Wapres : Program OPOP bisa Mendongkrak Perekonomian Lewat Pesantren
Berdasarkan data Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (KUK) Propinsi Jabar, nilai transaksi dari tahun ke tahun pada acara temu bisnis OPOP relatif tinggi.
Pada OPOP 2020, dengan peserta 500 pesantren, transaksi bisnis mencapai Rp 21 miliar. Pada 2021, dengan peserta 1.000 pesantren, mencapai Rp 136,5 miliar, dan 2022 dengan peserta 270 pesantren nilai transaksi mencapai Rp 42,1 miliar.
Pencapaian tersebut mendapat apresiasi dari Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin. Menurut Ma’ruf, pemberdayaan pesantren melalui program OPOP dapat menjadi peluang pembangunan ekonomi baru. Bahkan, OPOP juga memberikan efek domino berupa penyediaan lapangan kerja bagi masyarakat di sekitar pesantren tersebut.
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


