Menteri Keuangan Dibuat Bingung! Data Simpanan Pemda Versi BI & Mendagri Beda Rp18 T

Menteri Keuangan
Dengarkan Artikel Ini

Menanggapi hal itu, Purbaya meminta agar dilakukan investigasi mendalam terhadap perbedaan pencatatan dana mengendap Pemda di perbankan. Ia menekankan, bila dana selisih tersebut memang digunakan untuk menggerakkan perekonomian daerah, maka hal itu patut diapresiasi. Namun, bila ditemukan penyimpangan, pemerintah perlu segera menindaklanjuti agar keuangan daerah tetap transparan dan akuntabel.

Dana Mengendap Pemda dan Pentingnya Transparansi Keuangan

Kasus perbedaan data antara Purbaya dan Tito ini menunjukkan pentingnya transparansi pengelolaan dana pemerintah daerah. Selisih dana mengendap Pemda yang mencapai Rp 18 triliun harus segera dijelaskan agar tidak menimbulkan spekulasi negatif. Pada akhirnya, pengelolaan dana daerah yang akurat dan transparan menjadi kunci dalam menjaga stabilitas fiskal serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Penulis : Ainun Maghfiroh


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca