Masjid Aisyah Jadi Tempat Favorite Pengambilan Miqot
Maka, lanjut dia, dalam sejarahnya daerah Tan’im ini dulunya sering disebut sebagai miqat umrah perempuan. Sementara, Masjid Ji’ronah yang berada di sebelah timur laut Kota Makkah, menjadi tempat miqat laki-laki.
Jadi umroh sughro itu miqatnya di Tan’im, ada mikot qubro itu adanya di Ji’ronah,” jelas Ketua PBNU asal Gresik ini.
Dengan padatnya jamaah di musim haji ini dan ketatnya peraturan pemerintah Arab Saudi untuk masuk Makkah, Kiai Miftah mengimbau jamaah Indonesia untuk mengambil miqat di Masjid Aisyah saja.
“Kenapa? Karema aksesnya lebih gampang dan tentunya lebih murah. Dan jarak dari Masjidil Haram itu hanya 7,5 kilometer,” ujar Kiai Miftah.
Meskipun Rasulullah tidak pernah mengambil miqat di Tan’im, tambah dia, tapi beliaulah yang mengintruksikan kepada Aisyah untuk mengambil miqat di daerah ini.
“Dan ini sudah bisa menjadi landasan hukum sah dan tidaknya. Jadi ambil miqat di sini untuk umrah itu sah, tidak usah diragukan lagi,” pungkasnya. (drus)
Baca juga :
- Persija Sementara Unggul 1-0 Atas Persib dalam Super Big Match
- Lowongan Kerja Product Representative di DepoProyek.id untuk Penempatan Bekasi Raya dan DKI Jakarta
- SPEK Dukung Penguatan Tata Kelola YPK dan Masa Depan IKOPIN University
- Turnamen Sepak Bola U-16 ‘H Jalal Cup 2026’ Digelar di Jatimulya-Kabupaten Bekasi
- Gempa Bumi M5.2 Kembali Mengguncang Pulau Flores dan Sekitarnya
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


