Rashdul Qiblah Terjadi pada 27 dan 28 Mei 2024
Berikut cara menentukan arah kiblat menggunakan Istiwa Azam atau Rashdul Qiblah:
- Tentukan tempat yang akan diketahui arah kiblat, cari lokasi yang rata dan terkena cahaya Matahari.
- Sediakan tongkat lurus atau benda tegak tidak berongga lainnya seperti spidol, papan tulis, botol plastik, dan sebagainya. Jika tersedia, Anda dapat menggunakan benang berbandul.
- Siapkan jam yang sudah dikalibrasikan dengan BMKG, RRI, atau Telkom.
- Tancapkan tongkat di atas permukaan tanah dan pastikan tongkat benar-benar tegak lurus (90 derajat dari permukaan tanah). Atau gantungkan benang berbandul tadi.
- Tunggu hingga waktu Istiwa Azam atau Rashdul Qiblah tiba. Kemudian amati bayangan tongkat atau benang pada waktu tersebut. Tandai ujung bayangan, kemudian tariklah garis lurus dengan pusat bayangan (tongkat atau bandul). Garis lurus yang menghadap dari ujung ke pusat bayangan merupakan arah kiblat tempat tersebut. (wink)
Baca juga :
- Hari Anak Nasional 2026: Rumah Tahfidz Opung dan Yayasan Asa Bestari Mulia Rabbani Berkomitmen Membangun Generasi Qurani
- Selamat Hari Anak Nasional 2026
- Selamat Hari Bhayangkara: 80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat
- Breaking News: Argentina Tutup Fase Grup Piala Dunia FIFA 2026 dengan Kemenangan 3-1 atas Yordania di AT&T Stadium
- Piala Dunia FIFA 2026: Afrika Selatan Lolos Dampingi Meksiko Menuju Fase Gugur
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
Pages: 1 2


