Misi Menyelamatkan Pohon Zaitun Berusia 2.000 Tahun di Yordania
Komoditas ini menyumbang 120 juta dinar Yordania (sekitar Rp 2,6 triliun) terhadap perekonomian. Haddad mencatat pohon zaitun memiliki makna simbolis bagi umat Muslim dan Kristen di Yordania. Pohon zaitun disebutkan dalam Alquran dan Nabi Isa menghabiskan jam-jam terakhirnya berdoa di Bukit Zaitun.
“Pohon-pohon ini harus dilestarikan agar tetap menjadi sumber inspirasi bagi masyarakat, apalagi pohon-pohon tersebut merupakan jenis pohon yang mampu beradaptasi terhadap segala tantangan lingkungan yang dihadapi tidak hanya di wilayah kami, tetapi juga dunia,” lanjutnya.
Kepala Masyarakat Koperasi Mehras Amer Gharaibeh mengatakan varietas pohon tersebut dikenal dengan nama Roman atau Mehras. Menurutnya, pohon ini harus dilestarikan sebagai harta nasional .
“Di sini Anda bisa melihat pohon-pohon zaitun tertua. Pohon-pohon itu sudah ada di sini sejak Romawi menguasai wilayah ini, sebelum umat Islam menguasainya,” sambungnya.
Penelitian menunjukkan Mehra memiliki nenek moyang yang sama dengan buah zaitun yang dibudidayakan di Italia, Siprus, dan Spanyol. Bersamaan dengan Kementerian Kebudayaan Yordania, organisasi Gharaibeh berupaya menambahkan pohon-pohon tersebut ke dalam Daftar Warisan Dunia Takbenda Unesco
Harapannya, hal ini pada akhirnya akan berkontribusi dalam melestarikan dan melindunginya. Yordania sedang menyusun rencana untuk melibatkan masyarakat dengan pepohonan dengan memasang kode QR pada setiap botol minyak zaitun yang diproduksi.
Dokumen tersebut mencantumkan lokasi pohon, nama pemiliknya, sejarahnya, kualitas minyak, dan umur pohon tersebut.
“Kami tidak hanya akan menjual minyak zaitun, tetapi kami menyebarkan cerita yang relevan sehingga kami dapat memasarkan negara kami sepenuhnya,” kata Haddad, yang organisasinya mengerjakan proyek tersebut. (mil)
Baca juga :
- Persija Sementara Unggul 1-0 Atas Persib dalam Super Big Match
- Lowongan Kerja Product Representative di DepoProyek.id untuk Penempatan Bekasi Raya dan DKI Jakarta
- SPEK Dukung Penguatan Tata Kelola YPK dan Masa Depan IKOPIN University
- Turnamen Sepak Bola U-16 ‘H Jalal Cup 2026’ Digelar di Jatimulya-Kabupaten Bekasi
- Gempa Bumi M5.2 Kembali Mengguncang Pulau Flores dan Sekitarnya
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


