Erdogan Sebut Gaza Kamp Pemusnahan Terbesar di Dunia

Ankara — 1miliarsantri.net : Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pernah menyampaikan pernyataan bahwa Jalur Gaza telah menjadi kamp pemusnahan terbesar di dunia. Menurut Erdogan, Israel telah melakukan kekejaman yang akan “melampaui Hitler.” “Berapa banyak lagi anak-anak yang harus mati untuk melihat bahwa kebijakan invasif Israel membahayakan seluruh wilayah? Lihat, ini bukan jalan yang bisa terus berlanjut,” kata Presiden Turki Erdogan. Erdogan menuturkan bahwa para pemimpin dan organisasi Barat yang bertugas untuk memastikan keamanan internasional hanya menyaksikan kebrutalan ini dari jauh selama hampir 300 hari. Sejak 7 Oktober 2023, Israel telah membunuh lebih dari 39.000 warga Palestina yang sebagian besar wanita dan anak-anak. Presiden Turki itu mengatakan, Israel adalah satu-satunya negara di wilayah tersebut yang mencari keamanannya melalui agresi, pembantaian, dan perampasan tanah, serta bertindak seperti organisasi teroris. Israel yang tidak memiliki hukum, disebutnya sebagai ancaman tidak hanya bagi Palestina dan Lebanon, tetapi juga bagi umat manusia secara keseluruhan dan bagi seluruh dunia saat ini. “Hitler telah dihentikan, meskipun terlambat, oleh aliansi AS dan Uni Soviet. Genosida, kebiadaban, dan barbarisme ini juga harus segera dihentikan oleh aliansi umat manusia sebelum terlambat,” ucapnya. Lebih lanjut Erdogan menuturkan bahwa mereka yang mengendalikan pemerintahan Netanyahu harus segera mengatakan untuk menghentikan jaringan pembantaian. “Kami tahu apa yang ingin dicapai oleh pembunuh yang disebut Netanyahu, bencana macam apa yang ingin ia seret ke wilayah kita dan seluruh dunia. Kami juga tahu betul motif sebenarnya di balik upayanya untuk menyebarkan api di Gaza ke seluruh wilayah. Apa pun yang kami lakukan, kami melakukannya untuk mencegah skenario seperti itu. Apa pun yang kami katakan, kami mengatakannya untuk menghentikan air mata dan pertumpahan darah di wilayah kami,” pungkasnya. (wij) Baca juga :

Read More

Lazismu Kucurkan Beasiswa Kader Rp3,5 Miliar untuk 400 Penerima

Yogyakarta — 1miliarsantri.net : Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) PP Muhammadiyah dan Lazismu Pusat mengucurkan beasiswa kader senilai Rp3,5 miliar. Peluncuran program ini disampaikan Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Agung Danarto melaunching Beasiswa Kader Muhammadiyah 2024, Jumat (2/8/2024) Agung menyebut beasiswa ini adalah bagian dari perhatian serius yang diberikan Muhammadiyah untuk kadernya. Total dana Beasiswa Kader 2024 ini sebesar Rp3,5 miliar dari Lazismu Pusat untuk 400 orang. Penjaringan dilakukan melalui dua skema yaitu untuk kader yang aktif di Ortom minimal tingkat daerah dan beasiswa kader mustadh’afin. Dari Rp 3,5 miliar tersebut akan dibagi untuk penerima beasiswa S1 sebanyak 250 orang dengan per orang akan mendapat Rp. 4 juta, dan S2 sebanyak 150 orang dengan masing-masing penerima beasiswa akan mendapatkan Rp. 5 juta. Agung berharap peluang beasiswa ini dimanfaatkan oleh kader untuk studi lanjut, sehingga kader memiliki kemampuan untuk bersaing di tengah kemajuan Muhammadiyah saat ini. Kemajuan tersebut membutuhkan kader yang lebih kompeten untuk mengisi pos-pos strategis di Muhammadiyah. “Misalnya untuk masuk menjadi dosen di universitas Muhammadiyah-’Aisyiyah minimal dibutuhkan magister. Dari tahap ini saja kader-kader kita yang sejak dini menjadi aktivis di Persyarikatan Muhammadiyah tidak memenuhi kriteria, karena tidak selesai atau belum menempuh jenjang pendidikan S2,” tuturnya. Beasiswa Kader 2024 dibuka mulai 29 Juli sampai dengan 5 Agustus 2024. Tidak hanya memperhatikan dari sisi kekaderannya, Beasiswa Kader juga memperhatikan potensi akademik, dan kemampuan finansial bagi kader yang sedang menempuh studi lanjut mulai D3/D4/S1 maupun S2. Ketua MPKSDI PP Muhammadiyah, Bachtiar Dwi Kurniawan Beasiswa Kader ini dibuka sebesar-besarnya bagi kader untuk membantu meringankan beban biaya, sehingga bisa melakukan studi lanjut. Sosok yang akrab disapa Gus Bah ini menyampaikan program ini didukung penuh oleh Lazismu. “Donasi infak, sedekah dan lain sebagainya yang dititipkan ke Lazismu, kita salurkan ke umat yang membutuhkan. Yang pada kali ini kita salurkan ke umat yang sedang berjuang fisabilillah, yang dalam hal ini adalah mahasiswa,” ungkapnya. Sementara itu, Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat, Ahmad Imam Mujadid Rais pada kesempatan yang sama menyampaikan terima kasih kepada seluruh yang menyambut antusias dari program Beasiswa Kader ini. Rais menjelaskan, selama ini pihaknya telah banyak menerima pertanyaan terkait akses beasiswa. “Mudah-mudahan melalui peluncuran Beasiswa Kader Muhammadiyah ini bisa memenuhi dahaga, peluang, dan kesempatan yang jarang sekali diraih oleh kader kita di berbagai level,” paparnya. Beasiswa Kader Muhammadiyah ini merupakan concern bersama yang dibangun oleh PP Muhammadiyah, mengingat untuk menghadapi bonus demografi akan tidak mudah. Oleh karena itu, Muhammadiyah ingin membuka semakin banyak peluang bagi kader untuk semakin berkembang dan siap bersaing. (wink) Baca juga :

Read More

Daerah Pemasok Buah dan Sayuran di Saudi

Riyadh — 1miliarsantri.net : Perkebunan Qatif Oasis memainkan peran penting dalam memasok pasar buah dan sayuran di seluruh Provinsi Timur Arab Saudi. Dari Al-Khafji di utara hingga Al-Ahsa di selatan, mereka menyediakan berbagai macam produk musiman termasuk sayuran, buah-buahan, dan kurma segar. Terbentang sekitar 800 km persegi dari Safwa hingga Dammam, Kegubernuran Qatif adalah rumah bagi lebih dari 3.700 pertanian, 2.454 di antaranya secara aktif memproduksi berbagai tanaman. Wilayah ini memiliki lebih dari 540.000 pohon palem yang menghasilkan buah, mewakili 30 jenis kurma berbeda. Setiap tahunnya, perkebunan ini menyumbangkan 29,5 ton kurma ke pasar lokal. Fahd Al-Hamzi, direktur Kementerian Lingkungan Hidup, Air, dan Pertanian cabang Provinsi Timur, menyoroti upaya kementerian untuk mendukung dan mengembangkan sektor pertanian di provinsi tersebut. Inisiatif yang dilakukan meliputi peningkatan pengelolaan sumber daya, promosi tanaman strategis, produksi tanaman yang berkontribusi terhadap peningkatan daya saing ekonomi, dan mendorong pertanian organik. Kementerian juga menyediakan program pelatihan dan dukungan keuangan, membantu petani menemukan outlet baru untuk produk mereka. Al-Hamzi mengatakan cabang tersebut mendukung program melalui platform Saudi Reef dan memasarkan produk pertanian melalui acara dan festival di kota-kota dan provinsi di kawasan tersebut. Dia menambahkan kementerian berupaya mendidik petani tentang proses produksi dan panen. Hal ini juga meningkatkan kesadaran tentang pentingnya memanfaatkan platform Kurma Saudi, yang diluncurkan oleh National Center for Palms and Dates, untuk meningkatkan penjualan dengan membuka gerai baru. Sektor pertanian juga mendapat perhatian besar dari pemerintah Saudi, yang telah menerapkan undang-undang untuk melindungi pohon palem dan meningkatkan efisiensi produksi kurma. Hasilnya, Kerajaan Arab Saudi telah menjadi salah satu produsen kurma dan produk terkait lainnya yang terkemuka di dunia. Rencana masa depan untuk pertanian regional termasuk memperkenalkan teknologi modern, meningkatkan sistem irigasi, meningkatkan infrastruktur, mengembangkan penelitian ilmiah dan teknis, dan mendirikan pabrik pengolahan. Kementerian juga berupaya menciptakan platform elektronik untuk menyederhanakan layanan pertanian dan mendorong petani untuk mendapatkan sertifikasi Praktik Pertanian Baik organik atau Saudi. Petani lokal Mohammed Al-Thawab menekankan tradisi pertanian yang sudah lama ada di Qatif, memuji tanah subur dan sumber air yang melimpah di wilayah tersebut. “Faktor-faktor ini berkontribusi pada produksi beragam buah-buahan, sayur-sayuran, dan kurma segar, yang memasok pasar produk-produk lokal dengan aliran barang-barang lokal berkualitas tinggi,” katanya. Ia memuji program dan inisiatif kementerian pertanian yang telah membantu mendidik petani tentang praktik pertanian modern dan waktu penyiapan lahan, sterilisasi, dan penaburan benih. Al-Thawab juga menyoroti dampak signifikan dari acara pertanian regional seperti Festival Daun Hijau dan Kurma, yang terbukti berperan penting dalam mempromosikan produk pertanian dan memperkuat dukungan bagi komunitas pertanian di gubernuran tersebut. Dampak dari upaya ini terlihat jelas di pasar lokal. Penjual buah dan sayur Abdullah Khuraydah mengatakan pasar di Qatif dan Dammam menerima beragam produk musiman sepanjang tahun. Ini termasuk buah ara lokal, lemon Qatif, delima, beri dan almond, selain berbagai jenis kurma. Yang paling menonjol adalah kurma Al-Maji dan Al-Gharra. “Musim kurma adalah periode kritis bagi pedagang lokal,” tutur Khuraydah, seraya mencatat lonjakan permintaan konsumen terhadap buah kaya nutrisi ini. Dia menekankan keunggulan pertanian Qatif yang unik, dengan menyebutkan tanahnya yang subur dan banyak air dari mata air dan akuifer alami. “Aset alam ini adalah kunci bagi reputasi kawasan kami dalam menghasilkan hasil panen yang melimpah dan berkualitas tinggi,” pungkasnya. (dul) Baca juga :

