Jelang Kepulangan, Masih Banyak Jamaah Haji Lakukan Tawaf Wada

Dengarkan Artikel Ini

Dia pun mengimbau kepada jamaah haji Indonesia untuk mematuhi jadwal yang telah diketapkan oleh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi.

“Terkait dengan jadwal keberangkatan yang telah PPIH sampaikan kepada sektor dan kloter agar menjadi panduan jamaah haji untuk mempersiapkan keberangkatan. Setidaknya dua jam sebelum bis tiba, jamaah sudah siap di hotel untuk mempersiapkan barang-barang yang akan dibawa ke bus,” kata Khalil.

Selain itu, tambah dia, juga perlu mempersiapkan bekal minum atau makanan ketika akan berangkat ke Jeddah maupun ke Madinah. Hal ini untuk mengantisipasi adanya keterlambatan bus atau kendala lainnya di dalam perjalanan.

“Sehingga jika persiapannya cukup, maka tidak akan mengganggu kesehatan jamaah haji,” jelas Khalil.

Kemudian yang tidak kalah penting, tambah dia, jamaah haji juga senantiasa berkomunikasi dengan petugas kloter, baik ketua kloter, pembimbing ibafah kloter, dan juga petugas kesehatan.

“Jadi seandainya ada dokumen-dokumen yang kurang lengkap agar segera dikomunikasikan kepada petugas kloter, agar nantinya petugas kloter bisa menyampaikan kepada sektor dan sektor bisa menyampaikan kepada Daker Makkah,” pungkasnya. (drus)

Baca juga :


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca