Contoh Sikap Orang Tua Ketika Memondokkan Anaknya

Dengarkan Artikel Ini

Para orang tua hendaknya meneladani Nabi Ibrahim AS, yakni mendoakan anak. Bukti cinta orang tua kepada anaknya adalah mendoakan. Bukan sekadar memberikan fasilitas. Tapi, berupaya mendoakan si anak agar tumbuh menjadi hamba yang shalih.

Sama halnya kisah kisah Abdurrahman Farrukh. Saat istrinya hamil, dia berangkat berjihad bersama pasukan muslim. Dia ternyata tertangkap dan dijual menjadi budak ke negeri-negeri yang jauh dari Madinah. Dia bebas setelah 30 tahun kemudian. Pada saat itu, anaknya Rabi’ah bin Farrukh, guru Imam Malik sudah berusia 29 tahun.

Tidak ada yang menyangkan Farrukh menjadi ulama besar. Dia menjadi salah satu pengajar di Masjid Nabawi, tempat Imam malik mendalami ilmu agama. Seseorang pernah bertanya kepada Abddurahman Farrukh terkait rahasia mendidik anak. Itu karena mereka heran Abdurrahman tak pernah mendidik anaknya secara langsung, karena dijadikan budak saat tertangkap.

“Saya selalu titip anak saya kepada Allah, saya selalu titip agar Allah yang mendidiknya karena saya terhalang dari mendidiknya. Saya ada di negeri yang jauh, tapi enggak pernah lewat satupun waktu salat kecuali saya mendoakan anak saya,” ujar Salim A Fillah menirukan jawaban Abdurrahman Farrukh.

Hal itu menjadi contoh bagi orang tua. Meski berjauhan dengan anak, doakan kebaikan untuk mereka. Doa-doa itu yang mengantar anak pada tangga-tangga kesuksesan. Tidak ada yang mustahil di dunia ini.

“Itu salah satu suri tauladan yang luar biasa. Jadi, doakan anak yang mondok. Jangan pernah lupa untuk mendoakan,” tutur Salim A Fillah. (yus)


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca