Begini Cara Rasulullah SAW Bermesraan dengan Istri yang Sedang Haid
Dalam hadits tersebut, Aisyah RA menceritakan tentang apa yang dilakukan Rasulullah SAW kepadanya ketika dia sedang haid. Aisyah minum dengan bejana (semacam gelas), dan Rasulullah SAW juga meminumnya di bagian bekas bibir Aisyah pada bejana tersebut.
Begitu pun pada saat Aisyah makan daging dalam kondisi haid. Daging yang tersisa setelah dimakan Aisyah, diambil Rasulullah SAW, lalu dimakan beliau pada bagian bekas gigitan Aisyah.
Hal itu bertujuan untuk menyenangkan istri yang sedang haid. Juga untuk menghilangkan rasa sedih yang sering kali hinggap pada istri yang haid. Ini juga merupakan bentuk perilaku yang baik antara suami dengan istri yang sedang haid.
Apa yang ditunjukkan Rasulullah SAW itu berlawanan dengan sikap orang-orang Yahudi dan orang-orang pada masa sebelum Islam. Ketika itu, jika ada wanita yang haid, maka orang-orang tidak akan memakan atau meminum dari bekas perempuan yang haid. (yus)
Baca juga :
- Persija Sementara Unggul 1-0 Atas Persib dalam Super Big Match
- Lowongan Kerja Product Representative di DepoProyek.id untuk Penempatan Bekasi Raya dan DKI Jakarta
- SPEK Dukung Penguatan Tata Kelola YPK dan Masa Depan IKOPIN University
- Turnamen Sepak Bola U-16 ‘H Jalal Cup 2026’ Digelar di Jatimulya-Kabupaten Bekasi
- Gempa Bumi M5.2 Kembali Mengguncang Pulau Flores dan Sekitarnya
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


