “Dia (Nuh) lalu mengadu kepada Tuhannya, “Sesungguhnya aku telah dikalahkan, maka tolonglah (aku). Lalu, Kami membukakan pintu-pintu langit dengan (menurunkan) air yang tercurah. Kami pun menjadikan bumi menyemburkan banyak mata air. Maka, berkumpullah semua air itu sehingga (meluap dan menimbulkan) bencana yang telah ditetapkan.Kami mengangkut dia (Nuh) ke atas (kapal) yang terbuat dari papan dan paku, yang berlayar dengan pengawasan Kami sebagai balasan (kebaikan) bagi orang yang telah diingkari (kaumnya).” (QS Al Qamar ayat 10-14). Melalui doa pula, Nabi Ayyub as terbebas dari musibah وَاَيُّوْبَ اِذْ نَادٰى رَبَّهٗٓ اَنِّيْ مَسَّنِيَ الضُّرُّ وَاَنْتَ اَرْحَمُ الرّٰحِمِيْنَ ۚ فَاسْتَجَبْنَا لَهٗ فَكَشَفْنَا مَا بِهٖ مِنْ ضُرٍّ وَّاٰتَيْنٰهُ اَهْلَهٗ وَمِثْلَهُمْ مَّعَهُمْ رَحْمَةً مِّنْ عِنْدِنَا وَذِكْرٰى لِلْعٰبِدِيْنَ ۚ Artinya: “(Ingatlah) Ayyub ketika dia berdoa kepada Tuhannya, “(Ya Tuhanku,) sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit, padahal Engkau Tuhan Yang Maha Penyayang dari semua yang penyayang. Maka, Kami mengabulkan (doa)-nya, lalu Kami lenyapkan penyakit yang ada padanya, Kami mengembalikan keluarganya kepadanya, dan (Kami melipatgandakan jumlah mereka) sebagai suatu rahmat dari Kami dan pengingat bagi semua yang menyembah (Kami).“ (QS Al Aniya yat 83-84) Dengan berdoa, Nabi Musa diselamatkan Allah dari kejaran Firaun dan pasukannya. فَخَرَجَ مِنْهَا خَاۤىِٕفًا يَّتَرَقَّبُ ۖقَالَ رَبِّ نَجِّنِيْ مِنَ الْقَوْمِ الظّٰلِمِيْنَ ࣖ Artinya: “Maka, keluarlah dia (Musa) dari kota itu dengan rasa takut dan waspada. Dia berdoa, “Ya Tuhanku, selamatkanlah aku dari kaum yang zalim.” (QS Al Qasas ayat 21) Doa Nabi Musa ketika menghadapi kesulitan dan meminta kemudahan قَالَ رَبِّ اشْرَحْ لِيْ صَدْرِيْ ۙوَيَسِّرْ لِيْٓ اَمْرِيْ ۙوَاحْلُلْ عُقْدَةً مِّنْ لِّسَانِيْ ۙيَفْقَهُوْا قَوْلِيْ ۖ Artinya: “Dia (Musa) berkata, “Wahai Tuhanku, lapangkanlah dadaku, mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, agar mereka mengerti perkataanku.” (QS Taha ayat 25-28) Doa Nabi Ibrahim ketika akan dilahap api حَسْبُنَا اللّٰهُ وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung.” (QS Ali Imran ayat 173). (yat) Baca juga :

Read More

Memasuki 100 hari Serangan Genosida, Israel Tak Mengindahkan Seruan Penghentian Perang

Gaza — 1miliarsantri.net : Serangan Genosida yang dilakukan Israel terhadap rakyat Palestina di Jalur Gaza telah memasuki hari ke 100. Dorongan untuk dilakukan gencatan senjata dan penghentian serangan terus dilakukan meski belum membuahkan hasil. Zionis Israel tak mengindahkan semua seruan penghentian perang ini. Dengan membabi buta, pasukan zionis tetap pada pendirian mereka menyerang rakyat di Gaza dengan dalih menumpas kelompok Hamas. Namun banyak hal telah terjadi dalam 100 hari Perang Israel dan Hamas di Jalur Gaza ini. Langkah Afrika Selatan (Afsel) menyeret Israel ke sidang Mahkamah Internasional (ICJ) membuat kagum banyak pihak. Persidangan dugaan genosida Israel di Gaza, digelar selama dua hari di ICJ. Di hari pertama persidangan, Afsel, selaku penggugat, memaparkan bukti-bukti terkait adanya intensi dan tindakan genosida yang dilakukan Israel di Gaza. Pengacara yang mewakili Afsel, Adila Hassim, mengatakan kepada panel hakim ICJ bahwa Israel telah melanggar Pasal II Konvensi Genosida. Hal itu mencakup “pembunuhan massal” terhadap warga Palestina di Gaza. Meski begitu, namun langkah Afsel ini tak digubris oleh Israel. Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengatakan tidak ada hal yang bisa menghentikan negaranya untuk menumpas habis Hamas di Jalur Gaza, termasuk keputusan ICJ. Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) mengatakan, agresi Israel ke Jalur Gaza yang sudah berlangsung selama 100 hari telah menyebabkan pengungsian terbesar rakyat Palestina sejak peristiwa Nakba di tahun 1948. UNRWA mencatat dari 2,3 juta penduduk Gaza, 1,9 juta di antaranya telah mengungsi dan tinggal di kamp-kamp pengungsian. Sangat jauh dari angka pengungsian saat peristiwa Nakba, saat itu 760 ribu warga Palestina melakukan eksodus selama perang. Perang yang terjadi antara Israel dan Hamas di Jalur Gaza nyatanya kini semakin meluas. Di Laut Merah, kelompok Houthi Yaman mengklaim ikut membantu Palestina dengan menyerang kapal-kapal Israel. Namun kini tak hanya kapal Israel yang menjadi sasaran Houthi, kapal kargo milik AS dan Inggris pun menjadi objek serangan. Hal tersebut membuat AS dan Inggris akhirnya melancarkan serangan ke Yaman dengan dalih ingin membuat Houthi menghentikan serangannya di Laut Merah. Di perbatasan Lebanon ketegangan meningkat di sepanjang perbatasan Lebanon dengan Israel sejak tentara negara Zionis itu melancarkan serangan militer mematikan di Jalur Gaza menyusul serangan Hamas pada 7 Oktober. Baku tembak lintas batas baru-baru ini terjadi antara HIzbullah dan pasukan Israel, yang merupakan bentrokan paling mematikan sejak kedua pihak terlibat perang skala penuh pada 2006. Salah satu upaya yang dilakukan masyarakat di seluruh dunia untuk membantu Palestina adalah dengan melakukan aksi boikot sejumlah produk yang terafiliasi dengan Israel. Dan aksi tersebut nyatanya berdampak cukup besar pada merek-merek tersebut. Starbuck misalnya, aksi boikot dalam satu tahun terakhir menyebabkan perusahaan mengalami penurunan nilai pasar sebesar hampir 11 miliar dolar AS pada akhir 2023. Begitu juga dengan waralaba McDonalds terutama untuk gerai gerai di wilayah Timur Tengah. Begitu juga dengan merek-merek lain yang masuk dalam daftar boikot BDS, ikut merasakan dampak nyata. Di dalam negeri tak heran jika kemudian merek-merek yang masuk dalam daftar boikot berusaha “membersihkan nama” dengan ramai-ramai menyalurkan bantuan untuk Palestina. Terbaru, Israel menjanjikan rakyat Palestina akan menjadi pemimpin dan bisa membentuk pemerintahaan sendiri di Jalur Gaza usai perang. Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant meyakinkan publik bahwa Jalur Gaza akan dikontrol dan diperintah oleh rakyat Palestina ketika perang dengan Hamas berakhir. Namun dia mengatakan, nantinya pasukan Israel akan tetap memiliki kebebasan beroperasi di wilayah tersebut. Perang di Jalur Gaza belum berakhir, namun rakyat Palestina di sana terus melakukan perlawanan. Meski Israel menyatakan sedikit lagi akan memenangkan pertempuran di Gaza, namun fakta di lapangan justru pasukan Israel terus mengalami kerugian baik dari sisi peralatan maupun personel. Dukungan terhadap Palestina juga masih terus mengalir deras dari berbagai penjuru dunia, termasuk di dalam negeri. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan Indonesia akan memberikan masukan di Mahkamah Internasional terkait konflik Palestina-Israel pada 19 Februari nanti. Indonesia merupakan salah satu negara anggota PBB yang diundang ICJ untuk memberikan pandangan hukum soal genosida yang dilakukan Israel di Gaza. Retno mengatakan tindakan tak sah yang dilakukan Israel harus dihentikan. Hadirnya Indonesia di Mahkamah Internasional ini diharapkan akan menjadi langkah diplomasi kuat dalam mendukung upaya perjuangan Palestina. Jangan berhenti membela Palestina, sampai Palestina merdeka. (zul) Baca juga :

Read More

Pelunasan Bipih Dibuka, Banyak Jamaah Yang Membayar Pelunasan

Jakarta — 1miliarsantri.net : Pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) 1445 H/2024 M sudah dibuka sejak 10 Januari 2024. Tahap ini akan berlangsung hingga 12 Februari 2024. Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Kementerian Agama (Kemenag) Anna Hasbie di Jakarta, Rabu (17/1/2024) “Sampai 16 Januari atau hari kelima pelunasan, ada 4.438 jemaah yang telah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji atau Bipih 1445 H,” terang Anna Hasbie Menurut Anna, dalam lima hari ini, ada kenaikan tren pelunasan Bipih yang dilakukan oleh jemaah haji. Pada hari pertama, ada 147 jemaah yang melunasi, lalu 709 pada hari kedua, 986 pada hari ketiga, dan 2.596 pada hari keempat. “Jumlah jemaah yang melunasi Bipih terus naik setiap harinya. Saya berharap ini akan terus meningkat pada hari-hari ke depan hingga akhir tahap pelunasan, seiring dengan semakin banyaknya jemaah yang telah melakukan pemeriksaan dan memenuhi syarat istitha’ah,” sebut Anna. Anna melanjutkan, tahun ini, memenuhi syarat Istitha’ah yakni Kesehatan menjadi salah satu persyaratan bagi jemaah yang masuk alokasi kuota keberangkatan untuk melunasi Bipih. Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas telah menandatangani MoU terkait penyelenggaraan ibadah haji 1445 H dengan Menteri Haji dan Umrah Saudi Tawfiq F Al Rabiah pada awal Januari 2024. Indonesia mendapat kuota 241.000 jemaah, terdiri atas jemaah haji reguler dan haji khusus. Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah telah menerbitkan Keputusan Nomor 83 Tahun 2024 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pembayaran Pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji Reguler Tahun 1445 Hijriyah/2024 Masehi. Pelunasan Bipih 1445 H/2024 M tahap pertama dibuka dari 10 Januari – 12 Februari 2024. Tahap pertama ini diperuntukkan bagi: a) jemaah haji masuk alokasi kuota keberangkatan pada musim haji tahun berjalan; b) prioritas jemaah haji reguler lanjut usia; dan c) jemaah haji reguler cadangan. “Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah sudah menerbitkan daftar jemaah yang masuk alokasi kuota tahun ini. Saya mengimbau jemaah untuk segera memeriksakan kesehatan untuk memenuhi syarat istitha’ah lalu segera melakukan pelunasan,” tandasnya. Jemaah yang sudah melakukan pemeriksaan dan memenuhi syarat istitha’ah kesehatan dapat melakukan pelunasan Bipih. Keputusan Dirjen PHU mengatur mekanisme pelunasan bagi jemaah haji reguler masuk alokasi kuota keberangkatan tahun ini sebagai berikut: 1) Jemaah haji melakukan pembayaran Bipih pada Bank Penerima Setoran (BPS) Bipih yang sama dengan setoran awal atau BPS Bipih pengganti; 2) Pembayaran Bipih jemaah haji adalah sebesar besaran Bipih per embarkasi dikurangi setoran awal Bipih dan virtual account dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH); 3) Jemaah haji yang telah melakukan pembayaran Bipih melapor ke Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota. Berikut Besaran Bipih Jemaah Haji 1445 H/2024 M: a. Embarkasi Aceh sebesar Rp49.995.870,00b. Embarkasi Medan sebesar Rp51.145.139,00c. Embarkasi Batam sebesar Rp53.833.934,00d. Embarkasi Padang sebesar Rp51.739.357,00e. Embarkasi Palembang sebesar Rp53.943.134,00 f. Embarkasi Jakarta (Pondok Gede dan Bekasi) sebesar Rp58.498.334,00g. Embarkasi Solo sebesar Rp58.562.008,00h. Embarkasi Surabaya sebesar Rp60.526.334,00i. Embarkasi Balikpapan sebesar Rp56.510.444,00j. Embarkasi Banjarmasin sebesar Rp56.471.105,00 k. Embarkasi Makassar sebesar Rp60.245.355,00l. Embarkasi Lombok sebesar Rp58.630.888,00m. Embarkasi Kertajati sebesar Rp58.498.334,00 Besaran Bipih jemaah haji ini dipergunakan untuk biaya: penerbangan haji, akomodasi Makkah, sebagian biaya akomodasi Madinah, biaya hidup (living cost), dan visa. (wink) Baca juga :

Read More

Baznas Lombok Timur Salurkan Infaq Kemanusiaan Palestina Sebesar Rp 1.026 Miliar

Mataram — 1miliarsantri.net : Pemerintah dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Lombok Timur menyalurkan infaq kemanusiaan Palestina sebesar Rp1,026 miliar pada BAZNAS RI di Jakarta, Senin (15/1/2024). Ketua BAZNAS RI KH Noor Achmad mengapresiasi pemerintah dan BAZNAS Kabupaten Lombok Timur akan komitmennya mendukung masyarakat Palestina. “Kami ucapkan terima kasih, kami akan menyampaikan komitmen dari masyarakat Kabupaten Lombok dan menyalurkan bantuan sebesar Rp1 miliar ini bagi masyarakat Palestina,” ujar Kiai Noor secara daring. Dalam waktu dekat, kata Kiai Noor, tim BAZNAS akan kembali ke Mesir untuk melanjutkan penyaluran bantuan yang bekerja sama dengan lembaga filantropi Mesir yaitu Mishr Al-Kheir, Bayt Zakat Wa As-Shadaqat, Egyptian Red Crescent Society (ERCS). BAZNAS juga akan bekerja sama dengan Hayatun Karimah, lembaga kemanusiaan yang diinisiasi oleh Presiden Mesir, untuk penyaluran bantuan. “Dengan kerja sama ini, penyaluran bantuan kita kepada saudara-saudara kita di Palestina akan lebih mudah. Karena sekarang ini satu-satunya pintu yang dibuka hanya melalui Pintu Rafah, Mesir. Hingga saat ini alhamdulillah bantuan masyarakat Indonesia untuk Palestina masih mengalir,” jelasnya. Menurut Kiai Noor, BAZNAS berkomitmen akan menyalurkan bantuan untuk Palestina dalam tiga tahap yakni pada tahap tanggap darurat, pemulihan, dan rekonstruksi. “Insya Allah kita akan membangun kembali masjid, perumahan, RS Indonesia, sekolah dan lainnya bagi masyarakat Palestina.” tambah Kiai Noor. Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Timur Hasni MAK, berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat Palestina yang berada dalam situasi sulit. “Kami berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban penderitaan saudara-saudara kita di Palestina yang saat ini berada dalam situasi yang sulit. Izinkan juga kami menyampaikan salam bagi masyarakat Palestina. Kami, masyarakat Lombok Timur berkomitmen untuk terus mendukung dan mendoakan kemerdekaan masyarakat Palestina,” ujar Hasni. Hasni juga menyampaikan, bantuan yang disalurkan merupakan tahap awal, dan penggalangan dana masih terus berlangsung untuk membantu masyarakat Palestina. (ham) Baca juga :

