Berulang Kali Pasukan IDF Dijebak dan Diledakkan di Gaza

Gaza — 1miliarsantri.net : Perlawanan para pejuang Palestina di Jalur Gaza masih terus berlangsung di tengah bombardir tanpa henti yang dilakukan pasukan penjajahan Israel (IDF). Dua grup pasukan penjajah disebut kembali jadi sasaran jebakan bom di Jalur Gaza. Brigade Izzuddin al-Qassam, sayap militer Hamas, mengumumkan Jumat (14/6/2024) malam bahwa para pejuangnya mampu meledakkan sebuah rumah dan terowongan dengan bahan peledak d, di al-Zaytun di Kota Gaza. Operasi itu diklaim menewaskan sejumlah pasukan dan membuat lainnya terluka. Al-Qassam mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka meledakkan sebuah rumah yang telah dipasangi jebakan, setelah sebuah pasukan membarikade diri di dalamnya, di sebelah timur lingkungan Al-Zaytoun. Mereka menambahkan bahwa pejuangnya melihat helikopter Black Hawk mendarat di sekitar rumah untuk mengevakuasi korban luka dan tewas. Al-Qassam juga mengumumkan bahwa para pejuangnya mampu meledakkan lubang terowongan yang telah dipasangi jebakan oleh pasukan Israel, membunuh dan melukai anggotanya, di sebelah timur al-Zaytun di Kota Gaza. Brigade Al-Qassam juga mengatakan bahwa mereka menargetkan kumpulan pasukan pendudukan yang menembus timur lingkungan Al-Zaytun dengan mortir 120 mm. Kamis (13/6/2024), Al-Qassam menyiarkan adegan yang dikatakannya menunjukkan pihaknya membom pasukan pendudukan yang memasuki wilayah timur lingkungan Al-Zaytun dengan mortir. Al-Qassam juga mengatakan bahwa pihaknya juga menargetkan pasukan musuh yang ditempatkan di selatan dan barat daya lingkungan Tal Al-Sultan di kota Rafah, selatan Jalur Gaza, dengan mortir. Diumumkan juga bahwa tank Merkava Israel menjadi sasaran misil Al-Yassin 105 di Tal Al-Sultan, sebelah barat kota Rafah. Sebelumnya, Brigade Al-Qassam mengumumkan dalam video pendek terbunuhnya dua tahanan Israel dalam pemboman Israel di kota Rafah beberapa hari lalu. Selama lebih dari delapan bulan, Israel melanjutkan perangnya di Gaza. Menurut Aljazirah Arabia, para ahli internasional menggambarkan perang pemusnahan, yang menyebabkan 37 ribu lebih orang menjadi syuhada dan puluhan ribu lainnya terluka. Serangan Israel juga menghancurkan sekitar 70 persen infrastruktur sipil, termasuk rumah, sekolah, dan rumah sakit. Israel terus melakukan serangan meskipun terdapat beberapa resolusi internasional dari Dewan Keamanan PBB dan Mahkamah Internasional untuk menghentikan operasi militer. Ini bukan kali pertama pasukan Israel dijebak di rumah dan diledakkan. Baru sepekan lalu, Brigade al-Qassam mengumumkan bahwa para pejuangnya mampu meledakkan sebuah rumah jebakan tempat pasukan Israel bersembunyi di kamp Shabura di kota Rafah, selatan Jalur Gaza. Serangan itu disebut membunuh dan melukai anggota IDF. Pasukan penjajahan Israel mengakui empat tentara Israel tewas akibat ledakan di sebuah bangunan jebakan di Rafah, Gaza selatan pada Senin (10/6/2024) itu. Salah satu yang tewas disebut adalah komandan kompi dari Brigade Givati. Lembaga pemikir pertahanan yang berbasis di AS, Institute for the Study of War (ISW) dan Critical Threats Project (CTP), mengatakan bahwa amandemen proposal gencatan senjata Hamas baru-baru ini menunjukkan bahwa kelompok bersenjata Palestina “yakin bahwa mereka menang di Jalur Gaza” . “Pejabat senior Hamas telah berulang kali menyatakan keyakinan bahwa Hamas akan selamat dari perang, meskipun ada tekanan militer Israel. Pasukan Hamas di seluruh Jalur Gaza tetap efektif dalam pertempuran dan berusaha untuk membentuk kembali kekuatan mereka. Hamas juga mulai mencoba menegaskan kembali otoritas politiknya di beberapa wilayah,” kata ISW/CTP dalam laporan mereka di Gaza.

Read More

MTA Laksanakan Idul Adha pada hari Ahad

Solo — 1miliarsantri.net : Berbeda dengan keputusan Sidang Isbat Kementerian Agama (Kemenag), Majlis Tafsir Alquran (MTA) mengadakan sholat Idul Adha di lapangan parkir Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Ahad (16/6/2024). MTA memutuskan untuk merayakan Idul Adha bersamaan dengan waktu yang ditetapkan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi. Ketua Panitia Sholat Idul Adha MTA, Suprapto mengatakan, sholat Idul Adha yang lebih awal dibandingkan sholat id pemerintah itu disebabkan pihaknya mengikuti penetapan 1 Dzulhijjah di Arab Saudi. “Ketika setelah puasa Arafah kita menjalankan Id Adha (Idul Adha) jadi ini bukan pembeda, bukan. Dari dulu MTA sudah 52 tahun seperti ini. (Mengikuti Arab Saudi) Betul, Iya ada wukuf disunahkan puasa Arafah. Nggih, betul (shalat Id hari Ahad),” terang Suprapto kepada 1miliarsantri.net, Ahad (16/6/2024). Majlis Tafsir Al Qur’an (MTA) merupakan sebuah badan hukum berbentuk yayasan yang bergerak dibidang Dakwah Islamiyyah, sosial dan pendidikan. MTA didirikan oleh Almarhum Ustadz Abdullah Thufail Saputra di Surakarta pada tanggal 19 September 1972. Secara resmi MTA didaftarkan sebagai badan hukum dalam bentuk yayasan dengan akta notaris R. Soegondo Notodisoerjo Notaris di Surakarta nomor 23 tahun 1974. Meski seorang mubaligh, Ustadz Abdullah Thufail Saputra, juga dikenal sebagai pedagang sehingga mendapat kesempatan untuk berkeliling hampir ke seluruh Indonesia. Almarhum menyaksikan kondisi umat Islam di Indonesia tertinggal karena kurang memahami Alquran. Oleh karena itu, sesuai dengan ucapan Imam Malik bahwa umat Islam tidak akan dapat menjadi baik kecuali dengan apa yang telah menjadikan ummat Islam baik pada awalnya, yaitu Alqur’an, Ustadz Abdullah Thufail Saputra yakin bahwa umat Islam Indonesia hanya akan dapat melakukan emansipasi apabila umat Islam Indonesia mau kembali ke Alqur’an. Untuk itu,Ustadz Abdullah Thufail Saputra pun mendirikan MTA sebagai rintisan untuk mengajak umat Islam kembali kepada Alqur’an. Awal berdirinya Yayasan Majlis Tafsir Al – Qur’an (MTA) berkantor pusat di Jl. Serayu No 12, Semanggi, Pasar Kliwon, Surakarta. Pada tanggal 8 Maret 2009 Kantor Pusat Yayasan Majlis Tafsir Al- Qur’an (MTA) berpindah ke Jl. Ronggowarsito No 111A Surakarta, yang pada saat itu diadakan upacara peresmian oleh Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)

Read More

Seluruh Jamaah Haji Sudah Diberangkatkan ke Arafah

Mekah — 1miliarsantri.net : Jamaah haji Indonesia mulai diberangkat secara bertahap ke Arafah untuk melaksanakan puncak haji, Jumat (14/6/2024). Jamaah dari sejumlah kloter sudah sampai di Arafah dan mulai memenuhi tenda-tenda sejak Jumat siang. PPIH Arab Saudi membuat skema perjalanan jamaah selama puncak haji pada 8 Zulhijah 1445 H/14 Juni 2024 hingga 13 Zulhijah/19 Juni 2024. Kepala Satuan Operasional Armuzna, Harun Ar-Rasyid mengatakan, ada tiga gelombang keberangkatan jamaah haji Indonesia dari Makkah ke Arafah pada 8 Zulhijah 1445 H atau 14 Juni 2024. “Skema dan skenario ini khusus untuk jamaah haji reguler yang tidak ikut dalam skema murur di Muzdalifah maupun safari wukuf. Trip pertama yakni pada pukul 07.00 – 11.00 Waktu Arab Saudi (WAS). Lalu trip kedua pada pukul 11.30-16.00 WAS. Dan trip ketiga pada pukul 16.30 – 21.30 WAS,” terang Harun di Makkah, Sabtu (15/6/2024). Harun menjelaskan, saat jamaah akan naik ke bus akan ada petugas yang memindai smart card setiap jamaah. Setelah semua naik akan dihitung dan dipastikan jamaahnya sesuai dengan manifest. Baru kemudian pintu bus disegel dengan stiker dan diberangkatkan ke Arafah. Setibanya di Arafah, telah disiapkan tenda-tenda yang dibagi ke dalam 73 maktab. Segel di pintu bus baru dibuka di depan maktab. Jamaah menempati tenda-tenda yang telah disediakan sesuai dengan kloter dan rombongannya. Selanjutnya, jamaah akan menginap satu malam di Arafah. Pada 9 Zulhijah 1445 atau 15 Juni 2024, jamaah akan mengikuti wukuf. “Waktu wukuf di Arafah dimulai saat tergelincirnya matahari atau saat duhur hingga terbit fajar. Satuan Operasional Armuzna akan membimbing jemaah untuk bergerak ke Muzdalifah secara bertahap mulai 9 Zulhijah, setelah Magrib. Pergerakan jamaah dari Arafah ke Muzdalifah sudah diatur dimulai pukul 19.00 Waktu Arab Saudi,” lanjut Harun Jamaah akan menjalani mabit hingga melewati tengah malam di Muzdalifah. Pergerakan jamaah dari Muzdalifah ke Mina sudah dimulai pada pukul 23.30 WAS atau menjelang pergantian hari ke tanggal 10 Zulhijah 1445 H atau 15 Juni 2024.

Read More

Kuota Terbanyak Jamaah Haji Indonesia Tahun 2024

Jakarta — 1miliarsantri.net : Tahap keberangkatan jamaah haji Indonesia telah berakhir seiring kedatangan 333 jamaah kelompok terbang 106 Embarkasi Surabaya (SUB-106) di Makkah Al-Mukarramah. Data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kementerian Agama (Kemenag) mencatat, dari 213.320 kuota haji reguler Indonesia, sebanyak 213.275 telah diberangkatkan ke Tanah Suci. Kuota haji Indonesia tahun ini mencapai 241.000 jamaah. Jumlah ini terdiri atas 213.320 jamaah haji reguler dan 27.680 jamaah haji khusus. Ini merupakan kuota haji terbanyak dalam sejarah penyelenggaran ibadah haji Indonesia. “Jumlah 213.320 adalah kuota terbanyak dalam sejarah haji Indonesia. Sampai penutupan keberangkatan, sebanyak 213.275 telah diberangkatkan ke Tanah Suci. Ada 45 jamaah yang visanya sudah terbit, namun akhirnya batal berangkat karena beragam alasan. Sementara proses pemvisaan sudah ditutup sehingga sudah tidak dimungkinkan lagi dilakukan penggantian,” kata Jubir Kemenag, Anna Hasbie di Jakarta, Jumat (14/6/2024) Anna mengatakan, sisa 45 jamaah ini angka terkecil dalam konteks serapan kuota haji. Jadi, haji 2024 itu terbanyak dalam kuota, tertinggi dalam serapan kuota. Angka serapan kuotanya mencapai 99,98 persen. Berikut data kuota jamaah haji reguler yang tiba di Arab Saudi dalam 8 tahun terakhir penyelenggaran haji: Anna mengatakan, sampai hari ini, tercatat ada 84 jamaah yang wafat di Arab Saudi, baik Jeddah, Madinah, maupun Makkah. Seluruh jamaah haji Indonesia saat ini sudah berada di Makkah Al-Mukarramah. Mereka tengah bersiap untuk menyambut rangkaian puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina atau Armuzna. Jamaah akan mulai diberangkatkan dari hotel ke Arafah pada 14 Juni 2024.

