Syair Julid Hassan bin Tsabit Dapat Menyerang Balik Hinaan Musuh Rasulullah SAW
Hassan kemudian meminta izin pada Rasulullah untuk mengkritik Abu Sufyan, salah satu tokoh pencela Nabi. Semula Rasulullah agak segan dengan permintaan Hassan tersebut lantaran Abu Sufyan masih memiliki hubungan kekerabatan.
Namun Hassan bin Tsabit berjanji dan berkata, “Demi Allah yang telah memuliakanmu, aku tidak akan menyindirnya dengan menggunakan nasab (garis keturunan)”.
Syair yang dibuat Hassan bin Tsabit semata-mata sebagai balasan terhadap musuh Islam yang mengejek Rasulullah. Di antara sebaik syair yang terkenal berbunyi sebagai berikut:
Engkau (Abu Sufyan) menghina Muhammad dan aku membantah semua celaanmu.
Aku tidak diam karena aku mengharap pahala dari Allah.
Mengapa kamu menghina? Padahal kamu tak sebanding dengan beliau.
Kamu hanyalah simbol keburukan sedangkan Nabi adalah lambang kebaikan.
Kamu menghina orang penuh berkah dan kebaikan, pewaris keyakinan yang lurus.
Orang itu adalah pemegang amanah Allah, yang penyayang dan ikhlas. (Iin)
Baca juga :
- Ukhuwah Goals: Wujud Cinta yang Menghidupkan Hati Melalui Do’a
- Boikot FIFA Mengguncang Dunia! Spanyol dan Portugal Ancam Tinggalkan Gianni Infantino, Krisis Terbesar Jelang Piala Dunia?
- Peringatan Hari Anak Nasional 2026: Kolaborasi Yaskat dan Direktorat Rehabilitasi Sosial Anak Kemensos RI di Bantargebang
- Hari Anak Nasional 2026: Rumah Tahfidz Opung dan Yayasan Asa Bestari Mulia Rabbani Berkomitmen Membangun Generasi Qurani
- Selamat Hari Anak Nasional 2026
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


