Aisyiyah Bahas Gerakan Perempuan Bersama Kowani dan Wanita Katolik

Dengarkan Artikel Ini

“’Aisyiyah menjadi pilar penting dalam pendidikan. Kita mengetahui pendidikan tinggi, ratusan sekolah, puluhan ribu PAUD yang dikelola, ‘Aisyiyah ini menjadi panutan bagi organisasi anggota KOWANI dalam mempelopori pendidikan dan ‘Aisyiyah juga banyak mendapatkan penghargaan berbagai amal usaha,” tambahnya.

Kedepannya, Giwo menyampaikan harapannya kepada ‘Aisyiyah agar dapat mengawal dan membimbing gerakan pemberdayaan perempuan dan berbagai program-programnya.

“Karena seorang ibu tidak boleh melupakan anaknya, sudah dilahirkan tidak boleh diabaikan,” ucapnya.

Masyitoh Chusnan, Ketua PP ‘Aisyiyah menyampaikan dari ibu bangsa lahir anak-anak bangsa yang kenal tentang kebangsaannya dan anak-anak bangsa yang menjadi teladan. Menurutnya lahirnya anak-anak bangsa yang bisa diteladani adalah dari ibu-ibu bangsa yang juga teladan yang nantinya melahirkan bangsa yang teladan. Oleh karena itu disebut Masyitoh, perempuan mempunyai banyak potensi untuk membangun bangsa

“Wahai kaum perempuan, di dalam diri kita sesungguhnya banyak energi positif yang bisa kita sumbangkan untuk warga bangsa,” tegasnya.

Ia juga ingin mengajak para perempuan menyadari bahwa setiap perempuan adalah pemimpin di berbagai level. “Mari kita bersama-sama bukan hanya memberdayakan tetapi juga memperjuangkan tugas-tugas kita sebagai ibu bangsa baik peran domestik juga peran publik.”

Dalam kegiatan ini hadir pula Ketua PP ‘Aisyiyah, Latifah Iskandar dan Siti Aisyah. Hadir sebagai pemateri, Siti Zuhro, Guru Besar Riset Ilmu Politik di Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) dan Peneliti Senior BRIN; Lusia Willar, DPP Wanita Katolik RI; Siti Syamsiyatun, Ketua LPPA PP ‘Aisyiyah; dan Sri Yoeliati Sugiri, Wanita Taman Siswa. (Iin)

Baca juga :


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca