Mahasiswa Indonesia yang Jadi Penerjemah Khutbah Jumat di Masjid Nabawi
“Bisa jadi ada improvisasi, khatib mengutip ayat yang tidak ada dalam naskah khutbah. Saya harus segera searching agar tidak salah dalam menerjemahkan ayat,” lanjut bapak satu anak itu.
Pria berusia 27 tahun ini kuliah S1 dan S2 jurusan hadits di UIM. Pria 27 tahun itu berasal dari Karanganyar, Jawa Tengah. Orang tuanya wiraswasta dan sangat peduli pendidikan.
Ayah dan ibunya pernah sekolah di Pendidikan Guru Agama (PGA). Ayahnya juga lulusan UIN Walisongo, Semarang.
Setelah menyelesaikan Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah di Karanganyar, Dzakwan dikirim orang tuanya ke Pondok Pesantren Imam Bukhori, Karanganyar. Setelah lulus Madrasah Aliyah, Dzakwan mendaftar ke UIM.
Tugas Dzakwan dan tiga mahasiswa lainnya tidak hanya menerjemahkan khutbah Jumat, tetapi juga menerjemahkan khutbah Sholat Idul Fitri, Sholat Idul Adha, dan pernah juga khutbah Sholat Istisqa (minta hujan).
“Kami juga menerjemahkan buklet dan pengumuman-pengumuman di Masjid Nabawi,” terang Dzakwan.
Di dalam masjid juga ada layar informasi yang berbahasa Indonesia yang juga hasil kerja Dzakwan dan kawan-kawan. Ia kini terdaftar sebagai karyawan Direktorat Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Lembaga itu di bawah badan independen di bawah Kerajaan Arab Saudi yang bertugas mengurus Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.
Setiap bulannya mereka mendapatkan gaji. Namun, dia enggan menyebutkan jumlahnya meskipun lebih besar daripada uang sakunya sebagai mahasiswa.
“Lumayanlah,” kata Dzakwan yang tinggal di daerah Al Iskan, Madinah.
Berkah berkuliah di Madinah juga mengantarkannya menemukan belahan jiwa. Dzakwan menikahi istrinya, Intan Prameswari yang juga bekerja di Masjid Nabawi.
“Istri saya awalnya kuliah di Institut Nabawi, setelah lulus dia bekerja di Masjid Nabawi. Tugasnya menerima setoran (hafalan quran) dari santri secara online,” pungkas Dzakwan. (dul)
Baca juga :
- Persija Sementara Unggul 1-0 Atas Persib dalam Super Big Match
- Lowongan Kerja Product Representative di DepoProyek.id untuk Penempatan Bekasi Raya dan DKI Jakarta
- SPEK Dukung Penguatan Tata Kelola YPK dan Masa Depan IKOPIN University
- Turnamen Sepak Bola U-16 ‘H Jalal Cup 2026’ Digelar di Jatimulya-Kabupaten Bekasi
- Gempa Bumi M5.2 Kembali Mengguncang Pulau Flores dan Sekitarnya
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


