Yahya Sinwar : Total War Habisi Israel

Dengarkan Artikel Ini

Deklarasi Beijing berhasil diinisiasi oleh China, pada Juli 2024 lalu. Dua faksi terbesar yang turut serta menandatangani deklarasi tersebut adalah Hamas dan Fattah yang merupakan faksi politik terbesar kedua di Palestina. Jika Hamas selama ini terkenal sebagai faksi politik-bersenjata nonkooperatif di Jalur Gaza, adapun Fattah, faksi politik lunak yang berbasis di Ramallah. Sejak lama, kedua faksi besar di Palestina ini dikondisikan selalu tak bisa akur.

Dalam Deklarasi Beijing, perwakilan dan negosiator Hamas saat itu, adalah Ismail Haniyeh yang punya pandangan kooperatif, dan terbuka untuk penyatuan faksi-faksi perjuangan di seluruh Palestina. Dina mengatakan Hamas di bawah kepemimpin Sinwar sekarang ini, diharapkan tetap komitmen mewarisi jalan damai Ismael Haniyeh untuk misi penyatuan faksi-faksi Palestina itu.

“Kalau dikaitkan dengan Deklarasi Beijing, bukan berarti Sinwar tidak setuju meskipun bukan dia yang di sana, bukan berarti nantinya ada dualisme keputusan di Hamas. Menurut saya tidak,” tukas Dina.

Hanya saja, kata Dina, penunjukkan Sinwar sebagai pemimpin baru bagi Hamas ini, merupakan situasi yang baru pasca-Deklarasi Beijing.

“Yang harus diperhatikan, terpilihnya Sinwar ini, merupakan perkembangan baru di mana negosiator terdepan Hamas dalam Deklrasi Beijing itu (Ismail Haniyeh) dibunuh oleh Zionis Israel. Jadi negosiasi macam apa nantinya yang akan bisa diterapkan, ketika satu pihak dibunuh oleh pihak lain?,” beber Dina.

Hamas mengabarkan penunjukkan Yahya Sinwar sebagai pemimpin baru menggantikan Ismail Haniyeh yang syahid, Rabu (31/7/2024) pekan lalu. Kantor berita Reuters mengabarkan, Sinwar resmi ditunjuk pada Selasa (6/8/2024) sebagai pemimpin faksi terbesar Gerakan Perlawanan Islam untuk Palestina di Jalur Gaza itu.

“Gerakan Perlawanan Islam – Hamas, mengumumkan hasil pemilihan Yahya Sinwar sebagai Kepala Biro Politik Gerakakan Perlawanan Hamas, menggantikan Ismail Haniyeh yang telah wafat,” begitu pernyataan resmi Hamas yang dikutip dari Reuters, pada Rabu (7/8/2024) dini hari. (zul)

Baca juga :


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca