Temui MUI, Pendeta Gilbert Lumoindong Meminta Maaf Kepada Seluruh Umat Islam
Ia mengatakan, jumlah zakat umat Kristiani lebih besar dibanding umat Islam yang hanya 2,5 persen saja. Pendeta Gilbert juga menyebut tujuan zakat dalam Islam untuk menyucikan diri.
“Sebelum sembahyang (salat) Islam diwajibkan cuci semuanya, saya bilang lu itu 2,5 persen.”
“Gua 10 persen, bukan berarti gua jorok, tapi sudah disucikan oleh darah Yesus,” katanya seperti dilihat dalam video yang beredar.
Khotbah Pendeta Gilbert dinilai merendahkan umat Muslim kala ia menganggap cara ibadahnya yang lebih sulit dibanding umat Kristiani. Ia pun kemudian mempraktikkan gerakan shalat.
“Lah kita kan bayar 10 persen, makanya kebaktian kita hanya berdiri, tepuk tangan ya santai, tidak seperti…(Agama Islam),” ujar Pendeta Gilbert.
Khotbah yang dinilai sensitif itu pun menuai kecaman dari banyak orang.
Kemudian, pada Senin (15/4/2024) lalu, pendeta Gereja Bethel Indonesia ini pun melalukan pertemuan dengan Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI), Jusuf Kalla. Dalam pertemuan tersebut, Pendeta Gilbert mengajukan permohonan maaf terkait video viral yang menyinggung umat Muslim. (wink)
Baca juga :
- Ukhuwah Goals: Wujud Cinta yang Menghidupkan Hati Melalui Do’a
- Boikot FIFA Mengguncang Dunia! Spanyol dan Portugal Ancam Tinggalkan Gianni Infantino, Krisis Terbesar Jelang Piala Dunia?
- Peringatan Hari Anak Nasional 2026: Kolaborasi Yaskat dan Direktorat Rehabilitasi Sosial Anak Kemensos RI di Bantargebang
- Hari Anak Nasional 2026: Rumah Tahfidz Opung dan Yayasan Asa Bestari Mulia Rabbani Berkomitmen Membangun Generasi Qurani
- Selamat Hari Anak Nasional 2026
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


