Tonggak Kemandirian Bangsa, Bisa Dimulai Dari Pesantren
“Tranformasi ekonomi itu diarahkan untuk mengembangkan jiwa dagang dan kesejahteraan serta mengembangkan pendidikan dan pengajaran bagi masyarakat santri untuk kemajuan dan kemandirian Indonesia,” ujar Zainul.
Kementerian Agama RI mencatat, saat ini sudah banyak pesantren yang melakukan aktivitas bisnis guna menghidupi kegiatan pesantren. Itu sebagai self financing pesantren yang bergerak secara mandiri. Praktik ekonomi pesantren tersebut sudah dibangun dengan manajerial yang baik dan terbukti berpengaruh terhadap kemajuan dan kemadirian pesantren.
Dalam rangka mempercepat kemandirian pesantren, saat ini merupakan momentum yang tepat, karena ada tiga siklus kehidupan sebagai pendukung.
Pertama, siklus digital. Pandemi Covid-19 memaksa disrupsi digital menjadi lebih cepat di Indonesia, aktivitas ekonomi, pendidikan dan da’wah serta politik sebagian besar mulai beralih platform digital.
“Dalam masalah teknologi digital, kita patut bangga sudah banyak pesantren yang mengembangkan bidang teknologi, bahkan melakukan lomba dalam berbagai teknologi, dan santri bisa menjadi juara dalam lomba teknologi tersebut,” ujar Zainul.
Kedua, siklus usaha kecil menengah. Dunia usaha yang ada di lingkungan masyarakat sekitar pesantren sebagian besar dari kalangan usaha kecil menengah. Bila terjadi kolaborasi pesantren dan usaha kecil menengah di sekitarnya, maka akselerasi pemberdayaan ekonomi pesantren dan masyarakat akan bisa terjadi lebih cepat.
Ketiga, siklus halal. Dalam kurun lima tahun terakhir ini ada peningkatan trend industri halal yang cukup tinggi. Tren seperti ini harus dijadikan peluang oleh Pesantren guna menjawab dan memenuhi tuntutan masyarakat.
“Maka, dengan siklus kehidupan tersebut, didukung produktifitas santri dalam berbagai bidangnya, kebijakan kemandirian pesantren yang kita jadikan tonggak kemandirian bangsa akan berjalan dengan sukses yang dampaknya akan bisa dirasakan oleh dunia pesantren, masyarakat, bangsa dan negara Indonesia,” pungkasnya. (rid)
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


