Muhammad Sakho Harumkan Nama Indonesia di Mesir
Ia menceritakan, para mahasiswa di Al Azhar diajak untuk memahami berbagai madzhab dan sudut pandang yang berbeda dalam ilmu syariah. “Sehingga terbentuk sikap yang lebih terbuka dan menghargai perbedaan di kalangan umat Islam,” ujar Muhammad Sakho.
Mengenai cara Muhammad Sakho menjadi lulusan terbaik di Universitas Al-Azhar, ia mengungkapkan, tentu itu adalah berkah karunia dari Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan taufiq-Nya, sehingga bisa sampai di titik ini.
“Selain itu, bentuk ikhtiar saya yaitu dengan menggabungkan jalur langit dan jalur bumi. Jalur langit yang paling kuat adalah tetesan doa dari ibu dan abah saya, yang setiap hari tidak pernah putus mendoakan dan mengirimkan 40 Al-Fatihah untuk kesuksesan anak-anaknya, ini adalah jalur paling express yang mengantarkan saya mencapai keberhasilan ini,” ungkap Muhammad Sakho.
Ia menambahkan, dari jalur bumi sendiri adalah dengan keistiqomahan dalam belajar, manajemen waktu yang baik dan menggunakan metode belajar yang tepat, sambil berusaha ikhlas dalam menuntut ilmu.
“Alhamdulillah, Allah memberikan kemudahan dan hasil yang lebih dari yang saya harapkan,” ujarnya.
Muhammad Sakho setelah lulus di Al-Azhar, mengungkapkan ingin kembali ke Indonesia untuk mengabdikan ilmu yang sudah didapat. Rencananya adalah berkontribusi dalam dunia pendidikan, baik dengan mengajar di pesantren atau lembaga-lembaga pendidikan, menciptakan kurikulum yang baik dan efektif di pesantren, serta turut menyebarkan pemahaman Islam yang moderat dan mendalam di masyarakat.
“Saya juga ingin membangun badan usaha yang mandiri bagi pesantren saya, sehingga bisa meringankan biaya para santri dan memberikan beasiswa bagi mereka yang berprestasi,” pungkas Muhammad Sakho. (ham)
Baca juga :
- Ukhuwah Goals: Wujud Cinta yang Menghidupkan Hati Melalui Do’a
- Boikot FIFA Mengguncang Dunia! Spanyol dan Portugal Ancam Tinggalkan Gianni Infantino, Krisis Terbesar Jelang Piala Dunia?
- Peringatan Hari Anak Nasional 2026: Kolaborasi Yaskat dan Direktorat Rehabilitasi Sosial Anak Kemensos RI di Bantargebang
- Hari Anak Nasional 2026: Rumah Tahfidz Opung dan Yayasan Asa Bestari Mulia Rabbani Berkomitmen Membangun Generasi Qurani
- Selamat Hari Anak Nasional 2026
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


