Meski Mengalami Down Syndrome, Tak Menyurutkan Niat Menjadi Penghafal Al Qur’an

Dengarkan Artikel Ini

“Ketika saya melahirkannya dan mengetahui bahwa dia menderita down syndrome, seperti ibu lainnya, saya merasa terpukul dan sedih. Tapi, kemudian saya berjanji kepada Allah SWT bahwa saya akan mengajarinya membaca Al-Qur’an, dan in shaa Allah, juga akan membantunya menghafal seluruh al-Qur’an,” tutur Awatef.

Sejak awal, Awatef mengetahui Rawan adalah anak yang cerdas, sehingga dia mulai dengan mengajarinya surat-surat terpendek dalam Al-Qur’an.

Menurutnya, Rawan cepat mempelajari dan menghafal ayat-ayat Al-Qur’an. Ia pun akhirnya mendaftarkan Rawan ke sekolah saat berusia enam tahun. Bahkan di sekolah, Rawan bisa menjalaninya dengan sangat baik.

Rawan Dweik belajar sampai kelas 7 di sekolah itu dan kemudian, atas kemauannya sendiri, ia menghentikan pendidikannya.

“Rawan sangat pintar dan cerdas. Saya mulai mengajarinya surat-surat pendek dari Kitab Suci. Dia menghafalnya dengan sangat cepat. Jadi saya mendaftarkannya di sekolah ketika dia berusia 6 tahun. Tapi setelah tamat kelas 7, dia putus sekolah”, kata Awatef.


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca