Masjid Al Mujadilah, Masjid Khusus Muslimah di Doha Yang Memanjakan Kaum Hawa
Masjid dan pusatnya dirancang dengan cermat untuk memenuhi beragam kebutuhan perempuan dari semua lapisan masyarakat.
Aksesibilitas diprioritaskan di seluruh gedung, mulai dari tempat parkir hingga ruang kelas, untuk memastikan gedung tersebut ramah disabilitas. Inklusivitas ini melampaui desain fisik hingga program yang ditawarkan di pusat pembelajaran.
Ramadhan lalu, Al Mujadilah memperkenalkan teras yang dirancang khusus untuk ibu dan anak. Di situ tersedia ruang sensorik yang dirancang untuk anak-anak berkebutuhan khusus.
“Dengan menciptakan area khusus dan menunjuk individu untuk berinteraksi dan menghibur anak-anak, kami bertujuan untuk memastikan bahwa mereka tidak kewalahan dengan banyaknya orang di dalam masjid. Pendekatan ini memberikan kesempatan kepada para ibu untuk berdoa dengan pikiran yang tenang,” tambah Sohaira.
Nama masjid diambil dari Al-Qur’an yaitu surat Al Mujadalah, yang memiliki arti “Wanita yang Menggugat”. Bab ini dinamai Khawla binti Tha’labah, salah satu sahabat wanita Nabi Muhammad.
Khawla meminta solusi dari Rasulullah atas perceraiannya. Permohonannya tidak hanya berujung pada turunnya ayat awal Surat Al-Mujadilah, namun juga membawa perubahan pada hukum perceraian yang membentuk yurisprudensi Islam hingga saat ini.
Dia mencontohkan warisan perempuan dalam Islam yang mengidentifikasi masalah dan langsung meminta bantuan kepada Allah.
Dalam narasi perempuan Muslim lainnya seperti Hajar, Maryam, dan Asiyah yang disebutkan dalam Al-Quran, pembaca menyaksikan perempuan menghadapi tantangan yang tampaknya tidak dapat diatasi.
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