Read More

Mempersingkat Khutbah Sholat Jumat

Madinah — 1miliarsantri.net : Ketua Urusan Keagamaan di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Syaikh Dr Abdurrahman as-Sudais mengarahkan para imam dan khatib di kedua masjid itu agar mempersingkat khutbah dan shalat Jumat pada musim Haji 2024. Syaikh Dr Abdurrahman as-Sudais memberikan arahan di antaranya untuk menjaga para tamu Allah dan jamaah shalat di pelataran tawaf, lantai atap, dan halaman dari terik panas yang menyengat. Hal tersebut, kata dia, juga merupakan bagian dari kemudahan, keringanan, atau upaya membendung kesulitan terhadap jamaah haji yang hadir di Baitullah dan melaksanakan shalat Jumat di dua masjid suci itu. Arahan itu telah dijelaskan dalam hadis Jabir bin Samurah radhiyallahu ‘anhu, yang mengatakan, “Aku shalat bersama Rasulullah SAW. Aku menjumpai shalat beliau sedang dan khutbah beliau pun sedang (tidak terlalu panjang atau terlalu pendek)”. (HR Muslim). Syaikh Dr Abdurrahman as-Sudais lalu menjelaskan bahwa mimbar dua masjid suci memiliki tempat yang tinggi di hati kaum Muslim. Dengan demikian, mereka mendengarkan dengan saksama untuk mendapatkan pemahaman Islam yang benar dan moderat, serta petunjuk dari khutbah-khutbah yang ada. Khutbah yang terlalu panjang justru dapat membuat jamaah lupa dengan bagian awalnya. Ummul Mukminin Aisyah radhiyallahu ‘anha pun telah berkata bahwa Rasulullah SAW tidak berbicara seperti cara kalian berbicara sekarang, tetapi beliau berbicara dengan kata-kata yang jelas dan teratur yang dapat dihafal oleh orang yang duduk bersamanya.” (HR Tirmidzi).

Read More

Mahasiswa Indonesia yang Jadi Penerjemah Khutbah Jumat di Masjid Nabawi

Madinah — 1miliarsantri.net : Empat Warga Negara Indonesia (WNI) dipercaya Pemerintah Kerajaan Arab Saudi menjadi penerjemah khutbah Sholat Jumat di Masjid Nabawi, Madinah. Dzakwan Aisy Fajar Azhari salah seorang di antaranya yang sudah tiga tahun menjadi penerjemah di Masjid Nabawi. Ditemui di sela-sela aktivitasnya di Masjid Nabawi, pria beristri tersebut menuturkan, jamaah haji dan umroh dari Indonesia tidak perlu khawatir tidak mengerti arti dari khutbah Jumat di Masjid Nabawi atau Masjidil Haram. Sebab, jamaah bisa mendengarkan khutbah tersebut dalam bahasa Indonesia secara live melalui melalui radio, aplikasi, dan website. Jamaah bisa mendengarkan khutbah Jumat di Masjid Nabawi lewat radio di frekuensi 99.0 FM dan di Masjidil Haram di frekuensi 90.50. Sementara untuk aplikasi ada Mixir dan website di alamat https://manaratalharamain.gov.sa. Mahasiswa asal Indonesia di Universitas Islam Madinah (UIM) ini mengungkapkan, tiga rekannya yang juga menjadi penerjemah di Masjid Nabawi adalah Haris Hermawan (mahasiswa S3 Jurusan Manajemen Pendidikan), Hanif Husin Achmad (mahasiswa S2 Jurusan Usul Fikih), dan Hirzi Sasmaya (mahasiswa S2 Jurusan Fikih). “Yang di Makkah ada 1 orang yang non mahasiswa,” ujar Dzakwan kepada 1miliarsantri.net, Jumat (14/6/2024). Program translator khutbah Jumat ini sudah berlangsung selama 10 tahunan, tetapi untuk untuk Bahasa Indonesia dimulai 7 tahun lalu. Mahasiswa S2 Jurusan Ilmu Hadis ini bercerita, awalnya khutbah tersebut menjadi satu bagian dengan pengisi kajian berbahasa Indonesia. Ustadz Firanda Andirja juga merupakan salah seorang yang pernah menjadi pengisi kajian berbahasa Indonesia sekaligus penerjemah khutbah Jumat. Saat menerjemahkan khutbah, Dzakwan berada di salah satu ruangan di dekat pintu 9 Masjid Nabawi yang dipakai sebagai ruang translator. Ruangan lantai pertama untuk Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Bahasa Hausa, Bahasa Mandarin, dan Bahasa Persia. Sedangkan ruangan di lantai dua untuk Bahasa Urdu, Bahasa Prancis, Bahasa Turki, Bahasa Bangali, dan Bahasa Rusia. “Setiap ruangan berukuran 15×15 meter. Di dalam ruangan itu dibuat kubikel seperti ruangan kerja redaksi di sebuah media massa,” papar pria asal Karanganyar, Jawa Tengah ini. Masing-masing penerjemah mendapat satu bagian kubikel. Biasanya, kata dia, para penerjemah sudah mendapat naskah khutbah satu hari sebelumnya atau pada Kamis. Mereka lalu membuat naskah versi terjemahan. Namun sering pula mereka mendapatkan salinan revisi khutbah Jumat beberapa jam sebelum Sholat Jumat berlangsung. Di Masjid Nabawi ada 10 khatib tetap yang sekaligus menjadi imam sholat fardhu. Khatib Jumat di Masjid Nabawi memang selalu membawa teks, tetapi disebut Dzakwan, terkadang ada improvisasi dari khatib. “Jadi yang disampaikan tidak ada di naskah. Ada yang puitis juga,” sambungnya. Saat bertugas, Dzakwan menggunakan laptop dan mikrofon serta memakai headset. Laptop, kata mahasiswa yang sudah 7 tahun tinggal di Madinah itu, dipakai untuk mencari ayat yang kadang-kadang tidak ada dalam teks tapi dibaca oleh khatib.

Read More

Pejabat Israel Klaim Hamas Menolak Proposal Gencatan Senjata

Gaza — 1miliarsantri.net : Seorang pejabat Israel memberikan pernyataan Hamas menolak proposal gencatan senjata di Jalur Gaza dari Presiden AS Joe Biden. Respons penolakan Hamas diterima Israel melalui perantara. Hamas disebutkan mengubah semua parameter utama dalam proposal, sehingga proposalnya berbeda jauh dari yang diajukan Biden. Hamas secara formal merespons terkait proposal gencatan senjata Amerika Serikat untuk perang delapan bulan di Jalur Gaza. Israel mengatakan respons tersebut sama dengan penolakan, sementara seorang pejabat Hamas menyatakan bahwa kelompok Palestina itu hanya mengulangi tuntutan lama yang tidak terpenuhi oleh rencana saat ini. Mesir dan Qatar menyatakan telah menerima respons Hamas terhadap proposal yang diajukan oleh Presiden AS Joe Biden pada 31 Mei, namun tidak mengungkapkan isinya. Amerika Serikat menyatakan bahwa Israel juga menerima proposalnya, tetapi Israel belum mengatakannya secara terbuka. Israel, yang terus melakukan serangan di bagian tengah dan selatan Gaza, di antara yang paling berdarah dalam perang ini, berulang kali menyatakan bahwa mereka tidak akan berkomitmen untuk mengakhiri kampanye mereka di Gaza sebelum Hamas dihancurkan.

Read More

Kisah Heroik Ketangguhan Sawunggaling

Yogyakarta — 1miliarsantri.net : Pasca mangkatnya Adipati Terung Raden Kusen di era Majapahit akhir, Adipati Surabaya di era Demak dipegang oleh Adipati Tranggana atau Pangeran Rekyana putra Raden Qasim Sunan Drajat dengan Dewi Sufiyah putri Sunan Gunung Jati. Putranya, Raden Panji Wiryakrama meneruskan sebagai Adipati Surabaya yang berkonflik dengan Pajang. Untuk mendamaikan konflik Pajang-Surabaya, Sunan Prapen dari Giri Kedhaton menikahkan putri Sultan Hadiwijaya dengan Panji Wiryakrama. Di era awal Mataram Islam Adipati Surabaya diteruskan oleh putra Panji Wiryakrama yaitu Panji Jayalengkara (1546-1625) murid Sunan Prapen. Di masanya Surabaya menjadi kota pelabuhan yang sangat ramai. Panembahan Senopati pun tergiur untuk menaklukan Surabaya. Sunan Prapen (1548-1605) kembali menjadi penengah Adipati Jayalengkara dan para adipati jawa tengah dan jawa timur yang menolak kekuasaan Mataram dibawah pimpinan Panembahan Senopati (1586-1601). Putra Senopati, Panembahan Hanyakrawati (1601-1613) dari Mataram berusaha manaklukan Surabaya yang lebih makmur tetapi selalu gagal. Surabaya akhirnya takluk pada Mataram pada 1625 di era Sultan Agung. Putranya, Raden Pekik Jenggolo diangkat sebagai Adipati Surabaya (1625-1670) dan dinikahkan dengan adik Sultan Agung Ratu Pandan Sari. Beliau ditugasi untuk menggulingkan Panembahan Ageng Giri (1616-1636/cucu sunan Prapen) di Giri Kedhaton pada 1636. Pasca wafatnya Pangeran Pekik Jenggolo pada 1670, Adipati Surabaya dilimpahkan kepada Hangga Wangsa yang bergelar Djangrana I (1670-1678). Beliau adalah putra Sunan Boto Putih atau Pangeran Lanang Dangiran putra Prabu Tawang Alun, raja Blambangan di Kedhawung Jember. Adiknya, Mas Sanepo meneruskan tahta ayahnya bergelar Prabu Tawangalun II (1655-1690) di Macan Putih. Pangeran Lanang Dangiran gemar bertapa di laut sampai hanyut di pantai Sedayu Lamongan diasuh oleh Kyai Kendil Wesi dan dinikahkan dengan putri Ki Bimotjili (seorang ulama dari Cirebon). Pada tahun 1595 Pangeran Lanang Dangiran bersama istri dan anak-anaknya pergi ke Surabaya, menetap di timur kali Pegirian dukuh Botoputih untuk berguru kepada Sunan Prapen kemudian dikenal dengan sebutan Sunan Botoputih sambil membantu Raden Pekik. Sunan Botoputih wafat pada 1638 di usia 70 tahun meninggalkan 7 anak, 2 putra laki-laki yang bernama Hanggawangsa dan Hanggadjaya telah dipersiapkan menjadi pemimpin. Hanggawangsa menggantikan Raden Pekik sebagai bupati Surabaya bergelar Djangrana I (1670-1678) sedangkan adiknya Hanggadjaya diangkat sebagai bupati di Pasuruan (1678-1686). Tercatat dalam sejarah Tumenggung Djangrana I dikenal sebagai bupati Surabaya yang berjasa besar membantu Amangkurat Amral melawan pemberontakan Trunajaya. Amangkurat Amral sejak kecil oleh Pangeran Pekik di Surabaya sebelum akhirnya berpindah ke kraton Plered sebagai putra mahkota. Pada 1677 Djangrana berhasil merebut meriam pusaka Nyai Setomi dari tangan pemberontak di Gresik. Beliau juga yang berhasil membebebaskan Pangeran Cakraningrat II bupati Madura yang dibuang Trunajaya di hutan Lodaya (dekat Blitar). Djangrana gugur di gapura benteng Kediri pada Desember 1678. Dimine Francois Valentina yang ikut dalam peperangan di Kediri mencatat: Satu-satunya pemberani dalam peperangan itu adalah Kiyahi Yangrono, pangeran Surabaya, yang dengan naik kuda serta menggenggam pistol terjun dalam sungai tanpa menghiraukan berondongan senapan dari musuh, menyusup dalam barisan musuh. Lima hari sesudah peristiwa itu pasukan kita dapat merebut benteng Kediri kira2 pada awal atau pertengahan Desember 1678, dan dalam penyerbuan Kediri itu, Sang Pahlawan Pangeran Surabaya tadi kedapatan mati dalam gapuro benteng kota. Adipati Jangrana lalu di makamkan di Boto Putih Surabaya. Adipati Jangrana I menurunkan 5 anak, yaitu: Adipati Djangrana II menggantikan kedudukan ayahnya sebagai Adipati Surabaya. Ia diangkat oleh Amangkurat II sebagai Adipati Kliwon dari pesisir Wetan bersamaan dengan di angkatnya Cakraningrat II menjadi Panembahan Madura dan Adipati Wedono seluruh pesisir wetan Jawa. Pasca pemberontakan Trunajaya,Jangrana ll ditugasi memadamkan perlawanan Tawangalun ll dari Blambangan yang dituduh membantu dana bagi pemberontakan Trunajaya. Namun ia berperang setengah-setengah karena dalam hati ia memihak Tawangalun II yang masih terhitung kakeknya sendiri. Jangrana ll ini dikenal berdedikasi dan bereputasi tinggi dibuktikan dengan keberhasilannya memadamkan pemberontakan trah Giring-Kajoran yang dilakukan oleh Ki Ageng Wanakusuma dan dua putranya Jaya Lalana dan Jaya Purusa dari Gunungkidul yg dibantu oleh Kertanadi dan Kertinegoro dari trah Kajoran terhadap Amangkurat ll di Kertasura pada 1683, ia pulang dengan meminta residen Surabaya menyambut kedatangannya menggunakan tembakan salvo. Pada saat pemberontakan Untung Surapati di Kertasura, diam-diam ia dilindungi oleh Amangkurat II di dalam keraton yang berakhir dengan terbunuhnya Kapten Tack 8 Februari 1686 dengan 20 tusukan oleh tangan Untung Suropati, ia pun menjadi buron Belanda. Pada 1686 Untung Surapati mendapat restu Amangkurat II untuk pergi ke timur merebut Pasuruan yang saat itu dipimpin Hanggadjaya. Setelah berhasil, ia pun diangkat menjadi bupati Pasuruan bergelar Tumenggung Wiranegara. Adipati Hanggajaya melarikan diri ke Surabaya meminta bantuan pada keponakannya, Jangrana lI namun tidak ditanggapinya karena Jangrana II juga tidak suka terhadap VOC. Tetapi takdir tidak bisa ditolak, pada 1690 Jangrana ll dan Cakraningrat II (bupati Madura) akhirnya mendapat tugas Amangkurat II merebut kembali Pasuruan dari tangan Untung Surapati atas perintah VOC. Keduanya pun menyanggupinya dan terjadilah perang antara kedua belah pihak. Namun perang ini hanya perang sandiwara untuk menyenangkan VOC seakan Amangkurat II tetap setia pada perintah Belanda dg menyuruh dua adipatinya. Amangkurat II wafat pada 1703 dan terjadilah perebutan tahta di Kartasura antara Amangkurat lll (Sunan Mas) dengan Pangeran Puger, pamannya. Dalam hal ini Jangrana ll memihak pada Pangeran Puger (Pakubuwana I). Pada tahun 1705 Pakubuwana I dengan bantuan VOC di Semarang berhasil merebut istana Kartasura dan mengusir Amangkurat III ke Madiun. Pada 1706 Untung Suropati bupati Pasuruan mengirim bantuan untuk melindungi Sunan Amangkurat III. Pada tahun 1706 gabungan pasukan VOC, Kartasura, Madura, dan Surabaya bergerak menyerang Pasuruan karena Amangkurat III dilindungi Untung Surapati. Dalam perang tersebut Jangrana ll melakukan gerakan sabotase yang merugikan Belanda, karena ia sendiri adalah sahabat Untung Surapati. Pada akhirnya, perlawanan Untung Surapati berakhir. Ia tertangkap dan wafat di Pasuruan pada 1706. Adapun Amangkurat lll menyerah di Surabaya pada 1708 dan dibuang ke Sri Langka. Pasca peristiwa itu pihak VOC ganti melaporkan pengkhianatan Jangrana ll kepada Pakubuwana I pada 1709. Jangrana ll terbukti telah merugikan VOC dalam peperangan tersebut. Djangrana II ditunjuk sebagai pemandu perjalanan pasukan gabungan Kertasura dan VOC dalam penyerbuan ke Pasuruan. Ia dengan sengaja memilih jalur yang sulit dengan melewati rawa-rawa, sehingga banyak tentara Belanda yang jatuh sakit dan mati dalam perjalanan. Jangrana ll sendiri juga dinilai bertempur setengah hati, terbukti ada satupun prajurit Surabaya yang gugur melawan pasukan Untung Surapati di Pasuruan,…

Read More

Hanya NU yang Ajukan Usaha Tambang

Jakarta — 1miliarsantri.net : Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyebutkan permohonan izin usaha pertambangan khusus (IUPK) yang diajukan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di tambang batu bara Kalimantan Timur, apabila memenuhi persyaratan akan terbit dalam kurun waktu 15 hari. “Setelah terpenuhi, 15 hari dapat diterbitkan IUPK-nya,” ujar Deputi Bidang Pengembangan Iklim Penanaman Modal Kementerian Investasi/BKPM Yuliot Tanjung dihubungi di Jakarta, Kamis (13/6/2024). Menurut dia, untuk permohonan izin tambang batu bara dari PBNU yang hendak mengelola wilayah izin usaha pertambangan khusus (WIUPK) di Kalimantan Timur tersebut, saat ini dalam proses evaluasi untuk dilihat kelengkapan administrasi dan pemenuhan kewajiban. Ia mengatakan, pihaknya belum menerima permohonan izin tambang dari organisasi keagamaan lainnya untuk mengelola tambang di Indonesia. “Baru PBNU yang mengajukan,” katanya. Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadilia menyatakan segera menerbitkan izin usaha pertambangan (IUP) pengelolaan batu bara untuk Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), guna mengoptimalkan peran organisasi keagamaan. Ia beralasan pemberian izin usaha kepada PBNU karena dirinya bangga terhadap organisasi islam terbesar di dunia asal Indonesia tersebut yang sudah banyak berkontribusi bagi pembangunan negara. “Saya bangga terhadap NU karena saya lahir dari kandungan seorang ibu yang kader NU,” tegasnya. Presiden Joko Widodo pada Kamis (30/5/2024) telah meneken Peraturan Pemerintah (PP) 25/2024 tentang Perubahan Atas PP 96/2021 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batu Bara (Minerba). Dalam Pasal 83A PP 25/2024 menyebutkan bahwa regulasi baru itu mengizinkan organisasi masyarakat (ormas) keagamaan seperti NU dan Muhammadiyah mengelola wilayah izin pertambangan khusus (WIUPK). Keputusan Presiden Joko Widodo mengizinkan organisasi kemasyarakatan (ormas) keagamaan mengelola tambang, mendapat sorotan. Keputusan ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25 Tahun 2024 tentang Perubahan atas PP Nomor 96 tahun 2021 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batu Bara yang ditetapkan pada Kamis 30 Mei 2024. Dalam beleid tersebut, terdapat aturan yang membuka peluang bagi ormas keagamaan untuk memiliki Wilayah Izin Usaha Pertambangan Khusus (WIUPK). Itu tertuang dalam pasal 83A PP Nomor 25 Tahun 2024. WIUPK diberikan melalui penawaran secara prioritas kepada badan usaha yang dimiliki oleh ormas keagamaan. Dalam beleid tersebut, terdapat aturan yang membuka peluang bagi ormas keagamaan untuk memiliki Wilayah Izin Usaha Pertambangan Khusus (WIUPK). Itu tertuang dalam pasal 83A PP Nomor 25 Tahun 2024. WIUPK diberikan melalui penawaran secara prioritas kepada badan usaha yang dimiliki oleh ormas keagamaan. Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif menekankan, perizinan tambang tersebut akan tetap melalui Kementerian ESDM.

Read More

Memaknai Arti Ihram Sebenarnya

Jakarta — 1miliarsantri.net : Ihram memiliki makna mengharamkan. Dalam konteks pelaksanaan ibadah haji, makna ihram adalah mengharamkan segala sesuatu yang dilarang selama memakai pakaian ihram yang dimulai sejak mengucapkan niat ihram dan mengenakan pakaian ihram di miqat. Sebagaimana maknanya tersebut, maka setelah berihram ada beberapa hal yang tidak boleh dilakukan dan apabila dilanggar maka akan dikenakan fidyah atau denda yang harus dibayar untuk menebus pelanggaran larangan Ihram. Larangan-larangan tersebut ada yang berlaku umum dan ada larangan yang dikhususkan untuk laki-laki maupun wanita. Larangan yang berlaku umum meliputi larangan memotong atau mencabut rambut, bulu, atau kuku, memakai wewangian kecuali yang sudah dipakai sebelum melakukan niat ihram. Berburu dan memakan hasil buruan. Melakukan hubungan seks dan yang mengundang syahwat, serta melakukan kejahatan dan maksiat seperti bertengkar atau berkelahi. Mengucapkan kata-kata kotor atau mencaci. Dilarang menikah, menikahkan ataupun meminang untuk dinikahi. Larangan Ihram bagi laki-laki yaitu, memakai pakaian yang dijahit, memakai tutup kepala, memakai sarung tangan, memakai alas kaki. Sementara larangan bagi perempuan yaitu, menutup wajah memakai cadar, menutup kedua telapak tangan memakai sarung tangan. Berbagai bentuk pelarangan tersebut memiliki makna tersendiri. Pelarangan menyakiti binatang, membunuh, menumpahkan darah dan mencabut pepohonan sebagai pesan yang dalam kepada manusia yang berhaji agar memelihara alam, mulai dari binatang, pepohonan dan mahluk Allah yang lain dalam rangka implementasi “Rahmatan lil ‘alamian” dan kepedulian lingkungan.

Read More