Read More

Kisah Pangeran Diponegoro Menendang Komandan Pasukan Keraton Yogyakarta di Depan Sultan

Yogyakarta — 1miliarsantri.net : Kala itu, Diponegoro menjewer telinga Tumenggung Wiroguno. Tak hanya itu, Diponegoro pun menendang komandan pasukan keraton itu. Diponegoro melakukannya di depan Sultan Hamengkubuwono IV. Saat itu, Tumenggung Wiroguno dipanggil untuk urusan pengangkatan 60 pemungut pajak yang gajinya diambil dari pajak yang dipungut itu. Tumenggung Wiroguno dan Patih Danurejo sangat patuh Residen Yogyakarta Nahuys. Mereka membuat surat pengangkatan 60 pemungut pajak lalu meminta Sultan Hamengkubuwono IV membubuhkan cap. Kepada Hamengkubuwono IV disampaikan jika para pangeran dan bupati sudah menyetujui. Residen Nahuys juga sudah mengizinkan. Atas dasar itulah Hamengkubuwono IV membuhukna capnya. Namun, Diponegoro menerima keluhan dari para pangeran dan bupati. Mereka belum diajak bicara mengenai pengangkatan pemungut pajak yang mereka nilai akan menambah kesengsaraan rakyat itu. Diponegoro pun lalu menanyakan hal itu kepada Hamengkubuwono IV, yang merupakan adiknya sendiri. Hamengkubuwono IV dinobatkan menjadi sultan ketika berusia 10 tahun dan Pakualam ditunjuk sebagai walinya. Hamengkubuwono IV sejak kecil tidka pernah lepas dari Diponegoro. Namun, ketika perwalian Pakualam sudah selesai, Hamengkubuwono IV lebih banyak dapat pengaruh dari Danurejo dan Wiroguno. Dari Danurejo dan Wiroguno pula Hamengkubuwono IV mengenal pesta-pesta ala Barat dengan mauk-mabukan. Resah dengan kelakuan Sultan yang mendapat pengaruh buruk dari Danurejo dan Wiroguno, para pangeran dan bupati melapor kepada Diponegoro. “Ini ada masalah apa? Ibu kenapa tidak memberi tahu saya? Menyusahkan semua orang,” tanya Diponegoro ketika tiba di keraton bertemu dengan sang ibu. Sang ibu mengaku tidak mengetahui adanya kesepakatan yang dibuat Danurejo dan Wiroguno serta Residen dalam hal pengangkatan pemungut pajak. Diponegoro pun lantas menanyakan keberadaan Sultan, adiknya. Mendapat informasi mengenai keberadaan Hamengkubuwono IV, Diponegoro pun segera menghampirnya di bangsal panggung. Lalu ia menanyakan pengangkatan pemungut pajak. Hamengkubuwono IV pun menjawab pengangakatan pemungut pajak itu atas usul Danurejo dan Wiroguno, karena petugas yang ada tidak mencukupi. Ia menyetujui karena katanya sudah atas persetujuan Diponegoro juga. “Itu pasti menipu,” kata Diponegoro. “Sultan, kalau kau tidak tahu, menurut perasaanku itu sangat kelewat durjana. Pada akhirnya besok akan membuat kesusahan pada rakyat kecilnya,” lanjut Diponegoro. Diponegoro membuat perumpaaan mengenai kesengsaraan yang akan ditimbulkan. Para pemungut pajak itu, jika tidak mengeruk hasil bumi pasti akan mengeruk gunung. Karenanya, ia meminta Hamengkubuwono IV membatalkannya. “Sudah telanjur itu. Cap saya ini sudah dipakai untuk mengecap surat perintah kepada desa-desa,” jawab Sultan. “Sultan, cabutlah. Undanglah Wironegoro,” kata Diponegoro. Ketika Wironegoro menghadap, Hamengkubuwono IV langsung memarahinya. Wironegoro dianggap telah berbohong jika pengangkatan 60 pemungut pajak sudah disetujui para pangeran dan bupati, termasuk Diponegoro. Wironegoro hanya bisa menunduk. Ketika Hamengkubuwono IV meminta suratnya dikembalikan, Wironegoro menjawab bahwa surat sudah dikirim ke Residen, tak mungkin ia mengambilnya. “Bagaimana menjawabnya? Dalam kitab juga berbunyi demikian, nasi kalau sudah ditelan ya sudah salam. Kalau raja sudah berkata, tidak dapat dikembalikan ucapannya,” kata Wiroguno. Mendengar kelancangan itu, Diponegoro marah. Ia lalu menjewer telinga Wiroguno dan kemudian menendangnya dengan keras. “Hai, kau Mukidin. Caramu menasihati dari kitab yang kau sembunyikan, kau lebih bisa. Orang banyak tidak ada yang mengetahui, baik-buruk kamu yang tahu,” bentak Diponegoro. Diponegoro pun meminta ketegasan dari hamengkubuwono. Jika keputusan pengangkatan pemungut pajak itu berasal dari Sultan itu terjadi karena sudah tertulis di lauh mahfud. Tapi jika itu atas ide orang lain, setan yang melakukannya. Hamengkubuwono IV mengulang kembali jawabannya yang sudah diberikan kepada Diponegoro sebelumnya. Bahwa pengangkatan pemungut pajak itu merupakan ide dari Danurejo dan Wiroguno yang katanay sudah disetujui Diponegoro. “Itu sudah jelas kalau setan membuat rencana, kitab sebagai pelindung,” kata Diponegoro. “Kalau kau masih berani, mengenai kitab itu aku ingin mengetahui,” kata Sultan Hamengkubuwono IV kepada Wiroguno mengenai kitab rujukan Wiroguno. Wiroguno diam seribu bahasa. (mif) Baca juga :

