Genosida Baru Israel di Lebanon, 1.600 Lebih Syahid

Beirut — 1miliarsantri.net : Korban akibat serangan militer Israel ke Lebanon terus menumpuk. Selain lebih dari seribu korban jiwa, ratusan ribu warga Lebanon juga kini sudah mengungsi dari wilayah yang dibombardir Zionis. Menteri Kesehatan Masyarakat Lebanon, Firas Al-Abyad mengumumkan bahwa agresi Israel yang sedang berlangsung di Lebanon pada Oktober 2023 telah mengakibatkan hilangnya 1.640 nyawa secara tragis, termasuk 104 anak-anak dan 194 perempuan. Menurut Kantor Berita Nasional, Menteri Al-Abyad memberikan laporan rinci tentang korban dan cedera akibat serangan Israel, menyoroti situasi kemanusiaan yang mendesak bagi para pengungsi karena jumlah pengungsi terus meningkat akibat serangan udara yang intensif di pinggiran selatan Beirut. Menteri melaporkan total 8.408 orang terluka, dan banyak korban masih terkubur di bawah reruntuhan. Ia juga mencatat adanya orang hilang dan jenazah yang belum teridentifikasi. Al-Abyad juga mengkonfirmasi bahwa 41 personel medis dan darurat telah kehilangan nyawa sejak awal serangan, sementara 111 lainnya menderita berbagai luka. Sejauh ini, Israel terus melakukan pemboman terhadap wilayah Dahiyeh selatan di Beirut, yang merupakan salah satu lingkungan terpadat di Lebanon. Ini adalah rumah bagi sekitar 700.000 orang. Sejak serangan udara dimulai pada hari Jumat, Israel belum berhenti membombardir wilayah itu. Aljazirah melaporkan, kebanyakan orang yang tinggal di sana telah mengungsi, sangat ketakutan dan kehilangan arah, sementara eksodus massal terus berlanjut. Presiden Turki, Recep Tayyip Erdoğan, mengatakan masyarakat Lebanon adalah target baru dari kebijakan genosida penjajah Israel. Kebijakan itu dimulai tahun lalu ketika negara tersebut memulai perang di Gaza setelah serangan Hamas terhadap Israel selatan pada tanggal 7 Oktober. Pemimpin Turki mengatakan anak-anak termasuk di antara warga sipil Lebanon yang “dibunuh” oleh serangan “brutal” Israel yang dilakukan di Lebanon pekan ini. “Tidak seorang pun yang memiliki hati nurani dapat menerima, memaafkan, atau membenarkan pembantaian semacam itu,” tulisnya dalam postingan di X. “Pemerintah Israel menjadi semakin ceroboh karena dimanjakan oleh negara-negara yang menyediakan senjata dan amunisi untuk melakukan pembantaian; hal ini bertentangan dengan seluruh kemanusiaan, nilai-nilai kemanusiaan, dan hukum internasional.” Erdoğan mengatakan bahwa tergantung pada struktur global, khususnya Dewan Keamanan PBB, untuk mengambil tindakan cepat guna menghentikan “serangan tidak manusiawi terhadap Lebanon” yang dilakukan Israel. Dia sebelumnya menuduh Israel melakukan genosida atas perangnya di Gaza, menyerukan agar Israel dihukum di Mahkamah Internasional dan mengkritik negara-negara Barat karena mendukung serangan militer di negara tersebut. Sejauh ini genosida yang dilakukan Israel di Jalur Gaza telah menewaskan lebih dari 41.500 jiwa dan melukai 90 ribu lainnya. Kebanyakan korban adalah anak-anak. Saat ini sebagian warga Lebanon melarikan diri dari kekerasan melintasi perbatasan ke Suriah. “Lebih dari 50.000 warga Lebanon dan Suriah yang tinggal di Lebanon kini telah menyeberang ke Suriah untuk menghindari serangan udara Israel,” kata Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi Filippo Grandi dalam sebuah postingan di X. “Lebih dari 200.000 orang mengungsi di Lebanon.” Dia menambahkan bahwa operasi bantuan sedang dilakukan di kedua negara. Fatima Chahine, seorang pengungsi Suriah, tidur di pantai umum Ramlet al-Bayda di Beirut bersama keluarganya dan ratusan orang asing. “Kami hanya menginginkan tempat di mana anak-anak kami tidak takut,” katanya dilansir Aljaziah. “Kami melarikan diri dari perang di Suriah pada tahun 2011 karena anak-anak dan kami datang ke sini. Dan sekarang hal yang sama terjadi lagi.” Di pantai, para pengungsi tersebar di trotoar atau di dalam mobil yang diparkir di tepi jalan. Yang lainnya berkemah di pagoda pantai atau di atas selimut di pasir. “Kami menghabiskan lebih dari tiga jam berputar-putar antara sekolah dan tempat penampungan dan kami tidak menemukan satupun tempat yang cukup,” kata Talal Ahmad Jassaf, seorang pria Lebanon yang juga tidur di pantai bersama keluarganya. Dia mengatakan dia sedang mempertimbangkan untuk pergi ke tempat yang relatif aman di Suriah, tetapi khawatir tentang serangan udara di jalan antara Beirut dan Damaskus. Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mendesak semua pihak untuk “mundur dari tepi jurang” menyusul peningkatan dramatis kejadian di Beirut selama 24 jam terakhir, kata juru bicaranya. Antonio Guterres percaya “siklus kekerasan ini harus dihentikan sekarang”, kata Stephane Dujarric. “Rakyat Lebanon, Israel, serta wilayah yang lebih luas, tidak mampu melakukan perang habis-habisan.” Guterres mendesak kedua belah pihak untuk berkomitmen kembali pada implementasi penuh resolusi Dewan Keamanan PBB tahun 2006 yang mengakhiri perang Israel-Hizbullah di Lebanon, “dan segera kembali ke penghentian permusuhan”, kata Dujarric. Kepala badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA) menyerukan perlindungan warga sipil dan infrastruktur sipil ketika Israel melanjutkan serangan udaranya ke Lebanon. “Kami telah membuka tujuh tempat penampungan bagi para pengungsi, yang saat ini menampung 1.600 orang termasuk warga Lebanon, Palestina, dan Suriah,” kata Philippe Lazzarini dalam sebuah postingan di X. Dia menambahkan, banyak orang yang trauma akibat pemboman yang sedang berlangsung, ketidakpastian dan ketakutan. “Bagi sebagian orang, ini adalah trauma yang dialami kembali mengingat siklus konflik yang berulang selama beberapa dekade,” kata Lazzarini, seraya memperingatkan bahwa “perluasan perang lebih lanjut hanya akan membawa lebih banyak penderitaan bagi warga sipil”. Klaim para pejabat Israel bahwa tentara tidak dengan sengaja menargetkan warga sipil melainkan melakukan serangan tepat terhadap para pemimpin Hizbullah di Lebanon dinilai omong kosong. Hal itu disampaikan Mohamad Elmasry, seorang analis di Institut Studi Pascasarjana Doha, kepada Aljazirah. Menurutnya, Doktrin Dahiyeh, yang diambil dari nama wilayah pinggiran selatan Beirut yang diserang Israel dalam perang tahun 2006, menyerukan penargetan warga sipil secara sengaja untuk menciptakan pencegahan terhadap Hizbullah. “Peran militer Israel tidak hanya melenyapkan pemimpin Hizbullah, tapi menghukum warga sipil,” kata Elmasry. “Doktrin militer ini telah diterapkan dengan jelas di Lebanon dan Gaza.” Media Israel menerbitkan “rasio 100 banding 1” yang menggambarkan doktrin tentara yang menyatakan bahwa membunuh 100 warga sipil di Gaza hanya untuk satu komandan Hamas dapat diterima. “Ini merupakan pelanggaran besar terhadap prinsip proporsionalitas dan perbedaan dalam hukum internasional,” kata Elmasry. “Saya pikir Israel pada akhirnya akan dinyatakan bersalah melakukan genosida, namun pertanyaannya adalah apakah hal ini akan berdampak.” “Akankah negara-negara Eropa dan Amerika Serikat menegakkan hal ini dan menangkap para pemimpin Israel?” dia menambahkan. “Saya ragu.” Menteri Luar Negeri Inggris David Lammy mengatakan dia berbicara dengan Perdana Menteri Lebanon Najib Mikati dan membahas perlunya gencatan senjata yang mendesak. “Kami sepakat mengenai perlunya gencatan senjata segera untuk mengakhiri pertumpahan darah. Solusi diplomatik adalah satu-satunya cara untuk memulihkan keamanan dan stabilitas rakyat Lebanon dan Israel,” kata Lammy…

Read More

Ustad di Blitar Lempar Kayu Berpaku ke Santri Akibatkan Kematian

Blitar — 1miliarsantri.net : Aparat Kepolisian Resor Blitar Kota, Jawa Timur, menangani kasus kematian seorang santri sebuah pondok pesantren di wilayah Kabupaten Blitar, yang diduga dilakukan oleh seorang ustad. Kepala Seksi Bagian Humas Polres Blitar Kota Iptu Samsul Anwar mengemukakan korban berinisial KAF (13), santri di sebuah pondok pesantren di Kabupaten Blitar. Kasus terjadi saat ustadz melempar kayu yang terdapat paku hingga mengenai kepala korban. “Pelemparan kayu terhadap santri dilakukan oleh ustadnya, guru mengaji di salah satu pondok di Kecamatan Ponggok. Kami sudah menindaklanjuti kejadian tersebut,” terang Samsul di Blitar, Ahad (29/9/2024). Samsul menjelaskan kronologi kejadian itu setelah shalat subuh biasanya santri olahraga seperti bermain badminton, bola voli dan santri sudah diingatkan segera mandi karena ada jam kunjungan dari orangtua sekaligus persiapan shalat dhuha. Saat itu, yakni Ahad (15/9/2024) santri lain sudah bersiap mandi, namun ada salah seorang santri yang masih bandel dan tidak segera menyudahi permainan. Ustad yang mengetahui hal tersebut kemudian melemparkan kayu ke arah santri yang bandel tersebut. Saat bersamaan korban lewat dan mengenai korban. “Ustad tersebut mengambil kayu dan dilemparkan ke santri tersebut. Kebetulan korban lewat dan mengenai kepala. Bagian belakang kayu tersebut ada pakunya. Saat paku dicabut korban tidak sadar,” ungkapnya. Samsul menambahkan, korban juga langsung dibawa ke rumah sakit di Kabupaten Blitar untuk mendapatkan pertolongan, namun karena lukanya yang serius akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Kabupaten Kediri (RSKK). “Di RSKK mau dilakukan operasi tidak berani karena kepala mengalami pendarahan. Jika operasi pun kecil sekali untuk berhasil. Rumah sakit tidak berani mengambil risiko untuk operasi ” tuturnya. Samsul menjelaskan sudah meminta keterangan sejumlah pihak termasuk dari santri, ustad bersangkutan, pengasuh pondok pesantren, hingga meminta informasi hasil pemeriksaan kesehatan korban dari rumah sakit. Namun, untuk keluarga korban hingga kini masih belum ada laporan aduan yang masuk. Dirinya menjelaskan, selama ini remaja tersebut tinggal bersama dengan neneknya, sedangkan kedua orang tuanya bekerja di luar negeri. “Kami sudah berupaya memanggil keluarga korban. Selama ini korban hanya dengan neneknya, orang tua di luar negeri. Anggota sudah berupaya memanggil tapi belum hadir dari undangan yang dikirimkan tersebut,” ucap dia. Hingga kini, polisi belum bisa memproses perkara tersebut lebih lanjut dan masih menunggu kabar dari keluarga korban. (ton) Baca juga :

Read More

Menag Yaqut dan Pejabat UEA Bahas Sinergi Pengembangan Potensi Zakat dan Wakaf

Dubai — 1miliarsantri.net : Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas bertemu Kepala Otoritas Umum Urusan Islam, Wakaf, dan Zakat Uni Emirat Arab (UEA), Omar Habtoor Al Darei di Dubai. Kedua tokoh ini membahas berbagai hal, termasuk pengembangan potensi zakat dan wakaf. Disebutkan, potensi zakat di Indonesia mencapai Rp327 triliun, namun yang terhimpun baru sekitar Rp33 triliun. Potensi wakaf di Indonesia juga sangat besar. Badan Wakaf Indonesia mencatat potensi aset wakaf di Indonesia mencapai Rp2.000 triliun. Sementara potensi wakaf uang mencapai Rp180 triliun. “Besarnya potensi zakat dan wakaf di Indonesia menjadi concern kami untuk melakukan pengembangan bagi peningkatan kesejahteraan umat. Hal ini didiskusikan bersama Otoritas Urusan Islam, Wakaf, dan Zakat UEA,” sebut Menag Yaqut di Abu Dhabi. Menag menjelaskan, UEA sudah banyak melakukan terobosan pengembangan zakat dan wakaf. Sejumlah program bahkan dikerjasamakan dengan Kementerian Agama, misalnya pengiriman imam masjid, daurah pendakwah, dan pembangunan masjid. Sejak 2019, Indonesia telah mengirim 140 imam masjid ke UEA. Program ini tidak hanya mempererat hubungan kedua negara, tetapi juga merupakan kontribusi signifikan Indonesia dalam menyebarkan nilai-nilai Islam yang moderat dan toleran. “Program ini tidak hanya memenuhi kebutuhan penceramah di UEA, tetapi juga memberikan kesempatan kepada para imam untuk belajar dan bertukar pengalaman dengan banyak ulama di UEA,” ujar Menag. Selain itu, lanjutnya, Indonesia juga mengirim dai untuk mengikuti daurah keagamaan di UEA. Hingga kini sudah ada dua angkatan dengan 40 peserta sepanjang 2024. “Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas para penceramah di kedua negara agar dapat menyampaikan pesan-pesan keagamaan yang lebih efektif dan relevan secara kontekstual bagi masyarakat,” terang Menag. Juru Bicara Kemenag Sunanto menambahkan, Indonesia dan UEA juga bersinergi dalam program masjid MBZ Solo. Dibangun sejak 2022, masjid ini sudah aktif sejak 2023. “Ke depan, kita mungkin akan mengembangkan platform digital untuk networking masjid. Becermin dari UEA, jejaring masjid ini bermanfaat untuk mengembangkan program masjid yang berdampak langsung pada masyarakat sekitar,” sebut Cak Nanto, sapaannya. “Jadi di Dubai, Menag mendiskusikan rencana kerja sama dua negara, Indonesia dan UEA, dalam pengembangan wakaf dan zakat untuk kesejahteraan umat,” pungkasnya. (dul) Baca juga :

Read More

Sudah Selayaknya Soeharto dan Gus Dur Dianugerahi Gelar Pahlawan

Jakarta — 1miliarsantri.net : Ketua Umum Yayasan Jayabaya Moestar Pj Moeslim menyebut sudah selayaknya negara menganugrahi Presiden ke-2 Soeharto dan Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur) gelar pahlawan nasional. Soeharto, lanjut Moestar, telah sangat berjasa dalam pembangunan bangsa ini. “Beliau telah berhasil membawa bangsa ini dari keterpurukan di masa sebelumnya, menjadi jauh lebih baik,” tuturnya kepada 1miliarsantri, Ahad (29/9/2024). Selain itu, pada akhir masa kekuasaannya, Soeharto juga tidak menggunakan kekuatan militer untuk mempertahankan jabatannya. “Beliau bisa saja menggunakan tentara dalam menghentikan demonstrasi. Tapi jiwa besarnya ditunjukkan dengan berhenti menjadi Presiden RI mengikuti kehendak rakyat,” lanjutnya. Sebelumnya, Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) resmi mencabut nama Soeharto dari Ketetapan (Tap) MPR Nomor 11 Tahun 1998 tentang perintah untuk menyelenggarakan yang bersih tanpa korupsi, kolusi, nepotisme (KKN). Keputusan itu diambil dalam rapat paripurna sidang akhir MPR RI periode 2024-2029. Hal ini menindaklanjuti surat dari Partai Golkar per 18 September 2024. “Terkait dengan penyebutan nama mantan Presiden Soeharto dalam TAP MPR Nomor 11/MPR 1998 tersebut secara diri pribadi, Bapak Soeharto dinyatakan telah selesai dilaksanakan karena yang bersangkutan telah meninggal dunia,” kata Ketua MPR Bambang Soesatyo dalam rapat paripurna di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (25/9/2024). Selain Soeharto, Moestar juga menilai Gus Dur layak mendapat gelar pahlawan nasional. “Gus Dur adalah sosok yang sangat menghargai keberagaman dalam berbagai aspek kehidupan, terutama suku, agama, dan ras. Beliau memberikan contoh nyata tentang bagaimana keberagaman bisa menjadi kekuatan bagi bangsa,” katanya MPR juga telah mencabut Tap MPR nomor II/MPR/2001 tentang Pertanggungjawaban Presiden RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Hal ini berdasarkan permohonan dari Fraksi PKB. Dengan dicabutnya kedua Tap MPR itu, Moestar menegaskan bahwa tidak ada lagi penghalan untuk negara mengangkat kedua Presiden RI itu menjadi pahlawan nasional. “Kita adalah bangsa yang besar dengan segala macam perjalanan sejarahnya. Kedua sosok ini layak menjadi pahlawan karena pemikiran dan tindakan mereka telah membawa bangsa ini maju seperti saat ini,” tutupnya. (jeha) Baca juga :

Read More

Dampak Perundungan Dalam Kesehatan Mental

Jakarta — 1miliarsantri.net : Kata perundungan atau disebut juga bullying dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) artinya adalah mengganggu; menjahili terus-terusan; membuat susah; menyakiti orang lain baik fisik maupun psikisnya berbentuk kekerasan verbal, sosial, dan fisik terus menerus dan dari waktu ke waktu, seperti pemanggilan nama individu dengan julukan tertentu. Dampak dari perundungan itu—kini telah banyak meresahkan dan masalah di berbagai sektor masyarakat, terutama psikologis, dimana perundungan mempengaruhi kesehatan mental dan kejiwaan korban. Anehnya dalam perkembangan kasus – kasus perundungan saat ini telah merambah ke ranah daring karena kemajuan teknologi, sehingga menjadikan korban mengalami pelecehan di ranah publik dan mengganggu normalitas kehidupan sehari – hari. Berangkat dari fenomena dan realitas itu, penulis ingin menguraikan bagaimana perundungan mempengaruhi kesehatan mental korban, termasuk kecemasan, depresi, dan trauma jangka panjang, serta pengaruhnya terhadap pertumbuhan kognitif dan keberhasilan akademis. Di kasus perundungan dinamika kekuasaan memainkan peran penting selama ini. Dominasi atau bahaya terhadap korban dibangun dengan memanfaatkan kekuatan fisik, sosial, atau psikologis. Dampaknya korban sering merasa terjebak dalam situasi di luar kendali mereka, yang menyebabkan ketakutan dan ketidakberdayaan yang nyata. Sebuah survei yang dilakukan oleh Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) menemukan bahwa individu yang dirundung sering kali mengalami penurunan harga diri dan perasaan rendah diri. Biasanya, mereka mulai berpikir bahwa jika sesuatu terus-menerus terjadi pada mereka, itu berarti mereka tidak layak untuk dihormati dan dicintai. Hal ini menyebabkan meningkatnya isolasi sosial dan menurunnya kesejahteraan mental mereka. Menjadi pelaku perundungan dapat menimbulkan rasa malu dan takut pada korbannya. Mereka mungkin suatu hari menjadi orang-orang yang dibicarakan di media karena menjadi pelaku perundungan, tetapi sekarang, sebagai remaja atau orang dewasa, mereka membela diri mereka sendiri setelah mengalami banyak kejadian penindasan secara emosional dan mental selama masa kecil mereka. Sebaliknya, individu tersebut memendam pengalaman tersebut dan percaya bahwa mereka berhak mendapatkannya atau sering kali merasa tidak berdaya untuk melawan. Perasaan tidak berdaya ini berdampak kuat pada kesejahteraan mental individu yang mengalami pelecehan. Informasi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan atau Kemendikbud mengungkapkan bahwa perundungan di lingkungan sekolah sering kali menyebabkan korban merasa tidak aman dan enggan untuk masuk sekolah, sehingga mengakibatkan stres dan kecemasan. Perundungan merupakan masalah yang meluas di berbagai sektor masyarakat, khususnya di lingkungan sekolah dan lingkungan sosial remaja. Perundungan dapat terjadi secara fisik, verbal, atau psikologis. Lebih jauh lagi, perundungan telah merambah ke ranah daring karena kemajuan teknologi. Meskipun korban perundungan mungkin memperlihatkan luka fisik, luka emosional mereka tetap tidak terlihat. Esai ini akan membahas bagaimana perundungan mempengaruhi kesehatan mental korban, termasuk kecemasan, depresi, dan trauma jangka panjang, serta pengaruhnya terhadap pertumbuhan kognitif dan keberhasilan akademis. Kemudian salah satu akibat psikologis yang sering terjadi akibat perundungan adalah gangguan kecemasan. Orang yang sering menjadi korban perundungan sering mengalami kecemasan sosial, gangguan kecemasan umum, atau bahkan serangan panik. Ketakutan konstan menjadi target perundungan dapat menyebabkan korban menjadi sangat hati-hati terhadap lingkungan sosial mereka, yang pada akhirnya mengganggu kehidupan sehari-hari mereka. Menurut Yayasan SEJIWA, yang menitikberatkan pada pencegahan perundungan di Indonesia, banyak korban perundungan mengalami kecemasan berlebih yang mempengaruhi kemampuan mereka dalam berinteraksi sosial, termasuk di luar lingkungan sekolah. Korban seringkali menghindari situasi sosial yang dianggap berpotensi risiko untuk menghindari pengalaman bullying yang berulang-ulang. Selain kecemasan, depresi juga merupakan dampak umum dari bullying. Individu yang menjadi korban bullying sering kali mengalami perasaan putus asa, kurangnya motivasi, dan ketidaktertarikan pada tugas-tugas rutin mereka. Depresi ditandai dengan tanda-tanda seperti perubahan kebiasaan makan, gangguan tidur, kelelahan yang luar biasa, dan rasa putus asa yang mendalam. Sebuah penelitian oleh Yayasan Lentera Anak menunjukkan bahwa menjadi korban bullying selama masa kanak-kanak atau remaja dapat menyebabkan depresi jangka panjang di masa dewasa. Korban yang tidak memiliki dukungan yang tepat mungkin kesulitan untuk mengatasi trauma dan mungkin menanggung beban emosional untuk waktu yang lama. Perundungan tidak hanya berdampak pada korban dalam jangka pendek, tetapi juga berdampak jangka panjang pada kesehatan mental mereka. Berbagai penelitian yang dilakukan di Indonesia telah menunjukkan bahwa individu yang pernah mengalami perundungan memiliki risiko lebih tinggi mengalami gangguan stres pascatrauma. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menyatakan bahwa trauma akibat perundungan di masa kecil dapat menyebabkan masalah psikologis yang berlanjut hingga dewasa, yang mempengaruhi kemampuan korban untuk menjalin hubungan interpersonal yang positif dan mempercayai orang lain. Dampak jangka panjang lain meliputi kekurangan kepercayaan diri dan kesulitan mempertahankan hubungan sosial yang baik. Banyak orang dewasa yang pernah diintimidasi mengaku sulit menjalin hubungan sosial yang solid karena takut akan perlakuan buruk lagi. Di lingkungan kerja, intimidasi juga bisa menyebabkan beberapa orang merasa sulit berinteraksi dan merasa kurang percaya diri untuk mencapai kesuksesan, baik dalam karir maupun kehidupan personal. Trauma yang tidak ditangani dapat menyebabkan kecenderungan untuk menggunakan zat atau perilaku destruktif sebagai cara untuk mengatasi rasa sakit emosional yang dalam. APKI menyatakan bahwa korban perundungan yang tidak mendapatkan perawatan psikologis yang tepat memiliki risiko lebih tinggi untuk menunjukkan perilaku destruktif sebagai cara untuk mengatasi luka emosional mereka. Perundungan tidak hanya mempengaruhi psikologis, tetapi juga dapat mempengaruhi perkembangan kognitif dan hasil belajar korban. Sering kali, anak-anak dan remaja yang sering menjadi korban bullying mengalami kesulitan fokus di sekolah, yang menyebabkan penurunan hasil belajar. Menurut laporan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, anak-anak bisa kesulitan fokus dan menyelesaikan masalah di lingkungan sekolah akibat tekanan dari bullying. Selain itu, para korban bullying seringnya memilih untuk tidak masuk sekolah guna menghindari orang yang melakukan kekerasan, hal ini menyebabkan penurunan dalam pencapaian akademis mereka. Selain itu, orang yang menjadi korban perundungan sering menghadapi kesulitan dalam memperoleh keterampilan sosial dan emosional yang diperlukan untuk kehidupan mereka ke depan. Studi yang dilakukan oleh Lembaga Pengembangan Anak Indonesia menyarankan bahwa intimidasi yang terjadi saat masa kecil bisa menghambat kemajuan kognitif, mempengaruhi cara berpikir, dan menurunkan kemampuan memecahkan persoalan. Ini akan mempengaruhi kemampuan mereka dalam menghadapi tantangan akademis dan profesional pada masa yang akan datang. Dengan mempertimbangkan dampak psikologis yang sangat merusak dari perundungan, intervensi awal sangat penting untuk mencegah kerusakan jangka panjang. Keterlibatan sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam menangani perundungan sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan aman dan mendukung bagi korban. Inisiatif pencegahan perundingan, diprakarsai oleh Kemendikbud dan Yayasan SEJIWA, bertujuan meningkatkan kesadaran akan resiko perundungan dan memperkuat budaya sekolah yang inklusif. Terus,…

Read More

Israel Terus Menerus Bombardir Beirut

Beirut — 1miliarsantri.net : Israel melakukan pemboman besar-besaran terhadap wilayah Dahiyeh di ibu kota Lebanon, Beirut, pada Jumat (27/9/2024) malam waktu setempat. Ini menandakan kian dalamnya serangan Israel ke Lebanon setelah sebelumnya hanya membombardir wilayah selatan Lebanon. TV Al-Manar dari Lebanon melaporkan serangan udara di distrik Haret Hreik menghancurkan sejumlah bangunan, menjadikannya tumpukan puing. Stasiun tersebut mengatakan lebih dari 15 rudal menghantam daerah tersebut pada saat yang bersamaan. Serangan itu juga meluluhlantakkan seluruh blok, sekitar enam hingga sembilan bangunan hancur seluruhnya atau sebagian. Blok perumahan itu dekat dengan bandara internasional Beirut. Rekaman menunjukkan setidaknya satu kawah membara di lokasi serangan. Serangkaian serangan udara Israel yang intens menghantam salah satu pinggiran selatan Beirut yang padat penduduknya ketika ledakan terdengar di seluruh ibu kota Lebanon. Serangkaian ledakan di Beirut selatan itu menyebabkan awan asap berwarna oranye dan hitam mengepul di langit ibu kota. Ambulans menuju ke lokasi ledakan, sirene meraung-raung. Tak lama sebelum ledakan, ribuan orang berkumpul di pinggiran kota untuk menghadiri pemakaman tiga anggota Hizbullah, termasuk seorang komandan senior, yang tewas dalam serangan sebelumnya. “Saya terkejut saat ini. Saya pulang kerja, dan tiba-tiba seperti dikelilingi oleh ribuan tabung gas, semuanya meledak sekaligus,” Hiba al-Ashkar, yang tinggal di kamp pengungsi Burj el-Barajneh, mengatakan kepada Aljazirah. “Orang-orang berteriak, wanita-wanita berteriak. Benar-benar kekacauan. Ada asap dan api dimana-mana. Ibuku juga hancur. Pada saat itu, Saya tidak tahu apa yang harus dilakukan atau apa yang seharusnya saya lakukan. Apakah saya akan mati sekarang? Ini mengerikan.” Serangan di Dahiyeh, pinggiran kota Beirut, terjadi tak lama setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berpidato di depan PBB, menjanjikan kampanye Israel melawan Hizbullah akan terus berlanjut. Dalam pernyataan yang disiarkan televisi, juru bicara militer Israel Daniel Hagari mengatakan, mereka menyerang “pusat komando” Hizbullah yang terletak jauh di dalam wilayah sipil. Badan pertahanan sipil Lebanon mengatakan timnya sedang berupaya memadamkan beberapa kebakaran yang terjadi di distrik Dahiyeh, dan dua jenazah ditarik dari bawah reruntuhan menyusul serangkaian ledakan. Koresponden Aljazirah melansir bahwa serangan semalam menimbulkan perasaan bahwa Israel tidak hanya memerangi Hizbullah, namun juga memerangi penduduk Lebanon. Dahiyeh, rumah bagi sekitar 700.000 orang, sangat terkena dampaknya. Banyak yang percaya bahwa apa yang disebut “serangan presisi” ini tidaklah tepat. “Orang-orang yang kami ajak bicara di Dahiyeh pada hari Kamis mengatakan bahwa Israel jelas-jelas tidak menghargai nyawa warga sipil dalam upayanya untuk menghilangkan anggota Hizbullah, meskipun jumlah korban meningkat. Masyarakat di sini sangat marah atas tindakan tentara dan pemerintah Israel. Mereka mengatakan ini adalah perang skala penuh yang menyebabkan puluhan ribu pengungsi kehilangan mata pencaharian mereka. Masyarakat tidak memahami mengapa hal ini terjadi atau apa tujuan sebenarnya.” Elijah Magnier, seorang analis militer, mengatakan persenjataan yang digunakan Israel dalam serangan terbarunya di Beirut adalah “jenis bom yang sangat baru” – GBU-72. Senjata tersebut adalah “penghancur bunker canggih seberat 5.000 pon [2.200kg] yang dibuat pada tahun 2021”, kata Magnier kepada Aljazirah. Bom tersebut belum pernah digunakan di masa lalu untuk “tujuan yang sama”, katanya, menunjukkan bahwa Israel ingin “mengkonfirmasi pembunuhan tersebut dan ingin memastikan tidak ada orang yang hidup setelah serangan”. Bom tersebut dijatuhkan dengan sedikit penundaan, yang memungkinkan bom mencapai bunker di bawah tanah dan merobohkan seluruh bangunan, jelas Maginer. “Kita berbicara tentang empat hingga enam bangunan, yaitu beberapa bom kaliber ini yang digunakan untuk satu sasaran. Artinya, ini adalah target yang sangat tinggi dan berharga – seperti yang diyakini Israel.” Perdana Menteri sementara Lebanon Najib Mikati mengatakan serangan Israel di pinggiran selatan Beirut menunjukkan mereka “tidak peduli” terhadap upaya untuk mewujudkan gencatan senjata. Kantor pers Mikati mengirimkan pernyataan ketika dia berada di New York untuk menghadiri Majelis Umum PBB di mana AS dan negara-negara lain menyerukan gencatan senjata selama 21 hari antara Israel dan Hizbullah. (cak) Baca juga :

Read More

Pria 63 Tahun Asal Saudi Menikah Sebanyak 53 Kali

Riyadh — 1miliarsantri.net : Bagi orang yang belum menikah namun telah menemukan tambatan hati, tentu tujuan akhirnya bermuara pada pernikahan. Ada banyak tujuan dari pernikahan, mulai dari memenuhi tuntutan biologis dalam diri, membangun rumah tangga yang islami, hingga menghasilkan keturunan yang saleh. Setiap orang tentu memiliki tujuan pernikahannya masing-masing. Seperti halnya Abu Abdullah, pria asal Saudi yang mengaku telah menikah sebanyak 53 kali dalam waktu 43 tahun. Menurut pengakuannya, hal itu dilakukan bukan karena kesenangan pribadi namun bertujuan untuk menstabilkan dan menenangkan pikirannya. Melalui wawancaranya dengan televisi MBC Saudi, pria berusia 63 tahun itu sekarang telah menikah dengan seorang wanita dan tidak berencana untuk menikah lagi. “Saat pertama kali menikah, saya tidak berencana menikah dengan lebih dari satu wanita karena saya merasa nyaman dan punya anak. Tetapi setelah beberapa waktu, masalah terjadi dan saya memutuskan untuk menikah lagi ketika saya berusia 23 tahun dan saya memberi tahu istri saya tentang keputusan saya,” kenang pria yang dijuluki ‘poligami abad ini’ itu dikutip dari Gulf News, Sabtu (28/9/2024). Dia mengatakan kemudian terjadi masalah antara istri pertama dan kedua, yang mendorongnya untuk menikah lagi untuk ketiga dan keempat kalinya. Abu Abdullah mengatakan dia kemudian menceraikan istri pertama, kedua dan ketiga. Abu Abdullah berargumen bahwa alasan dia menikah berkali-kali adalah karena dia mencari wanita yang bisa membuatnya bahagia, dan dia mengatakan bahwa dia berusaha bersikap adil kepada semua istrinya. “Saya menikahi 53 wanita dalam jangka waktu yang lama. Yang pertama saat saya berumur 20 tahun dan dia enam tahun lebih tua dari saya,” ujarnya. Menurutnya, masa pernikahan terpendeknya adalah satu malam. “Setiap pria di dunia ingin memiliki seorang wanita dan tetap bersamanya selamanya…. Stabilitas tidak bisa ditemukan pada wanita muda, tapi pada wanita tua. Sebagian besar pernikahan saya dilakukan dengan wanita Saudi.” Abu Abdullah mengatakan dia juga pernah menikahi wanita asing selama perjalanan bisnisnya ke luar negeri. Islam membolehkan seorang pria mengawini empat istri sekaligus. Jika dia tidak dapat berlaku adil terhadap seluruh istrinya, maka ia harus mengawini satu istri saja. “Saya dulu tinggal selama tiga sampai empat bulan. Jadi saya menikah untuk melindungi diri dari keburukan,” pungkasnya. (dul) Baca juga :

Read More

Indonesia Siap Jadi Pemain Utama Pasar Global Senilai Rp37.200 Triliun

Jakarta — 1miliarsantri.net : Industri halal tengah mengalami lonjakan pertumbuhan yang signifikan di kancah global. Indonesia, sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, kini bersiap mengambil peran krusial dalam pasar yang diprediksi bernilai 2,4 triliun dolar AS atau setara Rp37.200 triliun pada tahun 2024. Momentum ini ditangkap oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melalui penyelenggaraan Halal Indonesia International Industry Expo (Halal Indo) di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang. Acara yang berlangsung selama empat hari, 26-29 September, ini menjadi ajang strategis bagi lebih dari 500 perusahaan sektor industri halal untuk memamerkan produk unggulan mereka. Sekretaris Jenderal Kemenperin, Eko Cahyanto, mengungkapkan bahwa pameran ini diproyeksikan akan menarik 15.000 pengunjung dari 35 negara lebih. “Ini merupakan peluang emas untuk memperluas jejaring dan meningkatkan kerja sama internasional,” ujar Eko. Halal Indo tidak hanya sekadar pameran biasa. Event ini menampilkan 202 booth yang merepresentasikan berbagai sektor industri halal, mulai dari makanan dan minuman, farmasi, kosmetik, hingga fesyen Muslim. Bahkan, kawasan industri halal juga turut dipromosikan, menandakan keseriusan Indonesia dalam membangun ekosistem industri halal yang komprehensif. Presiden Joko Widodo sebelumnya telah menekankan urgensi bagi Indonesia untuk mengoptimalkan potensinya sebagai pusat industri halal dunia. Dengan 236 juta penduduk Muslim, Indonesia memiliki pasar domestik yang sangat besar sekaligus menjadi ‘etalase’ bagi produk-produk halal berkualitas tinggi. “Langkah strategis pemerintah ini disambut positif oleh pelaku industri. Sertifikasi halal kini menjadi fokus utama, tidak hanya bagi industri besar namun juga UMKM,” kata salah seorang peserta pameran. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah untuk mendorong penerapan sertifikasi halal secara luas. Data terbaru menunjukkan tren pertumbuhan yang menggembirakan. Aset industri syariah di Indonesia tumbuh 9,07 persen, melampaui pertumbuhan aset bank nasional yang berada di angka 8,9 persen. Capaian ini menjadi indikator kuat bahwa Indonesia siap menjadi pemain kunci dalam industri halal global. (wink) Baca juga :

Read More

Prof Quraish Shihab : Allah Belum Menolong Palestina

Jakarta — 1miliarsantri.net : Pakar tafsir Al-Qur’an Prof Quraish Shihab menjelaskan mengapa Allah belum menolong Palestina dalam konflik dengan Israel. Menurutnya, sesuatu akan berjalan sesuai keinginan Allah dan memiliki waktu serta syarat tertentu. “Jangan menunggu terbitnya fajar saat gelapnya malam. Anda mau mata hari terbit jam 12 malam? Semua ada waktunya. Boleh jadi ada syaratnya. Negara Arab saja tidak kompak,” urainya kepada 1miliarsantri.net, Jumat (27/9/2024). Prof Quraish Shihab menambahkan, Allah telah menjelaskan tentang kerusakan yang dilakukan Israel dalam surat Al-Isra. Disebutkan Bani Israil akan merusak bumi dua kali dan akan menyombongkan diri dengan kesombongan yang besar. Ini ada dalam ayat 4-8 Surat Al-Isra. Khususnya ayat 4 yang artinya: “Sesungguhnya kalian akan membuat kerusakan di muka bumi ini dua kali dan kalian pasti akan menyombongkan diri dengan kesombongan yang besar.” “Soal Palestina, Tuhan telah berjanji. Pasti kalian akan melakukan kerusakan dua kali. Satu sudah berlalu,” kata Prof Quraish. Dikatakan, para ulama tafsir berkeyakinan bahwa kerusakan pertama telah dilakukan Israel di zaman dulu. Sedangkan kerusakan kedua, adalah yang terjadi saat ini dengan pendudukan Zionis atas tanah Palestina. Konflik Israel-Palestina merupakan konflik panjang yang masih terus berjalan hingga dewasa ini sejak abad 19. Berbagai upaya yang dilakukan pemimpin dunia, tidak membuahkan hasil. Terbaru, Israel melakukan serangan brutal di daerah kantong Palestina sejak 7 Oktober 2023 hingga saat ini. “Mudah-mudahan ini adalah perusakan keduanya, yang hancur bukan Yahudi, tetapi yang hancur zionis,” imbuhnya. Prof Quraish Shihab juga menekankan, untuk mendapatkan tujuan mulia, Allah memberikan kesempatan kepada manusia untuk berusaha sekuat-kuatnya sampai ujung dari kekuatannya. “Jadi untuk mencapai tujuan luhur, butuh perjuangan, perjuangan itu pahit,” pungkasnya. (yan) Baca juga :

Read More

Houthi Luncurkan Misil Balistik Targetkan Tel Aviv

Tel Aviv — 1miliarsantri.net : Raungan sirene terdengar dan warga berlarian dalam kepanikan di beberapa wilayah metropolitan Tel Aviv, Israel usai militan Houthi seperti dilaporkan meluncurkan serangan misil balistik. Laporan Ynet pada Jumat (27/9/2024) mengklaim, misil-misil kiriman Houthi itu berhasil diintersep oleh Israel, sehingga tak menimbulkan korban jiwa atau luka dari kalangan warga sipil atau militer. Sebuah laporan PBB mengungkapkan, bahwa pejuang Houthi telah berkembang dari “sebuah kelompok bersenjata lokal dengan kemampuan terbatas menjadi organisasi militer yang kuat” dengan bantuan dari Korps Garda Revolusi Iran (IRGC), Hizbullah, dan tentara elite Irak. Ini adalah serangan kedua misil Houthi ke daratan Israel setelah pada awal September, kirim misil dari Yaman menembus sistem pertahanan udara Israel dan menghantam wilayah Israel tengah. Pada Juli, sebuah serangan drone Houthi ke Tel Aviv menewaskan satu orang dan melukai beberapa warga Israel lainnya yang dibalas kemudian oleh IDF lewat serangkaian serangan bom ke Pelabuhan Hodeidah. Pada Rabu (25/9/2024), Hizbullah mengumumkan telah menembakkan rudal ke Tel Aviv untuk pertama kalinya dan menyasar markas badan intelijen Israel, Mossad. Dalam sebuah pernyataan seperti dilaporkan Anadolu, kelompok itu mengatakan mereka menembakkan rudal balistik “Qader-1” ke fasilitas Mossad, yang mereka tuduh bertanggung jawab atas gelombang pembunuhan komandan Hizbullah baru-baru ini dan ribuan ledakan perangkat komunikasi yang digunakan anggotanya, yang menewaskan puluhan orang. Media Israel, termasuk situs berita Times of Israel, mengutip pernyataan militer yang mengeklaim bahwa rudal Hizbullah berhasil dicegat oleh sistem pertahanan Israel, David’s Sling, sebuah sistem pencegat rudal jarak menengah hingga jauh, saat rudal itu mendekati sasaran di pinggiran Tel Aviv. Sirine berbunyi di Tel Aviv dan kota-kota lain di Israel tengah setelah penembakan tersebut. Sementara itu, militer Israel mengumumkan bahwa mereka telah menyerang lokasi peluncur rudal Hizbullah di Lebanon selatan, dengan klaim bahwa lokasi tersebut digunakan untuk menembakkan rudal ke Tel Aviv. Sejak Senin (23/9/2024) dini hari, militer Israel telah melakukan gelombang serangan udara di Lebanon dengan menyasar lokasi-lokasi Hizbullah di tengah meningkatnya pertempuran antara kedua belah pihak. Serangan udara itu telah menewaskan hampir 560 orang, termasuk 95 wanita dan 50 anak-anak, serta melukai 1.835 lainnya, menurut Menteri Kesehatan Lebanon, Firas Abiad. (zul) Baca juga :

Read More