Read More

Sedekah, Shalat, dan Amalan yang Bermanfaat untuk Orang Wafat

Jakarta — 1miliarsantri.net : Salah satu hal yang bermanfaat bagi orang yang sudah meninggal yakni hadiah pahala sedekah dari keluarga atau kerabat yang masih hidup. Ini misalnya, adalah sedekah anak untuk orang tuanya yang sudah meninggal dunia. Dikutip dari buku Azab dan Nikmat Kubur karya Syekh Husain bin Audah al-Awaisyah, diriwayatkan dari Aisyah, ummul mukminin, sebagai berikut. “Seseorang bertanya kepada Nabi Muhammad SAW, ‘Ibuku meninggal dunia secara tiba-tiba, dan aku yakin, seandainya ketika itu ia masih bisa bicara, niscaya ia akan bersedekah. Bolehkah aku bersedekah atas namanya?’ Rasulullah SAW lalu menjawab, ‘Bersedekahlah atas namanya!’” (HR Bukhari dan Muslim). Di samping itu, hal lain yang bermanfaat bagi orang yang sudah meninggal adalah dishalatkan dan didoakan. Itu dapat memberikan syafaat bagi orang yang telah meninggal. Rasulullah SAW bersabda, “Tidak seorang mayit pun yang dishalatkan oleh 100 orang Muslimin (dan mereka) memohonkan syafaat untuknya, kecuali Allah akan menerima permintaan syafaat mereka untuknya” (HR Muslim). Diriwayatkan dari Ibnu Abbas RA, dia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Tidak seorang Muslim pun yang meninggal, lalu 40 orang yang tidak melakukan kemusyrikan kepada Allah berdiri untuk menshalatkan jenazahnya, melainkan Allah pasti akan menerima permohonan syafaat mereka untuknya” (HR Muslim). Ada pula amalan-amalan yang pahalanya terus mengalir walaupun si pengamal sudah meninggal dunia. Dari Abu Hurairah, ia berkata bahwa Rasulullah bersabda, “Apabila manusia meninggal dunia, maka terputuslah segala amalnya kecuali tiga:, yaitu sedekah jariah, ilmu yang bermanfaat, atau anak shaleh yang mendoakan kepadanya” (HR Muslim). Dr H Abdul Majid Khon dalam bukunya, Hadis Tarbawi: Hadis-Hadis Pendidikan, menjelaskan, Rasulullah SAW memberikan pelajaran tentang perlunya tiap Mukmin mencari amal yang berkualitas. Kebajikan-kebajikan itu hendaknya kekal dan bermanfaat luas, baik selama di dunia maupun setelah dirinya meninggal dunia. Kata jariah berarti ‘mengalir.’ Maknanya, sedekah jariah menghasilkan pahala yang mengalir terus sekalipun yang bersangkutan telah wafat. Misalnya, bersedekah untuk pembangunan masjid. Selagi masjid itu masih tegak berdiri dan terus dipakai untuk kaum Muslimin beribadah, maka pahalanya tetap mengalir untuk si pelaku sedekah. Ini berbeda, umpamanya, dengan sedekah makanan dan minuman yang habis begitu sajian itu tuntas dikonsumsi. (yan) Baca juga :

Read More

Kisah Ketika Yahudi Pembangkang Menjadi Kera

Jakarta — 1miliarsantri.net : Ada tiga ayat dalam Alquran yang menyebutkan perihal kera. Semuanya itu berkaitan dengan kisah orang-orang Yahudi yang tidak menaati perintah Allah SWT. Karena melanggar ketentuan-Nya tentang hari Sabat (Sabtu), mereka diubah wujud oleh Allah menjadi kera. Menukil buku Hewan Dalam perspektif Alquran dan Sains yang disusun Lajnah Pentashihan Mushaf Alquran, disebutkan bahwa ayat-ayat yang menyebut kera tersebut dipahami beragam oleh para mufasir. Sebagian memandang bahwa kera hanyalah metafora dari suasana hati orang-orang Yahudi yang enggan menerima nasihat dan peringatan. Ada pula yang memahami penyebutan kera itu sebagai perubahan fisik yang nyata, bukan sekadar metafora. Kera menjadi perwujudan orang-orang Yahudi itu, tetapi mereka dipercaya tidak beranak, tidak pula makan dan minum. Mereka hanya hidup selama tiga hari, lalu mati serentak. Ayat-ayat Alquran yang dimaksud adalah sebagai berikut. Pertama, surah al-Baqarah ayat ke-65. وَلَقَدۡ عَلِمۡتُمُ الَّذِيۡنَ اعۡتَدَوۡا مِنۡكُمۡ فِىۡ السَّبۡتِ فَقُلۡنَا لَهُمۡ كُوۡنُوۡا قِرَدَةً خَاسِـِٔـيۡنَ ‌ۚ‏ “Dan sungguh, kamu telah mengetahui orang-orang yang melakukan pelanggaran di antara kamu pada hari Sabat, lalu Kami katakan kepada mereka, ‘Jadilah kamu kera yang hina!’” Kedua, surah al-Maidah ayat ke-60. قُلۡ هَلۡ اُنَـبِّئُكُمۡ بِشَرٍّ مِّنۡ ذٰ لِكَ مَثُوۡبَةً عِنۡدَ اللّٰهِ‌ ؕ مَنۡ لَّعَنَهُ اللّٰهُ وَغَضِبَ عَلَيۡهِ وَجَعَلَ مِنۡهُمُ الۡقِرَدَةَ وَالۡخَـنَازِيۡرَ وَعَبَدَ الطَّاغُوۡتَ‌ ؕ اُولٰٓٮِٕكَ شَرٌّ مَّكَانًا وَّاَضَلُّ عَنۡ سَوَآءِ السَّبِيۡلِ “Katakanlah (Muhammad), ‘Apakah akan aku beritakan kepadamu tentang orang yang lebih buruk pembalasannya dari (orang fasik) di sisi Allah? Yaitu, orang yang dilaknat dan dimurkai Allah, di antara mereka (ada) yang dijadikan kera dan babi dan (orang yang) menyembah Tagµt.’ Mereka itu lebih buruk tempatnya dan lebih tersesat dari jalan yang lurus.” Terakhir, surah al-A’raf ayat ke-166. فَلَمَّا عَتَوۡا عَنۡ مَّا نُهُوۡا عَنۡهُ قُلۡنَا لَهُمۡ كُوۡنُوۡا قِرَدَةً خٰسِـٮِٕیْنَ “Maka setelah mereka bersikap sombong terhadap segala apa yang dilarang. Kami katakan kepada mereka, ‘Jadilah kamu kera yang hina.’” Ketika Bani Israil bertambah kezalimannya tidak mengindahkan nasihat-nasihat, maka Allah mengazab mereka dengan menjadikan mereka sebagai kera yang hina. Menurut para mufassirin, itu merupakan tafsiran dari perkataan ‘azab yang sangat pedih’, yang terdapat pada ayat di atas. Sebagian mengatakan, hal ini merupakan azab yang lain yang ditimpakan Allah di samping azab yang pedih itu. (jeha) Baca juga :

Read More

Israel dan Hamas Saling Saling Tuduh Gencatan Senjata

Gaza — 1miliarsantri.net : Israel dan Hamas saling menyalahkan pada Senin atas kurangnya kemajuan dalam mencapai gencatan senjata dan kesepakatan pembebasan sandera di Jalur Gaza, meskipun ada mediasi internasional. Hamas menuduh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menambahkan syarat dan tuntutan baru pada proposal gencatan senjata yang didukung AS, setelah pembicaraan terbaru melalui mediator. Netanyahu, sebaliknya, membantah membuat perubahan apapun dan mengatakan Hamas-lah yang bersikeras melakukan banyak perubahan pada proposal awal. Kelompok milisi Palestina yang didukung Iran itu mengatakan telah menerima tanggapan terbaru dari Israel, menyusul pembicaraan di Roma yang melibatkan Israel, Amerika Serikat, Mesir, dan Qatar. “Jelas dari apa yang disampaikan mediator bahwa Netanyahu telah kembali ke strateginya untuk menunda-nunda, menghindar, dan menghindari pencapaian kesepakatan dengan menetapkan syarat dan tuntutan baru,” terang Hamas dalam pernyataan pada Senin lalu. Hamas menuduh Netanyahu mundur dari proposal yang sebelumnya diajukan oleh mediator, yang dikatakannya sudah didasarkan pada “dokumen Israel”. Kantor Netanyahu menanggapi bahwa pimpinan Hamas-lah yang mencegah kesepakatan dengan menuntut 29 perubahan pada proposal tersebut. “Israel berpegang pada prinsip-prinsipnya sesuai proposal awal yakni jumlah maksimum sandera (yang akan dibebaskan) yang masih hidup, kendali Israel atas Koridor Philadelphi (sepanjang perbatasan Gaza-Mesir), dan mencegah pergerakan teroris dan senjata ke Gaza utara,” ungkapnya. Pejabat politik senior Hamas Izzat El-Reshiq kemudian pada Senin membantah kelompoknya telah membuat syarat baru, menuduh Netanyahu mengulur-ulur waktu. “Para mediator menyadari bahwa Hamas menunjukkan fleksibilitas dan sikap positif serta membuka jalan untuk mencapai kesepakatan dan melewati hambatan-hambatan Israel,” urai Reshiq. Pejabat Hamas lainnya mengatakan kepada televisi Hamas Al-Aqsa bahwa Netanyahu telah mengajukan syarat baru yang “mustahil” mengenai kembalinya warga Palestina yang mengungsi ke rumah mereka, menolak untuk menarik diri dari penyeberangan Rafah dan garis perbatasan dengan Mesir, serta menolak membebaskan tahanan Palestina yang telah lama ditahan. Washington, yang mensponsori pembicaraan tersebut, berulang kali mengatakan kesepakatan sudah dekat. Pembicaraan terbaru adalah mengenai proposal yang diungkapkan Presiden Biden pada Mei lalu. Hamas menginginkan kesepakatan gencatan senjata untuk mengakhiri perang di Gaza, sementara Netanyahu mengatakan konflik akan berhenti hanya setelah Hamas dikalahkan. Ada juga ketidaksepakatan tentang bagaimana kesepakatan akan dilaksanakan. Mediator Qatar dan Mesir, yang didukung AS, berulang kali mengatakan pintu untuk negosiasi lebih lanjut tetap terbuka, dengan Israel dan Hamas menyatakan kesiapan untuk melanjutkannya. (zul) Baca juga :

Read More

Berikut Hasil Rapat Pleno PBNU

Jakarta — 1miliarsantri.net : Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) telah selesai mengadakan rapat pleno di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan pada Ahad (28/07/2027). Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf menyampaikan poin hasil pleno tersebut. Garis besar hasil pleno tersebut, antara lain sebagai berikut: Selain itu, Gus Yahya juga menyampaikan tentang perkembangan mutakhir dalam hubungan antara PKB dan PBNU. Ada beberapa prinsip hubungan NU dengan PKB, antara lain prinsip hubungan historis, prinsip hubungan irisan konstituensi, hubungan teologis, dan prinsip tradisi. Namun, Gus Yahya menegaskan prinsip dasar yang paling penting adalah bahwa hubungan PBNU dan PKB tidak dapat dianggap kongruen (sama). Ia menegaskan, warga NU yang menjadi konstituen PKB hanya berjumlah sekira 20%, sementara yang lainnya tersebar di berbagai partai politik. Hal ini yang melandasi bahwa PBNU harus memikirkan pula hubungan dengan partai politik lain dan tidak bisa hanya eksklusif untuk PKB. “Yang paling penting prinsipnya adalah begini bahwa NU ini tidak mungkin dianggap kongruen dengan PKB. NU dan PKB ini beda-beda, tidak bisa NU hanya untuk PKB saja,” pungkas Gus Yahya. (rid) Baca juga :

Read More

Program Beasiswa Santri Berprestasi 2024 Diikuti 8.000 Pelajar

Jakarta — 1miliarsantri.net : Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) 2024 banjir peminat. Total ada 8.000 santri ikut mendaftar selama periode 3 – 13 Juli 2024. Mereka berasal dari berbagai pesantren yang tersebar di seluruh Indonesia. Pada tahap awal, panitia melakukan seleksi administrasi. Berkas pendaftaran yang diunggah para santri melalui website diverifikasi. Proses ini untuk memastikan seluruh berkas yang dikirimkan memenuhi syarat dan valid. Plt Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Waryono Abdul Ghafur mengatakan, seleksi administrasi ini sangat penting untuk menjamin para peserta yang melanjutkan ke tahap berikutnya benar-benar memiliki dokumen yang lengkap dan sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan. “Hasil seleksi administrasi diumumkan pada 17 Juli 2024 melalui akun masing-masing santri. Para santri yang dinyatakan lolos tahap administrasi, mereka diundang untuk mengikuti sosialisasi dan bimbingan teknis sebagai persiapan untuk tes tahap kedua, yaitu Tes Berbasis Elektronik (TBE),” terang Waryono. Waryono menambahkan, sosialisasi telah dilaksanakan pada 18 Juli 2024, di mana para peserta diberikan informasi detail mengenai pelaksanaan TBE. Tes Berbasis Elektronik digelar pada 20 Juli 2024. Hasilnya diumumkan pada 24 Juli 2024. Peserta yang lolos, berhak ikut tahap tes wawancara yang diadakan secara online pada 28-31 Juli 2024. “Tes ini dirancang untuk mengukur kemampuan kitab kuning, wawasan kebangsaan, kemampuan akademik, dan hafalan yang meliputi Qur’an, Alfiyah, dan hadis Arbain,” sebut Waryono. Proses seleksi dilakukan secara ketat, kata Waryono, dengan tujuan untuk memastikan bahwa para penerima beasiswa adalah santri-santri berkualitas dan layak menerima beasiswa. PBSB ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di pesantren dan memberikan kesempatan kepada para santri untuk mengembangkan potensi akademik mereka. “Hasil akhir seleksi santri penerima beasiswa ini akan diumumkan pada 7 Agustus 2024. Dengan program ini, kami berharap para santri penerima beasiswa dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi santri lainnya di seluruh Indonesia, serta berkontribusi dalam memajukan pendidikan di tanah air,” pungkas Waryono. (Iin) Baca juga :

Read More

Membaca Tujuh Tanda Kedatangan Al-Masih Si Pendusta, Mesiah yang Dinantikan Bangsa Yahudi

Jakarta — 1miliarsantri.net : Israel memang bukan ‘negara’ biasa. Dia merupakan sebuah pertanda, terutama bagi penganut Islam, Kristen, dan Yahudi. Seperti ditulis pakar eskatologi Islam, Imran Hosein, dalam bukunya, Jerusalem in the Qur’an, Yahudi meyakini restorasi Israel setelah dua ribu tahun Kerajaan Israel dihancurkan merupakan satu dari tujuh tanda kehadiran Mahsiah, atau Moshiah, atau Mashiach, atau Moshiach. Itu adalah bahasa Ibrani dari al-Masih atau Messiah. Tapi, al-Masih yang mereka tunggu bukanlah kedatangan Nabi Isa al-Masih, sebagaimana keyakinan Islam dan Kristen. Mereka menunggu Messiah yang lain. Meski sedang berlangsung, restorasi Israel tersebut belumlah sempurna. Yang dimaksud restorasi Israel bukanlah sekadar pendirian negara Israel, tapi juga negara dengan luas seperti pada era Nabi Daud, yang merupakan era keemasan Bani Israil. Bahkan, gerakan Zionis saat ini menambahkannya dengan gagasan Israel Raya (Eretz Yisrael), yang membentang dari Delta Nil (yang kini masih dikuasai Mesir) hingga ke Sungai Eufrat (yang kini masih dikuasai oleh Irak), seperti yang tertulis di Kitab Genesis, bahkan lebih luas lagi. Tanda kedua, dari kehadiran Messiah versi Yahudi, ini, adalah kembalinya orang-orang Yahudi yang semula terpencar (diaspora) ke Tanah Suci (Yerusalem). Tanda kedua ini telah lama berlangsung, dan masih berlangsung sampai saat ini. Terus mengalirnya orang-orang Yahudi dari berbagai penjuru dunia ke Israel, membutuhkan tempat tinggal. Dan, persoalan inilah yang sampai saat ini terus menerus memicu persoalan, karena Israel terus mem bangun pemukiman baru, dan mengusir orang Arab. Tanda ketiga, adalah pembebasan Tanah Suci (Yeru salem) dari tangan goyim (sebutan untuk semua orang non-Yahudi). Tanda ketiga ini pun sudah terjadi, tapi juga belum sepenuhnya sempurna. Pada 1948, saat Israel diproklamasikan, mereka telah menguasai Yerusalem Barat. Setahun kemudian, Israel menobatkan Yerusalem sebagai ibu kota. Bahkan, saat itu, parlemen Israel (Knesset) yang semula di Tel Aviv, telah diboyong ke sana. Namun, saat itu, Yerusalem Timur yang meru pakan lokasi Kota Tua Yerusalem, dan merupakan tempat berdirinya situs penting tiga agama, termasuk Masjid al-Aqsa— masih dikuasai bangsa Arab (Yordania). Yerusalem Timur dicaplok Israel, setelah Perang Enam Hari pada 1967. Meski Israel secara sempurna telah menguasai Yerusalem, dan mengklaim Yerusalem sebagai ibu kota abadi Israel, namun sampai saat ini prosesnya masih tarik-ulur. Pengakuan Yerusalem sebagai ibu kota Israel itu kerap muncul dalam kampanye presiden Amerika Serikat, terutama Donald Trump. Tanda keempat, adalah kembali dibangunnya Kuil Sulaiman (Haykal Sulaiman atau Masjid Sulaiman). Tanda ini pun belum terpenuhi. Kendati Kota Tua Yerusalem telah berada di bawah pendudukan Israel, namun Masjid al-Aqsa dan Masjid Kubah Batu (the Dome of Rock) masih berdiri. Kompleks Haram al-Sharif ini, berdiri di atas reruntuhan Haikal Sulaiman yang dihancurkan Romawi. Kompleks ini, sampai saat ini masih dikelola Yayasan Wakaf di bawah pemerintahan Palestina dan Yordania. Tapi, skenario penghancuran Masjid al-Aqsa itu, hanyalah menunggu waktu. Di atas kompleks itulah di rencanakan akan dibangun Kuil Sulaiman. Ini merupakan kuil ketiga. Kuil pertama dibangun Nabi Sulaiman, sebelum akhirnya dihancurkan Nebukadnezar. Kuil kedua dibangun Cyrus Agung, dan kemudian dihancur kan Romawi. Sedangkan kuil ketiga, menurut keyakinan Yahudi, akan dibangun di masa mendatang, yang menjadi pertanda era messiah (the messianic age). Tanda kelima, Israel suatu saat akan menjadi negara superpower, seperti halnya Kerajaan Nabi Daud dan Nabi Sulaiman. Ini pun hanya perkara waktu. Israel antara lain sudah memiliki senjata nuklir, yang merupakan salah satu prasyarat negara superpower. Saat ini, yang menguasai percaturan poliitik dan perekonomian dunia pun orang-orang Yahudi. Tanda keenam, super power Israel itu akan dipimpin oleh Messiah. Dia akan memerintah dari atas tahta Nabi Daud atau dari Yerusalem.Tanda ketujuh, kekuasaan itu akan abadi, hingga kiamat tiba. Persoalannya adalah, siapa Messiah yang ditunggu-tunggu oleh orang Yahudi itu? Lebih dari dua ribu tahun lalu, kaum Yahudi telah menolak Nabi Isa sebagai al-Masih. Mereka bahkan berkonspirasi dengan penguasa Romawi untuk menya libnya. Sampai saat ini, orang Yahudi menanggap Nabi Isa sebagai al-Masih palsu (the false messiah), karena menurut anggapan mereka Nabi Isa telah terbunuh, dan selama hidupnya tidak memenuhi nubuatan sebagai al- Masih, seperti merestorasi Israel, membangun kembali haikal Sulaiman, mengembalikan bani Israil ke tanah Suci, menjadi raja, dan seterusnya. Bahkan, orang Yahudi menyampaikan tuduhan-tuduhan keji kepada Nabi Isa dan ibunya, Maryam. Bahwa Nabi Isa adalah anak zina, dan melakukan sihir. Sedangkan ibunya, Maryam, adalah seorang pezina. Setelah peristiwa penolakan Nabi Isa yang merupakan keturunan Nabi Daud sebagai al-Masih tersebut, Tuhan tidak lagi menurunkan nabi kepada Bani Israil. Dan beratus-ratus tahun, persoalan ini menjadi perdebatan antara kaum Yahudi yang menolak Nabi Isa dengan Yahudi pengikut Nabi Isa, yang menjadi cikal bakal Nasrani. Sampai Nabi Muhammad SAW diutus, yang membenarkan Nabi Isa adalah al-Masih yang sebenarnya. Dan, al-Masih akan turun kembali di akhir zaman, menjadi hakimun adl, atau penguasa adil. Lalu, siapa Messiah yang ditunggu oleh kaum Yahudi? Nabi Muhammad telah memperingatkan tentang kedatangan al-Masih Dajjal, yang secara harfiah berarti al-Masih Pendusta. Orang Kristen menyebutnya sebagai antikristus. “Setelah kaum Yahudi menolak mengakui al-Masih yang asli, yaitu Nabi Isa Putra Maryam, sebuah divine punishment yang paling buruk pun menanti. Ya’juj dan Ma’juj kini membawa orang-orang Yahudi kepada al-Masih palsu, yang akan memimpin mereka dalam petualangan menuju kehancuran,” kata Imran Hosein. (jeha) Baca juga :

Read More

Terdapat 41 Nama Lain Kiamat

Jakarta — 1miliarsantri.net : Selain kata kiamat, ditemukan sekitar 41 nama yang mengisyaratkan tentang kiamat dalam Alquran. Sebagian nama terkait dengan proses kehancuran alam (kiamat), sebagian lainnya mengisyaratkan pada keadaan manusia sesudah terjadinya kiamat, seperti yaumul-mahsyar (hari tempat berkumpul), yaumul-jam‘i (hari pengumpulan seluruh makhluk), yaumul-hisab (hari perhitungan), dan yaumul-jaza’ (hari pembalasan). Secara umum, istilah Alquran yang menunjuk pada makna kiamat dapat dikelompokkan menjadi tiga. Yaitu pertama, nama yang menggambarkan karakteristiknya. Kedua, julukan yang menggambarkan keadaan hari dan manusia pada saat itu. Ketiga, julukan yang menggambarkan sifat-sifatnya. Berikut ini nama-nama kiamat dalam Alquran 27, Yaumul-Jidal (hari berbantah). Saat itu semua manusia akan membela diri dengan membantah semua dakwaan yang ditujukan kepadanya. (yan) Baca juga :

Read More