Read More

Israel Lakukan Serangan Udara Intensif ke Selatan Lebanon

Beirut — 1miliarsantri.net : Sumber keamanan Lebanon dan militer Israel mengatakan Israel menggelar serangkaian serangan udara intensif ke lembah di selatan Lebanon. Israel jarang mengungkapkan operasi pasukan khususnya di perbatasan. Pada Selasa (16/1/2024) sumber keamanan Lebanon mengatakan terjadi 16 serangan udara berturut-turut di Lembah Suluki. Sumber menggambarkannya sebagai “pengeboman terpadat dalam satu lokasi” sejak baku tembak di perbatasan dimulai tiga bulan yang lalu. Hizbullah yang didukung Iran melakukan baku tembak lintas batas di selatan Lebanon dengan pasukan Israel sebagai dukungan pada Hamas di Jalur Gaza. Hamas menggelar serangan mendadak ke Israel pada 7 Oktober lalu. Serangan balasan Israel sudah menewaskan lebih dari 24 ribu orang di Gaza. Militer Israel mengatakan mereka menggelar “serangan udara dan artileri” terhadap infrastruktur dan lokasi Hizbullah di Lembah Suluki “dalam waktu singkat.” Sumber keamanan Lebanon tidak mengkonfirmasi apakah target-target Hizbullah yang ditembak tapi mereka mengatakan kelompok bersenjata itu menggunakan Lembah Suluki untuk meluncurkan roket ke Israel. Stasiun radio Israel, Kan melaporkan, apa yang mereka gambarkan sebagai serangan skala besar angkatan udara dan artileri Israel pada lusinan target ke lembah tersebut. Sebelumnya Hizbullah mengatakan mereka meluncurkan roket-roket ke pasukan Israel di seberang perbatasan. Militer Israel mengatakan pasukan khususnya menggelar serangan ke area Ayta al-Shaab di selatan Lebanon “untuk menghilangkan ancaman” dan pesawat-pesawat tempurnya juga menyerang peluncur rudal anti-tank Hizbullah di daerah tersebut. Militer Israel hanya mengakui operasi itu digelar pasukan khusus. Mereka tidak mengungkapkan tepat lokasinya atau ancaman seperti apa yang hendak dihilangkan. (ssk)

Read More