Budi Gunadi : Satu dari Sepuluh Orang di Indonesia Mengalami Gangguan Kejiwaan
Meski demikian, saat ini baru terdapat sekitar 6,8 juta jiwa di Indonesia yang melakukan skrining. Hal tersebut masih jauh dari target skrining pada 2023 ini yakni sekitar 31,3 juta jiwa. Untuk itu, Menkes berharap masyarakat berperan aktif dalam membantu menangani kasus gangguan kesehatan jiwa yang ada di Indonesia dengan turut serta melakukan skrining kesehatan jiwa.
Menkes mengungkapkan keterlibatan komunitas dalam penanganan masalah kesehatan jiwa, sebagaimana Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyerukan kesehatan mental untuk ditangani oleh komunitas, bukan RSJ.
“Karena memang itu strategi kuno, sekarang di dunia gak ada RSJ. Jadi trennya gak begitu lagi karena orang berobat ke RSJ sudah menjadi stigma. Oleh WHO, mental health didorong kembali ke komunitas, kalau bisa penanganannya di Rumah Sakit Umum yang ada bangsal jiwanya,” pungkas Menkes Budi. (wink)
Baca juga :
- Ukhuwah Goals: Wujud Cinta yang Menghidupkan Hati Melalui Do’a
- Boikot FIFA Mengguncang Dunia! Spanyol dan Portugal Ancam Tinggalkan Gianni Infantino, Krisis Terbesar Jelang Piala Dunia?
- Peringatan Hari Anak Nasional 2026: Kolaborasi Yaskat dan Direktorat Rehabilitasi Sosial Anak Kemensos RI di Bantargebang
- Hari Anak Nasional 2026: Rumah Tahfidz Opung dan Yayasan Asa Bestari Mulia Rabbani Berkomitmen Membangun Generasi Qurani
- Selamat Hari Anak Nasional 2026
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


