Waktu Mustajab untuk Berdoa Kepada Allah

Jakarta — 1miliarsantri.net : Berdoa merupakan salah satu bentuk ibadah yang dianjurkan bagi segenap umat Islam. Dalam berdoa, ada beberapa adab yang perlu diperhatikan agar berpeluang besar mustajab. Secara ringkas, adab dalam berdoa itu mengangkat tangan, memulai dengan memuji Allah dan bershalawat kepada Rasulullah SAW, menyampaikan harapan, dan diakhiri dengan ucapan hamdalah. Dalam berdoa, iman merupakan syarat mutlak yang tidak dapat digugat. Tanpa kesadaran iman yang penuh, doa barangkali tidak akan pernah terkabul. Selain itu, berdoa pada waktu-waktu tertentu sangat potensial diterima Allah Swt. Berikut waktu-waktu musjatab yang disebutkan dalam beberapa riwayat. Berdoa pada Hari Jumat Berdasarkan hadis Nabi Saw yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, Rasulullah Saw bersabda bahwa pada hari Jumat terdapat suatu waktu di mana doa seorang Muslim yang sedang melaksanakan salat dan berdoa kepada Allah akan dikabulkan. Waktu ini menjadi momen yang sangat dianjurkan untuk memperbanyak doa karena berpeluang besar diterima. Saat Berpuasa hingga Menjelang Berbuka Hadis yang diriwayatkan oleh At-Tirmidzi dan Ibn Majah menyebutkan bahwa ada tiga keadaan di mana doa tidak akan tertolak, salah satunya adalah doa orang yang berpuasa hingga waktu berbuka. Ini menunjukkan bahwa selama menjalani ibadah puasa, baik di bulan Ramadan maupun puasa sunah, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak doa, terutama menjelang berbuka. Waktu antara Adzan dan Iqamah Berdasarkan hadis Nabi Saw yang diriwayatkan Abu Dawud, At-Tirmidzi, dan Ahmada, disebutkan bahwa doa yang dipanjatka di antara adzan dan iqamah tidak akan ditolak. Waktu singkat ini, antara panggilan salat dan dimulainya salat berjamaah, menjadi salah satu momen mustajab untuk berdoa. Saat Sujud dalam Salat Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Muslim, Rasulullah Saw bersabda bahwa saat seorang hamba paling dekat dengan Allah ialah ketika ia sedang sujud. Pada posisi tersebut, dianjurkan untuk memperbanyak doa karena kedekatan dengan Allah membuat doa lebih berpotensi dikabulkan. Namun penting untuk diperhatikan ialah “memperbanyak doa” maksudnya mengucapkan doa-doa sujud ketika salat, bukan doa yang lain. Adapun doa-doa yang sering dibaca oleh Rasulullah saw disebutkan dalam hadis sebagai berikut: سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّنَا وَ بِحَمْدِكَ اللّهُمَّ اغْفِرْلِي; boleh juga membaca: سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى; atau سُبُّوْحٌ قُدُّوْسٌ رَبُّ الْمَلَائِكَةِ وَ الرُّوْحِ. Dengan memperhatian waktu-waktu mustajab ini, seorang muslim diharapkan dapat meningkatkan kualitas doanya, memohon dengan penuh keyakinan, dan memanfaatkan momen-momen tersebut untuk memperkuat hubungan spiritual dengan Allah. Berdoa dengan adab yang benar dan pada waktu yang tepat adalah salah satu kunci bagi seorang hamba agar doanya didengar dan dikabulkan oleh Allah SWT. (yan) Baca juga :

Read More

Iran Ancam Serangan Tak Terduga Jika Israel Berani Menyerang

Gaza — 1miliarsantri.net : Iran telah menyampaikan pesan kepada Amerika Serikat melalui perantara bahwa serangan Israel berikutnya terhadap Iran akan dibalas dengan “respons tak konvensional” yang mencakup serangan terhadap infrastruktur Israel. Dalam pernyataan eksklusif kepada sebuah media internasional, seorang pejabat Iran mengatakan pada hari Kamis bahwa negaranya telah mengirim pesan kepada AS melalui Qatar, membahas meningkatnya ketegangan regional setelah serangan rudal Iran ke Israel. Dalam pesan tersebut, Tehran memberitahu Washington bahwa “fase pengendalian diri sepihak telah berakhir”, dan menambahkan bahwa “pengendalian diri individual tidak menjamin kebutuhan keamanan nasional kami”. Pesan tidak langsung tersebut juga menekankan bahwa Iran tidak menginginkan perang regional, kata pejabat tersebut. Israel berjanji untuk membalas setelah Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC) melancarkan serangan rudal balistik dua gelombang terhadap target militer dan keamanan di Israel. Iran mengatakan serangan rudal pada hari Selasa itu merupakan tanggapan atas serangan Israel di Jalur Gaza yang terkepung dan Lebanon, serta pembunuhan pejabat kunci Hizbullah dan kelompok Hamas Palestina. Menurut angkatan bersenjata Israel, tembakan sekitar 200 proyektil tidak menimbulkan korban karena sebagian besar rudal berhasil dicegat. AS telah berulang kali berjanji untuk mendukung sekutu dekatnya, Israel. Seorang koresponden internasional, Kimberly Halkett, melaporkan dari Washington bahwa pesan Iran yang dikirim ke AS tampaknya merupakan tanggapan terhadap komentar Presiden Joe Biden pada hari Rabu yang mengatakan Israel berhak merespons serangan rudal tersebut. “Biden mengatakan Israel berhak membalas serangan Iran baru-baru ini, tidak seperti yang terjadi pada April ketika Iran menargetkan Israel dan Gedung Putih memperingatkan Israel untuk tidak merespons,” kata Halkett. Pesan Iran tersebut dapat diartikan dengan dua cara, katanya. “Bisa berarti, ‘Kami tidak ingin Anda melakukan apa pun, kami berusaha mencegah itu,’ atau bisa jadi sebuah peringatan: ‘Anda mengambil tindakan dan respons kami akan lebih besar lagi,’” kata Halkett. Konsekuensi BeratPejabat Iran yang berbicara kepada media internasional mengatakan bahwa dalam pesan kepada AS, Iran menegaskan kembali perlunya mengendalikan Israel “dan kegilaannya yang tak terkendali” di kawasan tersebut. Pekan ini Israel mengirim pasukan darat ke Lebanon selatan dalam apa yang disebutnya sebagai serangan “terbatas” dan terus membombardir negara tersebut, termasuk ibu kota Beirut, selama hampir dua minggu. Serangannya sejauh ini telah menewaskan lebih dari 1.000 orang dan mengungsikan lebih dari 1 juta orang dari rumah mereka, menurut pejabat Lebanon. Israel juga melanjutkan serangan mematikannya di Gaza, yang dimulai hampir setahun yang lalu. Sekitar 90 persen populasi wilayah tersebut telah mengungsi dan pasukan Israel dituduh memperburuk krisis kemanusiaan dan kelaparan yang sudah parah dengan menghalangi pasokan bantuan. Lebih dari 41.000 orang telah tewas dalam serangan Israel, sebagian besar perempuan dan anak-anak, menurut otoritas Palestina. Israel mengatakan mereka memerangi “target dan infrastruktur” Hamas dalam kampanye tersebut. Israel harus “dihalangi secara praktis”, kata pejabat Iran tersebut. Tohid Asadi, seorang penulis dan spesialis urusan Iran, mengatakan kepada media bahwa meskipun Iran tidak tertarik untuk “menyeret seluruh Asia Barat ke dalam skenario perang besar-besaran”, Israel terus mengujinya dalam beberapa bulan terakhir. “Dengan perkembangan yang kita amati hari-hari ini, kita melihat dan mendengar semacam pernyataan bermata dua dari pejabat Iran,” kata Asadi. “Di satu sisi, mereka mengklaim tidak tertarik dengan perang … pada saat yang sama, mereka mengatakan mereka tidak takut perang,” katanya. Komentar tersebut menunjukkan bahwa jika ada agresi lebih lanjut, akan ada “konsekuensi berat”. “Pesan yang jelas terdengar dari Tehran akhir-akhir ini adalah bahwa mereka tidak akan sabar lagi karena kesabaran mereka ada batasnya,” katanya. Elijah Magnier, seorang analis militer, setuju. Dia mengatakan kepada media bahwa Iran memiliki dua pilihan: “menunggu sampai semua sekutunya dikalahkan dan kemudian gilirannya diserang oleh Israel”, atau “bergabung dalam pertempuran sekarang”. “Iran tidak akan mentolerir serangan Israel apa pun, bahkan terhadap fasilitas militer atau fasilitas keamanan karena Iran … menganggap mereka sekarang seimbang … Israel menyerang dua kali, Iran menyerang dua kali,” katanya. (zul) Baxa juga :

Read More

Rektor Unair Dukung Pembentukan ISNU Cabang Khusus Airlangga

Surabaya — 1miliarsantri.net : Rencana pembentukan Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Cabang Khusus Airlangga mendapat dukungan Rektor Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Prof Dr Mohammad Nasih SE MT Ak CA “Cukup pakai nama ISNU Airlangga, saya kira sudah banyak yang tahu dimana ISNU Airlangga itu,” katanya dalam pertemuan dengan Ketua PW ISNU Jatim Prof Dr H Mas’ud Said MSi di Rektorat Unair, Sabtu (5/10/2024). Pertemuan yang berlangsung 1 jam lebih itu juga dihadiri pengurus ISNU Jatim yang berasal dari Unair, seperti Dr dr Machin Sp.S(K), Fatin Fadhilah Hasib SE MSi, dan sebagainya. “Untuk pengurus jangan terlalu banyak, yang penting ada perwakilan masing-masing fakultas, tapi jangan sampai benturan dengan PCNU Surabaya, karena beberapa orang Unair juga masuk PCNU,” lanjut Rektor. Prof Nasih yang juga bersedia didaulat menjadi Penasehat ISNU Cabang Khusus Airlangga itu pun mendukung program ISNU Airlangga, bahkan ia berharap jangan sampai ISNU Airlangga dibentuk tanpa kegiatan/program. “Minimal ada kegiatan, jangan sampai ada ISNU tanpa isi, soal tempat bisa dikoordinasikan. Kalau mau menerbitkan jurnal, bisa manfaatkan Penerbitan Unair dengan ganti ongkos kertas saja,” tandasnya. Dalam kesempatan itu, Ketua PW ISNU Jatim Prof Dr H Mas’ud Said MSi menyampaikan terima kasih atas dukungan Rektor Unair, nantinya teman-teman ISNU dari Unair akan segera melengkapi struktur kepengurusan. “Bisa juga ada Dewan Pakar sesuai dengan kepakaran, tapi bisa juga memanfaatkan diaspora Unair yang tersebar di luar Unair. Nanti bisa juga ada Pesantren Mahasiswa (Pesma) di dekat Unair,” katanya. Hal itu juga ditegaskan Ning Fatin Fadhilah Hasib yang siap berkoordinasi dengan teman-teman NU di Unair untuk mewujudkan Pesma yang menampung alumni pesantren di Unair. “Itu jadi program,” pungkasnya. (har) Baca juga :

Read More

Menlu Retno Raih Penghargaan Mujahidah Diplomasi Award

Jakarta — 1miliarsantri.net : Pegiat media sosial Permadi Arya atau akrab disapa Abu Janda berulang kali ‘nyinyir’ terhadap sikap Menteri Luar Negeri RI Retno P Marsudi. Terakhir, Abu Janda menyindir Retno yang tidak mengutuk serangan Iran terhadap Israel. Demikian juga saat Hamas menembakkan Roket ke Israel. “Bu Retno ke mana yak, saat Iran ngebom Israel enggak ada ya bu Retno mengutuk,” katanya menyindir. Abu Janda hanya satu dari segelintir orang yang kerap mencibir ke Retno. Meski pada faktanya, Menlu Retno dikenal memiliki sikap tegas dalam membela kemerdekaan bangsa Palestina. Berulangkali ia mengecam agresi semena-mena Israel terhadap bangsa Palestina, termasuk saat Zionis membombardir Jalur Gaza. Sikap tegas itulah yang membuat ia mendapat banyak pujian di dalam negeri. Bahkan, Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi menerima penghargaan “Mujahidah Diplomasi Award” dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada Kamis (3/10/2024) lalu. Penghargaan tersebut dianugerahkan sebagai apresiasi atas komitmen Retno dalam mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina. “Penghargaan ini adalah pengingat bahwa perjuangan untuk Palestina adalah perjuangan kita bersama,” ujar Menlu Retno dalam pidato sambutannya di Hotel Sahid, Jakarta Pusat. Retno bersyukur perjuangan diplomasi Indonesia untuk Palestina memperoleh dukungan besar dari masyarakat Tanah Air. “MUI dan Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) termasuk mitra penting dalam perjuangan tersebut,” ucapnya. Menlu mengatakan, isu Palestina sangat kental diangkat di dunia internasional. Dia mengungkapkan, saat menghadiri Sidang Majelis Umum PBB di New York, Amerika Serikat (AS), pekan lalu, terdapat dua fokus yang diperjuangkan Indonesia terkait isu Palestina. Pertama, menggalang pengakuan negara-negara terhadap kedaulatan Palestina. Kedua, mendorong implementasi Resolusi Majelis Umum PBB yang menyerukan Israel mengakhiri aktivitas ilegalnya di Palestina. “Indonesia termasuk di garis depan dalam membela perjuangan Palestina. Diplomasi Indonesia memilih untuk berpihak membela keadilan dan kemanusiaan, membela yang benar, against all odds,” kata Retno. Menlu menambahkan, tak hanya membela perjuangan Palestina di arena global, Indonesia juga turut terlibat aktif dalam membantu kehidupan masyarakat Palestina. “Selama sepuluh tahun terakhir, selain bantuan pemerintah dan masyarakat Indonesia yang sangat besar, kita juga salurkan 189 capacity building kepada lebih dari 2.000 beneficiaries Palestina. Dan tentunya pembangunan Rumah Sakit Indonesia di Gaza,” pungkasnya. (rid) Baca juga :

Read More

Safinah An-Najah, Kitab Fikih Dasar untuk Pemula

Jakarta — 1miliarsantri.net : Ibadah mahdhah (shalat, puasa, haji, zakat, dan lainnya) adalah ibadah yang terkandung dalam ilmu fikih. Dan penjelasan mendetail tentang syarat, rukun, wajib, sunnah dari ibadah tersebut dijelaskan dalam kitab-kitab fikih. Salah satunya adalah Kitab Safinah An-Najah, karya dari Syekh Salim bin Samir Hadhrami. Seperti kitab-kitab fikih pada umumnya yang membahas tentang Rukun Islam (syahadat, shalat, puasa, zakat, dan haji) serta hal-hal pendukung tentang syarat sahnya ibadah kepada Allah, kitab Safinah An-Najah yang ditulis oleh Syekh Salim bin Samir Hadhrami juga membahas masalah fikih di atas. Lalu, apa bedanya dengan fikih-fikih karangan ulama lainnya, antara lain, Mabadi’ al-Fiqhiyah karangan Imam Syafi’i, Taqrib karangan Abu Syuja’, atau Sullam al-Taufiq karya Sayyid Abdullah bin Al Husain bin Thahir bin Muhammad bin Hasyim Ba Alawi. Secara prinsip memang tidak ada hal-hal yang berbeda. Kitab fikih yang ditulis Syekh Salim bin Abdullah bin Saad bin Samir (Sumair) Al-Hadhrami ini lebih simpel, praktis, dan singkat. Namun demikian, isinya cukup padat dan layak dijadikan rujukan setiap Muslim yang sudah mukallaf (orang yang terkena beban hukum). Selain itu, sebuah karya yang ditulis menunjukkan kualitas keilmuan yang dimiliki pengarangnya. Kitab Safinah An-Najah yang ditulis Syekh Salim Bin Samir Hadhrami ini mengacu pada mazhab Syafi’i. Di dalamnya dibahas tentang Rukun Islam dan Rukun Iman (Iman kepada Allah, malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, hari kiamat, dan takdir yang baik dan buruk dari Allah). Kitab Safinah memiliki judul lengkap Safinatun Najah Fiima Yajibu `ala Abdi Li Maulah (perahu keselamatan di dalam mempelajari kewajiban seorang hamba kepada Tuhannya). Kitab ini walaupun kecil bentuknya, manfaatnya sangat besar. Di setiap kampung, kota, dan negara hampir semua orang mempelajari bahkan menghafalkannya, baik secara individu maupun kolektif. Di berbagai negara, kitab ini dapat diperoleh dengan mudah di lembaga-lembaga pendidikan. Karena, baik para santri maupun para ulama gemar mempelajarinya dengan teliti dan saksama. Kitab ini mencakup pokok-pokok agama secara lengkap, padu, dan utuh, dimulai bab dasar-dasar syariat kemudian bab bersuci, bab shalat, bab zakat, bab puasa, dan bab haji. Kitab Safinah An-Najah terdiri atas 34 fasal. Dan bab awal membahas masalah syariat (dasar) Islam seperti syahadat, dan bab terakhir membahas tentang zakat. Bahasanya ditulis secara ringkas namun sarat dengan kandungannya. Kitab ini harusnya jadi pegangan bagi setiap muslim dalam mempelajari dan mendalami ajaran Islam, khususnya bidang fikih. (yan) Baca juga :

Read More

Tabiat Buruk Yahudi

Jakarta — 1miliarsantri.net : Sifat-sifat buruk Yahudi sering disebutkan di dalam hadits Nabi Muhammad SAW. Sifat buruk di dalam riwayat tersebut rupanya cukup familier di telinga umat Islam, apa saja? Dilansir di albetaqa, setidaknya terdapat tujuh sifat buruk yang terekam dalam hadits Nabi Muhammad SAW. Berikut penjabarannya: Pertama, Yahudi merupakan kaum yang dimurkai Allah serta sesat. Hal ini sebagaimana hadits sebagaimana yang disampaikan Rasulullah SAW dari firman Allah, “Shirotalladzina an’amta alaihim ghairil maghdhubi alaihim wa laadholin.” Yang artinya, “(yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya; bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.” Kaum Yahudi dimurkai Allah dan kaum Nasrani merupakan kaum yang sesat.” (HR At Tirmidzi). Kedua, kaum Yahudi kerap memutarbalikkan Kalam Tuhan. Hal ini sebagaimana terekam dalam hadits riwayat Imam Bukhari: فأتوا بالتوراة فنشروها، فوضع احدهم يده على آية الرجم، فقرأ ما قبلها و ما بعدها. فقال له عبد للله بن سلام ارفع يدك. فرفع يده فإذا فيها اية الرجم Ketiga, kaum Yahudi kerap berbohong dan suka memfitnah. Hal ini juga disebutkan dalam hadits riwayat Imam Bukhari: Bencana Perkuat Literasi Kebencanaanكما قال عنهم عبد الله بن السلام فى حضرة النبي، إن اليهود قوم بهت و إنهم يعلموا با سلامي من قبل أن تسألهم يهتوني Keempat, Yahudi kerap menghalalkan yang haram. Hal ini sebagaimana hadits riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim: قال النبي، لعن الله اليهود حرمت عليهم الشحوم فجملوها فباعوها Kelima, Yahudi menjadikan kuburan para Nabi sebagai tempat ibadah. Hal ini sebagaimana hadits Nabi riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim: قال النبي، لعنة الله على اليهود و النصارى اتخذوا قبور انبيائهم مساجد Keenam, Yahudi akan selalu memerangi umat Islam hingga hari kiamat. Hal ini sebagaimana hadits riwayat Imam Muslim: قال النبي، لا تقوم الساعة حتى يقاتل المسلمون اليهود فيقتلهم المسلمون حتى يختبئ اليهودى ةو وراء الحجر و الشجر فيقول الحجر او الشجر،. يا مسلم يا عبد الله هذا يهودى خلفي فتعال فاقتله. الا الغرقد فإنه من شجر اليهود Ketujuh, menjadi pengikut Dajjal. Hal ini sebagaimana hadits riwyat Imam Muslim: يتبع الدجال من يهود أصبهان سبعون ألفا عليهم الطيالسة (jeha) Baca juga :

Read More

Negara-negara Besar Desak Iran-Israel Tahan Diri

Gaza — 1miliarsantri.net : Pemimpin dunia menyerukan penurunan ketegangan setelah serangan rudal Iran ke Israel. Serangan ini membuat dunia khawatir akan pecahnya perang besar di Timur Tengah. Tehran menyatakan serangan pada Selasa itu merupakan balasan atas pembunuhan pemimpin militan yang didukung Iran. Sementara itu, Israel mengklaim sedang melakukan ofensif darat melawan Hizbullah yang didukung Iran di Lebanon. Ini adalah kedua kalinya Iran menyerang Israel secara langsung. Sebelumnya, Iran melancarkan serangan rudal dan drone pada April lalu sebagai pembalasan atas serangan udara Israel yang mematikan ke konsulat Iran di Damaskus. Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengecam “konflik yang meluas di Timur Tengah”. Dengan meluasnya konflik Israel dengan Hizbullah di samping perang yang sedang berlangsung dengan militan Hamas Palestina di Gaza, Guterres mengkritik “eskalasi demi eskalasi” di kawasan tersebut. “Ini harus dihentikan. Kita sangat membutuhkan gencatan senjata,” tegasnya. Presiden AS Joe Biden memerintahkan militer AS untuk “membantu pertahanan Israel terhadap serangan Iran dan menembak jatuh rudal yang menargetkan Israel”. Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken menyebut serangan itu “sama sekali tidak dapat diterima”. Israel bersumpah akan membalas serangan Iran. “Serangan ini akan ada konsekuensinya. Kami punya rencana, dan kami akan beroperasi di tempat dan waktu yang kami tentukan,” kata juru bicara militer Israel Laksamana Muda Daniel Hagari. Kelompok Islamis Palestina Hamas memuji serangan Iran ke Israel. Hamas mengatakan serangan itu adalah pembalasan atas pembunuhan termasuk pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah di Beirut dan pemimpin Hamas Ismail Haniyeh di Tehran. Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez mengecam serangan Iran dan menyerukan penghentian “spiral kekerasan” yang melanda Timur Tengah. Menteri Luar Negeri Jose Manuel Albares mengatakan Madrid mengeluarkan “seruan baru kepada semua aktor, termasuk Israel, untuk menunjukkan pengendalian diri dan tidak eskalasi”. Menteri Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock menuntut Iran menghentikan serangan rudal ke Israel: “Saya mengecam serangan yang sedang berlangsung ini dengan sangat keras. Iran harus segera menghentikan serangan” karena itu “membawa kawasan semakin dekat ke jurang,” tambahnya. Presiden Prancis Emmanuel Macron mengecam serangan Iran terhadap Israel “dengan istilah sekeras mungkin”, menambahkan bahwa Prancis telah “memobilisasi” sumber daya militernya di Timur Tengah untuk melawan Tehran. Macron juga menuntut “Hizbullah menghentikan aksi terorisnya terhadap Israel dan penduduknya”, dan meminta Israel untuk “mengakhiri operasi militer mereka sesegera mungkin”. Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengecam serangan Iran “dengan istilah sekeras-kerasnya”. Selama percakapan telepon dengan mitranya Benjamin Netanyahu, Starmer juga “menyatakan komitmen teguh Inggris terhadap keamanan Israel dan perlindungan warga sipil.” Perdana Menteri baru Jepang Shigeru Ishiba mengatakan serangan rudal Iran ke Israel “tidak dapat diterima”. “Kami akan mengecam ini dengan keras. Tapi pada saat yang sama, kami ingin bekerja sama (dengan AS) untuk meredakan situasi dan mencegahnya berkembang menjadi perang penuh,” pungkasnya. (zul) Baca juga :

Read More

Riset dan Inovasi, Kunci Indonesia Menuju Puncak Ekonomi Syariah Global

Jakarta — 1miliarsantri.net : Dalam upaya meningkatkan daya saing ekonomi syariah, Indonesia perlu memperkuat sektor riset dan inovasi. Hal ini menjadi salah satu poin kunci yang mengemuka dalam diskusi “Academic View 2025: Masa Depan BUMN dan Keuangan Syariah di Era Pemerintahan Baru” yang berlangsung Kamis, 3 Oktober 2024. Arif Satria, Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB), menyoroti pentingnya membangun ekosistem inovasi yang kuat. Mengambil contoh dari Singapura, ia menjelaskan, “Singapura di-support R&D yang kuat. NUS (National University of Singapore) memiliki satu ekosistem inovasi yang sangat dahsyat.” Keunggulan Singapura dalam hal ini tercermin dari peringkat tertinggi mereka di kategori “pharmaceuticals and cosmetics” di antara 10 besar daftar Global Islamic Economy Indicator (GIEI), dengan skor mencapai 79,9. Selain fokus pada riset dan inovasi, Satria juga menekankan potensi besar Indonesia dalam sektor pariwisata halal atau “muslim friendly travel”. Meskipun saat ini Indonesia hanya memiliki skor 60,7 dalam aspek ini, ada banyak pelajaran yang bisa diambil dari negara-negara seperti Uni Emirat Arab (UEA) dan Turki. “Maskapai seperti Etihad, Emirates, dan Turkish Airlines telah berhasil mengangkat reputasi mereka ke level yang luar biasa. Keberhasilan ini tak lepas dari strategi mereka menjadikan negaranya sebagai pusat transit penerbangan global,” jelas Satria. Kedua negara tersebut berhasil meraih skor tertinggi dalam aspek pariwisata ramah Muslim, masing-masing sebesar 136,2 dan 161,8. Meski Indonesia saat ini bertengger di posisi ketiga berdasarkan GIEI, di bawah Malaysia dan Arab Saudi, masih ada banyak ruang untuk peningkatan. Satria menekankan bahwa indikator travel halal sangat terkait dengan bagaimana industri pendukung, khususnya maskapai penerbangan, memberikan dukungan yang kuat. Untuk meningkatkan posisinya dalam ekonomi syariah global, Indonesia perlu memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, industri, dan pemerintah dalam riset dan pengembangan produk halal. Selain itu, pengembangan infrastruktur pendukung pariwisata halal, termasuk sektor penerbangan, juga menjadi prioritas. Inovasi dalam produk-produk bernilai ekonomi tinggi, seperti farmasi dan kosmetik halal, juga perlu didorong. Dengan pendekatan yang tepat dan fokus pada pengembangan sektor-sektor strategis ini, Indonesia diharapkan dapat meningkatkan daya saingnya dalam ekonomi syariah global dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat. (wink) Baca juga :

Read More

Inilah Waktu yang Tepat Berdzikir kepada Allah

Jakarta — 1miliarsantri.net : Dzikir dapat diartikan secara luas sebagai bentuk pengingatan kepada Allah. Ini dapat berupa ucapan lafal-lafal seperti tahlil (Laa ilaaha illallah), tasbih (Subhanallah), tahmid (Alhamdulillah), takbir (AllahuAkbar) atau bahkan dalam bentuk lebih umum seperti mengingat kebesaran Allah dalam hati. Dalam beberapa ayat al-Quran, waktu yang tepat untuk dzikir sebenarnya tidak dibatasi. Beberapa ayat menyebutkan bahwa dzikir dapat dilakukan kapan saja sepanjang hari. Misalnya, dalam QS. Taha ayat 130, disebutkan bahwa seorang Muslim hendaknya mengingat Allah pagi dan petang, siang dan malam. Demikian juga dalam QS. al-Taubah ayat 36-37 dan Ali Imran ayat 41, yang semuanya mengindikasikan bahwa waktu untuk berdzikir tidak terbatas pada momen-momen khusus. Namun, selain anjuran umum untuk berdzikir sepanjang hari, ada juga dalil yang menunjukkan waktu-waktu tertentu di mana dzikir lebih dianjurkan. Salah satu contohnya adalah anjuran untuk berdzikir setiap selesai melaksanakan shalat. Dalam QS. Qaf ayat 39-40, Allah menganjurkan agar kita memperbanyak dzikir setelah menyelesaikan salat fardu. Ini adalah momen penting di mana hati dan pikiran seorang Muslim dalam kondisi khusyuk dan terbuka untuk mengingat Allah. Tidak hanya itu, beberapa waktu lain yang dianjurkan untuk berdzikir disebutkan dalam QS. al-Thur ayat 48-49, di mana Allah menyebutkan waktu pertengahan malam dan saat terbenamnya bintang-bintang sebagai waktu yang istimewa untuk mendekatkan diri kepada-Nya. Waktu-waktu ini mengingatkan kita pada momen-momen di mana kesunyian malam memberikan kesempatan yang lebih baik untuk merenung dan memperdalam hubungan spiritual dengan Sang Pencipta. Dzikir dalam al-Quran disebutkan dapat dilakukan sepanjang hari, baik pagi, siang, maupun malam (Q.S. Taha: 130; al-Taubah: 36-37; Ali Imran: 41). Dzikir bisa diartikan sebagai pengingatan kepada Allah, baik secara lisan (tahlil, tasbuh, tahmid, takbir) maupun secara hati. Ada waktu-waktu khusus yang dianjurkan untuk berdzikir, seperti setelah shalat (Qaf [50]: 39-40) dan pertengahan malam atau saat terbenamnya bintang-bintang (al-Thur [52]: 48-49). (yan) Baca juga :

Read More

Hafizah Tunanetra Kayla Nur Syahwa Gelisah Sehari Tak Murojaah

Jakarta — 1miliarsantri.net : Al-Qur’an memiliki kedudukan istimewa dan wahyu yang turun terakhir untuk menyempurnakan syari’at ajaran nabi-nabi terdahulu. Salah satu keutamaan bagi yang membacanya adalah mendapatkan pahala. Tiap huruf yang dibacanya mendapatkan sepuluh pahala atau kebaikan. Hafizah tunanetra asal Tangerang Selatan, Kayla Nur Syahwa Syahkhila, mengaku bersahabat dengan Al-Qur’an sehingga bila sehari tak membacanya akan merasa gelisah. Pengakuan tersebut disampaikan Kayla di podcast The Sungkars. Bagi Kayla, Al-Qur’an merupakan sahabatnya. Sehingga saat satu hari tidak membaca Al-Qur’an, Kayla merasakan hati yang hampa. “Gimana perasaannya nak kalau misalnya kaya kelupaan, ketiduran nggak baca Al-Qur’an?” tanya Shireen Sungkar pada Kayla, dikutip dari unggahan Youtube The Sungkars, Kamis (3/10/2024). “Gelisah kak. Karena Kayla sudah menjadikan Al-Qur’an itu sebagai sahabat, sebagai teman. Tapi jika sehari itu nggak murajaah walaupun ada acara syiar itu rasanya itu hati ini hampa. Sepi. Dan hati ini rasanya gelap kalau nggak cahaya Al-Qur’an,” jawab Kayla. Alasan Kayla karena dirinya sudah memprioritaskan Al-Qur’an dan menjadi hal yang wajib untuknya. “Karena kita memposisikan Al-Qur’an itu seperti halnya shalat fardhu,” tambahnya. Kecintaannya pada Al-Qur’an dan tak ingin meninggalkannya, membuat Kayla memiliki pedoman, “murajaah setiap hari tak pernah berhenti sampai mati”. Saat ditanya berapa lama Kayla bermurajaah dalam sehari. Ia menjelaskan, selalu bermurajaah setiap selesai shalat fardhu. Artinya dalam Kayla khatam Al-Qur’an setiap 6 hari sekali. “Sehari 5 juz setiap ba’da shalat fardhu,” ungkap Kayla. Melihat begitu cintanya Kayla pada Al-Qur’an membuat Shireen Sungkar minder. Kurangnya pancaindera Kayla malah menjadi sebuah kelebihan baginya. “Masya Allah, punya perasaan takut ninggalin Al-Qur’an itu kan susah ya. Kaya aku ya, dengan segala kebodohan aku, ketinggalan Al-Qur’an tuh biasa aja. Masya Allah,” aku Shireen Sungkar. Kayla Nur Syahwa merupakan seorang penghafal Al-Qur’an jebolan program pencarian bakat penghafal Al-Qur’an di salah satu stasiun televisi. Ia telah menghafal 30 juz Al-Qur’an sejak usia 10 tahun. Sang ayah, Muhammad Saban, adalah inspirasi bagi Kayla untuk menghafal Al-Qur’an. Sebagai hafizah tunanetra, Kayla sempat diundang oleh Sultan Brunei Darussalam, Hassanal Bolkiah untuk menghadiri acara Membaca Al-Qur’an tahun 2022. Belum lama ini Kayla dipercaya untuk membaca Al-Qur’an di depan Paus Fransiskus saat lawatannya ke Indonesia pada awal September lalu. Kayla membaca surat Al-Baqarah ayat 62, yang berisi tentang pentingnya iman dan amal saleh tanpa memandang perbedaan agama. (Iin) Baca juga :

Read More