Bolehkah Umroh Bersama Sang Pacar
Ia melanjutkan, dari kesemuanta ternyata bahwa itu semuanya berlaku karena kondisi keimanan mereka sendiri-sendiri. Ada yang memang benar-benar pure ibadah, tapi sisanya gimana?
“Karena kan hakikatnya ibadah umroh itu kan paling sejam, dua jam, tiga jam ya, dari ambil miqat, lalu dia tawaf, lalu dia sa’i, habis itu tahalul, itu kan enggak terlalu lama sebenarnya. Sisanya apa yang akan dia lakukan, sedangkan itu di Tanah Suci,” ujarnya.
Maka secara hukum umroh bersama siapa pun harusnya boleh, Ustazah Badrah menuturkan, tapi kalau misalnya diisi dengan kemaksiatan itu menjadi haram.
“Nah kalau misalnya sengaja dengan pacar gimana? Pacar belum tentu jadi lho, itu kadang-kadang kita tuh malah jagain jodoh orang, mau ngapain?” imbuhnya.
Saat ditanya sebaiknya bersama siapa kita umroh, Ustazah Badrah menjawab bersama mahram. Yaitu, orang tua, suami bagi yang sudah bersuami, anak, dan keluarga.
“Boleh dengan teman-teman, maksudnya untuk saling menasihati dalam kebaikan dan menyemangati dalam beribadah,” pungkasnya. (Iin)
Baca juga :
- Ukhuwah Goals: Wujud Cinta yang Menghidupkan Hati Melalui Do’a
- Boikot FIFA Mengguncang Dunia! Spanyol dan Portugal Ancam Tinggalkan Gianni Infantino, Krisis Terbesar Jelang Piala Dunia?
- Peringatan Hari Anak Nasional 2026: Kolaborasi Yaskat dan Direktorat Rehabilitasi Sosial Anak Kemensos RI di Bantargebang
- Hari Anak Nasional 2026: Rumah Tahfidz Opung dan Yayasan Asa Bestari Mulia Rabbani Berkomitmen Membangun Generasi Qurani
- Selamat Hari Anak Nasional 2026
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


