Menabung 38 Tahun, Juru Parkir Bisa Menunaikan Ibadah Haji
Meski demikian, saat ini ia sudah tidak lagi mengayuh becak. Sebab persaingannya kalah dengan ojek konvensional maupun ojek daring.
Ia menambahkan, pada saat masih memiliki dua pekerjaan, bisa menabung sekitar Rp1,5 juta per bulan. Namun saat ini sudah berkurang.
“Terutama sekarang setelah Corona, satu hari kadang bisa menyisihkan Rp35.000, kadang Rp38.000,” urainya.
Mbah Sri sebenarnya sudah mendaftar haji pada 2011 dan tahun ini kemungkinan baru bisa berangkat. Seharusnya, ia dan istri Suminem (58) berangkat bersama tahun lalu. Namun, karena kebijakan batasan usia di masa pandemi Covid-19, ia tidak berangkat bersama istrinya.
“Istri berangkat sendiri tahun kemarin. Pokoknya kamu enggak usah mikir aku, ini panggilannya Tuhan, itu pesan saya sama istri,” katanya.
Saat ditanya mengenai keinginannya untuk berangkat haji, ia mengatakan haji merupakan panggilan Tuhan. “Saya sudah lama ingin berangkat haji. Haji kan panggilan Allah,” pungkasnya. (win)
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


