Bertemu Anak Yatimnya di Palestina, Orang Tua Asuh Hanya Bisa Berderai Air Mata

Dengarkan Artikel Ini

Dalam salah satu laporannya, Biro Pusat Statistik Palestina menyatakan bahwa ada 43.349 anak hidup di Jalur Gaza tanpa salah satu atau kedua orang tua mereka. Pada tahun 2020, terdapat 26.349 anak berusia 0-17 tahun yang menjadi yatim piatu (kehilangan salah satu atau kedua orang tua) di Jalur Gaza.

Namun, perkiraan yang disusun oleh UNICEF menunjukkan bahwa sekitar 17.000 anak di Jalur Gaza menjadi yatim piatu setelah kehilangan salah satu atau kedua orang tua sejak 7 Oktober 2023.

Oleh karena itu, Ust. Ridwan mengajak kepada seluruh dermawan di Indonesia untuk ambil bagian dalam program “Orang Tua Asuh” yang akan meng-cover kebutuhan hidup anak yatim Palestina, dari keperluan sekolah, uang makan, dan lain sebagainya.

Untuk diketahui, program “Orang Tua Asuh” ini adalah program dalam jangka waktu minimal setahun dan benefit yang akan diterima oleh orang tua asuh adalah kesempatan Zoom Meeting, surat dari anak asuh/wali, update laporan perkembangan anak yatim, dan tentu saja keberkahan dari doa-doa anak yatim kepada orang tua asuhnya.

Ke depannya, AMAL akan menggelar acara serupa untuk dapat memperluas sebaran program “Orang Tua Asuh” dan menyantuni lebih banyak anak-anak Yatim Palestina. Program ini terbuka untuk umum, baik itu perorangan, lembaga, komunitas, atau instansi pemerintah dapat bergabung dan menyantuni satu atau lebih anak yatim Palestina. (den)

Baca juga :


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca