Memasak jadi Ibadah? Yuk Terapin Halal Home Cooking dari Sekarang!
Tapi, setiap usaha itu bernilai ibadah. Ketika niatnya untuk Allah, membaca label pun bisa jadi zikir. Membersihkan peralatan masak agar bebas najis juga menjadi bagian dari menjaga ṭaharah (kesucian).
Salah satu sunnah yang jarang dihidupkan kembali adalah memberi makan orang lain. Rasulullah ﷺ mengajarkan bahwa memberi makan tetangga, menjamu tamu, atau berbagi makanan sederhana sekalipun adalah amalan besar.
Baca juga: Meningkatnya Perceraian, Benarkah Menikah Itu Menakutkan atau Jalan Terbaik Untuk Ibadah?
Dengan halal home cooking, setiap orang bisa menghidupkan sunnah ini. Bayangkan, semangkuk sup buatan rumah yang dibagikan ke tetangga atau makanan sederhana untuk tamu bisa membawa keberkahan yang luas.
Inilah sisi paling indah dari halal home cooking, yakni memasak bisa menjadi ibadah. Ketika setiap potongan sayur dipersiapkan dengan dzikir, ketika hati dipenuhi syukur saat masakan jadi, atau ketika anak-anak belajar arti halal lewat hidangan keluarga, semua itu menjadikan dapur rumah sebagai ruang spiritual.
Rasulullah ﷺ sendiri pernah membantu pekerjaan rumah, termasuk menyiapkan makanan. Jadi, memasak bukan sekadar pekerjaan domestik, tapi juga bagian dari meneladani sunnah beliau.
Penulis : Zeta Zahid Yassa
Editor : Thamrin Humris dan Ainun Maghfiroh
Sumber foto: Ilustrasi
sumber : https://www.halaltimes.com/what-is-halal-home-cooking/
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


